<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ketupat Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/ketupat/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Mar 2026 04:12:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>ketupat Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PDAM Gelar Operasi Ketupat, Sasar Ribuan Pelanggan Menunggak</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/09/pdam-gelar-operasi-ketupat-sasar-ribuan-pelanggan-menunggak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Mar 2026 04:12:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[ketupat]]></category>
		<category><![CDATA[operasi]]></category>
		<category><![CDATA[PDAM]]></category>
		<category><![CDATA[tunggakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=548189</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Guna meningkatkan kedisiplinan pelanggan menjelang Hari Raya Idulfitri, Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang resmi meluncurkan &#8220;Operasi Ketupat&#8221; penertiban pelanggan. Kegiatan yang dimulai Senin 9 Maret 2026 hingga Jumat 13 Maret 2026 ini menyasar pelanggan yang memiliki tunggakan pembayaran di atas tiga bulan. ​Direktur Utama PDAM Tirta Moedal, Ady Setiawan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/09/pdam-gelar-operasi-ketupat-sasar-ribuan-pelanggan-menunggak">PDAM Gelar Operasi Ketupat, Sasar Ribuan Pelanggan Menunggak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong> – Guna meningkatkan kedisiplinan pelanggan menjelang Hari Raya Idulfitri, Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang resmi meluncurkan &#8220;Operasi Ketupat&#8221; penertiban pelanggan.</p>
<p>Kegiatan yang dimulai Senin 9 Maret 2026 hingga Jumat 13 Maret 2026 ini menyasar pelanggan yang memiliki tunggakan pembayaran di atas tiga bulan.</p>
<p>​Direktur Utama PDAM Tirta Moedal, Ady Setiawan, menjelaskan bahwa operasi ini merupakan langkah tegas untuk menjaga kelancaran operasional perusahaan sekaligus menegakkan rasa keadilan bagi pelanggan yang selama ini disiplin membayar tepat waktu.</p>
<p>​&#8221;Semangatnya adalah menyambut Idulfitri dengan lahir dan batin yang suci. Pelayanan airnya baik, ibadahnya pun tenang. Kami menyasar sekitar 14.000 sambungan rumah atau sekitar 7 persen dari total pelanggan, dengan potensi tunggakan mencapai Rp3 miliar,&#8221; ujar Wawan, Senin 9 Maret 2026.</p>
<p>​Berdasarkan data sebaran, wilayah Semarang Utara dan Semarang Timur tercatat sebagai daerah dengan tingkat tunggakan tertinggi untuk kategori rumah tangga. Wawan menegaskan, petugas akan memberikan sanksi langsung di tempat bagi pelanggan yang tidak segera melunasi kewajibannya.</p>
<p>​&#8221;Sanksinya tegas. Apabila hari ini dikunjungi dan tidak melakukan pembayaran hingga sore hari, maka petugas akan melakukan pemutusan sambungan air minum saat itu juga. Tagihan yang harus dibayar mencakup total rekening beserta denda keterlambatan setiap bulannya,&#8221; tegasnya.</p>
<p>​Pihak PDAM menyadari bahwa sebagian pelanggan mungkin terlupa atau sengaja menunda pembayaran hingga tiga bulan.</p>
<p>Padahal, dukungan finansial dari pelanggan sangat krusial bagi keberlangsungan operasional pelayanan air bersih di Kota Semarang.</p>
<p>​Di sisi lain, PDAM Tirta Moedal memastikan pasokan air bersih bagi warga Semarang akan tetap aman selama masa libur Lebaran mendatang.</p>
<p>Operasi penertiban ini merupakan tahap awal sebelum memasuki masa siaga Idulfitri.</p>
<p>​&#8221;Kami akan menyiapkan petugas piket Lebaran yang terbagi dalam tiga shift untuk menjamin kelancaran air 24 jam nonstop. Bagi warga yang mudik ke Semarang, kami siapkan layanan yang kontinu,&#8221; tambah Wawan.</p>
<p>​Dirinya juga mengimbau kepada warga yang akan meninggalkan rumah untuk mudik agar tidak lupa mematikan seluruh keran air.</p>
<p>Hal ini penting untuk mencegah terjadinya lonjakan pemakaian yang tidak terencana serta menghindari potensi kebocoran di dalam instalasi rumah selama ditinggal kosong.</p>
<p><a href="http://HeryPriyono.com"><strong>Hery Priyono</strong></a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/09/pdam-gelar-operasi-ketupat-sasar-ribuan-pelanggan-menunggak">PDAM Gelar Operasi Ketupat, Sasar Ribuan Pelanggan Menunggak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gerebeg Ketupat, Ajang Silaturahmi Antarwarga  Masyarakat Dusun Dawung</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/04/14/gerebeg-ketupat-ajang-silaturahmi-antarwarga-masyarakat-dusun-dawung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Apr 2024 09:29:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kab Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[asyarakat Dusun Dawung]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Banjarnegoro]]></category>
		<category><![CDATA[Gerebeg Ketupat]]></category>
		<category><![CDATA[kabupaten magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Mertoyudan]]></category>
		<category><![CDATA[ketupat]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=409243</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID( SUARABARU.ID)- Masyarakat Dusun Dawung, Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang menggelar tradisi yang cukup unik, yakni gerebeg ketupat. Gerebeg ketupat tersebut digelar pada hari keempat Lebaran atau Minggu (14/4/2024). Namun, ribuan ketupat yang disusun menjadi sebuah gunungan tersebut bukan ketupat yang berisi beras lalu dimasak dan biasa dihidangkan saat Lebaran. Melainkan selonsong ketupat yang  terbuat [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/14/gerebeg-ketupat-ajang-silaturahmi-antarwarga-masyarakat-dusun-dawung">Gerebeg Ketupat, Ajang Silaturahmi Antarwarga  Masyarakat Dusun Dawung</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KOTA MUNGKID( SUARABARU.ID)- Masyarakat Dusun Dawung, Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang menggelar tradisi yang cukup unik, yakni gerebeg ketupat. Gerebeg ketupat tersebut digelar pada hari keempat Lebaran atau Minggu (14/4/2024).</p>
<p>Namun, ribuan ketupat yang disusun menjadi sebuah gunungan tersebut bukan ketupat yang berisi beras lalu dimasak dan biasa dihidangkan saat Lebaran. Melainkan selonsong ketupat yang  terbuat dari  <em>janu</em>r ( daun muda pohon kelapa) yang berisikan uang dan diperebutkan masyarakat yang hadir.</p>
<p>“Gerebeg ketupat ini dilaksanakan sebagai wujud syukur atas kebahagian yang diraih setelah selama satu bulan penuh menjalankan puasa. Selain itu, juga sebagai wujud syukur warga untuk dapat memberikan sedikit uangnya kepada masyarakat banyak yang menyaksikan acara tersebut,” kata Wisik, Kepala Dusun Dawung, Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, di sela-sela acara tersebut,  Minggu ( 14/4/2024).</p>
<p>Wisik mengatakan,  gunungan ketupat tersebut mempunyai tinggi sekitar tiga meter, sedangkan jumlah selongsong ketupat yang ditempelkan di gunungan tersebut, mencapai sekitar 2.000 buah selongsong ketupat.Uang yang dimasukkan ke dalam selongsong ketupat tersebut sangat bervariasi nominalnya, yakni mulai dari uang pecahan Rp 1.000 hingga Rp 100.000.</p>
<p>Wisik mengatakan, ke- 2000 selongsong ketupat tersebut yang membuat para remaja Dusun Dawung dan dibagikan kepada masyarakat sehari sebelum gerebeg ketupak tersebut dilaksanakan. Kemudian, masyarakat secara sukarela mengisi selongsong ketupat tersebut dengan uang mulai dari pecahan Rp 1.000 hingga Rp 100.000.</p>
<p>Menurutnya, tradisi gerebeg ketupat  tersebut dilakukan masyarakat Dusun Dawung,  sebagai salah satu ajang silaturahmi antarwarga sekaligus memeriahkan Hari Raya Lebaran.</p>
<p>Agung, salah satu penonton acara tersebut mengaku senang bisa mendapatkan satu buah ketupat yang diperebutkan, meskipun nominal uang yang ada di selonsong ketupat tersebut hanya berisi uang pecahan Rp 2.000.</p>
<p>“ Saya ikut menonton acara ini baru dua kali. Dan, baru sekali ini mendapatkan ketupat yang berisi uang dengan nominal Rp 2.000,”katanya.</p>
<p>Prosesi gerebeg  ketupat tersebut di awali dengan  penjemputan gunungan ketupat yang diletakkan di serambi Masjid Darussalam kampung setempat  oleh Kepala Dusun Dawung dan seluruh perangkat desa dan perangkat kampung setempat.</p>
<p>Gunungan ketupat yang dibawa dari masjid setempat, selanjutnya dikirab keliling dusun kemudian gunungan tersebut diperebutkan oleh masyarakat yang menyaksikan. Dalam hitungan kurang dari lima menit, sebanyak 2.000 ketupat yang ada di gunungan tersebut, langsung ludes diperebutkan. W. Cahyono</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/14/gerebeg-ketupat-ajang-silaturahmi-antarwarga-masyarakat-dusun-dawung">Gerebeg Ketupat, Ajang Silaturahmi Antarwarga  Masyarakat Dusun Dawung</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini 4 Fakta Ketupat yang Wajib Kamu Tahu</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/04/23/ini-4-fakta-ketupat-yang-wajib-kamu-tahu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Apr 2023 04:39:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Daun kelapa muda]]></category>
		<category><![CDATA[Janur]]></category>
		<category><![CDATA[ketupat]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan khas lebaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=332318</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia, setiap lebaran selalu tersaji ketupat di meja makan. Makanan yang sangat identik dengan lebaran ini memiliki bentuk yang berbeda dan unik. Ketupat dibuat dari beras yang dibungkus anyaman yang terbuat dari daun kelapa muda alias janur. Ketupat biasanya disajikan dengan makanan khas lebaran lain seperti opor ayam, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/23/ini-4-fakta-ketupat-yang-wajib-kamu-tahu">Ini 4 Fakta Ketupat yang Wajib Kamu Tahu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia, setiap lebaran selalu tersaji ketupat di meja makan.</p>
<p>Makanan yang sangat identik dengan lebaran ini memiliki bentuk yang berbeda dan unik. Ketupat dibuat dari beras yang dibungkus anyaman yang terbuat dari daun kelapa muda alias janur.</p>
<p>Ketupat biasanya disajikan dengan makanan khas lebaran lain seperti opor ayam, gulai dan rendang. Tanpa ketupat, momen makan bersama saat lebaran pasti akan terasa kurang.</p>
<p>Dikutip dari Suara.com, ketupat memang memiliki keunikan tersendiri. Mulai dari bentuk hingga asal-usulnya, ketupat memiliki makna yang sangat unik dan jarang diketahui. Berikut beberapa fakta ketupat.</p>
<p>1. Dipelopori oleh Sunan Kalijaga</p>
<p>Ketupat diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga dalam rangka berdakwah menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa. Sunan Kalijaga memang terkenal dengan pendekatan budaya untuk menyiarkan agama Islam.</p>
<p>Kala itu, masyarakat Jawa bisa menerima ajaran agama Islam melalui budaya yang diajarkan oleh Sunan Kalijaga, salah satunya adalah ketupat.</p>
<p>Dengan berjalannya waktu, ketupat kemudian dihubungkan dengan ungkapan bahasa Jawa, yaitu &#8216;Ku&#8217; yang berarti mengaku dan &#8216;Pat&#8217; yang berarti lepat atau kesalahan. Jadi, ketupat yang dalam bahasa Jawa disebut Kupat memiliki makna ngaku lepat atau mengakui kesalahan.</p>
<p>2. Sudah ada sejak abad 15</p>
<p>Ketupat sebenarnya sudah ada sejak abad ke 15, yaitu pada masa Kerajaan Demak. Pada awalnya, masyarakat Jawa memiliki kebiasaan menggantung ketupat di depan pintu rumah.</p>
<p>Hal ini dipercaya dapat mendatangkan keberuntungan tersendiri untuk orang-orang yang melakukannya. Untuk menyebarkan agama Islam, Sunan Kalijaga kemudian menggunakan pendekatan tersebut untuk menyebarkan agama Islam di Pulau Jawa.</p>
<p>3. Simbol kesucian dan kesalahan</p>
<p>Para ahli menggambarkan ketupat sebagai simbol kesucian dan kesalahan. Melihat dari kerumitan anyaman, ketupat biasanya saat membuatnya tak luput dari kesalahan. Kesalahan yang bisa terjadi saat menganyam ketupat dapat membuat ketupat tidak berbentuk sempurna. Sedangkan kesucian tergambar dari warna ini ketupat yang putih ketika dibelah.</p>
<p>4. Memiliki banyak nama</p>
<p>Ketupat memiliki nama yang berbeda di berbagai daerah. Di Jawa dan Sunda ketupat biasa disebut dengan Kupat, di Minangkabau, ketupat disebut dengan Katupek, sementara masyarakat Madura menyebutnya dengan Ketopak. Sedangkan di Bali, ketupat disebut Tpat.</p>
<p>Itu tadi beberapa fakta ketupat yang wajib kamu tahu. Selain cocok dihidangkan bersama sajian khas lebaran seperti opor ayam, ketupat memiliki fakta menarik dan sangat unik.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/04/23/ini-4-fakta-ketupat-yang-wajib-kamu-tahu">Ini 4 Fakta Ketupat yang Wajib Kamu Tahu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketupat Jadi Hidangan Khas Lebaran Idul Fitri, Ini Sejarahnya</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/03/28/ketupat-jadi-hidangan-khas-lebaran-idul-fitri-ini-sejarahnya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Mar 2023 04:43:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Hidangan khas Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[ketupat]]></category>
		<category><![CDATA[kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Makanan khas Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[makanan tradisional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=325460</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Siapa yang belum mengenal &#8220;Ketupat&#8221;? Ketupat merupakan salah satu makanan khas Indonesia. Ketupat merupakan kuliner yang perlu dilestarikan. Apakah kamu tahu sejarah ketupat sebenarnya hingga menjadi hidangan khas Lebaran Idul Fitri? Makanan tradisional yang dibungkus daun kelapa ini biasanya menjadi salah satu sajian yang ada di meja makan saat Lebaran atau upacara [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/03/28/ketupat-jadi-hidangan-khas-lebaran-idul-fitri-ini-sejarahnya">Ketupat Jadi Hidangan Khas Lebaran Idul Fitri, Ini Sejarahnya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Siapa yang belum mengenal &#8220;Ketupat&#8221;? Ketupat merupakan salah satu makanan khas Indonesia. Ketupat merupakan kuliner yang perlu dilestarikan.</p>
<p>Apakah kamu tahu sejarah ketupat sebenarnya hingga menjadi hidangan khas Lebaran Idul Fitri?</p>
<p>Makanan tradisional yang dibungkus daun kelapa ini biasanya menjadi salah satu sajian yang ada di meja makan saat Lebaran atau upacara adat tertentu. Kalau kamu belum tahu sejarah ketupat, simak penjelasan singkat ini.</p>
<p>Dilansir dari Suara.com (diringkas dari sciencedirect) begini sejarah ketupat secara ringkas.</p>
<p>Ketupat merupakan makanan tradisional yang dibuat dari beras, dibungkus dengan daun kelapa muda yang dianyam terlebih dahulu.</p>
<p>Beras yang sudah dimasukkan ke dalam anyaman daun kelapa muda atau dikenal dengan sebutan &#8220;Janur&#8221; (dalam bahasa Jawa), kemudian harus direbus terlebih dahulu. Prosesnya cukup lama, sekitar lima jam dan bisa lebih.</p>
<p>Sebelum dimasukkan ke dalam anyaman daun kelapa, beras juga harus sudah melalui proses perendaman dalam air selama kurang lebih 30 menit.</p>
<p>Bahkan sebelum daun kelapa muda dianyam, daunnya juga harus sudah direndam dulu di dalam air. Tujuannya supaya tidak mudah robek ketika dianyam.</p>
<p>Proses menganyam daun kelapa muda biasanya juga memakan waktu, sehingga orang-orang lebih suka membeli daripada membuat sendiri daun ketupat. Setelah ketupat matang, biasanya orang-orang akan menyantap ketupat bersama dengan lauk seperti kari ayam, rendang, dan sate.</p>
<p>Ketupat pertama kali diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga, salah satu dari sembilan wali Islam Jawa, pada abad ke-15, terutama di Kabupaten Demak yang terletak di Jawa Tengah. Ketupat disajikan di hari pertama Idul Fitri setelah shalat ied, berdoa dan silaturahmi ke rumah saudara dan teman.</p>
<p>Ketupat sangat erat kaitannya dengan tradisi perayaan dan pesta Idul Fitri. Hampir setiap rumah di jaman dulu akan sibuk menenun daun kelapa muda menjadi ketupat. Setelah ketupat dibuat, biasanya masyarakat akan berbagi dengan tetangga/keluarga/kerabat sebagai simbol kebersamaan.</p>
<p>Ketupat tidak hanya tersebar di Jawa tetapi juga menjangkau seluruh Indonesia dan negara lain, seperti Singapura, Malaysia, dan Brunei. Hal ini karena penyebaran agama Islam. Penyebaran Islam telah membawa salah satu tradisi budaya, yaitu menyajikan ketupat selama Idul Fitri.</p>
<p>Ketupat melambangkan permintaan maaf dan berkah, sebagai simbol nafsu yang dibungkus oleh hati nurani. Artinya, manusia harus mampu menahan nafsu dunia dengan hati nuraninya.</p>
<p>Itu tadi sejarah ketupat yang diperkenalkan Sunan Kalijaga, sehingga menjadi hidangan khas saat Hari Raya Idul Fitri.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/03/28/ketupat-jadi-hidangan-khas-lebaran-idul-fitri-ini-sejarahnya">Ketupat Jadi Hidangan Khas Lebaran Idul Fitri, Ini Sejarahnya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polres Brebes Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Candi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/05/06/polres-brebes-gelar-apel-pasukan-operasi-ketupat-candi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 May 2021 19:07:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[ketupat]]></category>
		<category><![CDATA[operasi]]></category>
		<category><![CDATA[Polres]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=168992</guid>

					<description><![CDATA[<p>BREBES (SUARABARU.ID) &#8211; Polres Brebes Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Candi 2021 di halaman Mapolres Brebes, Rabu (5/5). Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH memimpin pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi. Dalam sambutannya Wabup Narjo membacakan amanat dari Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo MSi yang siap menggelar Operasi Ketupat Candi 2021 padal 6-17 [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/05/06/polres-brebes-gelar-apel-pasukan-operasi-ketupat-candi">Polres Brebes Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Candi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Polres Brebes Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Candi 2021 di halaman Mapolres Brebes, Rabu (5/5). Wakil Bupati Brebes Narjo SH MH memimpin pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi.</p>
<p>Dalam sambutannya Wabup Narjo membacakan amanat dari Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo MSi yang siap menggelar Operasi Ketupat Candi 2021 padal 6-17 Mei 2021. Operasi digelar dalam uoaya menciptakan suasana kondusif, aman, dan tertib pada Ramadan hingga Idul Fitri 1442 Hijriyah di masa pandemi Covid 19.</p>
<p>Apel gelar pasukan juga sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2021 dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 H, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda, dan mitra kamtibmas dan unsur lainnya.</p>
<p>Menjelang hari raya Idul Fitri 1442 H tren kasus Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 2,03%. Hal ini disebabkan karena adanya peningkatan aktifitas masyarakat khususnya menjelang akhir bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri.</p>
<p>Berkaitan dengan hal tersebut, Pemerintah telah mengambil kebijakan larangan mudik pada hari raya Idul Fitri 1442 H. Ini merupakan tahun kedua Pemerintah mengambil kebijakan tersebut karena<br />
situasi pandemi Covid-19.</p>
<p>Pengamanan ini, lanjutnya, tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin tahunan biasa. Sehingga menjadikan kita cenderung under estimate dan kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan masyarakat. &#8220;Apalagi dimasa pandemi covid-19 saat ini, kita harus lebih peduli jangan sampai kegiatan Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H menimbulkan klaster-klaster baru penyebaran Covid-19,&#8221; paparnya.</p>
<p>Pada Operasi Ketupat tahun 2021, substansi dari kebijakan pelarangan mudik oleh Pemerintah adalah mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 agar tidak terjadi klaster-klaster pada saat kegiatan di bulan suci Ramadhan seperti Klaster Pesantren, Klaster Mudik, Klaster Ziarah, Klaster Taraweh, dan sebagainya.</p>
<p>Operasi Ketupat 2021, sambung Kapolri, Polri melalui Korlantas Polri menyiapkan 333 titik peningkatan untuk mengantisipasi mudik lebaran.<br />
&#8220;333 titik pendaratan telah disiapkan dan tersebar sepanjang wilayah dari Lampung hingga Bali,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, 333 titik penyekatan itu merupakan titik-titik &#8220;check point&#8221; yang disiapkan oleh aparat kepolisian yang tersebar di beberapa perbatasan provinsi dan perbatasan Kabupaten. &#8220;Juga di titik-titik penyekatan di jalan arteri ataupun di jalan tol,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sebelum Operasi Ketupat dilaksanakan, Polri telah melaksanakan Operasi Keselamatan 2021 yang digelar dari tanggal 12 sampai 25 April 2021. Operasi Keselamatan ini berfokus pada sosialisasi larangan mudik kepada masyarakat guna memutus mata rantai penularan COVID-19 di Tanah Air.</p>
<p>Polri berupaya menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menunda mudik dan mengisi lebaran berkumpul bersama keluarga di rumah saja. Upaya ini dilakukan agar Indonesia tidak seperti India yang kini diterjang oleh &#8216;tsunami&#8217; COVID-19. Tsunami COVID-19 di India terjadi setelah masyarakatnya yang mayoritas beragama Hindu melakukan ritual keagamaan di sepanjang Sungai Gangga.</p>
<p>&#8220;Operasi keselamatan ini memiliki target memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Mencegah masyarakat melaksanakan mudik lebaran 2021 yang tujuannya untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19,&#8221; ujar Kapolri sebagaimana disampaikan Wabup Narjo.</p>
<p>Data sementara dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, kekuatan personel yang dilibatkan dalam Operasi Ketupat 2021 sebanyak 166.734 orang. Jumlah ini merupakan personel gabungan yang terdiri dari 834 personel Mabes Polri, 93.336 personel Polda jajaran, 72.564 personel instansi terkait. Jumlah tersebut masih fruktuatif, kemungkinan ada penambahan.</p>
<p>Adapun personel instansi terkait yang dilibatkan yakni 13.332 personel TNI, 10.449 personel Dishub, 10.772 personel Satpol PP. Operasi Ketupat 2021 juga melibatkan personel dari Dinas Kesehatan sebagai 7.402 orang, 6.330 anggota Pramuka, 2.379 anggota Linmas, 1.210 petugas Jasa Raharja, 2.301 petugas Basarnas dan 18.389 personel lainnya.<br />
<strong>Nino Moebi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/05/06/polres-brebes-gelar-apel-pasukan-operasi-ketupat-candi">Polres Brebes Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Candi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>