<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ikatan Alumni Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/ikatan-alumni/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Jun 2025 04:18:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Ikatan Alumni Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Decrim Mengusung Penguatan Keadilan Restoratif dan Hak Asasi Manusia dalam RKUHAP</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/30/decrim-mengusung-penguatan-keadilan-restoratif-dan-hak-asasi-manusia-dalam-rkuhap</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jun 2025 04:18:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Unissula]]></category>
		<category><![CDATA[Decrim]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Asasi Manusia]]></category>
		<category><![CDATA[Ikatan Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[Keynote Speaker]]></category>
		<category><![CDATA[KUHAP]]></category>
		<category><![CDATA[Rancangan]]></category>
		<category><![CDATA[Republik Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Restoratif]]></category>
		<category><![CDATA[Seminar Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[universitas diponegoro]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=481658</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Ira Alia Maerani DIPONEGORO Center for Criminal Law (Decrim) Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Ika FH Undip), mengusung penguatan diinternalisasinya dengan nilai-nilai keadilan restoratif dan hak asasi manusia (HAM), dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP). Decrim belum lama berselang (Kamis, 26 Juni 2025) mengadakan Seminar Nasional dengan tema, &#8216;Masa Depan Pembaharuan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/30/decrim-mengusung-penguatan-keadilan-restoratif-dan-hak-asasi-manusia-dalam-rkuhap">Decrim Mengusung Penguatan Keadilan Restoratif dan Hak Asasi Manusia dalam RKUHAP</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Oleh: Ira Alia Maerani</strong></span></p>
<p><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-481664 alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/Dr.Ira_.jpg" alt="" width="150" height="189" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/Dr.Ira_.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/06/Dr.Ira_-119x150.jpg 119w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" />DIPONEGORO</strong> Center for Criminal Law (Decrim) Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Ika FH Undip), mengusung penguatan diinternalisasinya dengan nilai-nilai keadilan restoratif dan hak asasi manusia (HAM), dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP).</p>
<p>Decrim belum lama berselang (Kamis, 26 Juni 2025) mengadakan Seminar Nasional dengan tema, &#8216;Masa Depan Pembaharuan Hukum Acara Pidana Nasional dalam Menyongsong Berlakunya KUHP Nasional&#8217;.</p>
<p>Hadir sebagai pembicara dalam seminar yang dilakukan secara daring, antara lain <em>Keynote Speaker</em>, Wakil Menteri Hukum Republik Indonesia, Prof Edward Omar Sharif Hiariej SH MHum.</p>
<p>Berbicara sekitar 25 menit, Prof Eddy Hiariej (akrab dipanggil), menjelaskan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (RKUHAP) adalah suatu keharusan, karena KUHP Nasional yang baru akan berlaku pada 2 Januari 2026.</p>
<p>KUHP Nasional berorientasi pada keadilan korektif, restoratif, dan rehabilitatif, berbeda dengan paradigma retributif sebelumnya. Maka dari itu, untuk melaksanakan KUHP Nasional, diperlukan hukum formil (KUHAP), yang disesuaikan.</p>
<p>Terlebih, KUHAP yang berlaku saat ini (UU No 8 Tahun 1981), sudah berusia lebih dari 47 tahun, dan dianggap belum berorientasi pada <em>due process of law</em>, serta perlindungan HAM yang masih minim.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>* * * * *</strong></span></p>
<p>Perubahan paradigma dalam RKUHAP bertujuan menyeimbangkan kewenangan aparat penegak hukum dengan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM). Filosofi hukum acara pidana adalah, melindungi individu dari kesewenang-wenangan negara, sehingga kontrol terhadap kewenangan aparat penegak hukum menjadi wajib.</p>
<p>Senada disampaikan Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Hukum Undip (Ika FH Undip), Asep Ridwan SH MH. Dalam sambutannya menegaskan, spirit dalam rumusan ketentuan RKUHAP harus sejalan dengan spirit dan prinsip dalam KUHP Nasional, yang dilandaskan pada penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia (HAM), dan terpenting adalah keseimbangan kewenangan antaraparat penegak hukum dalam bangunan sistim peradilan pidana.</p>
<p>Dalam rangka perlindungan terhadap HAM, Hakim Agung Kamar Pidana Mahkamah Agung, Dr Achmad Setyo Pudjoharsoyo SH MHum menyatakan, salah satu terobosan besar yang diperlukan dalam pembaharuan KUHAP adalah, pembentukan Lembaga Hakim Pemeriksa Pendahuluan (HPP), sebagai upaya preventif, untuk memperkuat perlindungan HAM melalui kontrol yudisial yang lebih awal dan efektif, terhadap tindakan upaya paksa dalam proses pidana.</p>
<p>Lebih lanjut, Prof Dr Pujiyono SH MHum (Guru Besar Hukum Pidana Universitas Diponegoro) mengemukakan, pembaharuan hukum pidana formil harus bertumpu pada ide dasar hukum pidana materiil (KUHP Nasional). Ide-ide dalam KUHP Nasional telah mengubah bangunan dan bentuk sistim peradilan pidana Indonesia.</p>
<p>Paradigma penuntutan ke depan harus berubah, dari <em>mandatory prosecution</em> ke arah <em>volunetery prosecution</em>, yang memungkinkan adanya elastisitas dalam menentukan menuntut atau tidak menuntut, terhadap setiap perkara pidana.</p>
<p>Cara menuntut dengan menempatkan tuntutan pidana sebagai upaya terakhir (<em>the last resourt</em>), mengedepankan pengembalian kerugian (denda damai), dan penundaan penuntutan (<em>suspended prosecution</em>).</p>
<p>Guru Besar Hukum Pidana Universitas Al-Azhar Indonesia, Prof Dr Suparji SH MH menyampaikan, pembahasan KUHAP harus mampu mengimplementasikan substansi KUHP Nasional, dan mengatasi masalah penegakan hukum pidana.</p>
<p>Misalnya, KUHP Nasional memperkenalkan penghentian penuntutan secara sukarela (misalnya karena pelaku sudah membayar denda), yang merupakan kemajuan signifikan dan memerlukan pengaturan lebih lanjut dalam KUHAP, mengenai hukum acara dan teknisnya.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>* * * * *</strong></span></p>
<p>Ketua Decrim IKA FH Undip yang juga Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Dr Ira Alia Maerani SH MH menjelaskan, KUHAP di masa depan perlu mengoptimalkan konsep dan proses keadilan restoratif, dan mekanisme alternatif penyelesaian perkara di luar persidangan (<em>afdoening buiten process</em>).</p>
<p>Secara filosofis, hal ini dilandasi nilai keadilan, keseimbangan dan permaafan, yang pada akhirnya bertujuan menekan kelebihan beban perkara (<em>overloaded criminal justice</em>).</p>
<p>Sebagai bentuk implementasi nilai sila pertama Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa, maka nilai keadilan mengadopsi dari Alquran surat <em>An Nisa</em> Ayat 135, nilai keseimbangan dari surat <em>Al Mulk</em> Ayat 3 dan <em>Al Qasas</em> Ayat 77. Sementara nilai permaafan berdasarkan Alquran surat <em>Al Imron</em> Ayat 159.</p>
<p>Pembicara pamungkas, Dr Ade Adhari SH MH selaku Direktur Eksekutif Decrim/Dosen Fakultas Hukum Universitas Tarumanegara mengingatkan, proses pembaharuan KUHAP harus dibangun atas konsepsi intelektual, yang memenuhi standar pendekatan kebijakan hukum pidana yang berbasis nilai, rasional dan bukti.</p>
<p>Selain itu, asas legalitas dalam Pasal 2 RKUHAP harus diperbaharui. Tidak hanya menegaskan undang-undang sebagai satu-satunya sumber hukum dalam peradilan pidana, melainkan meliputi Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Putusan Mahkamah Konstitusi yang relevan, KUHAP, undang-undang lain yang relevan, dan prinsip atau norma hukum internasional, dan perjanjian internasional yang diakui secara umum.</p>
<p>&#8212; <strong>Dr Hj Ira Alia Maerani SH MH</strong>; <em>Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (Unissula)/Ketua Diponegoro Center for Criminal Law (Decrim) Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Ika FH Undip)</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/30/decrim-mengusung-penguatan-keadilan-restoratif-dan-hak-asasi-manusia-dalam-rkuhap">Decrim Mengusung Penguatan Keadilan Restoratif dan Hak Asasi Manusia dalam RKUHAP</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bendahara IKA USM: Gen-Z Cenderung Self Diagnosis</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/03/19/bendahara-ika-usm-gen-z-cenderung-self-diagnosis</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Mar 2025 01:40:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[and The Law]]></category>
		<category><![CDATA[Center for Mental Health]]></category>
		<category><![CDATA[Gen Z]]></category>
		<category><![CDATA[Ikatan Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Training dan Psikologi]]></category>
		<category><![CDATA[Psychology]]></category>
		<category><![CDATA[Radio USM Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[Self Diagnosis]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Talkshow USM Update]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=466080</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Lembaga Training dan Psikologi Center for Mental Health, Psychology, and The Law (CMHPL) Semarang, yang juga Bendahara Ikatan Alumni (Ika) Universitas Semarang (USM), Nurmalitasari SPsi MPsi Psikolog mengungkapkan, Gen-Z memiliki kecenderungan Self Diagnosis. Hal ini disampaikannya, saat menjadi narasumber dalam Talkshow USM Update, yang mengusung tema &#8216;Fenomena Self Diagnose pada Gen-Z&#8217;, di Studio [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/19/bendahara-ika-usm-gen-z-cenderung-self-diagnosis">Bendahara IKA USM: Gen-Z Cenderung Self Diagnosis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Lembaga Training dan Psikologi Center for Mental Health, Psychology, and The Law (CMHPL) Semarang, yang juga Bendahara Ikatan Alumni (Ika) Universitas Semarang (USM), Nurmalitasari SPsi MPsi Psikolog mengungkapkan, Gen-Z memiliki kecenderungan Self Diagnosis.</p>
<p>Hal ini disampaikannya, saat menjadi narasumber dalam Talkshow USM Update, yang mengusung tema &#8216;Fenomena Self Diagnose pada Gen-Z&#8217;, di Studio Radio USM Jaya, Gedung N Kampus USM, Senin (17/3/2025).</p>
<p>&#8221;Self Diagnosis adalah kecenderungan Gen-Z untuk mendiagnosa dirinya sendiri, tanpa berkonsultasi atau melibatkan pakar profesional kesehatan mental, seperti psikolog ataupun psikiater. Jadi kebanyakan mereka yang self diagnosis itu berdasarkan ilmu &#8216;Cocoklogi&#8217;,&#8221; kata Ria, sapaan akrabnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/03/18/prodi-magister-hukum-usm-siapkan-lulusan-berintegritas">Prodi Magister Hukum USM Siapkan Lulusan Berintegritas</a></strong></p>
<p>Menurutnya, berbagai faktor dapat memengaruhi Gen-Z melakukan self diagnosis, yaitu Gen-Z merupakan generasi pertama yang tumbuh dengan perkembangan internet yang pesat. Dimana perkembangan informasi sangat mudah didapatkan, dibandingkan pada generasi-generasi sebelumnya.</p>
<p>Konten media sosial turut memengaruhi seseorang melakukan Self Diagnosis. Konten bermuatan kesehatan mental, menjadi konten yang dapat menarik Gen-Z. Pasalnya, saat ini Gen-Z telah sadar akan pentingnya menjaga kesehatan mental.</p>
<p>&#8221;Saya pernah menangani seseorang yang datang untuk konsultasi, tapi dia sudah bawa diagnosisnya sendiri, berdasarkan dari yang dia cari. Bahkan dia sudah mengumpulkan informasi soal sekolah mana saja yang cocok untuk dia,&#8221; ucapnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/03/17/lulusan-terbaik-magister-hukum-usm-lanjut-ke-s3-pdih-unissula">Lulusan Terbaik Magister Hukum USM Lanjut ke S3 PDIH Unissula</a></strong></p>
<p>Ditambahkan dia, kecenderungan melakukan self diagnosis dapat berdampak pada kemungkinan munculnya kesalahan diagnosis, menimbulkan kekhawatiran dan kebingungan pada diri sendiri, hingga overthinking.</p>
<p>&#8221;Biasanya mereka akan khawatir, karena akses informasinya belum banyak. Mereka juga mungkin kurang paham, tentang mana informasi yang relevan dan dapat dipercaya, mana yang tidak,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Oleh karena itu, Ria menyarankan untuk mendatangi seorang profesional atau pakar, agar mendapatkan hasil diagnosis yang lebih relevan dan terpercaya. Kalau untuk menjawab rasa kepo saja tidak masalah, tapi jangan sampai info yang didapatkan menjadi acuan untuk mendiagnosis diri sendiri.</p>
<p>&#8221;Bisa jadi orang menjadi lebih overthinking, ketika melakukan self diagnosis, dibandingkan sebelum melakukannya. Lebih baik segera konsultasi ke profesional, agar tidak menerka-nerka dan bingung sendiri,&#8221; tegasnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/03/19/bendahara-ika-usm-gen-z-cenderung-self-diagnosis">Bendahara IKA USM: Gen-Z Cenderung Self Diagnosis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alumni USM Minta Gen Z Hindari FOMO</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/02/07/alumni-usm-minta-gen-z-hindari-fomo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Feb 2025 08:51:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Burnout]]></category>
		<category><![CDATA[Digitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Fear Of Missing Out]]></category>
		<category><![CDATA[FOMO]]></category>
		<category><![CDATA[Gen Z]]></category>
		<category><![CDATA[Ikatan Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[profesi]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Talkshow]]></category>
		<category><![CDATA[Trend]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=460023</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Ikatan Alumni Universitas Semarang (Ika USM), meminta agar Gen Z menghindari tindakan FOMO (Fear Of Missing Out), atau ikut-ikutan mengambil profesi yang tengah trend, jika tidak ingin burnout di tempat kerja. Hal itu seperti yang disampaikan Ketua Harian Ika USM, Muhammad Arif Surana SH SPsi MM, dan Bendahara Ika USM, Nurmalitasari MPsi Psikolog, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/07/alumni-usm-minta-gen-z-hindari-fomo">Alumni USM Minta Gen Z Hindari FOMO</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Ikatan Alumni Universitas Semarang (Ika USM), meminta agar Gen Z menghindari tindakan FOMO (<em>Fear Of Missing Out</em>), atau ikut-ikutan mengambil profesi yang tengah trend, jika tidak ingin burnout di tempat kerja.</p>
<p>Hal itu seperti yang disampaikan Ketua Harian Ika USM, Muhammad Arif Surana SH SPsi MM, dan Bendahara Ika USM, Nurmalitasari MPsi Psikolog, saat menjadi narasumber dalam Talkshow USM Update, di Studio Radio USM Jaya, Gedung N USM, Senin (3/2/2025).</p>
<p>Talkshow yang dipandu penyiar Radio USM Jaya, Elsa Safira itu, mengangkat tema &#8216;Explore Bakat &amp; Minat Gen-Z dalam Dunia Kerja&#8217;. Muhammad Arif Surana atau yang akrab disapa Erik ini menambahkan, Gen Z merupakan generasi yang pandai dalam bidang digitalisasi, dibandingkan dengan generasi lainnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/02/07/usm-tak-hanya-cetak-lulusan-unggul-tapi-juga-peduli-antarsesama">USM Tak Hanya Cetak Lulusan Unggul tapi Juga Peduli Antarsesama</a></strong></p>
<p>Gen Z juga memiliki keinginan terhadap dunia kerja yang sehat atau <em>work life balance</em>, dimana antara pekerjaan dan kesehatan mental, harus seimbang dan dijaga.</p>
<p>&#8221;Tapi yang jadi masalah adalah, mereka asal masuk di dunia kerja. Padahal mereka tidak mengetahui bakat dan minatnya dimana. Akhirnya, terjadilah yang namanya <em>burnout</em>. Jadi nanti di dalam pekerjaan ujung-ujungnya stres. Itu yang sering terjadi di lapangan. Mereka bekerja tidak sesuai passion,&#8221; katanya.</p>
<p>Erik mengungkapkan, banyak Gen Z yang FOMO atau ikut-ikutan memilih profesi yang sedang menjadi trend di lingkungan sekitar, meskipun tidak memiliki minat, bakat, dan <em>passion</em>.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/02/07/132-mahasiswa-fh-usm-jalani-magang-di-sejumlah-instansi">132 Mahasiswa FH USM Jalani Magang di Sejumlah Instansi</a></strong></p>
<p>&#8221;Kalau kita FOMO, gimana cara balik lagi. Kita lihat dan baca dulu terhadap diri kita sendiri. Ketika sudah terlanjur FOMO, coba kasih watu jeda satu atau tiga bulan, maksimal. Kalau tidak ada hasilnya padahal sudah bekerja keras, mending coba bidang yang lain, daripada dipaksakan, kita tidak bisa berkembang,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Dia menyampaikan, tidak masalah jika ingin mengembangkan minat lain, meskipun tengah menjalankan bakat yang ditekuni. Hal ini turut menjadi bagian dari mengembangkan diri. Ikuti dari apa yang benar-benar ada dalam diri kita. Itu yang harus di-explore, bukan dari yang ada di depan kita, karena itu adalah FOMO.</p>
<p>&#8221;Memang harus pelan-pelan mempelajarinya, tidak bisa instan. Bisa juga melakukan tes minat dan bakat di Lembaga Psikologi Center for Mental Health Psychological &amp; The Law,&#8221; tambahnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/02/04/tim-putri-usm-juara-ii-woman-futsal-championship-2025">Tim Putri USM Juara II Woman Futsal Championship 2025</a></strong></p>
<p>Sementara itu, Nurmalitasari menjelaskan, agar tidak burnout saat menjalankan sebuah profesi, Gen Z harus menemukan minat, bakat, dan passion-nya masing-masing. Dan untuk menemukan itu, butuh proses.</p>
<p>&#8221;Kita harus mengenal diri sendiri, kelebihan dan kekurangan kita. Harus mencoba dan konsisten. Kalau masih bingung, kita bisa bertanya ke orang-orang terdekat, potensi kita dimana. Kalau itu semua sudah dilakukan, tapi masih ada keraguan, jangan khawatir, teman-teman bisa tes bakat dan minat,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Menurutnya, <em>passion</em>, minat, dan bakat yang seimbang, dapat menentukan jalur karier di masa depan. Tak hanya itu, lingkungan juga sangat memengaruhi <em>feedback</em> yang diterima.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/02/07/usm-dan-pt-bisa-indonesia-perkasa-jalin-kerja-sama">USM dan PT Bisa Indonesia Perkasa Jalin Kerja Sama</a></strong></p>
<p>&#8221;Tapi teman-teman jangan terlalu terpaku. Yang paling tahu diri kalian adalah diri sendiri. Tapi ingat, kalian juga butuh <em>feedback</em> dari lingkungan sekitar. Kalau misalkan, kita bekerja sesuai dengan <em>passion</em>, tapi orang tua tidak menyetujui, saran saya, tetap konsisten. Buktikan, kita bisa berkarier dan berdiri di <em>passion</em> yang dipilih,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Nurmalitasari meminta, Gen Z agar tidak menyerah dalam menggali bakat dan potensi yang dimiliki, serta senantiasa <em>upgrade skill</em>. Tentu harus diimbangi juga dengan <em>attitude</em> yang bagus.</p>
<p>&#8221;Karena nantinya kita kalau mau terjun di dunia kerja, tidak mungkin kerja sendirian, pastinya kita berhubungan dengan banyak orang. Jadi attitude-nya harus bagus, <em>skill</em> juga tidak boleh kalah bagus,&#8221; tegasnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/02/07/alumni-usm-minta-gen-z-hindari-fomo">Alumni USM Minta Gen Z Hindari FOMO</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Job Fair 2024 Ikatan Alumni USM Diminati Pelamar Pekerjaan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/13/job-fair-2024-ikatan-alumni-usm-diminati-pelamar-pekerjaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Dec 2024 23:18:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Auditorium Prof Muladi]]></category>
		<category><![CDATA[Gedung Menara]]></category>
		<category><![CDATA[Ikatan Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[job fair]]></category>
		<category><![CDATA[manufaktur]]></category>
		<category><![CDATA[perbankan]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=451692</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Ikatan Alumni (Ika) Universitas Semarang (USM), menyelenggarakan Job Fair 2024, yang terbuka untuk para alumni USM dan umum, yang berlangsung di Auditorium Prof Muladi, Gedung Menara USM, Rabu-Kamis (11-12/12/2024). Kegiatan itu dibuka Ketua Harian Ika USM, Muhammad Arif Surana SH SPsi MM, bersama Ketua UCAC Dr Dedy Suwandi SH MH. Menurut Erik, panggilan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/13/job-fair-2024-ikatan-alumni-usm-diminati-pelamar-pekerjaan">Job Fair 2024 Ikatan Alumni USM Diminati Pelamar Pekerjaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Ikatan Alumni (Ika) Universitas Semarang (USM), menyelenggarakan Job Fair 2024, yang terbuka untuk para alumni USM dan umum, yang berlangsung di Auditorium Prof Muladi, Gedung Menara USM, Rabu-Kamis (11-12/12/2024).</p>
<p>Kegiatan itu dibuka Ketua Harian Ika USM, Muhammad Arif Surana SH SPsi MM, bersama Ketua UCAC Dr Dedy Suwandi SH MH. Menurut Erik, panggilan akrab Muhammad Arif Surana, Job Fair 2024 diikuti 34 perusahaan, yang bergerak di bidang manufaktur, jasa perbankan, dan lainnya.</p>
<p>&#8221;Job Fair ini menjadi kegiatan untuk mencari peluang atau pekerjaan yang tepat, guna membangun jatidiri dan berkarier dalam pekerjaan,&#8221; ucapnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/12/12/tim-pkm-usm-beri-pelatihan-pengaplikasian-autocad-2020">Tim PKM USM Beri Pelatihan Pengaplikasian Autocad 2020</a></strong></p>
<p>Pada hari pertama penyelenggaraan, para pelamar kerja terlihat antusias untuk melihat-lihat perusahaan, dan posisi yang dicari. Salah satu alumni Fakultas Teknik USM, Putri mengatakan tertarik dengan kegiatan Job Fair, yang diselenggarakan ini.</p>
<p>&#8221;Kegiatan ini positif, apalagi untuk saya yang tidak punya kenalan. Jadi dengan kegiatan ini, kita bisa bertemu lagi dengan sesama teman alumni juga, tambah relasi juga,&#8221; tuturnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/13/job-fair-2024-ikatan-alumni-usm-diminati-pelamar-pekerjaan">Job Fair 2024 Ikatan Alumni USM Diminati Pelamar Pekerjaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tips Membuat CV dan Teknik Interview yang Baik, Ini Caranya</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/11/tips-membuat-cv-dan-teknik-interview-yang-baik-ini-caranya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Dec 2024 00:08:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Auditorium Ir Widjatmoko]]></category>
		<category><![CDATA[Ikatan Alumni]]></category>
		<category><![CDATA[jobfair]]></category>
		<category><![CDATA[Studio Radio]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Talkshow]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Wawancara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=451349</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Universitas Semarang (USM) menyelenggarakan Jobfair, yang berlangsung di Auditorium Ir Widjatmoko, Rabu-Kamis (11-12/12/2024). Ketua Harian Ikatan Alumni (Ika) USM, Muhammad Arif Surana SH SPsi MM, membagikan tips-tips pembuatan CV yang baik, dan teknik wawancara untuk persiapan jobfair. Dalam dalam Talkshow USM Update, di Studio Radio USM Jaya, Gedung N USM, Senin (9/12/2024), Arif [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/11/tips-membuat-cv-dan-teknik-interview-yang-baik-ini-caranya">Tips Membuat CV dan Teknik Interview yang Baik, Ini Caranya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Universitas Semarang (USM) menyelenggarakan Jobfair, yang berlangsung di Auditorium Ir Widjatmoko, Rabu-Kamis (11-12/12/2024). Ketua Harian Ikatan Alumni (Ika) USM, Muhammad Arif Surana SH SPsi MM, membagikan tips-tips pembuatan CV yang baik, dan teknik wawancara untuk persiapan jobfair.</p>
<p>Dalam dalam Talkshow USM Update, di Studio Radio USM Jaya, Gedung N USM, Senin (9/12/2024), Arif mengatakan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat CV, agar perusahaan tertarik membaca.</p>
<p>Di antaranya, dari segi bahasa atau tata bahasa singkat, padat, namun menjelaskan diri pelamar. Selain itu juga, gunakan warna yang tidak berlebihan, namun juga tidak yang biasa-biasa saja.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/12/11/tim-pkm-usm-beri-pelatihan-peningkatan-penjualan-dan-promosi-berbasis-digital">Tim PKM USM Beri Pelatihan Peningkatan Penjualan dan Promosi Berbasis Digital</a></strong></p>
<p>&#8221;Pemahaman terhadap diri kita itu dicerminkan dalam satu lembar saja. Yang ketiga, isi kontennya. Jangan terlalu banyak yang semuanya diisi terlalu detail, karena kita tidak butuh itu. Ambil intinya saja. Misal pekerjaan, projek, achievement yang pernah didapatkan, tugas dan tanggung jawab selama kamu bekerja. Untuk detailnya nanti bisa ketika interview,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Sementara itu, bagi fresh graduate meskipun belum memiliki pengalaman bekerja, CV dapat diisi dengan projek yang pernah dikerjakan semasa kuliah, baik yang cakupannya kelompok, individu, maupun pernah melakukan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Lalu keaktifan dalam mengikuti organisasi, serta kemampuan diri dapat dicantumkan.</p>
<p>Adapun beberapa hal yang perlu dipersiapkan matang-matang ketika interview, mulai dari wajib membawa pulpen dan pensil, meskipun perusahaan tidak meminta. Memakai pakaian formal atau semi formal asalkan rapi dan sopan, serta menyiapkan pengetahuan tentang pertanyaan yang kira-kira akan ditanyakan pemberi kerja.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/12/10/tim-pkm-usm-beri-pelatihan-teknologi-internet-of-things-di-sma-sint-louis">Tim PKM USM Beri Pelatihan Teknologi ‘Internet of Things’ di SMA Sint Louis</a></strong></p>
<p>Dia juga membeberkan sejumlah pertanyaan, yang biasanya diajukan pemberi kerja saat interview. Di antaranya, tujuan melamar, strategi yang dilakukan untuk suatu perusahaan, hingga yang diinginkan pelamar terhadap perusahaan itu, seperti jumlah gaji yang diinginkan pelamar.</p>
<p>&#8221;Ada satu situasi yang mungkin terjadi, seperti posisi yang diincar sudah penuh, dan ditawari untuk ke departemen lain. Disini kita harus menunjukkan, kalau kita punya harga tawar, meskipun di dalam hati kita mau-mau saja. Tips juga kalau ditanya mau gaji berapa, jangan dijawab UMR, tapi langsung sebutkan angka saja,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dia menegaskan, bagi para pelamar yang ingin mengikuti jobfair, khususnya di USM, untuk menyiapkan segala sesuatunya dengan matang, terutama terkait dengan posisi dan perusahaan yang ingin dilamar. Jangan sampai ketika sampai di tempat menjadi bingung, yang berujung tidak jadi mendaftar, sehingga membuang kesempatan.</p>
<p>&#8221;Jangan lupa, ini merupakan kesempatan yang menarik baik bagi fresh graduate, atau yang belum bekerja, atau yang mau cari peluang yang baru, bisa datang ke jobfair di USM tanggal 11-12. Persiapkan dengan betul-betul, jangan setengah-setengah. Kalau sudah diniati, apapun yang terjadi itu harus full hard 100 persen,&#8221; tegasnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/11/tips-membuat-cv-dan-teknik-interview-yang-baik-ini-caranya">Tips Membuat CV dan Teknik Interview yang Baik, Ini Caranya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>