<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>harry-kane Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/harry-kane/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sat, 20 Jul 2024 10:10:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>harry-kane Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tak Mudah Menemukan Sosok Semenyatu Southgate di &#8220;Tiga Singa&#8221;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/20/tak-mudah-menemukan-sosok-semenyatu-southgate-di-tiga-singa</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jul 2024 10:00:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Alex Trent]]></category>
		<category><![CDATA[harry-kane]]></category>
		<category><![CDATA[Jack Grealish]]></category>
		<category><![CDATA[Jordan Pickford]]></category>
		<category><![CDATA[Kieran Trippier]]></category>
		<category><![CDATA[Kylie Walker]]></category>
		<category><![CDATA[Luke Shaw]]></category>
		<category><![CDATA[marcus rashford]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=426174</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // diakah singa itu?/ mewujud satu di antara tiga/ yang perkasa/ ketika dia pergi/ bisakah yang tiba menjadi singa berikutnya?// (Sajak &#8220;Tiga Singa&#8221;, Juli 2024) KETIKA Asosiasi Sepak Bola (FA) Inggris memercayakan tim nasional The Three Lions kepada Fabio Capello pada 2008, banyak pundit yang mereaksi dengan penuh kekagetan, sekaligus harapan. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/20/tak-mudah-menemukan-sosok-semenyatu-southgate-di-tiga-singa">Tak Mudah Menemukan Sosok Semenyatu Southgate di &#8220;Tiga Singa&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-426223 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg" alt="" width="400" height="107" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/BOLA-BOLA-LOGO-1-150x40.jpg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/07/BOLA-BOLA-LOGO-1.jpg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// diakah singa itu?/ mewujud satu di antara tiga/ yang perkasa/ ketika dia pergi/ bisakah yang tiba menjadi singa berikutnya?//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Tiga Singa&#8221;, Juli 2024)</strong></p>
<p><strong>KETIKA</strong> Asosiasi Sepak Bola (FA) Inggris memercayakan tim nasional The Three Lions kepada Fabio Capello pada 2008, banyak <em>pundit</em> yang mereaksi dengan penuh kekagetan, sekaligus harapan.</p>
<p>Selama ini ada anggapan, yang paling mengerti sepak bola Inggris dengan detail filosofinya adalah orang Inggris sendiri. Para tokoh seperti Alf Ramsey, Bobby Robson, Terry Venables, atau Kevin Keegan dianggap lebih paham tentang apa dan bagaimana sepak bola Inggris, yang memang punya karakteristik khas.</p>
<p>Kegegeran wacana publik pada era Capello dulu kira-kira sama dengan ketika Pep Guardiola atau Carlo Ancelotti dispekulasikan mengarsiteki Selecao, tim nasional Brazil, beberapa tahun kemudian, walaupun itu baru sebatas wacana.</p>
<p>Ketika itu, pertanyaannya: apakah Inggris sudah kehilangan rasa percaya diri dengan menghadirkan &#8220;orang luar&#8221; &#8212; dari Italia &#8212; yang memiliki filosofi sepak bola berbeda, sebagai pelatih? Benar-benar sudah frustrasikah FA untuk mengembalikan kejayaan dengan mengusung <em>tagline</em> &#8220;Football Comes Home&#8221; dalam turnamen mayor setelah sukses 1966?</p>
<p>Sebelum Fabio Capello &#8212; yang punya sejarah sukses menukangi AC Milan &#8212; sebenarnya sudah ada nama pelatih asing, Sven Goran-Eriksson yang diharapkan membawa visi baru dalam permainan Inggris. Yakni dari kick and rush yang seperti &#8220;robot&#8221; ke arah gaya Eropa daratan.</p>
<p>Kita bisa menyimak seni liukan pinggul, teknik menahan bola, juga kutak-kutik taktik memainkan tempo. Pelatih asal Swedia itu lima tahun (2001-2006) bersama Tim Tiga Singa.</p>
<p>Kini, pengganti Gareth Southgate pasca-Euro 2024 agaknya lebih mengarah ke pelatih lokal ketimbang kemungkinan memilih nama-nama yang diapungkan: dari Juergen Klopp, Pep Guardiola, hingga Mauricio Pochettino.</p>
<p>Di antara yang dijagokan terdapat nama lokal Eddie Howe, Graham Potter, dan Lee Carsley; tetapi FA belum memastikan pilihan.</p>
<p><strong>Perubahan Gaya</strong><br />
Apakah ketika itu Eriksson dan Capello bisa merevolusi gaya bermain di timnas Tiga Singa?</p>
<p>Sedikit perubahan gaya memang mereka bawa. Tapi keduanya mengalami kegagalan justru dalam perhelatan putaran final. Memukau di perjalanan kualifikasi dan sempat menumbuhkan harapan, namun mengendur di medan utama. Seperti Eriksson yang gagal di perdelapan Piala Dunia 2006, dan Inggris bersama Capello terpuruk di Afsel 2010.</p>
<p>Di antara 16 pelatih nasional yang silih berganti dipercaya sejak sukses Alf Ramsey di Piala Dunia 1966, Gareth Southgate termasuk yang cukup lama menukangi timnas. Sebelum mengundurkan diri selepas Euro 2024, selama 10 tahun dia membentuk Harry Kane dkk menjadi kekuatan internasional yang tak hanya berada di tataran <em>medioker</em>. Dia bahkan disebut-sebut sebagai pelatih terbaik setelah Alf Ramsey yang memberi trofi Piala Dunia 1966.</p>
<p>Pada 2018, Inggris dia bawa ke semifinal Piala Dunia, dan akhirnya menempati peringkat keempat di bawah Prancis, Kroasia, dan Belgia. Dia juga berturut-turut mengantar tim ke final Euro, 2020 (kalah adu penalti dari Italia), dan 2024 (kalah 1-2 dari Spanyol).</p>
<p>Capaian ini tidaklah kaleng-kaleng. Dia sukses menyatukan potensi-potensi muda seperti Bukayo Saka, Jude Bellingham, Kobbie Mainoo, Declan Rice, dan Ollie Witkins dengan para bintang sekualitas Harry Kane, Jordan Pickford, Alex Trent, Kieran Trippier, Luke Shaw, dan Kylie Walker. Dia berani meninggalkan pemain berkategori elite, Marcus Rashford dan Jack Grealish.</p>
<p>Harry Maguire, bek sentral yang menjadi tulang punggung Gareth Southgate sejak 2016, berkomentar, sang pelatih telah berhasil menyuntikkan kepercayaan diri untuk kebangkitan Three Lions.</p>
<p><strong>Chemistry</strong><br />
Memang tidak mudah menemukan <em>chemistry</em> pelatih dan timnya seperti kisah Southgate dengan Inggris. Dia telah menyatukan visi, filosofi, dan taktik bermain ke Pasukan Tiga Singa. Selama 10 tahun terakhir, Southgate betul-betul identik dengan apa pun kiprah timnas.</p>
<p>Walaupun para legenda banyak mengkritik Inggris &#8220;kurang punya karakter&#8221; dan miskin taktik pada awal penampilan di Euro 2024, namun perlahan tapi pasti Southgate membawa tim ke performa yang meningkat dari perempatfinal, semifinal, hingga final.</p>
<p>Ya, sedikit saja kekurangberuntungan saat menghadapi Spanyol di partai puncak, namun Inggris mampu menghadirkan pertarungan sengit melawan La Furia Roja.</p>
<p>Itu adalah cermin, bagaimanapun, selama satu dasawarsa Southgate telah membawa Inggris ke percaturan elite.</p>
<p>Siapa pun penggantinya, tak mudah memberi bandingan performa timnas Inggris di bawah Gareth Southgate dengan gambaran penampilan-penampilan berikutnya.</p>
<p>Dia telah melangkah dengan memadukan elemen-elemen perkembangan dinamis klub-klub sepak bola di Liga Primer, menyerap kehadiran pelatih sekualitas Klopp dan Pep di liga, kemampuan bersaing di pelataran Eropa dan dunia</p>
<p>Yang tak kalah penting, mengintroduksi taktik yang sesuai dengan tuntutan persaingan, tanpa harus merasa inferior &#8220;kurang pergaulan&#8221; di level elite&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a>, dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/20/tak-mudah-menemukan-sosok-semenyatu-southgate-di-tiga-singa">Tak Mudah Menemukan Sosok Semenyatu Southgate di &#8220;Tiga Singa&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Filosofi “Pemberani” ala Pochettino Menuju “Standar Chelsea”</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/07/22/filosofi-pemberani-ala-pochettino-menuju-standar-chelsea</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Jul 2023 10:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[chelsea]]></category>
		<category><![CDATA[harry-kane]]></category>
		<category><![CDATA[Liverpool]]></category>
		<category><![CDATA[manchester city]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[Mauricio Pochettino]]></category>
		<category><![CDATA[PSG]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=353441</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // usung dan hadirkanlah keberanian/ untuk sebuah perubahan/ raihlah cahaya/ yang dulu kalian pancarkan/ ke seantero liga dan Eropa// (Sajak &#8220;Standar Chelsea&#8221;, 2023) &#8220;SELALU, jadilah pemberani. Saya suka menjadi seorang pemberani. Dari mana saya mendapatkan gagasan bahwa kita harus menekan? Ini tentang kepribadian Anda, jatidiri di lapangan. Jika Anda pemberani dalam [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/07/22/filosofi-pemberani-ala-pochettino-menuju-standar-chelsea">Filosofi “Pemberani” ala Pochettino Menuju “Standar Chelsea”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-353443 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/07/logo-bola-bola.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/07/logo-bola-bola.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/07/logo-bola-bola-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// usung dan hadirkanlah keberanian/ untuk sebuah perubahan/ raihlah cahaya/ yang dulu kalian pancarkan/ ke seantero liga dan Eropa//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Standar Chelsea&#8221;, 2023)</strong></p>
<p>&#8220;<strong>SELALU</strong>, jadilah pemberani. Saya suka menjadi seorang pemberani. Dari mana saya mendapatkan gagasan bahwa kita harus menekan? Ini tentang kepribadian Anda, jatidiri di lapangan. Jika Anda pemberani dalam hidup, tidak mungkin Anda berperilaku berbeda di lapangan&#8230;”</p>
<p>Filosofi Mauricio Pochettino itu, yang dicatat oleh <em>Wikipedia</em>, tercermin dalam impresivitas gaya bermain Tottenham Hotspur era 2014-2019, melekat sebagai standar klub London Utara itu.</p>
<p>Cepat, ofensif, dengan “sinar” yang identik memusat pada dua penggawanya, sang kapten hebat Harry Kane dan gelandang serang berkualitas elite, Son Heung-min.</p>
<p>Dari semua aspek, kepemimpinan Pochettino menghadirkan Tottenham Hotspur yang menakutkan. Hanya satu kekurangannya: The Lilywhites belum menghasilkan trofi liga. Pencapaian puncaknya adalah Liga Champions saat kalah dari Liverpool dalam All Premier League Final 2019, dan urutan kedua klasemen Liga Primer 2017.</p>
<p>Walaupun memberi gelar juara Ligue 1 dan Piala Prancis, Poch gagal mengusung “standar Spurs” itu di Paris St Germain dalam kebersamaan yang hanya semusim pada 2022.</p>
<p>Spirit klub yang berbeda dalam daya kompetisi tidak pas untuk transformasi kultur pemberani Poch yang penuh jiwa petualangan eksperimental. PSG yang mengandalkan kekuatan finansial dalam perekrutan pemain, berbeda dalam karakter mengarungi tekanan tantangan kompetisi.</p>
<p><strong>Pemulihan Standar</strong><br />
Nah, apakah Chelsea bakal menjadi pelabuhan yang tepat bagi pria Argentina kelahiran 1972 itu?</p>
<p>The Blues sarat prestasi liga di era Jose Mourinho (2004-2007), Carlo Ancelotti (2016), dan Antonio Conte (2017), membendaharakan trofi Liga Champions lewat karteker Roberto Di Matteo pada 2012, dan Thomas Tuchels 2021, juga menjuarai Liga Europa di tangan Rafael Benitez 2015 dan Maurizio Sarri 2019. Jejak cemerlang itu berbeda dari Tottenham Hotspur yang kering gelar.</p>
<p>Chelsea tidak berperforma seimpresif Spurs, namun klub ini adalah “entitas dengan otot kuat”, dengan karakter dan kultur pemenangan yang dibangun oleh Mourinho sejak 2004. Kultur itu berpadu dengan semangat ambisius investasi Roman Abramovic, yang menghasilkan stuktur tim dengan fondasi bintang-bintang dunia.</p>
<p>Poch datang ke Stamford Bridge ketika Chelsea sedang mengalami kesenjangan dengan masa lalu. Musim 2022-2023 bagai menghapus semua elemen kekuatan yang melekat di klub tersebut. Nyaris tak terlihat sisa-sisa tradisi dan keunggulan.</p>
<p>Kepemilikan klub beralih ke Todd Boehly, sedangkan pelatih Frank Lampard gagal memulihkan arah menuju standar Chelsea. Sederet pemain berkaliber elite &#8212; dalam stok menumpuk &#8212; tak terorkestrasi sebagai kekuatan yang semestinya.</p>
<p>Chelsea betul-betul jadi medioker justru ketika Arsenal dan Manchester United &#8212; dua klub dengan problem pemulihan serupa &#8212; mulai “menemukan bentuk” dan “arah”.</p>
<p>Pochettino hadir dengan kesadaran tuntutan meluruskan kembali standar sebelumnya, ketika konstelasi kekuatan di Liga Primer juga bergerak dinamis.</p>
<p>Manchester City makin menegaskan keberadaan sebagai kekuatan utama Liga Primer dan Eropa. MU mulai meggeliat di bawah Erik ten Hag, sedangkan Arsenal tinggal mengelola konsistensi dalam sentuhan impresif Mikael Arteta. Liverpool juga sedang menyusun kembali puzzle kekuatan yang tampak kacau pada musim lalu.</p>
<p>Satu lagi, Newcastle United yang di-<em>back up</em> dana besar dari Pangeran Mohamed bin Salman lewat Public Investment Fund menunjukkan penyegaran yang tampaknya bakal diikuti transfer-transfer penting. Belum lagi klub-klub yang semula tak terlalu diperhitungkan seperti Brighton and Hove Albion juga mengetengahkan impresivitas yang mencengangkan.</p>
<p><strong>Sentuhan Poch</strong><br />
Bayangkanlah, bagaimana nanti Mauricio Pochettino memberi sentuhan dan mentransformasikannya kepada Chelsea?</p>
<p>Cukupkah materi pemain yang tersisa membantu Poch menyusun puzzle standar Chelsea? Atau dia akan menyegarkannya dengan skuad yang betul-betul baru?</p>
<p>Chelsea telah menjual sejumlah pemain utama seperti Kai Havertz, N’Golo Kante, Kalidou Koulibaly, Ruben Loftus Cheek, Mason Mount, Christian Pulisic, Mateo Kovacic, dan Edouard Mendy. Mereka berperan ketika meraih Liga Champions 2021.</p>
<p>Beberapa pemain muda yang diperkirakan bersinar pada musim kemarin, gagal mengangkat standar performa klub. Dari Mykhailo Mudrick, Enzo Fernandes, hingga Noni Madueke. Dan, kini The Blues mendatangkan striker berpaspor Prancis dari RB Leipzig, Christoper Nkunku.</p>
<p>Legenda Chelsea yang kurang bersinar sebagai pelatih, Frank Lampard, memperkirakan masa depan terang bagi The Blues di bawah Pochettino.</p>
<p>Di tengah gebyar renovasi klub-klub Liga Primer musim 2023-2024, kiprah Chelsea berpayung “filosofi sang pemberani” menumbuhkan rasa penasaran baru. Apabila klub ini bangkit, dipastikan rivalitas Liga Primer bakal makin memanas.</p>
<p>Ya, kira-kira seimpresif apa sepak terjang Enzo Fernandes dkk di panggung panas Liga Primer?</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/07/22/filosofi-pemberani-ala-pochettino-menuju-standar-chelsea">Filosofi “Pemberani” ala Pochettino Menuju “Standar Chelsea”</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Visi Ten Hag di antara Keluarga Glazer dan Syekh Jassim</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/07/08/visi-ten-hag-di-antara-keluarga-glazer-dan-syekh-jassim</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Jul 2023 10:00:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Andre Onana]]></category>
		<category><![CDATA[Declan Rice]]></category>
		<category><![CDATA[eluarga Glazer]]></category>
		<category><![CDATA[Erik Ten Hag]]></category>
		<category><![CDATA[harry-kane]]></category>
		<category><![CDATA[Manchester United]]></category>
		<category><![CDATA[Setan Merah]]></category>
		<category><![CDATA[Sir Jim Ratcliffe]]></category>
		<category><![CDATA[Syekh Jassim Al Thani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=350491</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // seberapa lama dia harus menunggu/ hingga datang kepastian/ tentang penguasa istana ini/ yang akan memberi titah/ siapa saja pujangga yang pantas didatangkan&#8230;// (Sajak “MU, dalam Penantian”, 2023) DECLAN Rice, Andre Onana, dan Harry Kane. Setidak-tidaknya tiga nama ini akan “menjelaskan”, apakah musim 2023-2024 lebih bersahabat atau tidak dengan Erik ten [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/07/08/visi-ten-hag-di-antara-keluarga-glazer-dan-syekh-jassim">Visi Ten Hag di antara Keluarga Glazer dan Syekh Jassim</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-350500 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/07/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-1.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/07/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-1.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/07/BOLA-BOLA-LOGO-1-400x107-1-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// seberapa lama dia harus menunggu/ hingga datang kepastian/ tentang penguasa istana ini/ yang akan memberi titah/ siapa saja pujangga yang pantas didatangkan&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “MU, dalam Penantian”, 2023)</strong></p>
<p><strong>DECLAN Rice</strong>, Andre Onana, dan Harry Kane. Setidak-tidaknya tiga nama ini akan “menjelaskan”, apakah musim 2023-2024 lebih bersahabat atau tidak dengan Erik ten Hag.</p>
<p>Proyeksinya, akan berpihakkah semesta sepak bola kepada sang taktikus, jika melihat capaian Manchester United pada musim 2022-2023?</p>
<p>Meraih tiket Liga Champions dan membendaharakan Piala Liga, bagaimanapun adalah pelepas dahaga dari serangkaian periode buruk MU pascapensiun Alex Ferguson pada 2013.</p>
<p>Dalam visinya, Ten Hag tinggal menambal celah yang diyakini bakal mempersolid kinerja Bruno Fernandes cs.</p>
<p>Nyatanya, visi penguatan itulah yang justru bisa membalik keadaan. Bila sampai memasuki bursa transfer menjelang musim bergulir belum ada kepastian alih kepemilikan MU, pelatih asal Belanda itu akan gigit jari. Takkan ada perubahan!</p>
<p>Dari tangan Keluarga Glazer, Setan Merah disebut-sebut akan beralih ke investor baru. Bisa pengusaha Inggris Sir Jim Ratcliffe, atau taipan Qatar Syekh Jassim Al Thani. Kalau suksesi kepemilikan belum <em>deal</em>, keterhambatan gerak di bursa transfer akan memengaruhi visi penyegaran skema kekuatan.</p>
<p>Bukankah MU sudah tersalip oleh Arsenal dalam perburuan Declan Rice? Padahal “permata” West Ham United itu dipandang sebagai solusi bagi penguatan lini tengah Manchester Merah.</p>
<p>Inikah tanda-tanda awal bahwa rencana besar Ten Hag bakal “ambyar”?</p>
<p><strong>Tiga Sektor</strong><br />
Ten Hag sudah mematok rencana penting memperkuat daya saing Manchester Merah. Dari sektor kiper, gelandang, hingga striker.</p>
<p>Ikatan kerja David de Gea akhirnya tidak diperpanjang. Tidak ada sepakatan harga dalam negosiasi kontrak baru. Padahal peraih Golden Glove 2023 ini sudah 12 musim menyatu dengan irama MU. Terlepas dari sejumlah blunder yang dibuat, kinerja kiper asal Spanyol ini diakui vital, namun Ten Hag mengingini tipe kiper yang bisa menjadi bagian konstruksi serangan dari bawah, seperti gaya Ederson Moraes di Manchester City.</p>
<p>Dia terpincut sejumlah nama mahal. Yang utama Andre Onana, kiper Kamerun andalan Internazionale Milan. Juga sempat Jordan Pickford, kiper nomor satu Inggris yang menjadi benteng Everton, Diogo Costa (Porto), David Raya (Brentford), Bart Verbruggen (Anderlecht), hingga Yan Sommer (Bayern Muenchen).</p>
<p>Untuk lini tengah, operasi memboyong Mason Mount dari Chelsea beres paling awal. Hanya, tak sedikit yang sangsi, apakah Mount bisa menjadi pembeda di tengah stok Fernandes, Christian Eriksen, Casemiro, dan Scott McTominay? Kehadiran Mount diperkirakan menyisihkan Fred, gelandang tengah yang pada 2024 habis kontrak.</p>
<p>Penyegaran lini serang? Biayanya lebih besar. Visi perekrutan Harry Kane dari Tottenham Hotspur, agaknya tak terealisasi. Kane lebih dekat ke Bayern Muenchen.</p>
<p>Sulit pula mewujudkan opsi kedua: striker Napoli Victor Osimhen yang jadi rebutan klub-klub besar. Rasmus Hojlund (Atalanta), Evan Ferguson (Brighton), atau Benjamin Sesko (RB Leipzig) pun masih tanda tanya.</p>
<p>Ten Hag berkesimpulan, Anthony Martial dan Antony tidak menutup kebutuhan keganasan lini depan. Alejandro Garnacho masih butuh waktu berkembang seiring dengan usianya. Yang diandalkan hanya Marcus Rashford, ketika Wout Weghorst, Amad Diallo, dan Anthony Elanga bukan gantungan untuk bersaing di level kebutuhan ideal.</p>
<p>Realitas kekurangtajaman barisan penyerang masih ditambah kisah ketidakmaksimalan performa Jadon Sancho, sayap yang semula diproyeksikan sebagai monster MU. Sancho yang gemilang bersama Borussia Dortmund, malah melempem di Old Trafford.</p>
<p><strong>Syekh Jassim</strong><br />
Andai Syekh Jassim bin Jaber al-Thani jadi mengambil alih mayoritas saham MU, persoalan bakal berbeda.</p>
<p>Pada sisi lain, dipastikan kiprah para pengusaha Timur Tengah akan makin memberi warna di Liga Primer.</p>
<p>Manchester City sukses menguatkan superioritas di hadapan United berkat investasi Syekh Mansour al-Sulaimany dari Uni Emirat Arab. Dia mendirikan City Football Group. Target menjadi penguasa Eropa sudah berhasil dicapai berkat kolaborasinya dengan pelatih genius Pep Guardiola.</p>
<p>Musim kemarin, Newcastle United juga bangkit signifikan. The Magpies merangsek ke pelataran elite Liga Primer. Investornya tidak tanggung-tanggung: Mohammed bin Salman, Putra Mahkota Arab Saudi lewat Public Investment Fund.</p>
<p>Investasi Arab telah lebih dahulu merambah Liga Prancis. Paris St Germain dikucuri dana bagai tak terbatas dari taipan Qatar, Syekh Nasser Al-Khelaifi. Pembelian bintang-bintang dunia dari musim ke musim menegaskan dominasi PSG di Ligue 1, walaupun ambisi menaklukkan Eropa hingga sekarang belum mewujud.</p>
<p>Fans MU di seluruh dunia menanti penyatuan visi antara pemilik baru dengan Erik ten Hag untuk mengembalikan posisi Setan Merah dalam konstelasi Liga Primer dan Eropa. Juga secara psikologis keluar dari kondisi inferioritas karena sekarang tercekam bayangan “tetangga yang berkuasa”, Manchester City.</p>
<p>Siapa pun yang nanti mengakuisisi MU dari tangan Keluarga Glazer, ditunggu oleh fans dengan tema: memenuhi kebutuhan kebangkitan. <em>Passion</em> penguatan klub tinggal menunggu siapa penguasa Istana Old Trafford yang berikut.</p>
<p>Momen itu juga akan menjawab, bersahabatkah atmosfer musim ini dengan angan, ide, dan langkah progresif Erik ten Hag?</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/07/08/visi-ten-hag-di-antara-keluarga-glazer-dan-syekh-jassim">Visi Ten Hag di antara Keluarga Glazer dan Syekh Jassim</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harry Kane Yakin Inggris Bisa Juara Piala Dunia 2022 di Qatar</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/11/14/harry-kane-yakin-inggris-bisa-juara-piala-dunia-2022-di-qatar</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Nov 2022 16:57:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[harry-kane]]></category>
		<category><![CDATA[Inggris]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=292678</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUARABARU.ID &#8211; Kapten Inggris Harry Kane secara eksklusif mengatakan kepada Sky Sports menjelang Piala Dunia 2022: &#8220;Saya melihat kembali ke Inggris 10, 15 tahun yang lalu dan hampir (seolah-olah) kami takut untuk mengatakan bahwa kami ingin memenangkannya. Kami akan pergi ke turnamen ini untuk memenangkannya karena kami yakin kami bisa.&#8221; Harry Kane menegaskan Inggris &#8220;tidak [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/11/14/harry-kane-yakin-inggris-bisa-juara-piala-dunia-2022-di-qatar">Harry Kane Yakin Inggris Bisa Juara Piala Dunia 2022 di Qatar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUARABARU.ID</strong> &#8211; Kapten Inggris Harry Kane secara eksklusif mengatakan kepada Sky Sports menjelang Piala Dunia 2022: &#8220;Saya melihat kembali ke Inggris 10, 15 tahun yang lalu dan hampir (seolah-olah) kami takut untuk mengatakan bahwa kami ingin memenangkannya. Kami akan pergi ke turnamen ini untuk memenangkannya karena kami yakin kami bisa.&#8221;</p>
<p>Harry Kane menegaskan Inggris &#8220;tidak takut&#8221; mengatakan mereka bisa memenangkan Piala Dunia 2022 dan percaya penampilan buruk mereka telah menurunkan ekspektasi menuju Qatar. Skuad besutan Gareth Southgate adalah salah satu favorit taruhan untuk memenangkan turnamen setelah mencapai semifinal Piala Dunia 2018, sementara mereka finis sebagai runner-up di Kejuaraan Eropa tahun lalu.</p>
<p>Tapi Kane merasa The Three Lions bisa melangkah lebih jauh di Timur Tengah dan memenangkan trofi besar pertama mereka sejak mengangkat Piala Dunia 1966. Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Sky Sports, kapten Inggris Kane berkata: &#8220;Kami harus percaya kami bisa memenangkannya.&#8221;</p>
<p>&#8220;Begini, kami akan pergi ke turnamen ini untuk memenangkannya karena kami yakin kami bisa. Salah jika berpikir sebaliknya. Apa gunanya pergi ke Piala Dunia dan tidak percaya bahwa Anda bisa membawa pulang trofi? Ini akan sulit dan kami harus bekerja sangat keras, memiliki sedikit keberuntungan dan memiliki banyak hal untuk mencapainya,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/11/14/harry-kane-yakin-inggris-bisa-juara-piala-dunia-2022-di-qatar">Harry Kane Yakin Inggris Bisa Juara Piala Dunia 2022 di Qatar</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>