<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Domestik Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/domestik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 01 May 2026 13:18:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Domestik Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tetap Cantik untuk Urusan Domestik, Fesyen Perempuan ala Natapola </title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/05/01/tetap-cantik-untuk-urusan-domestik-fesyen-perempuan-ala-natapola</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 May 2026 13:18:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Devy Natalia]]></category>
		<category><![CDATA[Domestik]]></category>
		<category><![CDATA[Fesyen]]></category>
		<category><![CDATA[Natapola]]></category>
		<category><![CDATA[Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=557307</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Tren busana perempuan kian berkembang. Baik dikenakan untuk aktivitas di luar rumah maupun saat mengerjakan pekerjaan domestik. Brand lokal Kota Semarang, Natapola, menangkap peluang bisnis fesyen perempuan tersebut. Hingga menghadirkan konsep busana yang tetap bergaya, dan nyaman, saat dipakai sehari-hari di dalam rumah. Devy Natalia pemilik outltet sekaligus perancang busana wanita, mengatakan, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/01/tetap-cantik-untuk-urusan-domestik-fesyen-perempuan-ala-natapola">Tetap Cantik untuk Urusan Domestik, Fesyen Perempuan ala Natapola </a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> – Tren busana perempuan kian berkembang. Baik dikenakan untuk aktivitas di luar rumah maupun saat mengerjakan pekerjaan domestik.</p>
<p>Brand lokal Kota Semarang, Natapola, menangkap peluang bisnis fesyen perempuan tersebut. Hingga menghadirkan konsep busana yang tetap bergaya, dan nyaman, saat dipakai sehari-hari di dalam rumah.</p>
<p>Devy Natalia pemilik outltet sekaligus perancang busana wanita, mengatakan, ada hal yang memicunya membuat konsep tren fesyen itu.</p>
<p>Dia mengaku mengamati kebiasaan sebagain perempuan. Di mana tampil maksimal saat bepergian di luar rumah, namun cenderung kurang memperhatikan penampilan saat di rumah.</p>
<p>“Kadang gemes lihat ibu-ibu, kalau keluar rumah bisa dandan cantik. Tapi di rumah pakai daster seadanya. Padahal di rumah juga ada suami, kenapa tidak tetap tampil menarik,” katanya saat pembukaan toko Natapola, Kota Semarang, Jumat 1 Mei 2026.</p>
<p>Berangkat dari pemikitan tersebut, Devy menghadirkan lini khusus fesyen busana rumah bertajuk “From Devy.  Santai dan tetap modis.</p>
<p>Dia bilang, koleksi ini dirancang agar perempuan tetap merasa percaya diri, meski hanya beraktivitas di dalam rumah.</p>
<p>Devy menegaskan, seluruh produk Natapola merupakan hasil produksi dalam negeri dengan desain original. Ia menolak anggapan bahwa produknya mengambil dari luar negeri.</p>
<p>“Semua kita bikin sendiri di Indonesia, dari desain sampai produksi. Kalau pun ada yang dari luar, hanya bagian kecil seperti kancing atau aksesoris,” katanya.</p>
<p>Dari sisi desain, dia mengatakan, tidak terpaku pada satu kiblat tertentu. Konsep desainnya lebih bersifat global, mengikuti tren fasyen.</p>
<p>&#8220;Tetap disesuaikan dengan karakter perempuan Indonesia,&#8221; ucap perempuan 35 tahun itu.</p>
<p>Dikatakan Devy, koleksinya menyasar ibu rumah tangga, juga perempuan muda dengan rentang usia sekitar 20 hingga 30-an tahun. Variasi produknya pun cukup luas, mulai dari pakaian kasual, busana kerja, hingga homewear.</p>
<p>Dari sisi harga, dia ingin agar tetap   ramah di kantong pelanggan. Selain harga, variasi ukuran juga menjadi perhatian. Ukuran disediakan hingga XXL dengan lingkar dada mencapai 120 cm, guna mengakomodasi berbagai bentuk tubuh perempuan.</p>
<p>“Bentuk tubuh perempuan itu beda-beda. Jadi penting banget bisa coba langsung supaya tahu cocok atau tidak,” ucapnya.</p>
<p>Lebih lanjut, kqta dia, keputusan membuka toko fisik juga bukan tanpa alasan. Di tengah maraknya toko daring (marketplace), Devy justru melihat biaya berjualan online kini semakin tinggi.</p>
<p>“Sekarang menurut saya marketplace malah lebih mahal. Kalau offline, meski ada biaya sewa dan pegawai, tetap bisa lebih efisien kalau omzetnya bagus,” katanya. (*)</p>
<p><strong>Diaz A Abidin</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/01/tetap-cantik-untuk-urusan-domestik-fesyen-perempuan-ala-natapola">Tetap Cantik untuk Urusan Domestik, Fesyen Perempuan ala Natapola </a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Libur Nataru 2020 Wisatawan Bali Lebih dari 366.666 Pengunjung</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/01/07/libur-nataru-2020-wisatawan-bali-lebih-dari-366-666-pengunjung</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2021 04:31:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[2020]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Domestik]]></category>
		<category><![CDATA[nataru]]></category>
		<category><![CDATA[wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=138224</guid>

					<description><![CDATA[<p>BALI (SUARABARU.ID)&#8211; Saat libur Natal dan Tahun Baru 2020-2021, Bali dikunjungi tidak kurang dari 366.666 wisatawan domestik. Gubernur Bali Wayan Koster menyebut angka itu cukup fantastis. we“Jumlah wisatawan itu datang ke Bali melalui jalur udara, darat dan laut sejak tanggal 17 Desember 2020,” ucap Koster seperti dikutip perspectivesnews.com anggota siberindo.co, Selasa (5/1/2021). Selama di Bali, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/01/07/libur-nataru-2020-wisatawan-bali-lebih-dari-366-666-pengunjung">Libur Nataru 2020 Wisatawan Bali Lebih dari 366.666 Pengunjung</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BALI (SUARABARU.ID)</strong>&#8211; Saat libur Natal dan Tahun Baru 2020-2021, Bali dikunjungi tidak kurang dari 366.666 wisatawan domestik. Gubernur Bali Wayan Koster menyebut angka itu cukup fantastis.</p>
<p>we“Jumlah wisatawan itu datang ke Bali melalui jalur udara, darat dan laut sejak tanggal 17 Desember 2020,” ucap Koster seperti dikutip perspectivesnews.com anggota siberindo.co, Selasa (5/1/2021).</p>
<p>Selama di Bali, ucap Koster, secara umum para wisatawan ini telah menaati protokol kesehatan dengan tertib dan disiplin, yaitu mengikuti uji swab berbasis PCR bagi pelaku perjalanan yang memakai transportasi udara,</p>
<p>Sedangkan para pelancong yang menggunakan moda transportasi darar, melakukan rapid test antigen.</p>
<p>Tempat-tempat jasa usaha pariwisata pun, kata Koster, secara umum telah menaati protokol kesehatan dengan tertib dan disiplin.</p>
<p>“Sampai saat ini tidak terjadi penambahan kasus positif Covid-19 secara signifikan,” jelas gubernur dalam jumpa pers bersama Kadis Kesehatan Bali, dr. Ketut Suarjaya, dan Kadis Perhubungan Bali, I Gde Wayan Samsi Gunartha di Gedung Gajah Jayasabha, Denpasar.</p>
<p>Atas pencapaian kinerja yang baik ini, Gubernur Koster menyatakan, mewakili Pemerintah Provinsi Bali dan masyarakat Bali, menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan para pihak yang telah rela berkorban secara nyata.</p>
<p>“Selanjutnya saya mengimbau semua pihak dan masyarakat Bali agar terus mematuhi protokol kesehatan dengan tertib, disiplin, dan penuh tanggung jawab serta penuh kesadaran dan kesabaran,” ujarnya, seperti dilansir <em>suarabaru.id </em>dari <em>Siberindo.co.</em></p>
<p><em><strong>Claudia SB</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/01/07/libur-nataru-2020-wisatawan-bali-lebih-dari-366-666-pengunjung">Libur Nataru 2020 Wisatawan Bali Lebih dari 366.666 Pengunjung</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinas Pariwisata Koreksi Target Kunjungan Wisatawan Akibat Pandemi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/08/11/dinas-pariwisata-koreksi-target-kunjungan-wisatawan-akibat-pandemi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2020 06:27:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Solo Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Asing]]></category>
		<category><![CDATA[Domestik]]></category>
		<category><![CDATA[pandemi]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[tes swab]]></category>
		<category><![CDATA[wisatawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=104323</guid>

					<description><![CDATA[<p>SOLO (SUARABARU.ID) &#8211; Dinas Pariwisata Kota Surakarta memastikan ada koreksi target jumlah wisatawan baik asing maupun domestik pada tahun ini mengingat terbatasnya aktivitas masyarakat akibat pandemi COVID-19. &#8220;Kalau target awal, di tahun ini kami bisa menjaring sebanyak 5,5 juta wisatawan baik lokal maupun asing,&#8221; kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Surakarta Hasta Gunawan di Solo, Senin [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/08/11/dinas-pariwisata-koreksi-target-kunjungan-wisatawan-akibat-pandemi">Dinas Pariwisata Koreksi Target Kunjungan Wisatawan Akibat Pandemi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SOLO (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong> &#8211; Dinas Pariwisata Kota Surakarta memastikan ada koreksi target jumlah wisatawan baik asing maupun domestik pada tahun ini mengingat terbatasnya aktivitas masyarakat akibat pandemi COVID-19.</p>
<p>&#8220;Kalau target awal, di tahun ini kami bisa menjaring sebanyak 5,5 juta wisatawan baik lokal maupun asing,&#8221; kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Surakarta Hasta Gunawan di Solo, Senin (10/8/2020).</p>
<p>Ia mengatakan angka tersebut naik sebanyak 300.000 dibandingkan realisasi tahun lalu yang mencapai 5,2 juta wisatawan. Meski memastikan terjadi koreksi target, pihaknya belum dapat menyampaikan target terbaru mengingat masih ada harapan di sisa waktu hingga akhir tahun ini.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2020/08/10/rapid-test-di-bandara-adi-soemarmo-1-454-orang-tak-ada-suspect/">‘Rapid Test’ di Bandara Adi Soemarmo 1.454 Orang Tak Ada ‘Suspect’</a></strong></p>
<p>&#8220;Kami masih melihat kondisi sembari menunggu situasi kota betul-betul aman, tidak hanya di Solo tetapi juga kota lain. Apalagi pelancong yang datang ke Solo banyak dari Jakarta dan Surabaya,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Selain kota asal sebagian wisatawan yang masih masuk dalam kategori zona merah, kelengkapan tes cepat yang menjadi salah satu syarat dalam melakukan perjalanan juga berdampak pada keengganan wisatawan untuk bepergian jauh.</p>
<p>Ia menambahkan meski seluruh objek wisata yang ada di Kota Solo sudah dibuka, ternyata belum mampu mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan.</p>
<p>&#8220;Pembatasan usia pengunjung (larangan pengunjung dibawah 15 tahun, red) juga sangat berpengaruh,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Ia mencontohkan tingkat kunjungan di Taman Wisata Balekambang saat ini hanya menyisakan 100 orang/hari dari biasanya sekitar 300 orang/hari di Sabtu dan Minggu. Angka ini menurun signifikan jika dibandingkan sebelum pandemi, yaitu sekitar 1.000 orang/hari di hari Senin-Jumat dan mencapai 5.000 orang di hari Sabtu dan Minggu.</p>
<p>Meski demikian, saat ini jumlah pengunjung khususnya kunjungan hotel sudah ada kenaikan jika dibandingkan bulan Maret di mana awal diberlakukannya Kejadian Luar Biasa (KLB) covid-19 di Kota Solo.</p>
<p>&#8220;Di awal itu angka okupansi sangat rendah, kemudian naik lagi saat new normal tetapi turun lagi sejak ada klaster baru di rumah sakit dr Moewardi. Saat ini okupansi hotel sekitar 20-30 persen,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><em><strong>Ant/Naf</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/08/11/dinas-pariwisata-koreksi-target-kunjungan-wisatawan-akibat-pandemi">Dinas Pariwisata Koreksi Target Kunjungan Wisatawan Akibat Pandemi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
