<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jepang Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/jepang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 24 Jan 2026 06:55:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Jepang Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kerja Sama Jawa Tengah dan Prefektur Kagawa Jepang, Tenaga Kerja Lokal Akan Dilatih jadi Manajer Perusahaan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/24/kerja-sama-jawa-tengah-dan-prefektur-kagawa-jepang-tenaga-kerja-lokal-akan-dilatih-jadi-manajer-perusahaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2026 06:55:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[jateng]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Kagawa]]></category>
		<category><![CDATA[taj yasin]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga kerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=541093</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID) –  Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Prefektur Kagawa membahas penyiapan pekerja asal Jawa Tengah untuk menduduki posisi manajer di perusahaan-perusahaan di Negeri Sakura. “Pemerintah Prefektur Kagawa menyampaikan ketertarikannya terhadap pekerja asal Jawa Tengah. Mereka berharap pekerja dari Jateng tidak hanya bekerja dalam jangka waktu tertentu, tetapi juga dipersiapkan dan dilatih untuk menjadi head [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/24/kerja-sama-jawa-tengah-dan-prefektur-kagawa-jepang-tenaga-kerja-lokal-akan-dilatih-jadi-manajer-perusahaan">Kerja Sama Jawa Tengah dan Prefektur Kagawa Jepang, Tenaga Kerja Lokal Akan Dilatih jadi Manajer Perusahaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID) –</strong>  Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Prefektur Kagawa membahas penyiapan pekerja asal Jawa Tengah untuk menduduki posisi manajer di perusahaan-perusahaan di Negeri Sakura.</p>
<p>“Pemerintah Prefektur Kagawa menyampaikan ketertarikannya terhadap pekerja asal Jawa Tengah. Mereka berharap pekerja dari Jateng tidak hanya bekerja dalam jangka waktu tertentu, tetapi juga dipersiapkan dan dilatih untuk menjadi head manager di perusahaan-perusahaan Jepang,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, usai menerima kunjungan kehormatan Gubernur Prefektur Kagawa, Jepang, Ikeda Toyohito di Resto Bunga Rampai, Jakarta Pusat pada Jumat, 23 Januari 2026 malam.</p>
<p>Dalam kunjungan tersebut, kata Taj Yasin, membahas mengenai penguatan kerja sama sektor ketenagakerjaan, pendidikan vokasi, serta promosi peningkatan investasi Jepang di Jawa Tengah.</p>
<p>Dikatakannya,  Jawa Tengah memiliki modal kuat tenaga kerja untuk mendukung kebutuhan industri Jepang. Setiap tahun, provinsi ini menghasilkan sekitar 245 ribu lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari berbagai bidang keahlian strategis. Mulai dari manufaktur, otomotif, konstruksi, pertanian modern, pariwisata, hingga pelayanan keperawatan lansia.</p>
<p>Data yang tercatat, jumlah pekerja migran asal Jateng di Jepang terus mengalami peningkatan. Pada 2024, jumlahnya  tercatat sebanyak 3.760 orang. Sementara pada pada 2025 menjadi 5.712 orang atau naik sekitar 52 persen.</p>
<p>“Kami terus melakukan standarisasi kompetensi, sertifikasi, dan penyelarasan kurikulum pendidikan vokasi agar selaras dengan kebutuhan industri global,” ucap Taj Yasin.</p>
<p>Selain penempatan tenaga kerja ke Jepang, dia juga mendorong agar industri-industri Jepang semakin banyak berinvestasi di Jawa Tengah.</p>
<p>Menurutnya, tidak semua masyarakat Jawa Tengah harus bekerja ke luar negeri. Untuk itu mendekatkan industri Jepang ke dalam negeri menjadi strategi penting untuk membuka lapangan kerja lokal.</p>
<p>“Kami berharap industri-industri Jepang bisa semakin banyak masuk ke Jawa Tengah. Kami siap memberikan dukungan penuh berupa kemudahan investasi,” tegasnya.</p>
<p>Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga telah menyiapkan sejumlah proyek strategis di bidang energi, industri manufaktur, kawasan pertanian terintegrasi, kawasan perikanan terpadu, dan pariwisata berkelanjutan.</p>
<p>Ia menyebutkan, Pemprov Jateng telah menerapkan sistem perizinan Online Single Submission (OSS) berbasis risiko dengan proses yang semakin sederhana. Selain itu, tersedia pula berbagai insentif fiskal seperti tax holiday, tax allowance, serta pembebasan bea masuk mesin dan bahan baku industri manufaktur.</p>
<p>Sejauh ini, Jepang secara konsisten masuk sebagai salah satu investor utama di Jawa Tengah dengan total investasi mencapai Rp24,216 triliun sepanjang 2021–2025, menempatkannya di peringkat ketiga investor terbesar.</p>
<p>Lokasi investasi Jepang tersebar di sejumlah daerah strategis seperti Jepara, Batang, Kota Semarang, Pemalang, dan Kendal, dengan dominasi sektor listrik, gas, dan air, tekstil, kendaraan bermotor, mesin, serta elektronik.</p>
<p>Sementara itu, Gubernur Prefektur Kagawa, Ikeda Toyohito, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi tenaga kerja Indonesia, khususnya dari Jawa Tengah, yang saat ini telah mencapai sekitar 4.000 orang dan bekerja di berbagai sektor industri di wilayah Kagawa.</p>
<p>“Mereka bekerja dengan baik dan telah menjadi bagian penting dalam mendukung perekonomian daerah kami,” kata Ikeda.</p>
<p>Dia menjamin tenaga kerja Indonesia yang datang dapat hidup dengan aman dan nyaman selama bekerja di Jepang. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan dukungan pendidikan bahasa Jepang sebelum keberangkatan.</p>
<p>“Sebagai pemerintah daerah, kami ingin memastikan tenaga kerja Indonesia dapat beradaptasi dengan baik. Karena itu, kami berusaha memberikan dukungan pendidikan bahasa Jepang sejak sebelum mereka berangkat,” katanya.</p>
<p>Ikeda menyampaikan harapannya agar jumlah tenaga kerja asal Jawa Tengah yang bekerja di Kagawa dapat terus meningkat ke depan. Ini seiring dengan semakin baiknya kualitas pendidikan dan pelatihan di Jawa Tengah. (*)</p>
<p><em><strong>Diaz A Abidin</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/24/kerja-sama-jawa-tengah-dan-prefektur-kagawa-jepang-tenaga-kerja-lokal-akan-dilatih-jadi-manajer-perusahaan">Kerja Sama Jawa Tengah dan Prefektur Kagawa Jepang, Tenaga Kerja Lokal Akan Dilatih jadi Manajer Perusahaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rektor UKSW Hadiri ACUCA 2025 Management Conference &#038; 26th General Assembly di Jepang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/17/rektor-uksw-hadiri-acuca-2025-management-conference-26th-general-assembly-di-jepang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2025 03:57:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[ACUCA 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Management Conference & 26th General Assembly]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor UKSW]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=501933</guid>

					<description><![CDATA[<p>SALATIGA (SUARABARU.ID) &#8211; Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan yang mengubah wajah pendidikan tinggi global, Rektor Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Profesor Intiyas Utami, tampil sebagai panelis dalam ACUCA 2025 Management Conference &#38; 26th General Assembly di Kyoto, Jepang. Forum bergengsi ini mempertemukan pemimpin universitas Kristen Katolik se-Asia untuk merumuskan arah baru pendidikan yang mengintegrasikan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/17/rektor-uksw-hadiri-acuca-2025-management-conference-26th-general-assembly-di-jepang">Rektor UKSW Hadiri ACUCA 2025 Management Conference &amp; 26th General Assembly di Jepang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SALATIGA (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan yang mengubah wajah pendidikan tinggi global, Rektor Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Profesor Intiyas Utami, tampil sebagai panelis dalam ACUCA 2025 Management Conference &amp; 26th General Assembly di Kyoto, Jepang.</p>
<p>Forum bergengsi ini mempertemukan pemimpin universitas Kristen Katolik se-Asia untuk merumuskan arah baru pendidikan yang mengintegrasikan etika, iman, dan teknologi.</p>
<p>Hadir bersama Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Kealumnian Profesor Yafet Yosafet Wilben Rissy, Rektor Intiyas sangat antusias membagikan pendekatan unik kampusnya dalam mendidik hati dan pikiran mahasiswa sebagai minoritas kreatif. Kegiatan pertemuan rektor dan pimpinan perguruan tinggi Kristen Katolik se-Asia yang tergabung dalam Association of Christian Universities and Colleges in Asia (ACUCA) ini diselenggarakan di Doshisha University, Kyoto, Jepang.</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung selama dua hari pada Selasa dan Rabu (14-15/10/2025) ini menjadi forum strategis untuk membahas arah masa depan universitas Kristen Katolik di tengah dinamika dan tantangan dunia pendidikan tinggi saat ini. Tahun ini, kegiatan mengusung tema “Educating the Heart &amp; Mind in the Age of AI” dengan Profesor Eiko Kato-Otani President of Osaka Jogakuin University &amp; College, sebagai keynote speaker.</p>
<p>Rektor jadi panelis</p>
<p>Rektor Intiyas menjadi pembicara panel yang membahas tantangan dan peluang pendidikan Kristen di era kecerdasan buatan, mengangkat praktik inovatif dari kampus Salatiga ke panggung Asia. Dalam paparannya, Rektor Intiyas membagikan pengalaman UKSW dalam mengintegrasikan nilai-nilai Kristiani dalam inovasi akademik serta penguatan kepemimpinan etis di lingkungan pendidikan tinggi.</p>
<p>Rektor perempuan pertama di UKSW ini menekankan pentingnya pendidikan yang tidak hanya menumbuhkan kecerdasan intelektual saja tetapi juga membentuk karakter dan spirituliatas mahasiswa, sehingga menjadi seorang Creative minority.</p>
<p>Rektor Intiyas menyampaikan konsep Imago Dei yang diterapkan di UKSW di mana menempatkan mahasiswa serupa dan segambar dengan Allah dengan mengembangkan talentanya masing-masing melalui karya nyata, salah satunya melalui Tugas Talenta Unggul (TTU) yang menjadi pengganti skripsi.</p>
<p>Pendidikan Kristen dan Tantangannya</p>
<p>Sementara itu, dalam pidatonya yang berjudul “Educating the Heart and Mind in the Age of AI,” Profesor Eiko Kato-Otani mengajak peserta untuk merefleksikan bagaimana pendidikan tinggi Kristen dapat menanggapi secara setia dan kreatif terhadap janji dan tantangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).</p>
<p>Ia menyoroti bahwa teknologi generative AI seperti ChatGPT telah mengubah secara drastis lanskap pembelajaran dan kehidupan akademik. Saat ini, mahasiswa dapat menulis esai dengan bantuan AI, dosen menghadapi bentuk-bentuk baru plagiarisme, dan institusi mulai memanfaatkan analitik prediktif serta sistem penilaian otomatis.</p>
<p>Menurutnya, perkembangan ini membuka peluang untuk demokratisasi pendidikan dan peningkatan efisiensi, tetapi juga menimbulkan pertanyaan mendalam, apa yang akan terjadi pada kreativitas dan orisinalitas manusia? Siapa yang akan memiliki akses terhadap AI, dan siapa yang akan tertinggal? Dan yang terpenting, bagaimana kita dapat membekali mahasiswa agar bertindak secara etis di dunia di mana mesin semakin ‘berpikir’ atas nama mereka?.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/17/rektor-uksw-hadiri-acuca-2025-management-conference-26th-general-assembly-di-jepang">Rektor UKSW Hadiri ACUCA 2025 Management Conference &amp; 26th General Assembly di Jepang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Timnas Indonesia Masih Berharap di Putaran Keempat</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/11/timnas-indonesia-masih-berharap-di-putaran-keempat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jun 2025 00:22:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Babak Kualifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Osaka]]></category>
		<category><![CDATA[Patrick Kluivert]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Panasonic Suita City]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[TIMNAS INDONESIA]]></category>
		<category><![CDATA[Zona Asia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=478573</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Tuan rumah Jepang sepertinya masih terlalu tangguh untuk Timnas Indonesia. Dalam laga lanjutan putaran ketiga Babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup C, yang digelar di Stadion Panasonic Suita City, Osaka, Jepang, Selasa (10/6/2025), anak-anak asuh Patrick Kluivert itu takluk 0-6. Tuan rumah langsung memegang kendali sejak peluit pertama, menekan pertahanan Garuda [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/11/timnas-indonesia-masih-berharap-di-putaran-keempat">Timnas Indonesia Masih Berharap di Putaran Keempat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Tuan rumah Jepang sepertinya masih terlalu tangguh untuk Timnas Indonesia. Dalam laga lanjutan putaran ketiga Babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup C, yang digelar di Stadion Panasonic Suita City, Osaka, Jepang, Selasa (10/6/2025), anak-anak asuh Patrick Kluivert itu takluk 0-6.</p>
<p>Tuan rumah langsung memegang kendali sejak peluit pertama, menekan pertahanan Garuda yang tetap gigih hingga menit 15. Gol pertama Jepang lahir lewat sundulan terukur gelandang kreatif, Daichi Kamada, menit 15, menyambut umpan matang Shunsuke Mito.</p>
<p>Empat menit kemudian, seperti dilansir dari laman resmi Timnas Indonesia, Samurai Biru kembali menggandakan keunggulan melalui eksekusi sempurna Takefusa Kubo, usai skema tendangan sudut pendek.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/06/11/sunoto-terima-kasih-pak-luthfi-akhirnya-kami-akan-punya-rumah-layak-huni">Sunoto: Terima Kasih Pak Luthfi, Akhirnya Kami Akan Punya Rumah Layak Huni</a></strong></p>
<p>Keunggulan dua gol tak membuat serangan Jepang kendor, bahkan Kamada menambah pundi-pundi golnya pada injury time babak pertama (45+6), berkat aksi individu menawan.</p>
<p>Di babak kedua, pelatih Patrick Kluivert melakukan beberapa perubahan dengan memasukkan Ricky Kambuaya, Stefano Lilipaly, dan Shayne Pattynama. Namun dominasi Jepang tak terhapus. Ryoya Morishita memperlebar jarak menjadi 4-0 pada menit 55, dilanjutkan Shuto Machino menit 58 yang membawa skor menjadi 5-0.</p>
<p>Sebelum peluit panjang, Mao Hosoya menutup pesta gol tuan rumah pada menit 80, memastikan kemenangan telak 6-0 bagi Jepang.</p>
<p>Kekalahan ini tak mengubah posisi Garuda di klasemen akhir Grup C, masih dengan koleksi 12 poin, sekaligus bertengger di peringkat keempat. Hasil ini membuat Jay Idzes cs tetap berhak melaju ke putaran keempat, kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/11/timnas-indonesia-masih-berharap-di-putaran-keempat">Timnas Indonesia Masih Berharap di Putaran Keempat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kelemahan Ganda Putri Bulu Tangkis Indonesia Mulai Terlihat</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/04/17/kelemahan-ganda-putri-bulu-tangkis-indonesia-mulai-terlihat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Apr 2025 07:15:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bulu tangkis]]></category>
		<category><![CDATA[Cipayung]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Karel Leopold Mainaky]]></category>
		<category><![CDATA[konsistensi]]></category>
		<category><![CDATA[Pasangan Tangguh]]></category>
		<category><![CDATA[Pelatnas PBSI]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=469956</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)&#8211; Jajaran pelatih bulu tangkis Pelatnas PBSI di Cipayung, bertambah satu orang. Karel Leopold Mainaky, akhirnya memutuskan untuk bergabung di Cipayung. Berdasarkan pengamatannya selama sepekan terakhir, mantan pelatih ganda putri Jepang itu, yang kini menjabat sebagai kepala pelatih utama ganda putri pelatnas bulu tangkis Indonesia ini, menemukan beberapa kelemahan pemain yang mesti dibenahi. Satu [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/17/kelemahan-ganda-putri-bulu-tangkis-indonesia-mulai-terlihat">Kelemahan Ganda Putri Bulu Tangkis Indonesia Mulai Terlihat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Jajaran pelatih bulu tangkis Pelatnas PBSI di Cipayung, bertambah satu orang. Karel Leopold Mainaky, akhirnya memutuskan untuk bergabung di Cipayung.</p>
<p>Berdasarkan pengamatannya selama sepekan terakhir, mantan pelatih ganda putri Jepang itu, yang kini menjabat sebagai kepala pelatih utama ganda putri pelatnas bulu tangkis Indonesia ini, menemukan beberapa kelemahan pemain yang mesti dibenahi. Satu di antaranya adalah konsistensi.</p>
<p>Awalnya Karel berpandangan, jika para pemain yang memperkuat skuad ganda putri pelatnas memiliki banyak kekurangan. Namun berdasarkan pantauannya selama satu pekan belakangan, mereka ternyata memiliki banyak potensi untuk dibentuk menjadi pasangan tangguh.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/04/17/meski-anggaran-cekak-pemkab-kebumen-prioritaskan-infrastruktur">Meski Anggaran Cekak, Pemkab Kebumen Prioritaskan Infrastruktur</a></strong></p>
<p>&#8221;Kalau di pertandingan, konsistensi permainannya suka down. Kini tinggal dijaga saja konsistensinya itu,&#8221; kata Karel, seperti dikutip dari laman resmi djarumbadminton.com.</p>
<p>Oleh karenanya, butuh waktu untuk mempertajam kekuatan ganda putri pelatnas. Mengingat, dia baru menempati pos kepala pelatih, yang dalam beberapa bulan terakhir digantikan Nitya Krishinda Maheswari, selaku asisten pelatih utama ganda putri.</p>
<p>&#8221;Kalau dilihat sementara, targetnya menyaingi atau mengalahkan pasangan yang di level atas. Saya butuh waktu sedikit lagi melatih mereka, lalu saya coba untuk beberapa pertandingan. Berikutnya saya berharap secepatnya mungkin naik level,&#8221; kata pria berusia 48 tahun ini.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/04/17/kelemahan-ganda-putri-bulu-tangkis-indonesia-mulai-terlihat">Kelemahan Ganda Putri Bulu Tangkis Indonesia Mulai Terlihat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengapa Kemenangan atas Bahrain Terasa Euforiatik?</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/03/29/mengapa-kemenangan-atas-bahrain-terasa-euforiatik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2025 10:00:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Australia]]></category>
		<category><![CDATA[Bahrain]]></category>
		<category><![CDATA[Diaspora]]></category>
		<category><![CDATA[Euforia]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Patrick Kluivert]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Gelora Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[TIMNAS INDONESIA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=467666</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // terkadang kita resapi/ rasa yang berbeda/ ungkapan kemenangan/ luap kebahagiaan/ euforia yang tak sama/ karena ada percik/ yang memicu gejolak jiwa// (Sajak “Euforia di GBK”, Maret 2025) KEMENANGAN 2-0 atas Arab Saudi pada November tahun lalu tentu jauh lebih bersejarah, tetapi sukses tim nasional mengalahkan Bahrain 1-0 di Stadion Gelora [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/29/mengapa-kemenangan-atas-bahrain-terasa-euforiatik">Mengapa Kemenangan atas Bahrain Terasa Euforiatik?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-467672 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/03/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/03/BOLA-BOLA-LOGO-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/03/BOLA-BOLA-LOGO-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/03/BOLA-BOLA-LOGO.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// terkadang kita resapi/ rasa yang berbeda/ ungkapan kemenangan/ luap kebahagiaan/ euforia yang tak sama/ karena ada percik/ yang memicu gejolak jiwa//</em><br />
<strong>(Sajak “Euforia di GBK”, Maret 2025)</strong></p>
<p><strong>KEMENANGAN</strong> 2-0 atas Arab Saudi pada November tahun lalu tentu jauh lebih bersejarah, tetapi sukses tim nasional mengalahkan Bahrain 1-0 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa 25 Maret 2025 lalu terasa menciptakan getar euforiatika yang berbeda.</p>
<p>Mengapa?</p>
<p>Kita bisa menandainya dari tiga segi. <strong>Pertama</strong>, lima hari sebelum itu, Jay Idzes dkk kalah telak 1-5 dari Australia di Sydney, di tengah ekspektasi yang begitu tinggi dalam peralihan pelatih dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert.</p>
<p><strong>Kedua</strong>, Garuda menghidupkan kembali harapan untuk menjaga peluang lolos ke Piala Dunia 2026. Walaupun tidak dalam status sebagai <em>runner up</em> Grup C Pra-Piala Dunia Zona Asia, setidak-tidaknya meniupkan impian untuk melanjutkan langkah dalam persaingan sebagai peringkat ketiga atau keempat.</p>
<p><strong>Ketiga</strong>, debut Kluivert membutuhkan pemicu yang memberi kepercayaan diri. Setelah babak belur di Sydney &#8212; dan, keminiman waktu persiapan dijadikan salah satu justifikasi &#8212; laga melawan Bahrain di Jakarta adalah momentum yang pas untuk membuktikan. Bisa dibayangkan, apabila kemarin Garuda kembali kalah, semua akan lebih menyulitkan bagi PSSI.</p>
<p>Indonesia masih menyisakan dua pertandingan Grup C, Juni mendatang, yakni menjadi tuan rumah melawan Cina, dan bertandang ke Jepang. Kedua laga ini menentukan langkah lanjut Marselino Ferdinan dkk, yang juga akan bergantung pada hasil tim-tim lain. Garuda untuk sementara berada di peringkat keempat di bawah Jepang (yang sudah memastikan lolos), Australia, dan Arab Saudi. Kalkulasinya, tiket lolos langsung tampaknya bakal diperebutkan antara Aussie dan Saudi. Indonesia akan berebut tiket ketiga dengan status sebagai peringkat ketiga atau keempat, lewat babak kualifikasi berikutnya.</p>
<p>Dalam sisa jadwal Grup C, tiga angka penuh ditargetkan bisa diraih ketika menghadapi Cina di Jakarta. Dan, bukan berarti bersikap pesimistis untuk pertandingan terakhir saat bertandang ke Jepang. Di Jakarta kita kalah 0-4, dan Pasukan Merah-Putih patut menetapkan target realistis, yakni bgaimana mematangkan permainan dan tampil sebagus mungkin di Jepang.</p>
<p>Samurai Biru yang sudah memastikan lolos diperkirakan tidak mengejar kemenangan, namun Kaoru Mitoma cs bakal menjaga reputasinya sebagai tim terbaik Asia.</p>
<p><strong>Mematangkan Chemistry</strong><br />
Menuju Juni nanti, Patrick Kluivert akan mencari formula untuk mematangkan <em>chemistry</em> pemain. Saat dikalahkan Australia 1-5, keterbatasan waktu untuk berkumpul &#8212; yang hanya dua hari &#8212; menjadi justifikasi, yang menyebabkan ada kelemahan dalam kesalingpahaman.</p>
<p>Dalam realitas timnas sekarang, pemusatan latihan jangka panjang memang tidak lagi menjadi pilihan. Para pemain, yang <em>notabene</em> adalah milik klub dari berbagai liga di dunia, baru dilepas untuk memperkuat timnas beberapa hari sebelum bertanding, jadi tidak punya waktu lama untuk berkumpul dan disatukan dalam <em>training center</em> jangka panjang.</p>
<p>Realitas ini pulalah yang dihadapi oleh Timnas Indonesia. Sebelum ini, Shin Tae-yong juga mengalami. Jadi <em>time line</em> pemaduan skema taktik oleh tim Kluivert antara lain juga terkait dengan tuntutan kecepatan adaptasi. Termasuk menghadapi dua laga pamungkas Juni nanti, tim pelatih tentu sudah menyusun tahapan penyatuan <em>chemistry</em> itu.</p>
<p>Dari laga melawan Australia dan Bahrain, kita belum sepenuhnya melihat implementasi filosofi Kluivert. Yang tergambar baru skema, kemampuan teknis individu, dan adaptasi pemain terhadap instruksi pelatih; namun kita makin bisa memastikan, sejumlah nama telah menjadi pilar di posisi tertentu, bahkan boleh dibilang tak tergantikan.</p>
<p>Mulai dari sektor kiper, bek tengah, bek sayap, gelandang, hingga penyerang. Marten Paes, Jay Idzes, Justin Hubner, Rizky Ridho, Calvin Verdonk, Kevin Diks, Thom Haye, Joey Pelupessy, Marselino Ferdinan, Ragnar Oratmangun, dan Ole Romeny.</p>
<p>Ricky Kambuaya, Ivar Jenner, dan Sandy Walsh, menjadi nama tak kalah penting, yang masuk dari bangku cadangan.</p>
<p><strong>Harapan Jangka Panjang</strong><br />
Dari awal, saya termasuk yang berpendapat, proyek naturalisasi pemain dengan memberikan kewarganegaraan kepada para pemain diaspora, seharusnya hanya dijadikan pemicu pembinaan dalam jangka panjang.</p>
<p>Benar, bahwa secara instan kita mendapatkan keuntungan untuk timnas, dengan mengumpulkan para pemain berdarah Indonesia yang berkualitas. Kritik bahwa proyek ini bisa menghambat perkembangan kualitas pemain produk “lokal” sejatinya bukan risiko yang boleh dianggap remeh.</p>
<p>Pengaruh yang harus diarahkan untuk diraih, proyek naturalisasi ini merupakan pemicu pengembangan kompetisi liga. Dalam membangun timnas, jangan hanya bersandar pada pemain diaspora, tetapi memaksimalkan potensi-potensi yang bisa dieksplorasi dari Liga Indonesia.</p>
<p>Maka, ini justru harus dijadikan picu untuk secara komprehensif memperbaiki mutu liga. Semua aspek harus meningkat: manajemen klub, tata kelola kompetisi, perwasitan, pengaturan jadwal, kualitas pelatih, dan upaya membangun kultur persuporteran.</p>
<p>Bagaimanapun, kita patut menyimak kritik pelatih Bahrain, Dragan Talajic. Dalam konferensi pers menjelang pertandingan di GBK, dia mengaku bingung dengan bertambahnya pemain baru Indonesia, yang selalu berasal dari Belanda.</p>
<p>“Saya sudah banyak menyaksikan pertandingan Indonesia. Setiap kali saya melihat ada dua-tiga pemain baru, tetapi bukan dari Indonesia. Mereka dari Belanda dan dari Inggris,” katanya.</p>
<p>Sindiran Talajic itu memang tidak mengenakkan, tetapi bukankah itu adalah realita?</p>
<p>Bukan tidak mungkin, ketika Juni nanti menghadapi Cina dan Jepang, kita akan menambah lagi jumlah pemain diaspora. Dan, jika kita tidak mulai bergerak ke arah pembenahan kualitas kompetisi, proyek ini akan terus berlangsung sebagai sesuatu yang pada sisi lain justru berpotensi menyuramkan gairah bersaing pemain lokal.</p>
<p>Kita melihat para pemain yang secara khusus bisa berjajar dengan nuansa <em>transfer of technology</em> di antara para diaspora. Rizky Ridho, Marselino Ferdinan (yang mengenyam pengalaman di Liga Eropa di Belgia dan Inggris), Ricky Kambuaya, bahkan Ramadan Sananta menjadi bagian dari tim yang secara euforiatik mengalahkan Bahrain di GBK.</p>
<p>Jumlahnya memang minoritas di tengah para pemain diaspora, namun setidak-tidaknya bisa memberikan kesimpulan bahwa Liga Indonesia pun bisa melahirkan produk sekualitas mereka.</p>
<p>Sementara, mari menikmati euforia kemenangan di GBK sebagai penyejuk, setelah sebelumnya kita diluruhkan oleh kekalahan 1-5 dari Australia. Selanjutnya, kita tunggu bagaimana Patrick Kluivert menyiapkan tim menuju dua pertandingan terakhir, Juni mendatang.</p>
<p>Apakah lolos ke Piala Dunia 2026 sekadar menjadi impian, atau benar-benar bisa diwujudkan&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="http://Suarabaru.Id">Suarabaru.Id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/29/mengapa-kemenangan-atas-bahrain-terasa-euforiatik">Mengapa Kemenangan atas Bahrain Terasa Euforiatik?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Universitas Semarang Gelar 2nd ICTECA 2024</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/04/universitas-semarang-gelar-2nd-icteca-2024</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Dec 2024 10:20:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Computer Applications]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[International Conference]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Keynote Speaker]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Technology Engineering]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Yayasan Alumni Undip]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=450231</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Universitas Semarang (USM) menyelenggarakan 2nd International Conference on Technology Engineering and Computer Applications (ICTECA) 2024, dengan tema &#8216;Accelerating Digital Transformation for Sustainable Future&#8217;, yang berlangsung di Auditorium Ir Widjatmoko, Rabu (4/12/2024). Kegiatan dibuka Rektor USM Dr Supari ST MT, bersama dengan Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip Prof Dr Ir Hj Kesi Widjajanti SE [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/04/universitas-semarang-gelar-2nd-icteca-2024">Universitas Semarang Gelar 2nd ICTECA 2024</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Universitas Semarang (USM) menyelenggarakan 2nd International Conference on Technology Engineering and Computer Applications (ICTECA) 2024, dengan tema &#8216;Accelerating Digital Transformation for Sustainable Future&#8217;, yang berlangsung di Auditorium Ir Widjatmoko, Rabu (4/12/2024).</p>
<p>Kegiatan dibuka Rektor USM Dr Supari ST MT, bersama dengan Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip Prof Dr Ir Hj Kesi Widjajanti SE MM, Anggota Yayasan Alumni Undip Ir Soeharsojo IPU, General Chair of ICTECA 2024 Prof Ir Teddy Mantoro MSc PhD SMIEEE, Co-General ICTECA 2024 Dr Ari Endang Jayanti ST MT, dan para Wakil Rektor USM.</p>
<p>Konferensi internasional itu menghadirkan Keynote Speaker dari Saitama Medical University, Japan, Prof Naoki Kobayashi dan Rohilkhand University, India, Prof Dr Vinay Rishiwal SMIEEE SMACM.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/12/01/kemendesa-pdtt-dan-usm-bersinergi-wujudkan-kemandirian-energi-di-daerah-tertinggal">Kemendesa PDTT dan USM Bersinergi Wujudkan Kemandirian Energi di Daerah Tertinggal</a></strong></p>
<p>Adapun Invited Speaker di antaranya dari Universitas Diponegoro, Prof Dr Adian Fatchur Rochim ST MT SMIEEE, dan USM Dr Ir Andi Kurniawan Nugroho ST MT IPM CIRR.</p>
<p>Dalam keterangannya, Dr Ari mengatakan, pihaknya menerima 179 kiriman makalah dari sembilan negara. Di antaranya dari Angola, Austria, India, Indonesia, Jepang, Malaysia, Turki, Amerika Serikat, dan Vietnam.</p>
<p>&#8221;Dalam konferensi ini, setidaknya ada tiga reviewer. Setelah melalui proses review yang intensif, ada 75 paper atau makalah yang diterima, sehingga tingkat penerimaan sekitar 42 persen. Kami juga ingin menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak, yang telah mendukung konferensi ini,&#8221; kata dia.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/12/01/usm-dan-brin-tandatangani-kerja-sama-bidang-penelitian-dan-pengabdian">USM dan BRIN Tandatangani Kerja Sama Bidang Penelitian dan Pengabdian</a></strong></p>
<p>General Chair of ICTECA 2024, Prof Ir Teddy Mantoro MSc PhD SMIEEE menyampaikan, event ini merupakan tempat bagi berkumpulnya para peneliti, akademisi, maupun profesional, untuk berbagi ide, bekerja sama, dalam mengatasi tantangan yang tengah dihadapi.</p>
<p>&#8221;Konferensi tahun ini diselenggarakan USM dan didukung Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE)-Computational Intelligence Society, cabang Indonesia. ICTECA 2024 ini untuk mempertemukan orang-orang dari berbagai bidang, baik ilmu komputer, ilmu informasi, teknik mesin dan listrik, teknik sipil, dan aplikasi komputer,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Hal senada diungkapkan juga Rektor Dr Supari. Menurutnya, tema yang diangkat juga menjadi tanggung jawab untuk mengatasi tantangan saat ini, dan mendorong solusi yang berdampak di era digital.</p>
<p>&#8221;Kami mendorong agar seluruh partisipan terlibat aktif dalam diskusi, bertukar ide, dan berkolaborasi. Kami berharap, konferensi ini tidak hanya berfungsi sebagai platform untuk berbagi pengetahuan, tetapi juga sebagai percikan untuk inovasi transformatif,&#8221; ungkap dia.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/04/universitas-semarang-gelar-2nd-icteca-2024">Universitas Semarang Gelar 2nd ICTECA 2024</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Begitu Besar Ekspektasi Publik kepada Timnas&#8230;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/11/30/begitu-besar-ekspektasi-publik-kepada-timnas</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Nov 2024 10:00:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Australia]]></category>
		<category><![CDATA[Bahrain]]></category>
		<category><![CDATA[cina]]></category>
		<category><![CDATA[Instan]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Konstelasi]]></category>
		<category><![CDATA[Naturalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pragmatis]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[Realistis]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=449496</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // jalan terjal masih mengadang/ dalam pergulatan/ yang belum usai/ sayap perkasa mesti terus dikepakkan/ di tengah perjuangan/ membuka sejarah// (Sajak “Piala Dunia 2026”, 2024) IMPIAN adalah hak setiap manusia. Karena mimpi, kita punya ekspektasi. Dan, karena ekspektasi, aneka reaksi bisa tergambar sebagai ekspresi. Hari-hari ini, suasana itu tampak dari berbagai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/30/begitu-besar-ekspektasi-publik-kepada-timnas">Begitu Besar Ekspektasi Publik kepada Timnas&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-449498 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/BOLA-BOLA-LOGO-1-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/BOLA-BOLA-LOGO-1.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// jalan terjal masih mengadang/ dalam pergulatan/ yang belum usai/ sayap perkasa mesti terus dikepakkan/ di tengah perjuangan/ membuka sejarah//</em><br />
<strong>(Sajak “Piala Dunia 2026”, 2024)</strong></p>
<p><strong>IMPIAN</strong> adalah hak setiap manusia. Karena mimpi, kita punya ekspektasi. Dan, karena ekspektasi, aneka reaksi bisa tergambar sebagai ekspresi.</p>
<p>Hari-hari ini, suasana itu tampak dari berbagai komentar yang terkait dengan perjuangan tim nasional Indonesia dalam pergulatan babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C Zona Asia.</p>
<p>Semua pemangku kepentingan sepak bola kita seperti tidak sabar menunggu hadirnya saat-saat bersejarah: Indonesia lolos ke Piala Dunia. Entah langsung dari Grup C sebagai satu di antara delapan wakil AFC, atau lolos ke babak keempat sebagai urutan ketiga atau keempat Grup C, yang masih harus bergebrak dengan tim-tim Asia lainnya, atau mungkin lewat <em>play-off</em> di babak kelima.</p>
<p>Kondisi ini terkadang menciptakan sikap yang faksional: ada kubu optimistis, ada pula kubu pesimistis.</p>
<p>PSSI, lewat Ketua Umum Erick Thohir memberi target lolos dari Grup C dari urutan ketiga atau keempat. Artinya, PSSI tetap bersikap realistis dengan konstelasi persaingan di grup tersebut.</p>
<p>Dengan sisa empat laga pada 2025, yakni dua di kandang lawan versus Australia dan Jepang, serta pertandingan kandang menghadapi Bahrain dan Cina, kita bisa berancang-ancang untuk menambah poin dalam mencoba mewujudkan impian.</p>
<p><strong>Tidak Instan</strong><br />
Memang seharusnya kita tidak berpikir instan, walaupun sikap pragmatis harus diakui menuansai langkah PSSI lewat proyek naturalisasi pemain.</p>
<p>Arah naturalisasi &#8212; atau lebih tepatnya mengeksplorasi pemain diaspora &#8212; tentu adalah memacu perbaikan kualitas kompetisi liga, agar lebih efektif dalam melahirkan pemain-pemain unggulan untuk timnas, juga memacu penguatan akademi-akademi dalam membangun pemain kelompok umur di berbagai klub.</p>
<p>Untuk sementara, pragmatisme menjadi warna utama. Skema pelatih Shin Tae-yong di laga-laga Grup C memperlihatkan slot untuk pemain produksi liga tersisa hanya sedikit dibandingkan dengan kesempatan sebagai <em>starter</em> untuk para pemain diaspora.</p>
<p>Yang membanggakan, dalam laga melawan Arab Saudi, 19 November lalu, dua gol kemenangan &#8212; yang sangat berkelas &#8212; dicetak oleh Marselino Ferdinan. Aksi Marselino itu seperti memaklumatkan pesan: mengikis kesan dominasi naturalisasi dalam skema STY.</p>
<p>Sikap pragmatis dalam pembangunan timnas saat ini, bagaimanapun ikut menghinggapi harapan publik untuk memperoleh hasil berkualitas lebih cepat. Itu pun terbukti tidak mudah, karena bagaimanapun pelatih butuh waktu untuk memadukan racikan tim menjadi lebih matang.</p>
<p>Jadi pada sisi lain, pertanyaan tentang ekspektasi juga menjadi usikan: patut atau kurang patutkah ekspektasi terhadap prestasi timnas yang sejauh ini menggelombang?</p>
<p><strong>Lolos ke 2026?</strong><br />
Kelolosan ke Piala Dunia banyak diperkirakan tidak mudah, meskipun Jay Idzes dkk memiliki peluang.</p>
<p>Seandainya kita melaju dari Grup C sebagai tim urutan ketiga atau keempat, jalan terjal juga terbentang.</p>
<p>Skenarionya, urutan ketiga dan keempat akan bertarung dengan tim posisi yang sama dari Grup A dan Grup B. Enam tim akan dibagi dalam dua grup dengan laga <em>home and away.</em> Di babak ini, kita mungkin akan bertemu dengan tim-tim yang kuat Asia Barat seperti Qatar, UEA, Oman, dan Yordania.</p>
<p>Juara grup di putaran keempat akan mendapat tiket ke Piala Dunia 2026, sedangkan <em>runner up</em> dari kedua grup tersebut akan masuk ke babak kelima kualifikasi dengan sistem semacam turnamen <em>play-off</em>, melawan tim-tim dari zona lainnya.</p>
<p>Artinya, ada enam tim yang bertarung di babak ini untuk berebut dua tiket terakhir ke 2026.</p>
<p>Harapan mengukir sejarah lolos ke putaran final Piala Dunia tetap masih ada, meskipun dengan gambaran lika-liku jalan seperti itu.</p>
<p>Fans bola Indonesia bisa berharap, berbasis progres revitalisasi timnas lewat proyek naturalisasi. Pertama, secara pragmatis kita berhak berpikir: ketika kebutuhan kualitas pemain sudah terpenuhi, kini tinggal “bergantung” pada bagaimana <em>coach</em> STY meraciknya sebagai adonan tim yang berkualitas.</p>
<p>Kedua, publik sepak bola tentu akan melihat, inilah kesempatan terbaik untuk membuat sejarah lolos ke Piala Dunia dibandingkan dengan pada masa sebelumnya. Sangat disayangkan apabila peluang itu tidak termanfaatkan secara optimal.</p>
<p>Ketiga, jika Indonesia bisa melewati jalan terjal ini, bisa dipastikan bakal menciptakan euforia pengembangan pembinaan dengan gairah revitalisasi luar biasa. Ya kepercayaan diri, ya mekanisme eksplorasi pemain diaspora, ya penguatan kompetisi liga sebagai sumber utama materi tim nasional.</p>
<p>Akan ada efek berantai yang punya makna positif bagi pengembangan sepak bola nasional.</p>
<p>Mari merawat impian mendampingi perjuangan Marselino Ferdinan dkk di Grup C, juga mungkin pergulatan jalan selanjutnya&#8230;</p>
<p>&#8212;<strong> Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/30/begitu-besar-ekspektasi-publik-kepada-timnas">Begitu Besar Ekspektasi Publik kepada Timnas&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Amuk dan Asa Garuda di Kegempitaan GBK</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/11/23/amuk-dan-asa-garuda-di-kegempitaan-gbk</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Nov 2024 10:00:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Arab Saudi]]></category>
		<category><![CDATA[Australia]]></category>
		<category><![CDATA[Bahrain]]></category>
		<category><![CDATA[cina]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[TIMNAS INDONESIA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=447939</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // betapa, betapa/ dan kita tak henti berbangga/ kepak sayap perkasa/ di kegempitaan suasana&#8230;// (Sajak &#8220;Kepak Garuda&#8221;, 2024) KITA bisa! Garuda bisa! Dan, tim nasional Indonesia benar-benar &#8220;mengamuk&#8221;, mengalahkan Arab Saudi 2-0 di Stadion Gelora Bung Karno (SGBK) di Jakarta, 19 November lalu. Asa lolos dari Grup C Zona Asia kualifikasi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/23/amuk-dan-asa-garuda-di-kegempitaan-gbk">Amuk dan Asa Garuda di Kegempitaan GBK</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-447941 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/logo-bola-bola-1.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/logo-bola-bola-1.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/11/logo-bola-bola-1-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// betapa, betapa/ dan kita tak henti berbangga/ kepak sayap perkasa/ di kegempitaan suasana&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Kepak Garuda&#8221;, 2024)</strong></p>
<p><strong>KITA</strong> bisa! Garuda bisa!</p>
<p>Dan, tim nasional Indonesia benar-benar &#8220;mengamuk&#8221;, mengalahkan Arab Saudi 2-0 di Stadion Gelora Bung Karno (SGBK) di Jakarta, 19 November lalu.</p>
<p>Asa lolos dari Grup C Zona Asia kualifikasi Piala Dunia 2026 pun kembali bertiup, setelah sempat meredup lantaran kekalahan telak 0-4 dari Jepang di tempat yang sama, empat hari sebelumnya.</p>
<p>Indonesia masih punya sisa empat laga pada 2025. Selain harus menempur Australia dan Jepang di kandang mereka, kita punya dua pertandingan kandang, melawan Bahrain dan Cina, Maret dan Juni 2025.</p>
<p>Dari dua laga kandang itulah secara realistis kita bisa menumpukan harapan meraih angka penuh, ketimbang saat <em>away</em> melawan Australia dan Jepang. Namun, jika performa heroik saat mengalahkan Arab Saudi diketengahkan Jay Idzes dkk, bukan tidak mungkin Tim Merah-Putih bisa menampilkan perlawanan berbeda di kandang lawan.</p>
<p><strong>Konfidensi</strong><br />
Permainan Marselino Ferdinan cs ketika mengalahkan The Green Falcons memang penuh determinasi dan konfidensi. Walaupun dalam <em>ball possession</em> anak-anak asuhan Shin Tae-yong ada di bawah Abdullah Al Hamddan dkk, tetapi mereka lebih efektif dalam mengonversi peluang. Bahkan STY menyatakan, dengan banyaknya peluang yang diciptakan, seharusnya Garuda bisa menang lebih dari dua gol.</p>
<p><em>Coach</em> STY juga mengetengahkan formasi yang lebih menjanjikan dalam skema taktiknya, walaupun dalam laga berikut nanti dipastikan bakal kehilangan Justin Hubner dan Ragnar Oratmangoen yang terkena akumulasi kartu dari wasit Rustam Luthfullin.</p>
<p>Suasana di Senayan yang menggelora dan mengesankan glorifikasi yang euforiatik, bagaimanapun menjadi kondisi yang bisa dimaklumi.</p>
<p>Pertama, Indonesia baru saja dikecewakan oleh kekalahan dari Jepang. Kalaupun sudah diduga bakal kalah, namun tidak dengan skor akhir yang setelak itu.</p>
<p>Kedua, harapan kita kembali bertiup untuk lolos dari Grup C, apakah sebagai urutan ketiga atau keempat yang berarti lolos ke babak empat kualifikasi.</p>
<p>Ketiga, Jay Idzes dkk menciptakan sejarah mengalahkan Arab Saudi, tim yang sejak 1994 menjadi salah satu langganan lolos ke Piala Dunia. The Green Falcons adalah salah satu kekuatan Asia, dan menjadi &#8220;raja&#8221; Asia Barat dengan peringkat FIFA tertinggi, 59.</p>
<p>Setidak-tidaknya, tiga faktor itu menguatkan betapa kemenangan atas Fahad Al Muwallad cs kembali menyalakan harapan lolos dari Grup C, dengan cara yang mungkin &#8220;minimalis&#8221; sebagai urutan keempat seperti target PSSI.</p>
<p><strong>Pertahankan STY</strong><br />
<em>Chant</em> &#8220;STY out&#8221; dari fans yang &#8220;tidak sabaran&#8221;, tampaknya harus direvisi untuk menatap pertandingan selanjutnya.</p>
<p>Ketua Umum PSSI Erick Thohir sebelumnya menegaskan akan mengevaluasi tim secara menyeluruh, setelah laga-laga Grup C usai. Statemen itu menyiratkan PSSI siap untuk menyegarkan pelatih.</p>
<p>Tak sedikit pengamat yang mengkritik, semua permintaan <em>coach</em> Shin sudah dipenuhi, terutama dalam kelengkapan materi pemain, namun sebelum kemenangan atas Arab Saudi, tim STY belum memperlihatkan permainan yang &#8220;paten&#8221; dan &#8220;menjanjikan'&#8221;.</p>
<p>Kini, sukses di GBK harus dijadikan momentum untuk menyatukan tekad membuat sejarah. Ya sejarah untuk bergerak ke level yang bukan sekadar Asia Tenggara, ya sejarah lolos ke Piala Dunia, juga sejarah bagi STY sendiri menjadi pelatih yang memang memiliki &#8220;chemistry&#8221; untuk menyatukan potensi para pemain Indonesia dalam budaya disiplin sepak bola.</p>
<p>Untuk sementara, resapi kemenangan Marselino Ferdinan dkk. Kita lupakan dulu rasa pilu tentang &#8220;bonyok-bonyok&#8221; setiap kali bicara tentang penampilan timnas.</p>
<p>Kita punya harapan. Kita punya impian&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/23/amuk-dan-asa-garuda-di-kegempitaan-gbk">Amuk dan Asa Garuda di Kegempitaan GBK</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BBJ USM Gelar Webinar &#8216;Language for Life&#8217;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/11/18/bbj-usm-gelar-webinar-language-for-life</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Nov 2024 11:56:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[arab]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Korea]]></category>
		<category><![CDATA[Mandarin]]></category>
		<category><![CDATA[Narasumber]]></category>
		<category><![CDATA[prancis]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Wawasan]]></category>
		<category><![CDATA[webinar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=447298</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Lembaga Pelatihan Bahasa Bina Bahasa Jaya (BBJ) Universitas Semarang (USM), baru-baru ini menggelar webinar bertajuk &#8216;Language for Life&#8217;, yang diikuti ratusan peserta. Webinar ini menyajikan lima bahasa dunia, yaitu Mandarin, Prancis, Korea, Arab, dan Jepang, yang dikupas secara mendalam oleh beberapa narasumber ahli. Menurut Panitia, Devy Angga Gunantar, kegiatan yang berlangsung Senin-Jumat (11-15/11/2024), [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/18/bbj-usm-gelar-webinar-language-for-life">BBJ USM Gelar Webinar &#8216;Language for Life&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Lembaga Pelatihan Bahasa Bina Bahasa Jaya (BBJ) Universitas Semarang (USM), baru-baru ini menggelar webinar bertajuk &#8216;Language for Life&#8217;, yang diikuti ratusan peserta.</p>
<p>Webinar ini menyajikan lima bahasa dunia, yaitu Mandarin, Prancis, Korea, Arab, dan Jepang, yang dikupas secara mendalam oleh beberapa narasumber ahli.</p>
<p>Menurut Panitia, Devy Angga Gunantar, kegiatan yang berlangsung Senin-Jumat (11-15/11/2024), dengan tujuan untuk memperkenalkan bahasa-bahasa itu pada peserta, sekaligus menambah wawasan budaya internasional.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/11/18/sudarmono-beri-materi-di-lkmm-fakultas-psikologi-usm">Sudarmono Beri Materi di LKMM Fakultas Psikologi USM</a></strong></p>
<p>Kegiatan itu menghadirkan narasumber guru Mandarin, Laoshi Sintya Kristanto SS MM, Baptiste Anséengajar dan jurnalis dari Prancis Baptiste Ansé, pengajar Bahasa Korea Marcelynda Ladya Hartono, pengajar dan ahli Bahasa Arab Ustadz Ibrahim As-Syaebany MPd, dan instruktur Bahasa Jepang Sensei Dina Nurul H SS.</p>
<p>Pada kegiatan itu, Laoshi Sintya Kristanto memberikan materi perkenalan diri, huruf, dan nada bahasa Mandarin&#8217;. Sintya menjelaskan, pengenalan huruf Mandarin, nada bahasa, menjadi cara yang mudah untuk memulai percakapan dasar.</p>
<p>Sedangkan Baptiste Ansé menyampaikan materi memahami fonetik alphabet, sapaan, dan ungkapan terima kasih dalam Bahasa Prancis. Materi mencakup pelafalan alfabet dan kata-kata dasar bahasa Prancis, serta ungkapan sapaan sehari-hari. Narasumber juga mengajak peserta memahami budaya Prancis, yang penuh gaya dan adab sopan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/11/17/ukm-pilus-usm-wadah-curhat-bagi-mahasiswa">UKM Pilus USM Wadah Curhat bagi Mahasiswa</a></strong></p>
<p>Adapun Marcelynda Ladya Hartono memberikan materi histori, perkenalan diri, pola kalimat dan percakapan singkat&#8217;. Pada sesi ini, peserta diperkenalkan dengan alfabet Hangeul yang unik dan sejarahnya, serta beberapa ekspresi bahasa Korea populer. Narasumber juga membahas sejarah dan budaya Korea yang sedang mendunia, lewat K-Pop dan K-Drama.</p>
<p>Sementara itu, Ustadz Ibrahim As-Syaebany mengangkat materi &#8216;Bahasa Arab berupa komponen dasar, percakapan, perkenalan singkat. Dia memberikan penjelasan mengenai huruf Arab, serta cara mengucapkan kata-kata sederhana. Selain itu, dia juga menekankan nilai-nilai sopan santun dalam komunikasi bahasa Arab, yang mencerminkan kebudayaan Timur Tengah.</p>
<p>Terakhir, Sensei Dina Nurul memberikan materi salam dalam bahasa jepang, perkenalan nama, hobi, usia, pekerjaan, asal/tempat tinggal, dan budaya Jepang.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/11/17/rektor-usm-sambut-kepulangan-11-mahasiswa-kkn-internasional-di-thailand">Rektor USM Sambut Kepulangan 11 Mahasiswa KKN Internasional di Thailand</a></strong></p>
<p>&#8221;Di sesi ini, Dina memberikan pengantar tentang Hiragana, Katakana, dan Kanji, serta beberapa frasa umum dalam bahasa Jepang. Narasumber juga menyampaikan informasi mengenai budaya Jepang, termasuk adat istiadat dan nilai etika masyarakat Jepang,&#8221; Kata Devi.</p>
<p>Dijelaskan juga, webinar berlangsung dengan interaksi yang sangat baik. Para peserta terlihat antusias, terutama ketika diberi kesempatan untuk bertanya langsung kepada para narasumber, dan merespons serta menjawab pertanyaan dari narasumber.</p>
<p>&#8221;Melalui webinar ini kami berharap, para peserta bisa lebih memahami berbagai bahasa dan budaya dunia, serta membuka peluang bagi mereka untuk mempelajari lebih lanjut di bidang bahasa pilihan mereka,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah positif bagi lembaga pelatihan bahasa Bina Bahasa Jaya (BBJ) USM, untuk memperkenalkan bahasa asing dengan cara yang menyenangkan dan interaktif. Sekaligus mendukung pengembangan wawasan global di tengah masyarakat.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/18/bbj-usm-gelar-webinar-language-for-life">BBJ USM Gelar Webinar &#8216;Language for Life&#8217;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>STY Minta Pemain Tampil Percaya Diri</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/11/14/sty-minta-pemain-tampil-percaya-diri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Nov 2024 12:48:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakbola]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Gelora Bung Karno]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[kualifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae-yong]]></category>
		<category><![CDATA[Stadion Utama]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[TIMNAS INDONESIA]]></category>
		<category><![CDATA[Zona Asia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=446618</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong mengatakan, dirinya terus mematangkan persiapannya, jelang lawan Jepang pada pertandingan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup C. Pertandingan itu akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Jumat (15/11/2024). &#8221;Semua pemain baru saja bergabung, dan kondisi serta persiapan tim berlangsung baik,&#8221; kata pelatih [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/14/sty-minta-pemain-tampil-percaya-diri">STY Minta Pemain Tampil Percaya Diri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong mengatakan, dirinya terus mematangkan persiapannya, jelang lawan Jepang pada pertandingan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup C. Pertandingan itu akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Jumat (15/11/2024).</p>
<p>&#8221;Semua pemain baru saja bergabung, dan kondisi serta persiapan tim berlangsung baik,&#8221; kata pelatih berkebangsaan Korea Selatan itu, seperti dikutip dari laman resmi PSSI.</p>
<p>Shin Tae-yong pun memahami, Jepang merupakan tim yang sangat kuat. Tapi dia terus memompa semangat anak-anak asuhnya, untuk tidak menyerah sebelum berlaga.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/11/10/kevin-dick-resmi-menjadi-wni-dan-siap-perkuat-timnas-indonesia">Kevin Dick Resmi Menjadi WNI dan Siap Perkuat Timnas Indonesia</a></strong></p>
<p>&#8221;Seperti yang kita tahu, Jepang tim terbaik di Asia dari peringkat FIFA. Tetapi yang penting, kita harus tampil percaya diri. Dari segi fisik, atau dari mana pun, kita tidak akan kalah secara mental dari mereka,&#8221; jelas pelatih yang berjuluk STY itu.</p>
<p>Seusai melawan Jepang, skuad Garuda akan menjamu Arab Saudi di tempat yang sama. Saat ini Jepang memang masih memuncaki klasemen sementara Grup C, dengan 10 poin dari empat pertandingan. Sedangkan Timnas Indonesia menduduki posisi kelima, dengan hasil tiga angka dari empat partandingan.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/14/sty-minta-pemain-tampil-percaya-diri">STY Minta Pemain Tampil Percaya Diri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>