<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>idul adha Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/idul-adha/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 28 May 2026 06:06:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>idul adha Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Idul Adha, Polda Jateng Bagikan 2.856 Paket Daging Kurban kepada Masyarakat</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/05/28/idul-adha-polda-jateng-bagikan-2-856-paket-daging-kurban-kepada-masyarakat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2026 06:06:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Bagikan Daging Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[idul adha]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[polda jateng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=561790</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Momen Idul Adha, Polda Jateng melaksanakan penyembelihan hewan kurban yang berlangsung di Mako Satbrimob Polda Jateng pada Rabu (27/5/2026). Sebelumnya Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo secara simbolis menyerahkan hewan kurban kepada panitia kurban. Dalam Idul Adha tahun 2026 ini, di tingkat Mapolda terkumpul 59 ekor sapi/kerbau, dan tingkat Satwil jajaran [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/28/idul-adha-polda-jateng-bagikan-2-856-paket-daging-kurban-kepada-masyarakat">Idul Adha, Polda Jateng Bagikan 2.856 Paket Daging Kurban kepada Masyarakat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Momen Idul Adha, Polda Jateng melaksanakan penyembelihan hewan kurban yang berlangsung di Mako Satbrimob Polda Jateng pada Rabu (27/5/2026).</p>
<p>Sebelumnya Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo secara simbolis menyerahkan hewan kurban kepada panitia kurban.</p>
<p>Dalam Idul Adha tahun 2026 ini, di tingkat Mapolda terkumpul 59 ekor sapi/kerbau, dan tingkat Satwil jajaran sebanyak 162 ekor, total ada 221 ekor. Sedangkan untuk hewan kurban kambing tingkat Mapolda terkumpul 10 ekor dan tingkat satwil jajaran terkumpul 344 ekor, total 354 ekor.</p>
<p>Dalam proses penyembelihan dimulai sejak pukul 09.00 WIB dengan melibatkan 15 tenaga ahli penyembelihan dari Mranggen, Kabupaten Demak, bersama puluhan personel Satbrimob Polda Jateng.</p>
<p>Di lokasi kegiatan, para personel Brimob terlihat aktif membantu proses pemotongan, penimbangan hingga pengemasan daging kurban.</p>
<p>Sebanyak 2.856 paket daging kurban dijadwalkan didistribusikan kepada masyarakat sekitar, pondok pesantren, yayasan, panti asuhan, serta kaum dhuafa.</p>
<p>Distribusi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat dalam merayakan Hari Raya Idul Adha. Hal ini menjadi wujud kepedulian sosial Polda Jateng kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan kebersamaan dengan warga.</p>
<p>Dalam keterangannya, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Artanto menyampaikan, momentum Idul Adha menjadi pengingat pentingnya nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.</p>
<p>“Melalui kegiatan kurban ini, Polda Jateng ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekaligus memperkuat semangat kepedulian sosial dan kebersamaan. Semangat berbagi dan gotong royong inilah yang terus kami dorong dalam pengabdian Polri kepada masyarakat,” ujar Artanto.</p>
<p>Ia menambahkan, menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli mendatang, Polda Jateng juga akan menggelar berbagai kegiatan sosial di tengah masyarakat sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat.</p>
<p>“Polri selain hadir dalam menjaga kamtibmas, juga hadir untuk berbagi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui berbagai kegiatan sosial yang akan dilaksanakan menjelang Hari Bhayangkara, kami berharap hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat semakin kuat,” pungkasnya.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/28/idul-adha-polda-jateng-bagikan-2-856-paket-daging-kurban-kepada-masyarakat">Idul Adha, Polda Jateng Bagikan 2.856 Paket Daging Kurban kepada Masyarakat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korban atau Berkurban? Semangat Idul Adha dan Kesadaran Keamanan Siber di Indonesia</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/05/27/korban-atau-berkurban-semangat-idul-adha-dan-kesadaran-keamanan-siber-di-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 May 2026 12:15:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BSSN]]></category>
		<category><![CDATA[elektronik]]></category>
		<category><![CDATA[idul adha]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan Data Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Siber]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Uu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=561738</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Doktor Pratama Persadha IDUL ADHA 1447 Hijriah, mengajarkan satu nilai fundamental yang universal: pengorbanan secara sadar dan ikhlas. Seekor hewan kurban disembelih bukan karena paksaan, melainkan karena keyakinan dan keikhlasan hati. Nilai ini menarik, jika kita tarik ke dalam realitas keamanan siber di Indonesia. Pertanyaannya, ketika data pribadi kita bocor, ketika rekening kita dikuras [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/27/korban-atau-berkurban-semangat-idul-adha-dan-kesadaran-keamanan-siber-di-indonesia">Korban atau Berkurban? Semangat Idul Adha dan Kesadaran Keamanan Siber di Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Oleh: Doktor Pratama Persadha</strong></span></p>
<p><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-561739 alignleft" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-27-at-12.13.48.jpg" alt="" width="150" height="203" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-27-at-12.13.48.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-27-at-12.13.48-111x150.jpg 111w" sizes="(max-width: 150px) 100vw, 150px" />IDUL ADHA</strong> 1447 Hijriah, mengajarkan satu nilai fundamental yang universal: pengorbanan secara sadar dan ikhlas.</p>
<p>Seekor hewan kurban disembelih bukan karena paksaan, melainkan karena keyakinan dan keikhlasan hati. Nilai ini menarik, jika kita tarik ke dalam realitas keamanan siber di Indonesia.</p>
<p>Pertanyaannya, ketika data pribadi kita bocor, ketika rekening kita dikuras melalui social engineering, atau ketika identitas digital kita dipakai untuk judi online tanpa sepengetahuan kita, apakah itu pengorbanan yang sadar? Atau kita sedang menjadi korban?</p>
<p>Dalam catatan Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC menyebutkan, sepanjang tahun 2025 hingga pertengahan 2026, Indonesia terus diguncang berbagai insiden kebocoran data.</p>
<p>Data 240 juta jiwa penduduk Indonesia dikabarkan diperjualbelikan di dark web. Berbagai platform e-commerce, lembaga keuangan, dan layanan publik mengalami insiden kebocoran yang merugikan masyarakat.</p>
<p>Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat 5,2 miliar anomali trafik hingga akhir 2025, dengan sektor keuangan menjadi yang paling rentan. Di sisi lain, modus penipuan digital terus berevolusi, dari phishing klasik hingga deepfake berbasis kecerdasan buatan (AI), yang hampir tidak bisa dibedakan dari komunikasi asli.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>* * * * *</strong></span></p>
<p>Dalam konteks inilah, semangat Idul Adha menjadi relevan. Masyarakat harus bisa membedakan antara menjadi korban dan berkurban. Menjadi korban berarti kehilangan data atau uang tanpa sadar dan tanpa izin. Seseorang yang data pribadinya bocor karena kelalaian penyedia layanan, adalah korban.</p>
<p>Sementara itu, berkurban dalam konteks keamanan siber berarti secara sadar mengorbankan sedikit kenyamanan demi keamanan yang lebih besar.</p>
<p>Memasang autentikasi dua faktor memang merepotkan. Mengganti password secara berkala memang tidak praktis. Memverifikasi setiap pesan WhatsApp yang mengatasnamakan bank atau lembaga resmi, memang memakan waktu. Akan tetapi, itu merupakan pengorbanan kecil yang justru melindungi aset digital kita.</p>
<p>Budaya digital Indonesia masih sangat lemah dalam hal kesadaran ini. Banyak anggota masyarakat yang masih tergiur dengan tawaran hadiah palsu, tautan mencurigakan, atau aplikasi yang meminta izin akses berlebihan.</p>
<p>Pola ini mirip dengan hewan yang digiring ke tempat pemotongan tanpa sadar, akan apa yang terjadi. Bedanya, dalam Idul Adha hewan kurban dipilih secara sadar oleh yang berkurban. Dalam dunia digital, rakyat sering menjadi pihak yang tidak pernah diajak berunding ketika data mereka diperdagangkan atau identitas mereka dipalsukan.</p>
<p>Kesadaran ini harus dibangun dari hulu. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan BSSN, perlu terus menggencarkan literasi keamanan siber yang membumi, bukan sekadar seminar dan buku saku yang tidak pernah dibaca.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>* * * * *</strong></span></p>
<p>Di sinilah masyarakat perlu diedukasi dengan bahasa yang sederhana dan relevan, termasuk melalui momen-momen budaya seperti Idul Adha. Analogi kurban bisa menjadi pintu masuk yang efektif untuk menjelaskan bahwa, setiap pengorbanan kecil dalam menjaga keamanan digital adalah ibadah dalam konteks melindungi diri dan keluarga dari kejahatan siber.</p>
<p>Di sisi lain, negara juga harus menunjukkan pengorbanan yang nyata. Pembentukan Badan Pelindungan Data Pribadi yang diamanatkan UU PDP, harus segera direalisasikan. Peraturan Pemerintah sebagai turunan UU PDP harus segera diterbitkan. RUU Keamanan dan Ketahanan Siber yang sudah masuk Prolegnas harus dipercepat pembahasannya.</p>
<p>Tanpa pengorbanan struktural dan anggaran dari negara, masyarakat hanya akan terus menjadi korban, bukan pihak yang berkurban secara sadar.</p>
<p>Idul Adha mengajarkan, pengorbanan yang paling bernilai adalah melakukannya dengan kesadaran penuh dan keikhlasan hati.</p>
<p>Pada era digital, pengorbanan itu bisa dimulai dari hal sederhana: memikirkan ulang sebelum mengklik tautan, meluangkan waktu untuk memverifikasi informasi, dan menyadari bahwa data pribadi adalah amanah yang harus dijaga.</p>
<p>Mari kita jadikan Idul Adha sebagai momentum untuk berubah, dari sekadar korban menjadi pihak yang berkurban secara sadar, demi keamanan siber Indonesia yang lebih baik.</p>
<p><strong>&#8212; Doktor Pratama Persadha</strong>, <em>Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC</em> <strong>&#8212;</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/27/korban-atau-berkurban-semangat-idul-adha-dan-kesadaran-keamanan-siber-di-indonesia">Korban atau Berkurban? Semangat Idul Adha dan Kesadaran Keamanan Siber di Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Presiden Prabowo Titip Kurban di MAJT, Panitia Pastikan Tepat Sasaran</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/05/25/presiden-prabowo-titip-kurban-di-majt-panitia-pastikan-tepat-sasaran</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2026 04:50:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Amanah]]></category>
		<category><![CDATA[apresiasi]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Hijriah]]></category>
		<category><![CDATA[idul adha]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[masjid agung jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden RI]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=561412</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Jelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang, kembali menjadi pusat pelaksanaan ibadah kurban berskala Nasional di Kota Semarang. Tahun ini, MAJT menerima amanah sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan bobot mencapai satu ton. Ketua Panitia Idul Adha 1447 H MAJT, Prof Dr KH [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/25/presiden-prabowo-titip-kurban-di-majt-panitia-pastikan-tepat-sasaran">Presiden Prabowo Titip Kurban di MAJT, Panitia Pastikan Tepat Sasaran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Jelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang, kembali menjadi pusat pelaksanaan ibadah kurban berskala Nasional di Kota Semarang.</p>
<p>Tahun ini, MAJT menerima amanah sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan bobot mencapai satu ton.</p>
<p>Ketua Panitia Idul Adha 1447 H MAJT, Prof Dr KH Tholkatul Khoir, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Presiden Prabowo kepada MAJT, untuk melaksanakan penyembelihan hewan kurban itu.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/05/25/berlatih-dayung-di-sungai-laes-tenggelam-lalu-hilang">Berlatih Dayung di Sungai Laes, Tenggelam Lalu Hilang</a></strong></p>
<p>Menurutnya, proses penyembelihan hingga distribusi daging kurban akan dilakukan secara syar’i, profesional, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan, di wilayah Kota Semarang dan sekitarnya.</p>
<p>&#8221;Dengan prinsip Kurban Syar’i Tepat Berbagi, kami berkomitmen memastikan seluruh proses berjalan sesuai syariat Islam, dan daging kurban benar-benar sampai pada masyarakat yang berhak menerima,&#8221; kata Prof Tholkatul, dalam keterangannya di Semarang, Sabtu (23/5/2026).</p>
<p>Hingga saat ini, panitia MAJT telah menerima amanah sebanyak 12 ekor sapi, dan 18 ekor kambing, untuk disembelih pada momentum Idul Adha tahun ini.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/05/25/biksu-thu-dong-singgah-di-masjid-al-falah-genuk-saksi-indahnya-toleransi">Biksu Thu Dong Singgah di Masjid Al Falah Genuk, Saksi Indahnya Toleransi</a></strong></p>
<p>Selain sapi kurban dari Presiden Prabowo, sejumlah hewan kurban juga berasal dari berbagai tokoh, lembaga, perguruan tinggi, hingga perusahaan.</p>
<p>Di antaranya dari Wali Kota Semarang, Wakil Wali Kota Semarang, Universitas Dian Nuswantoro, Universitas Wahid Hasyim, Yayasan Nadzir Wakaf Bandha Masjid Agung Semarang, Luwak White Koffie, Djarum Group, BPN Jawa Tengah, BCA Syariah KC Pierre Tendean, Rumah Zakat, dan Bank Jateng Syariah.</p>
<p>Sementara itu, hewan kurban kambing berasal dari sejumlah tokoh masyarakat dan institusi, seperti Drs H Harsono MBA, Dr KH Ahmad Darodji MSi, Wakil Ketua DPRD Jateng H Sarif, Ir H Suparno, Ir H Choirul Ikhsan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/05/25/muhyat-resmi-jabat-ketua-stmik-pgri-arungbinang-kebumen">Muhyat Resmi Jabat Ketua STMIK PGRI Arungbinang Kebumen</a></strong></p>
<p>Ada pula kurban dari Rektor Universitas Diponegoro, Ibnu Murtaja, PT Prima Mitra Laksana, DPW PPP Jateng, Bank Syariah Nasional (BSN), BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jateng-DIY, serta Baznas Jateng.</p>
<p>Panitia juga masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin menyalurkan kurban melalui MAJT. Terdapat dua metode yang disediakan, yakni titip beli hewan kurban dan titip hewan kurban.</p>
<p>Untuk program titip beli, panitia menyediakan sapi berbobot sekitar 300 kilogram seharga Rp 25 juta, dan kambing berbobot sekitar 35 kilogram seharga Rp 4 juta. Biaya itu sudah termasuk perawatan, penyembelihan, hingga distribusi daging kurban.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/05/25/356-personel-polres-kebumen-amankan-kunjungan-presiden">356 Personel Polres Kebumen Amankan Kunjungan Presiden</a></strong></p>
<p>Sedangkan bagi masyarakat yang membawa hewan kurban sendiri, panitia mengenakan biaya operasional sebesar Rp 200 ribu untuk kambing atau domba, dan Rp 1 juta untuk sapi atau kerbau.</p>
<p>Panitia memastikan, seluruh rangkaian ibadah kurban di MAJT dilaksanakan secara profesional, transparan, serta memenuhi standar kesejahteraan hewan dan syariat Islam. Distribusi daging pun, diprioritaskan bagi masyarakat sekitar dan umat Muslim yang membutuhkan.</p>
<p>Selain pelaksanaan kurban, MAJT juga akan menggelar Shalat Idul Adha 1447 H, pada Rabu (27/5/2026), mulai pukul 06.30 WIB.</p>
<p>Shalat Idul Adha akan menghadirkan khatib Prof Dr KH Noor Achmad MA, dengan imam KH Zaenuri Ahmad AH, yang dikenal sebagai qari internasional.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/25/presiden-prabowo-titip-kurban-di-majt-panitia-pastikan-tepat-sasaran">Presiden Prabowo Titip Kurban di MAJT, Panitia Pastikan Tepat Sasaran</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penentuan Awal Ramadan, Idul Fitri dan Idul Adha 2026 Berpotensi Berbeda</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/03/penentuan-awal-ramadan-idul-fitri-dan-idul-adha-2026-berpotensi-berbeda</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Oct 2025 08:40:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Digitalisasi Ilmu Falak]]></category>
		<category><![CDATA[idul adha]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Lembaga Falak]]></category>
		<category><![CDATA[Pengurus Besar Nahdlatul Ulama]]></category>
		<category><![CDATA[ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[Sekretaris]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[WhatsApp Bot]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=499523</guid>

					<description><![CDATA[<p>BREBES (SUARABARU.ID)&#8211; Wakil Sekretaris Lembaga Falak Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kiai Ma&#8217;rufin Sudibyo mengatakan, penentuan awal Ramadan, Idul Fitri dan Idul Adha 2026, kemungkinan akan terjadi perbedaan. Hal itu seperti yang disampaikan dia, dalam upacara pembukaan Pelatihan Digitalisasi Ilmu Falak Berbasis WhatsApp Bot, di Pondok Pesantren Al-Hikmah2, Benda, Sirampog, Kabupaten Brebes, Minggu (28/9/2025). Kiai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/03/penentuan-awal-ramadan-idul-fitri-dan-idul-adha-2026-berpotensi-berbeda">Penentuan Awal Ramadan, Idul Fitri dan Idul Adha 2026 Berpotensi Berbeda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Wakil Sekretaris Lembaga Falak Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kiai Ma&#8217;rufin Sudibyo mengatakan, penentuan awal Ramadan, Idul Fitri dan Idul Adha 2026, kemungkinan akan terjadi perbedaan.</p>
<p>Hal itu seperti yang disampaikan dia, dalam upacara pembukaan Pelatihan Digitalisasi Ilmu Falak Berbasis WhatsApp Bot, di Pondok Pesantren Al-Hikmah2, Benda, Sirampog, Kabupaten Brebes, Minggu (28/9/2025).</p>
<p>Kiai Ma&#8217;rufin Sudibyo pun, mengajak semua umat Islam menyikapi perbedaan itu secara bijak. &#8221;Perbedaan merupakan rahmat. Namun perlu penjelasan, agar masyarakat khususnya warga NU, dapat menyikapinya dengan bijak,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/03/menggelar-pelatihan-public-speaking-dan-peningkatan-pelayanan-publik">Menggelar Pelatihan Public Speaking dan Peningkatan Pelayanan Publik</a></strong></p>
<p>Diungkapkan juga olehnya, saat ini terjadi kelangkaan seorang ahli falak. &#8221;Faktanya, ahli falak adalah spesies langka di NU. Dengan jumlah kurang dari 1.000 orang Ahli Falak, dari total 140 juta warga Nahdliyin,&#8221; katanya.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Pengasuh Pondok Pesantren Al Hikmah 2 Benda, Sirampog, Brebes, KH Solahuddin Masruri menjelaskan, kegiatan yang diselenggarakan PWNU Jateng dan PCNU Kabupaten Brebes itu, diikuti 150 peserta dari berbagai ponpes dan ahli falak se-Jateng.</p>
<p>Menurut Gus Sholah, kaderisasi ahli falak dari kalangan santri sangat penting. &#8221;Untuk menjaga tradisi yang sangat langka ini, saya berpesan agar tradisi keilmuan seperti ilmu falak, faraid (ilmu waris), dan arudh (ilmu sastra Arab) yang mulai langka, terus dijaga di pesantren,&#8221; harap dia.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/03/himmatisi-universitas-semarang-sukses-gelar-inspirati">Himmatisi Universitas Semarang Sukses Gelar InspiraTI</a></strong></p>
<p>Sedangkan Ketua Umum Asosiasi Astronomi Islam Asia Tenggara, Prof Dr KH Ahmad Izuddin MAg menambahkan, sains atau ilmu pengetahuan itu juga untuk ibadah. Sains dan teknologi harus berfungsi untuk menyempurnakan ibadah, bukan untuk dirusak.</p>
<p>&#8221;Sebenarnya konsep Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), bertentangan dengan esensi ibadah. Karena mengabaikan dimensi ruang dan waktu yang nyata,&#8221; ungkap Izzuddin.</p>
<p>Dia kemudian mendorong pesantren, untuk terus menjadi pusat kaderisasi dan pengembangan ilmu falak. Guru Besar Ilmu Falak pertama di Indonesia itu, kemudian menceritakan sejarah panjang berdirinya Program Studi Ilmu Falak, di UIN Walisongo, Semarang, yang diinisiasi para kiai NU Jateng.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/10/03/para-inovator-nasional-akan-kembali-berkumpul-di-uksw-dalam-gelar-inovasi-harmoni-nusantara-2025">Para Inovator Nasional Akan Kembali Berkumpul di UKSW dalam Gelar Inovasi Harmoni Nusantara 2025</a></strong></p>
<p>Dia menyebut, Ponpes Al-Hikmah 2 sebagai pelopor dalam penggunaan alat falak modern. Sejarah berdirinya Prodi Ilmu Falak di UIN Walisongo Semarang pun, tidak lepas dari peran sentral KH Masruri Abdul Mugni, dari Ponpes Al-Hikmah 2, dan serangkaian peristiwa penting yang menjadi pemicunya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Lembaga Falakiyah PWNU Jateng, Dr KH Muhammad Basthoni MH menjelaskan, tujuan pelatihan ini sebagai upaya menghidupkan kembali gairah ilmu falak di &#8220;kandang&#8221;-nya, yaitu pondok pesantren.</p>
<p>Sedangkan alasan pemilihan tema Artificial Intelligence (AI) dan WhatsApp bot, karena generasi sekarang lebih sering mencari informasi keislaman melalui AI, daripada kitab atau buku.</p>
<p>&#8221;AI saat ini belum sempurna dan perlu &#8220;diajari&#8221; para pakar, agar bisa memberikan jawaban yang spesifik dan akurat, sesuai kaidah,&#8221; tutur dia.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/03/penentuan-awal-ramadan-idul-fitri-dan-idul-adha-2026-berpotensi-berbeda">Penentuan Awal Ramadan, Idul Fitri dan Idul Adha 2026 Berpotensi Berbeda</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Teladani Ajaran Sunan Kudus, Universitas Muria Kudus Pilih Sembelih Kurban Kerbau</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/09/teladani-ajaran-sunan-kudus-universitas-muria-kudus-pilih-sembelih-kurban-kerbau</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2025 11:44:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[idul adha]]></category>
		<category><![CDATA[kerbau]]></category>
		<category><![CDATA[Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[sunan kudus]]></category>
		<category><![CDATA[universitas muria kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=478391</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1446 H, Universitas Muria Kudus (UMK) menggelar penyembelihan hewan kurban pada Senin, 13 Dzulhijjah 1446 H atau 9 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus komitmen UMK dalam menumbuhkan semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama. Tahun ini, UMK menyembelih 4 ekor kerbau dan 9 [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/09/teladani-ajaran-sunan-kudus-universitas-muria-kudus-pilih-sembelih-kurban-kerbau">Teladani Ajaran Sunan Kudus, Universitas Muria Kudus Pilih Sembelih Kurban Kerbau</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1446 H, Universitas Muria Kudus (UMK) menggelar penyembelihan hewan kurban pada Senin, 13 Dzulhijjah 1446 H atau 9 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus komitmen UMK dalam menumbuhkan semangat kebersamaan dan toleransi antarumat beragama.</p>
<p>Tahun ini, UMK menyembelih 4 ekor kerbau dan 9 ekor kambing yang kemudian dibagikan kepada masyarakat di sekitar kampus. Proses penyembelihan berlangsung di Lapangan Basket UMK, dengan partisipasi aktif dari sivitas akademika dan masyarakat sekitar.</p>
<h5><strong>Menghidupkan Nilai Toleransi Warisan Sunan Kudus</strong></h5>
<p>Rektor UMK, Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si., menjelaskan bahwa dalam tradisi kurban UMK, tidak ada sapi yang disembelih. Hal ini merupakan penghormatan terhadap ajaran Sunan Kudus, salah satu Wali Songo, yang mengajarkan toleransi terhadap pemeluk agama Hindu yang menganggap sapi sebagai hewan suci.</p>
<p>“Dengan memilih kerbau sebagai hewan kurban, kami ingin melestarikan nilai-nilai toleransi yang telah diwariskan sejak ratusan tahun lalu. Ini adalah bentuk nyata dari semangat keberagaman yang harus terus dijaga,” ujar Prof. Darsono.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa ibadah kurban bukan semata tentang membagikan daging, tetapi juga menyebarkan nilai-nilai kebaikan, toleransi, dan harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.</p>
<h5><strong>Kurban Sebagai Sarana Edukasi dan Pengabdian Sosial</strong></h5>
<p>Ketua Panitia Kurban UMK 1446 H, Dr. Khamdun, S.Pd., M.Pd., turut menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai spiritual, sosial, dan budaya kepada generasi muda.</p>
<p>“Alhamdulillah, pelaksanaan kurban tahun ini berjalan tertib dan penuh semangat gotong royong. Kami ingin generasi muda belajar bahwa kurban bukan hanya ibadah ritual, tapi juga sarana edukasi dan pengabdian sosial,” jelasnya.</p>
<p>UMK berharap, kegiatan seperti ini dapat terus memperkuat rasa persatuan di tengah keberagaman dan menjadi inspirasi bagi lembaga lain dalam mengimplementasikan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/09/teladani-ajaran-sunan-kudus-universitas-muria-kudus-pilih-sembelih-kurban-kerbau">Teladani Ajaran Sunan Kudus, Universitas Muria Kudus Pilih Sembelih Kurban Kerbau</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8216;Green Qurban&#8217; Muhammadiyah Diapresiasi Penerima Manfaat</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/09/green-qurban-muhammadiyah-diapresiasi-penerima-manfaat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2025 11:07:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Bioreaktor Kapal Selam (BKS)]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Langse]]></category>
		<category><![CDATA[Green Qurban]]></category>
		<category><![CDATA[idul adha]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Pati]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Margorejo]]></category>
		<category><![CDATA[laboratorium]]></category>
		<category><![CDATA[Majelis Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Pimpinan Pusat Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=478381</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, menunjukkan keseriusannya dalam menggerakkan &#8216;Green Qurban&#8217;, pada peringatan Idul Adha 2025. MLH tak hanya sekadar wacana, tetapi langsung menerapkannya dalam praktik nyata di Pati, pada Sabtu (7/6/2025). Tepatnya di Laboratorium Bioreaktor Kapal Selam (BKS), Desa Langse, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/09/green-qurban-muhammadiyah-diapresiasi-penerima-manfaat">&#8216;Green Qurban&#8217; Muhammadiyah Diapresiasi Penerima Manfaat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Majelis Lingkungan Hidup (MLH) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, menunjukkan keseriusannya dalam menggerakkan &#8216;Green Qurban&#8217;, pada peringatan Idul Adha 2025.</p>
<p>MLH tak hanya sekadar wacana, tetapi langsung menerapkannya dalam praktik nyata di Pati, pada Sabtu (7/6/2025). Tepatnya di Laboratorium Bioreaktor Kapal Selam (BKS), Desa Langse, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati.</p>
<p>Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kampanye memeringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, yang jatuh pada Kamis (5/6/2025), dengan tema global &#8216;Ending Plastic Pollution&#8217;.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/06/09/mendikdasmen-apresiasi-capaian-pendidikan-jepara">Mendikdasmen  Apresiasi  Capaian Pendidikan  Jepara</a></strong></p>
<p>Gerakan ini diluncurkan sehari sebelumnya, atau pada Rabu (4/6/2025), dan langsung disosialisasikan pada publik melalui siaran bincang santai, di JM Radio, milik PWM Jateng bertajuk &#8216;Green Qurban, Apakah Bisa?&#8217;.</p>
<p>Menurut Ketua MLH PP Muhammadiyah, M Azrul Tanjung, Kabupaten Pati dipilih sebagai lokasi percontohan, karena memiliki fasilitas dan sumber daya yang mendukung penerapan zero waste, pada pelaksanaan kurban kali ini.</p>
<p>&#8221;Ini bukan sekadar menyembelih hewan kurban, tapi menyempurnakan prosesnya dari hulu ke hilir yakni, halal, higienis, dan ramah lingkungan,&#8221; ujarnya, seperti dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/6/2025).</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/06/09/kurban-perdana-di-badiklat-hukum-jateng-tumbuhkan-spirit-sosial-kultural-pancasila">Kurban Perdana di Badiklat Hukum Jateng, Tumbuhkan Spirit Sosial Kultural Pancasila</a></strong></p>
<p>Menurut dia, penyembelihan dilakukan Juru Sembelih Halal (Juleha) Muhammadiyah Kabupaten Pati, dengan memperhatikan aspek kesejahteraan hewan. Sapi diistirahatkan selama 24 jam, sebelum disembelih untuk mengurangi stres, dan menghasilkan kualitas daging yang lebih baik.</p>
<p>Proses penyembelihan pun mengikuti syariat Islam, yakni membaca doa (<em>Bismillahirohmanirrohim</em>), memotong kerongkongan (<em>Mari’</em>), saluran napas (<em>Hulqum</em>), serta dua urat nadi utama (<em>Wadajain</em>). Darah dan kotoran hewan langsung ditampung dan dialirkan ke dalam bioreaktor.</p>
<p>&#8221;Semua limbah, mulai dari isi usus, sisa pakan hingga darah, masuk ke reaktor biogas, untuk diubah jadi energi dan pupuk. Ini benar-benar bebas pencemaran, bahkan menyumbang solusi energi dan pangan,&#8221; jelas Azrul lagi.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/06/09/diler-sea-doo-can-am-dibuka-di-pesisir-semarang-dukung-pengembangan-olahraga-dan-wisata-air">Diler Sea-Doo Can-Am Dibuka di Pesisir Semarang, Dukung Pengembangan Olahraga dan Wisata Air</a></strong></p>
<p>Yang menarik, distribusi daging kurban juga tak kalah inovatif. Alih-alih kantong plastik, daging justru dibungkus dengan menggunakan <em>besek</em> (anyaman bambu), daun jati, dan diikat dengan <em>utus</em> (tali bambu).</p>
<p>&#8221;Saya senang sekali, bungkusnya pakai daun jati, ramah lingkungan. Dagingnya juga lembut, bersih, dan segar,&#8221; ungkap Alaina Shabira, pelajar SMA yang menjadi salah satu penerima manfaat kurban.</p>
<p>Program Green Qurban di Pati, merupakan hasil kolaborasi antara MLH PP Muhammadiyah dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Selain di Pati, kegiatan serupa juga dilaksanakan di sejumlah wilayah lain, seperti di Banten, Sumatera Utara, NTB, dan Papua Barat Daya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/06/09/mendikdasmen-kunjungi-sman-1-mayong-tinjau-pelaksanaan-spmb-ini-pesannya">Mendikdasmen Tinjau Pelaksanaan SPMB dan Mural KAIH di SMAN 1 Mayong, Ini Pesannya</a></strong></p>
<p>Dengan model ini, Muhammadiyah ingin memberi contoh, ibadah kurban bisa dilakukan dengan tetap menjaga bumi.</p>
<p>&#8221;Green Qurban bukan hanya soal ibadah, tapi juga tanggung jawab sosial dan ekologis kita sebagai umat beriman. Kami ingin menunjukkan, menjaga lingkungan bisa dimulai dari cara kita berkurban,&#8221; pungkas Azrul.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/09/green-qurban-muhammadiyah-diapresiasi-penerima-manfaat">&#8216;Green Qurban&#8217; Muhammadiyah Diapresiasi Penerima Manfaat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Gangguan Kesehatan yang Kambuh saat Idul Adha, Waspadai!</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/09/ini-gangguan-kesehatan-yang-kambuh-saat-idul-adha-waspadai</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2025 06:40:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Gangguan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[idul adha]]></category>
		<category><![CDATA[kambuh]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=478340</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Momen Idul Adha sangat kental dengan perayaan makan bersama. Makanan yang bersantan dan daging, khususnya daging sapi dan kambing, menjadi hidangan yang sering disajikan saat Idul Adha. Makanan olahan daging memang sangat memikat selera. Namun kamu harus tetap berhati-hati, saat mengkonsumsi makanan daging sapi dan kambing di momen Hari Raya Idul Adha, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/09/ini-gangguan-kesehatan-yang-kambuh-saat-idul-adha-waspadai">Ini Gangguan Kesehatan yang Kambuh saat Idul Adha, Waspadai!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Momen Idul Adha sangat kental dengan perayaan makan bersama. Makanan yang bersantan dan daging, khususnya daging sapi dan kambing, menjadi hidangan yang sering disajikan saat Idul Adha.</p>
<p>Makanan olahan daging memang sangat memikat selera. Namun kamu harus tetap berhati-hati, saat mengkonsumsi makanan daging sapi dan kambing di momen Hari Raya Idul Adha, jangan berlebihan. Sebaiknya waspada terhadap gangguan kesehatan yang rentan muncul saat kamu terlalu banyak mengonsumsi makanan yang berbahan dasar santan maupun daging.</p>
<p>Melansir dari Halodoc, ada beberapa gangguan kesehatan yang muncul saat Idul Adha, apa saja? yuk simak berikut ini!</p>
<p>1.Gangguan pencernaan</p>
<p>Hindari terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung santan saat merayakan Idul Adha. Santan sebenarnya memiliki manfaat yang baik jika kamu mengonsumsinya dalam batas normal. Namun, terlalu banyak mengonsumsi santan dapat meningkatkan terjadinya beragam gangguan kesehatan pada tubuh.</p>
<p>2.Kolesterol</p>
<p>Makanan dengan bahan dasar daging kambing maupun daging sapi tentu akan banyak disajikan saat momen Idul Adha. Namun, perhatikan pengonsumsian daging saat Idul Adha. Terlalu banyak mengonsumsi daging dapat meningkatkan risiko kolesterol tinggi.</p>
<p>Melansir American Heart Association, kolesterol yang tinggi dalam tubuh dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan lainnya, seperti penyakit jantung hingga stroke.</p>
<p>3.Asam urat</p>
<p>Asam urat merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan radang sendi pada beberapa bagian tubuh, khususnya jempol kaki. Biasanya, pengidap asam urat diwajibkan untuk membatasi atau menghindari makanan yang memiliki kandungan purin cukup tinggi.</p>
<p>Daging merah seperti daging kambing dan daging sapi menjadi beberapa daging yang memiliki kandungan purin dan kolesterol yang cukup tinggi. Jika ingin mengonsumsi daging merah, sebaiknya batasi pengonsumsiannya dan buanglah lemak yang ada pada daging untuk menurunkan risiko asam urat. Tidak</p>
<p>4.Dehidrasi</p>
<p>Tahukah kamu terlalu banyak mengonsumsi daging dapat menyebabkan kamu mengalami dehidrasi? Menurut penelitian University of Connecticut, saat kamu mengonsumsi banyak protein dapat membuat kerja ginjal semakin aktif dan membuat urine dalam jumlah banyak.</p>
<p>Jika kamu banyak mengonsumsi daging, tidak ada salahnya seimbangkan dengan perbanyak pengonsumsian air putih agar kamu tidak mengalami dehidrasi.</p>
<p>5.Sembelit</p>
<p>Ketika kamu mengonsumsi banyak daging, tubuh akan banyak mendapatkan asupan karbohidrat dan kurang mendapatkan asupan serat. Hal ini disebabkan daging tidak memiliki kandungan serat di dalamnya.</p>
<p>Itulah beberapa gangguan kesehatan yang kerap muncul jika kamu mengonsumsi makanan bersantan atau daging terlalu banyak. Untuk menghindari beberapa gangguan kesehatan tersebut, tidak ada salahnya batasi pengonsumsian makanan bersantan dan daging.</p>
<p>Jangan lupa untuk seimbangkan pola makan dengan banyak mengonsumsi makanan sehat, seperti sayur atau buah setelah banyak mengonsumsi makanan daging.</p>
<p>Jika kamu mengalami beberapa gejala sebagai tanda adanya gangguan kesehatan seperti pusing atau sendi kaku, segera hubungi dokter!</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/09/ini-gangguan-kesehatan-yang-kambuh-saat-idul-adha-waspadai">Ini Gangguan Kesehatan yang Kambuh saat Idul Adha, Waspadai!</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kerbau Kurban Mengamuk di Kota Kudus, Seruduk Pengendara Sepeda Sebelum Berhasil Ditangkap</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/08/kerbau-kurban-mengamuk-kudus-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Jun 2025 04:31:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Berita kudus]]></category>
		<category><![CDATA[idul adha]]></category>
		<category><![CDATA[kerbau kurban ngamuk]]></category>
		<category><![CDATA[Kerbau lepas]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Kurban kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=478247</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Warga Kota Kudus dikejutkan oleh seekor kerbau kurban yang mengamuk dan berlari liar melintasi sejumlah jalan utama di pusat kota. Insiden terjadi pada Minggu pagi (8/6/2025). Peristiwa mengamuknya kerbau tersebut terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial. Saat kerbau lepas, suasana jalanan masih cukup ramai karena bertepatan dengan agenda Car [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/08/kerbau-kurban-mengamuk-kudus-2025">Kerbau Kurban Mengamuk di Kota Kudus, Seruduk Pengendara Sepeda Sebelum Berhasil Ditangkap</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Warga Kota Kudus dikejutkan oleh seekor kerbau kurban yang mengamuk dan berlari liar melintasi sejumlah jalan utama di pusat kota. Insiden terjadi pada Minggu pagi (8/6/2025).</p>
<p>Peristiwa mengamuknya kerbau tersebut terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial. Saat kerbau lepas, suasana jalanan masih cukup ramai karena bertepatan dengan agenda Car Free Day.</p>
<p>Kerbau tersebut awalnya lepas dari tali pengikatnya di kawasan sekitar Rumah Sakit Sarkies, Jember, dan langsung berlari sejauh beberapa kilometer. Rute pelariannya cukup panjang, melewati Jalan KHR Asnawi, Jalan Sunan Kudus, Jalan P. Puger, Jalan Veteran, Barongan (Modern), hingga Jalan Jenderal Sudirman, sebelum akhirnya berhenti di Jalan Tanjung, tepat di belakang SMPN 2 Kudus.</p>
<p>Sebelum berhenti karena kelelahan, di sepanjang jalan yang dilalui, kerbau tersebut mengamuk dan menyeruduk pengguna jalan yang melintas. Salah seorang peseda terlihat menjadi korbanya.</p>
<p>Pesepeda yang mengayun sepedanya dari arah Alun-Alun Simpang 7 Kudus menuju Perempatan Jember itu diseruduk kerbau kurban itu tepat di sebelah barat Perempatan Menara Kudus.</p>
<p>Kapolsek Kudus Kota, AKP Subkhan, menjelaskan bahwa kejadian ini sempat membuat panik warga, terutama karena lokasi-lokasi yang dilintasi tergolong padat.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, kerbau berhasil kami amankan tanpa perlu melepaskan tembakan. Kerbau kami ikat di pohon setelah kelelahan di lokasi terakhir. Beberapa anggota tim jagal dan petugas turut membantu menangkapnya, walau ada yang sempat terjatuh saat proses pengamanan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, jarak tempuh yang cukup panjang membuat kerbau kelelahan sehingga akhirnya bisa dilumpuhkan tanpa perlawanan berarti. Dengan pertimbangan keselamatan publik, pihak panitia kurban memutuskan untuk langsung menyembelih kerbau tersebut di tempat penangkapan.</p>
<p>“Jika dipaksakan dibawa kembali ke lokasi awal, risikonya terlalu besar karena bisa kembali lepas dan menyebabkan kericuhan di tengah keramaian CFD. Maka kami sarankan untuk disembelih langsung di lokasi,” tambah AKP Subkhan.</p>
<p>Meski sempat disiagakan regu tembak sebagai antisipasi, penanganan berlangsung tanpa penggunaan peluru bius atau senjata api. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, hanya beberapa petugas yang mengalami cedera ringan karena terjatuh saat proses pengejaran.</p>
<p>Peristiwa unik ini menjadi tontonan warga dan pengguna jalan, serta menjadi pengingat pentingnya sistem pengamanan yang lebih ketat dalam proses distribusi dan penanganan hewan kurban, khususnya menjelang perayaan Idul Adha.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/08/kerbau-kurban-mengamuk-kudus-2025">Kerbau Kurban Mengamuk di Kota Kudus, Seruduk Pengendara Sepeda Sebelum Berhasil Ditangkap</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Potong 3 Ekor Sapi dan 30 Kambing, KAI Daop 4 Salurkan Daging Kurban untuk Warga Semarang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/07/potong-3-ekor-sapi-dan-30-kambing-kai-daop-4-salurkan-daging-kurban-untuk-warga-semarang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Jun 2025 09:56:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[idul adha]]></category>
		<category><![CDATA[KAI Daop 4 Salurkan]]></category>
		<category><![CDATA[Kambing]]></category>
		<category><![CDATA[Ratusan Paket Daging Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[Sapi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=478211</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang menyalurkan ratusan paket daging kurban kepada masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya, Sabtu (7/6/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) KAI, yang setiap tahunnya dilaksanakan sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sosial sekaligus [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/07/potong-3-ekor-sapi-dan-30-kambing-kai-daop-4-salurkan-daging-kurban-untuk-warga-semarang">Potong 3 Ekor Sapi dan 30 Kambing, KAI Daop 4 Salurkan Daging Kurban untuk Warga Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang menyalurkan ratusan paket daging kurban kepada masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya, Sabtu (7/6/2025).</p>
<p>Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) KAI, yang setiap tahunnya dilaksanakan sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sosial sekaligus mempererat hubungan baik antara KAI dan masyarakat.</p>
<p>Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyebut, penyaluran daging kurban ini tidak hanya sebagai implementasi nilai-nilai ibadah dan spiritual, tetapi juga bentuk nyata kontribusi sosial perusahaan bagi masyarakat sekitar.</p>
<p>“Kegiatan kurban ini menjadi agenda tahunan KAI yang tidak hanya dimaknai sebagai ibadah, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi sosial perusahaan. Kami ingin terus menjalin kedekatan dan mempererat hubungan baik dengan masyarakat, khususnya yang berada di sekitar wilayah operasional KAI,” katanya, Sabtu (7/6/2025).</p>
<p>Adapun hewan kurban yang disembelih terdiri dari 3 ekor sapi dan 30 ekor kambing, yang kemudian dikemas dalam bentuk paket daging dan disalurkan ke berbagai kelurahan di Kota Semarang dan sekitarnya yang berdekatan dengan jalur kereta api. Setiap kelurahan menerima sekitar 50 paket daging kurban yang dibagikan langsung oleh tim KAI Daop 4 Semarang.</p>
<p>“Dengan semangat berbagi, kami berharap penyaluran daging kurban ini dapat memberikan kebahagiaan dan keberkahan bagi masyarakat yang menerima, serta memperkuat semangat solidaritas di tengah perayaan Hari Raya Iduladha,” tambahnya.</p>
<p>Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, melalui kegiatan ini KAI juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mendukung operasional perjalanan kereta api yang aman dan selamat.</p>
<p>“Kami berharap masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat dari program sosial ini, tetapi juga dapat berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api, khususnya di wilayah sekitar jalur rel,” jelas Franoto.</p>
<p>KAI Daop 4 Semarang meyakini bahwa semangat Idul Adha yang sarat dengan nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial dapat menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat rasa kebersamaan, menjaga harmoni lingkungan, dan mendukung pelayanan transportasi publik yang andal.</p>
<p>“Dengan berbagai program sosial yang berkelanjutan, KAI Daop 4 Semarang berkomitmen terus tumbuh bersama masyarakat dan hadir sebagai jasa transportasi yang peduli, melayani, dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” pungkasnya.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/07/potong-3-ekor-sapi-dan-30-kambing-kai-daop-4-salurkan-daging-kurban-untuk-warga-semarang">Potong 3 Ekor Sapi dan 30 Kambing, KAI Daop 4 Salurkan Daging Kurban untuk Warga Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hikmah Idul Adha Berkelindan dengan Nilai Kemanusiaan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/07/hikmah-idul-adha-berkelindan-dengan-nilai-kemanusiaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Jun 2025 23:39:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[SUARA Anda]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Raya]]></category>
		<category><![CDATA[idul adha]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Kurban]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=478133</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Nuridin &#38; Ira Alia Maerani AGAMA Islam mengenal dua hari raya yakni Idul Fitri dan Idul Adha. Hari Raya Idul Fitri dirayakan pada tanggal 1 Syawal tahun Hijriah, sedangkan Hari Raya Idul Adha dirayakan pada tanggal 10 Dzulhijjah tahun Hijriah. Dua hari raya itu memiliki makna yang sama-sama penting, bagi umat Islam. Jika Hari [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/07/hikmah-idul-adha-berkelindan-dengan-nilai-kemanusiaan">Hikmah Idul Adha Berkelindan dengan Nilai Kemanusiaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Oleh: Nuridin &amp; Ira Alia Maerani</strong></span></p>
<p><strong>AGAMA</strong> Islam mengenal dua hari raya yakni Idul Fitri dan Idul Adha. Hari Raya Idul Fitri dirayakan pada tanggal 1 Syawal tahun Hijriah, sedangkan Hari Raya Idul Adha dirayakan pada tanggal 10 Dzulhijjah tahun Hijriah.</p>
<p>Dua hari raya itu memiliki makna yang sama-sama penting, bagi umat Islam. Jika Hari Raya Idul Fitri merupakan hari raya yang ditandai terlebih dahulu dengan puasa di bulan Ramadan selama satu bulan, maka Hari Raya Idul Adha ditandai dengan dilaksanakannya ibadah haji, yakni ibadah yang merupakan rukun Islam kelima. Satu hari sebelum Hari Raya Idul Adha bagi jamaah haji melaksanakan wukuf di Arafah. Wukuf adalah puncak dari ibadah haji, yang dilakukan bagi seluruh jamaah umat Islam dari seluruh penjuru dunia, pada 9 Dzulhijjah.</p>
<p>Hari Raya Idul Adha juga ditandai dengan ibadah kurban, yakni ibadah penyembelihan hewan kurban seperti sapi, kambing, kerbau atau unta, yang dagingnya dibagikan kepada fakir miskin.  Oleh karena itu, ibadah kurban ini berkelindan dengan nilai-nilai kemanusiaan. Konsep berbagi, berempati, tolong menolong, peduli, rela berkorban adalah konsep universal yang selaras, terjalin erat dengan nilai-nilai kemanusiaan.</p>
<p>Ibadah kurban ini merupakan ibadah yang mula pertama disyariatkan kepada Nabi Ibrahim <em>Alaihissalam</em>, yang pada saat itu <em>Nabiyullah</em> Ibrahim bermimpi untuk menyembelih anaknya. Namun Allah SWT menggantinya dengan domba, sehingga anaknya, Nabiyullah Ismail, tidak jadi disembelih. Sebagai penggantinya adalah domba, untuk dikurbankan sebagai bentuk ibadah ketaatan pada perintah Allah.</p>
<p>Seluruh ulama sepakat, bahwa kurban merupakan syariat (tuntutan agama) yang hukumnya adalah<em> sunnah muakkad,</em> atau sunnah yang dikuatkan. Nabi Muhammad SAW tidak pernah meninggalkan ibadah kurban sejak disyariatkannya sampai beliau wafat.</p>
<p>Lalu apa saja keutamaan berkurban itu? Sebagaimana dikutip melalui <a href="https://kabtulungagung.baznas.go.id/news-show/keutamaanqurban/6830"><em>https://kabtulungagung.baznas.go.id/news-show/keutamaanqurban/6830</em></a>, dijelaskan tentang keutamaan kurban yakni:<br />
<strong>Pertama</strong>, amalan yang paling dicintai Allah SWT di Hari Raya Idul Adha. Banyak hadis yang menjelaskan bahwa, menyembelih kurban merupakan amalan yang paling dicintai Allah pada hari Nahr (Idul Adha), seperti yang ditegaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda, &#8216;<em>Tidaklah anak Adam melakukan suatu amalan pada hari nahr (Idul Adha) yang lebih dicintai oleh Allah, melebihi mengalirkan darah hewan kurban. Sesungguhnya ia datang pada hari kiamat dengan tanduk, kulit dan bulu-bulunya. Sesungguhnya darah itu telah sampai kepada Allah SWT, sebelum darah itu tumpah ke tanah, maka hendaknya kalian senang karenanya</em>&#8216;. (HR At-Tirmidzi).</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>* * * * *</strong></span></p>
<p><strong>Kedua</strong>, media untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Barang siapa berkurban karena takwa kepada Allah, maka Allah akan menerima kurban itu menjadi amalan baik di sisi-Nya. &#8216;<em>Sesungguhnya Allah hanya menerima (kurban) dari orang-orang yang bertaqwa</em>&#8216;. (QS Al-Maidah: 27)</p>
<p><strong>Ketiga</strong>, media untuk meraih ketaqwaan. Apa yang ingin kita raih dalam ibadah kurban ini, bukanlah persembahan daging dan darahnya, melainkan untuk mendapatkan ketakwaan. &#8216;<em>Daging-daging unta dan darahnya itu, sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya</em>&#8216;. (QS Al-Hajj: 37)</p>
<p><strong>Keempat</strong>, media untuk menambah amal kebaikan. Salah satu keutamaan berkurban yang lain yaitu, dapat menambah amal kebaikan untuk bekal kehidupan di akhirat. Dalam keutamaannya, Allah akan memberikan pahala yang berlipat-lipat bagi setiap umat Muslim yang menggunakan sebagian hartanya untuk berkurban.</p>
<p>Dari Zaid ibn Arqam, ia berkata atau mereka berkata, &#8216;<em>Wahai Rasulullah SAW, apakah kurban itu?</em>&#8216;, Rasulullah menjawab, &#8216;<em>Kurban adalah sunnahnya bapak kalian, Nabi Ibrahim</em>&#8216;. Mereka menjawab, &#8216;<em>Apa keutamaan yang kami akan peroleh dengan kurban itu?</em>&#8216;. Rasulullah menjawab, &#8216;<em>Setiap satu helai rambutnya adalah satu kebaikan</em>&#8216;. Mereka menjawab, &#8216;<em>Kalau bulu-bulunya?</em>&#8216;. Rasulullah menjawab, &#8216;<em>Setiap satu helai bulunya juga satu kebaikan</em>&#8216;. (HR Ahmad dan ibn Majah).</p>
<p><strong>Kelima</strong>, hewan kurban sebagai saksi di Hari Kiamat. Rasulullah telah bersabda dalam sambungan hadis yang diriwayatkan Aisyah, &#8216;<em>Sesungguhnya hewan kurban itu akan datang pada hari kiamat (sebagai saksi) dengan tanduk, bulu, dan kukunya. Dan sesungguhnya darah hewan kurban telah terletak di suatu tempat di sisi Allah, sebelum mengalir di tanah. Karena itu, bahagiakan dirimu dengannya</em>&#8216;. (HR Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Hakim). Menurut Tirmidzi, hadis tersebut hasan, sedangkan Hakim berpendapat bahwa isnadnya shahih. Sebagian ulama mengatakan <em>isnad</em>nya lemah. Namun karena hadis itu mengandung ajaran tentang keutamaan kurban, hadis itu tidak tercela.</p>
<p><strong>Keenam</strong>, dimensi sosial dan kemanusiaan. Ibadah kurban tidak hanya bermanfaat untuk orang yang berkurban (<em>Mudhohi</em>), tapi secara tidak langsung juga bisa membantu fakir miskin dari kelaparan. Islam telah mengatur bagaimana menyeimbangkan perekonomian dan aspek kemanusiaan sosial, salah satunya dengan berkurban. Daging yang dibagikan dapat menghubungkan rasa kasih sayang dan kepedulian antara fakir miskin dengan mudhohi. Dengan berkurban, juga kita dapat merasakan kenikmatan rezeki dan berkah yang senantiasa diberikan Allah.</p>
<p><span style="font-size: 14pt;"><strong>* * * * *</strong></span></p>
<p>Sedemikian rupa keutamaan berkurban bagi umat Islam, maka efek sosial yang bisa dirasakan adalah masyarakat dhuafa bisa ikut merasakan kebahagiaan dengan menikmati daging kurban. Suasana ini tentu menjadi suasana yang sangat membahagiakan, karena Idul Kurban juga menjadi momentum untuk berbagi dengan sesama.</p>
<p>Pada konteks ini, maka peran masjid benar-benar sangat urgen dalam melayani umat. Masjid menjadi garda terdepan, dalam memasilitasi layanan kesejahteraan umat yang memberikan dampak positif terhadap hubungan sosial yang harmonis.</p>
<p>Satu di antara masjid yang berkhidmat melayani umat adalah, Masjid Darussalam di Perumahan Plamongan Indah, Pedurungan, Kota Semarang. Masjid Darussalam setiap tahun menyelenggarakan peringatan Idul Kurban, dengan memasilitasi masyarakat untuk berkurban yang dikelola secara terampil oleh panitia.</p>
<p>Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, maka pada tahun 1446 Hijriyah ini, Masjid Darussalam mengarahkan Hari Raya Idul Kurban melalui serangkaian kegiatan, yakni Shalat Idul Adha, dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban, sekaligus menyalurkan kepada yang berhak menerimanya.</p>
<p>Tercatat pada tahun ini ada tujuh ekor sapi dan 44 ekor kambing, yang siap disembelih sebagai ibadah kurban dari para <em>mudhohi</em> (pekurban). Jumlah itu relatif konsisten dengan tahun-tahun sebelumnya. Penyembelihan hewan kurban dan penyalurannya dilakukan secara serentak pada hari Sabtu 11 Dzulhijjah 1446 Hijriyah, bertepatan dengan 7 Juni 2025.</p>
<p>Masjid Darussalam Plamongan Indah akan terus berikhtiar berkhidmat melayani umat, melalui serangkaian kegiatan yang dapat mempererat silaturahim dan ukhuwah Islamiyah, serta melayani umat dari aspek sosial maupun keagamaan.</p>
<p>&#8212; <strong>Dr H Nuridin SAg MPd</strong> (<em>Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unissula</em>) &amp; <strong>Dr Hj Ira Alia Maerani SH MH</strong> (<em>Dosen Fakultas Hukum Unissula</em>) &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/07/hikmah-idul-adha-berkelindan-dengan-nilai-kemanusiaan">Hikmah Idul Adha Berkelindan dengan Nilai Kemanusiaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>