<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>disbudpar Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/disbudpar/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Oct 2025 06:37:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>disbudpar Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Setelah Disbudpar, Kepala PKPLH juga Diganti Plt Meski Baru Dilantik</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/01/setelah-disbudpar-kepala-pkplh-juga-diganti-plt-meski-baru-dilantik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2025 05:00:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[bupati kudus]]></category>
		<category><![CDATA[disbudpar]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[mutasi pejabat]]></category>
		<category><![CDATA[Pkplh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=499111</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, resmi menunjuk sejumlah pejabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) dan Pelaksana Harian (Plh) kepala dinas untuk mengisi kekosongan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) usai rotasi jabatan yang baru saja dilakukan. Tercatat, ada empat Plt baru dan satu Plh yang mendapat amanah untuk menakhodai OPD strategis di lingkungan Pemkab Kudus. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/01/setelah-disbudpar-kepala-pkplh-juga-diganti-plt-meski-baru-dilantik">Setelah Disbudpar, Kepala PKPLH juga Diganti Plt Meski Baru Dilantik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, resmi menunjuk sejumlah pejabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) dan Pelaksana Harian (Plh) kepala dinas untuk mengisi kekosongan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) usai rotasi jabatan yang baru saja dilakukan.</p>
<p>Tercatat, ada empat Plt baru dan satu Plh yang mendapat amanah untuk menakhodai OPD strategis di lingkungan Pemkab Kudus.</p>
<p><strong>Daftar Plt Kepala OPD Baru</strong></p>
<p>Tulus Tri Yatmika (Sekretaris Dinas Dukcapil) sebagai Plt Kepala BKPSDM Kudus.</p>
<p>Andrias Wahyu Setyawan (Camat Kota) sebagai Plt Kepala Kesbangpol Kudus.</p>
<p>Satria Agus Himawan (Camat Kaliwungu) sebagai Plt Kepala Dinas Kominfo Kudus.</p>
<p>dr. Mustiko (Wakil Direktur RSUD Kudus) sebagai Plt Kepala Dinas Kesehatan Kudus.</p>
<p>Selain itu, Bupati juga menunjuk Jatmiko Muhardi (Asisten II Setda Kudus) sebagai Plh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar). Penunjukan ini dilakukan lantaran pejabat definitif, Abdul Halil, yang baru dilantik, langsung dinonaktifkan terkait kasus disiplin yang sedang dijalani.</p>
<p><strong>Jabatan Plt dan Plh</strong></p>
<p>Menurut Plt Kepala BKPSDM Kudus, Tulus Tri Yatmika, penunjukan Plt dilakukan karena di OPD terkait tidak terdapat pejabat eselon yang memenuhi syarat, sementara Plh ditunjuk jika pejabat definitif masih ada namun berhalangan atau nonaktif.</p>
<p>“SK Plt dan Plh tersebut efektif berlaku mulai hari ini,” ujar Tulus.</p>
<p>Selain lima OPD di atas, masih ada beberapa OPD lain yang dipimpin oleh pejabat berstatus Plt, di antaranya:</p>
<p>Harry Wibowo, Plt Kepala Dinas PUPR Kudus.</p>
<p>Eko Hari Djatmiko, Plt Kepala Satpol PP Kudus (definitif Kepala BPBD).</p>
<p>Agung Dwi Hartono, Plt Asisten III Setda Kudus (definitif Kabag Perekonomian).</p>
<p>Sementara itu, jabatan Kepala Dinas PKPLH juga diisi Plt menyusul cuti hingga pensiunnya pejabat definitif, Masyudi. Untuk sementara, posisi tersebut diamanahkan kepada Sulistyowati sebagai Plt Kepala Dinas PKPLH.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/01/setelah-disbudpar-kepala-pkplh-juga-diganti-plt-meski-baru-dilantik">Setelah Disbudpar, Kepala PKPLH juga Diganti Plt Meski Baru Dilantik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lomba Foto Curug Kedung Kudhu Pudakpayung Libatkan Banyak Model</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/10/05/lomba-foto-curug-kedung-kudhu-pudakpayung-libatkan-banyak-model</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Oct 2024 00:32:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Curug Kedung Kudhu]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wisata Pudakpayung]]></category>
		<category><![CDATA[disbudpar]]></category>
		<category><![CDATA[Fotografi]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi Pesona Indonesia (GenPi)]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Dung Kopyah]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Banyumanik]]></category>
		<category><![CDATA[Ondorante]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=439571</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Ajang lomba foto objek wisata Curug Kedung Kudhu, Jembatan Dung Kopyah dan Ondorante serta penanaman pohon, akan digelar Sabtu (19/10/2024). Lomba ini terbuka untuk umum, dan menyediakan hadiah total sebesar Rp 9 juta. Ketua Desa Wisata Pudakpayung, yang juga selaku Ketua Panitia Penyelenggara, Muhammad menyatakan, lomba fotografi ini terselenggara atas kerja sama antara [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/05/lomba-foto-curug-kedung-kudhu-pudakpayung-libatkan-banyak-model">Lomba Foto Curug Kedung Kudhu Pudakpayung Libatkan Banyak Model</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Ajang lomba foto objek wisata Curug Kedung Kudhu, Jembatan Dung Kopyah dan Ondorante serta penanaman pohon, akan digelar Sabtu (19/10/2024). Lomba ini terbuka untuk umum, dan menyediakan hadiah total sebesar Rp 9 juta.</p>
<p>Ketua Desa Wisata Pudakpayung, yang juga selaku Ketua Panitia Penyelenggara, Muhammad menyatakan, lomba fotografi ini terselenggara atas kerja sama antara Kecamatan Banyumanik, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang (Disbudpar), Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Kota Semarang serta komunitas fotografi Semarang.</p>
<p>Komunitas yang antusias bergabung adalah, Komunitas Fotografer Semarang (KFS), Komunitas Fotografer Kota Lama Semarang, Komunitas Diajeng Semarang (KDS), Komunitas Denok Kenang Semarang, serta Karang Taruna Kota Semarang.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2024/10/05/gelar-pelatihan-furniture-bootcamp-himki-jepara-tingkatkan-kompetensi-pengusaha-mebel">Gelar Pelatihan ‘Furniture Bootcamp’ HIMKI Jepara Tingkatkan Kompetensi Pengusaha Mebel</a></strong></p>
<p><img loading="lazy" class="alignnone wp-image-439573 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/am.jpg" alt="" width="482" height="681" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/am.jpg 482w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/am-283x400.jpg 283w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/10/am-106x150.jpg 106w" sizes="(max-width: 482px) 100vw, 482px" />&#8221;Untuk menambah hidupnya hasil jepretan peserta lomba, akan disiapkan beberapa orang model Semarang. Baik yang tergabung dalam Komunitas Denok Kenang, maupun Komunitas Diajeng. Dipastikan suasana akan lebih hidup dan meriah,&#8221; kata Muhammad dalam keterangannya di Semarang, Jumat (4/10/2024).</p>
<p>Disampaikan juga, untuk pendaftaran peserta dimulai Sabtu-Sabtu (12-19/10/2024). Pengiriman hasil karya pada Selasa (22/10/2024), dan pengumuman juara akan dilakukan pada Sabtu (2/11/2024).</p>
<p>Digelarnya lomba fotografi ini, imbuh Muhammad, terkait dengan banyaknya objek wisata di Pudakpayung yang belum tergali. Baik objek wisata alam, edukasi maupun religi. Seperti Vihara Shimma 2500 Buddha Jayanti, yang selalu dikunjungi biksu dari Thailand.</p>
<p>Masih di kawasan itu, wisatawan bisa berkuda, belajar musik kulintang maupun belajar gamelan. Objek lainnya, ada Vihara Buddha Gaya Watugong, Masjid Al Aliy, kampung kuliner dan bank sampah. &#8221;Apabila wisatawan sudah mengalir, diharapkan kesejahteraan warga akan meningkat,&#8221; tukasnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/10/05/lomba-foto-curug-kedung-kudhu-pudakpayung-libatkan-banyak-model">Lomba Foto Curug Kedung Kudhu Pudakpayung Libatkan Banyak Model</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semarang Night Carnival 2021 Jadi Contoh Karnaval Budaya saat Pandemi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/11/19/semarang-night-carnival-jadi-contoh-karnaval-budaya-saat-pandemi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Priyono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Nov 2021 15:07:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[disbudpar]]></category>
		<category><![CDATA[karnaval budaya]]></category>
		<category><![CDATA[kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[semarang night carnival]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=212973</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Pandemi tak membuat perhelatan karnaval budaya di Kota Semarang terhenti. Dengan merubah konsep dan mengedepankan protokol kesehatan (prokes), perhelatan Semarang Night Carnival (SNC) kembali diadakan di tahun 2021. &#160; Semarang Night Carnival merupakan event budaya tahunan parade karnaval di malam hari yang menampilkan para peserta mengenakan aneka kostum aneka rupa dan perhelatannya [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/11/19/semarang-night-carnival-jadi-contoh-karnaval-budaya-saat-pandemi">Semarang Night Carnival 2021 Jadi Contoh Karnaval Budaya saat Pandemi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>) &#8211; Pandemi tak membuat perhelatan karnaval budaya di Kota <a href="http://semarangkota.go.id">Semarang</a> terhenti. Dengan merubah konsep dan mengedepankan protokol kesehatan (prokes), perhelatan Semarang Night Carnival (SNC) kembali diadakan di tahun 2021.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Semarang Night Carnival merupakan event budaya tahunan parade karnaval di malam hari yang menampilkan para peserta mengenakan aneka kostum aneka rupa dan perhelatannya baru saja usai digelar pada Rabu (17/11/2021) malam.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>SNC 2021 dengan tema Kemilau Nusantara kali ini dilaksanakan secara berbeda. Dalam kondisi pandemi seperti ini, perhelatan akbar ini diselenggarakan indoor di GOR Jatidiri Semarang dengan mengikuti protokol Kesehatan serta disiarkan online.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Karena alasan protokol kesehatan pula jika biasanya ratusan peserta karnaval bergerak <em>long march</em> secara bersamaan, maka kali ini para peserta tampil bergantian secara bergiliran. Ini juga sebagai tindakan agar para peserta tetap dalam jarak aman antar peserta SNC.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Total jumlah peserta yang terlibat dalam perhelatan Semarang Night Carnival 2021 ada sebanyak 85 peserta, selain itu dalam acara tersebut juga melibatkan 65 penari yang membawakan koreografi tari kolosal serta 50 orang pemain drumband.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pembukaan event Semarang Night Carnival 2021 dilakukan langsung oleh Walikota Semarang, Hendrar Prihadi. Acara ini sendiri juga bersamaan dengan dihelatnya Festival HAM 2021 yang diadakan di Hotel PO Semarang dan dengan prosedur prokes yang sama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Penyelenggaraan (SNC) ini adalah tantangan karena diadakan disaat pandemi, tapi apapun kesulitannya pasti tuhan berikan kemudahan. SNC 2021 kita mulai dari spirit baru untuk menggeliatkan kembali pariwisata di Kota Semarang,” kata walikota.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Walikota yang biasa disapa Hendi ini mengatakan, dari pengalaman hampir 2 tahun pandemi menjadi pelajaran berharga bagaimana menyikapi kondisi, terutama dalam hal aktivitas sehari – hari, termasuk bagaimana menggeliatkan kegiatan wisata dan budaya Kota Semarang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kembali terselenggaranya event Semarang Night Carnival tersebut menjadi perwujudan komitmen pemerintah untuk bangkit kembali, terutama dalam hal mempromosikan destinasi wisata namun dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dari penyelenggaraan SNC 2021 yang bertema Kemilau Nusantara, Kota Semarang ikut serta mempromosikan 5 destinasi wisata utama yang ada di Indonesia. Hal ini sejalan dengan target Pemerintah Pusat yang mencoba mengangkat lima destinasi tersebut ke tingkat dunia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf, Rizki Handayani Mustafa, mewakili Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, mengatakan, gelaran SNC 2021 bisa menjadi contoh perhelatan kegiatan budaya saat pandemi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Tema (SNC) Kemilau Nusantara ini sudah bertaraf nasional, dan ini ke depannya akan menjadi <em>event</em> nasional yang terus berkembang. Saya harap ini dijaga terus, terutama menjaga protokol kesehatannya, ini bisa ditiru daerah lain dari sisi penyelenggaraannya,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rizki lebih jauh menyatakan, perhelatan SNC 2021 bisa menjadi pemantik kunjungan wisatawan ke Kota Semarang sehingga memberi dampak ekonomi dan budaya yang akan mendukung perkembangan pariwisata Kota Semarang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dirinya juga mengapresiasi inovasi untuk mengkolaborasikan perhelatan budaya dengan standar protokol kesehatan di masa pandemi. Semua aspek kesehatan tetap terpenuhi dan dilakukan secara hati-hati sehingga tetap menjaga keselamatan seluruh pihak yang terlibat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Konsep hybrid yang diterapkan dalam SNC 2021; menyiarkan seluruh kegiatan acara melalui kanal Youtube resmi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang bagi masyarakat umum dan penyelenggaraan secara indoor dengan tamu yang hadir telah divaksin dan tes negatif serta diundang secara khusus oleh panitia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dalam rangkaian penyelenggaraannya sendiri, seluruh peserta SNC baik yang tampil mengenakan kostum ataupun yang mengisi acara musik dan penari dilakukan jauh – jauh hari secara bergiliran dan mengikuti prosedur prokes yang ditetapkan, baik pada saat latihan mandiri, praktik koreografi bersama, hingga gladi resik menjelang acara dimulai.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h6><strong>Inovasi Penyelenggaraan Event Budaya</strong></h6>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala Disbudpar Kota Semarang, Indriyasari, disela-sela evaluasi acara SNC 2021, mengatakan, event Semarang Night Carnival 2021 kali ini menjadi ajang ujicoba bagaimana menyelenggarakan sebuah acara budaya di masa pandemi namun tetap mengikuti prokes.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepada SuaraBaru.id, kepala dinas yang biasa  disapa Bu Iin ini mengungkapkan bahwasannya ini menjadi rintisan percontohan untuk penyelenggaran event – event budaya bertaraf masif lainnya untuk menggalakkan kembali pariwisata di Kota Semarang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Yang paling penting itu adalah jangan sampai kehilangan momentnya, apalagi Semarang Night Carnival ini merupakan event tahunan dan sudah menjadi <em>trade mark</em> terkenal di Kota Semarang, dan di 2020 lalu kita tidak menyelenggarakannya karena pandemi,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Iin menjelaskan, teknis bagi peserta event tersebut persiapannya dilakukan sedemikian rupa, bahkan sejak jauh-jauh hari para peserta sudah diyakinkan untuk selalu siap ketika kondisi pandemi sudah memungkinkan untuk melaksanakan event besar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kondisi status Kota Semarang yang sudah masuk level 1 PPKM di awal November 2021 memungkinkan untuk mengadakan event besar, tapi pasti penyelenggaraannya dengan pembatasan sesuai aturan dan pelaksanaan prokes yang ketat mengikuti aturan Perwal.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Disbudpar sendiri menggelar 8 kali workshop untuk para peserta SNC yang dilakukan di Balaikota Semarang pada 8 – 13 November 2021. Adapun materi workshop yang diberikan kepada peserta SNC adalah make-up, costum, runway, coreo, dance, dan ekspresi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Workshopnya sendiri dilaksanakan dengan prokes ketat, mulai dari kewajiban mengenakan masker kepada semua peserta, menjaga jarak saat sesi latihan korea, hingga syarat telah vaksinasi dua kali, dan lolos tes covid-19 dengan hasil negatif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Iin melanjutkan, SNC adalah event rutin yang mustinya digelar setiap tahun, karena sebagai bagian dari promosi daerah dan juga pastinya akan meningkatkan kegiatan perekonomian di Kota Semarang, namun untuk 2020 terhalang karena adanya pandemi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk mekanisme penyelenggaraan acara pada hari H, seluruh tim panitia memastikan tempat acara benar-benar steril dan telah didisinfektan selama beberapa waktu sebelumnya. Selain itu penambahan fasilitas tes covid bagi peserta dan tamu juga disediakan lengkap.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Konsep pelaksanaan SNC tahun ini diujicobakan di GOR Jatidiri dengan jumlah terbatas baik untuk peserta, pengisi acara, maupun tamu undangan. Semua pendukung acara dan peserta wajib swab antigen, menggunakan aplikasi Pedulilindungi, dan setiap undangan menggunakan system barcode untuk skrining agar jumlah penonton sesuai dengan undangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Yang hadir dilokasi SNC 2021 (GOR Jatidiri) ada undangan khususnya, kami yang tentukan siapa yang hadir, diundangannya pakai barcode dan diskrining jadi yang hadir sesuai jumlah yang ditentukan. Syarat lainnya masuk bergiliran, wajib pakai masker dan cuci tangan, dan duduknya pun kami beri jarak agar tetap aman tidak kontak langsung,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Iin berharap jika ditahun depan penyelenggaraan Semarang Night Carnival bisa jauh lebih baik lagi, namun tetap melihat situasi dan kondisi yang ada di lapangan, apakah masih pandemi atau sudah reda. Namun dengan adanya SNC 2021, bisa menjadi patokan bagaimana menggelar sebuah acara budaya ditengah kondisi yang terbatas namun tetap mengikuti prokes.</p>
<p><em><strong>Hery Priyono</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/11/19/semarang-night-carnival-jadi-contoh-karnaval-budaya-saat-pandemi">Semarang Night Carnival 2021 Jadi Contoh Karnaval Budaya saat Pandemi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semarang Night Carnival 2021 Angkat Tema Kemilau Nusantara</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/11/12/semarang-night-carnival-2021-angkat-tema-kemilau-nusantara</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/11/12/semarang-night-carnival-2021-angkat-tema-kemilau-nusantara#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Nov 2021 09:36:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[disbudpar]]></category>
		<category><![CDATA[Kemilau Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[semarang night carnival]]></category>
		<category><![CDATA[SNC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=210562</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Pemerintah Kota Semarang pada tanggal 16 &#8211; 19 November 2021 menjadi tuan rumah Festival HAM. Untuk menyambut gelaran acara tersebut Kota Semarang akan menggelar perhelatan Semarang Night Carnival (SNC) 2021. &#160; Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang dalam giat acara SNC 2021 ini menggelarnya secara luring dan daring dengan pembatasan-pembatasan sesuai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/11/12/semarang-night-carnival-2021-angkat-tema-kemilau-nusantara">Semarang Night Carnival 2021 Angkat Tema Kemilau Nusantara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>) &#8211; Pemerintah Kota Semarang pada tanggal 16 &#8211; 19 November 2021 menjadi tuan rumah Festival HAM. Untuk menyambut gelaran acara tersebut Kota <a href="http://semarangkota.go.id">Semarang</a> akan menggelar perhelatan Semarang Night Carnival (SNC) 2021.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang dalam giat acara SNC 2021 ini menggelarnya secara luring dan daring dengan pembatasan-pembatasan sesuai aturan yang ditetapkan Pemerintah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“SNC 2021 ini meneruskan konsep SNC 2020 yang sempat tertunda karena pandemi. SNC Kali ini mengusung tema Kemilau Nusantara mengangkat 5 kostum yang terinspirasi dari 5 destinasi super prioritas yang dicanangkan Presiden Jokowi,” kata Kadisbudpar Kota Semarang, Indriyasari, Jumat (12/11/2021).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lima rancangan kostum Kemilau Nusantara yang terinspirasi dari destinasi super prioritas tersebut adalah Danau Toba Sumatra Utara, Borobudur Jawa Tengah, Labuan Bajo NTT, Mandalika NTB, dan Likupan Sulawesi Utara.</p>
<figure id="attachment_210560" aria-describedby="caption-attachment-210560" style="width: 640px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" class="wp-image-210560 size-large" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-12-at-12.24.23-1024x576.jpeg" alt="Semarang Night Carnival 2021 Angkat Tema Kemilau Nusantara" width="640" height="360" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-12-at-12.24.23-1024x576.jpeg 1024w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-12-at-12.24.23-400x225.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-12-at-12.24.23-150x84.jpeg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-12-at-12.24.23-768x432.jpeg 768w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-12-at-12.24.23-681x383.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-12-at-12.24.23.jpeg 1080w" sizes="(max-width: 640px) 100vw, 640px" /><figcaption id="caption-attachment-210560" class="wp-caption-text">Tema Kemilau Nusantara diangkat dalam penyelenggaraan Semarang Night Carnival 2021. (doc/ist)</figcaption></figure>
<p>IIn panggilan akrabnya, mengatakan pihaknya telah melakukan persiapan sedemikian rupa, bahkan sejak jauh-jauh hari para peserta sudah diyakinkan untuk selalu siap ketika kondisi pandemi sudah memungkinkan untuk melaksanakan event besar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Alhamdulillah Kota Semarang sudah masuk level 1, jadi masih memungkinkan untuk mengadakan event besar, tapi pasti penyelenggaraannya dengan pembatasan sesuai aturan dan pelaksanaan prokes yang ketat,” kata Iin.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Disbudpar sendiri sudah menggelar 8 kali workshop untuk para peserta SNC yang dilakukan di Balai Kota Semarang pada 8 &#8211; 13 November 2021. Adapun materi workshop yang diberikan kepada peserta SNC adalah make-up, costum, runway, coreo, dance, dan ekspresi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Iin melanjutkan, SNC adalah event rutin yang mustinya digelar setiap tahun, karena sebagai bagian dari promosi daerah dan juga pastinya akan meningkatkan kegiatan perekonomian di Kota Semarang, namun untuk 2020 terhalang karena adanya pandemi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Konsep pelaksanaan SNC tahun ini diujicobakan di GOR Jatidiri dengan jumlah terbatas baik untuk peserta, pengisi acara, maupun tamu undangan. Semua pendukung acara dan peserta wajib swab antigen, menggunakan aplikasi Pedulilindungi, dan setiap undangan menggunakan system barcode untuk skrining agar jumlah penonton sesuai dengan undangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Untuk masyarakat yang akan menyaksikan pagelaran SNC Tahun ini, akan kami siarkan lewat kanal Youtube Disbudpar Kota Semarang. Akan ada kejutan-kejutan yang akan kami tampilkan pada pagelaran SNC Tahun ini,” ungkapnya.</p>
<p>Hery Priyono</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/11/12/semarang-night-carnival-2021-angkat-tema-kemilau-nusantara">Semarang Night Carnival 2021 Angkat Tema Kemilau Nusantara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/11/12/semarang-night-carnival-2021-angkat-tema-kemilau-nusantara/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Disbudpar Kota Semarang Gelar Pelatihan Pemandu Desa Wisata</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/09/16/disbudpar-kota-semarang-gelar-pelatihan-pemandu-desa-wisata</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/09/16/disbudpar-kota-semarang-gelar-pelatihan-pemandu-desa-wisata#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Priyono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Sep 2021 15:08:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[desa wisata]]></category>
		<category><![CDATA[disbudpar]]></category>
		<category><![CDATA[outbound]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan pemandu wisata]]></category>
		<category><![CDATA[rintisan wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=198361</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Pandemi Covid-19 telah merubah tren pasar wisata, yang semula wisatawan datang rombongan jumlah besar, kini datang dalam kelompok kecil, yang dulu menyukai mass tourism kini cenderung memilih special interest tourism. &#160; Hal tersebut seperti yang disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari, di depan 45 Peserta Pelatihan Pemandu Wisata Outbound [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/09/16/disbudpar-kota-semarang-gelar-pelatihan-pemandu-desa-wisata">Disbudpar Kota Semarang Gelar Pelatihan Pemandu Desa Wisata</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>) &#8211; Pandemi Covid-19 telah merubah tren pasar wisata, yang semula wisatawan datang rombongan jumlah besar, kini datang dalam kelompok kecil, yang dulu menyukai mass tourism kini cenderung memilih special interest tourism.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hal tersebut seperti yang disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata <a href="http://semarangkota.go.id">Kota Semarang</a>, Indriyasari, di depan 45 Peserta Pelatihan Pemandu Wisata Outbound di Hotel Golden City, Kawasan Kota Lama, Kamis (16/9/2021).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Indriyasari lebih lanjut menjelaskan, adanya kegiatan pelatihan tersebut memang untuk merespon tren perubahan pasar wisatawant sehingga target Pemerintah Kota Semarang pun berubah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Saat ini kita menekankan pada kualitas dari pada kuantitas wisatawan, yaitu bukan seberapa banyak wisatawan yang datang, namun seberapa banyak wisatawan membelanjakan uangnya di setiap destinasi wisata sehingga berimbas tinggi pada pendapatan masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” kata kepala dinas yang biasa disapa Bu Iin ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sementara itu, Ketua DPRD Kota Semarang, Kadar Lusman, mengapresiasi langkah Disbudpar Kota Semarang yang selalu membina dan meningkatkan kualitas SDM Pariwisata di Kota Semarang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dirinya sangat mendukung kebijakan – kebijakan yang pro rakyat kecil seperti halnya pelatihan pemandu wisata outbouund dimana pesertanya sebagian besar adalah  masyarakat dari desa wisata dan rintisan wisata.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Upaya merintis dan membina masyarakat pedesaan secara fokus, terarah dan berkelanjutan akan mendorong pertumbuhan – pertumbuhan ekonomi baru di masyarakat sehingga akan mempercepat kebangkitan perekonomian Kota Semarang,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Adapun kegiatan Pelatihan Pemandu Wisata Outbound berlangsung 14-17 September tersebut dilakukan di dua lokasi, lokasi pertama di Hotel Golden City untuk kelas paparan teori, dan sesi praktek di lakukan di Ekowisata Hutan Tinjomoyo.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai narasumber, dihadirkan dari Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) DPC Kota Semarang dan Asosiasi Experiental Learning Indonesia (AELI) DPD Jawa Tengah yang merupakan praktisi yang telah memegang sertifikasi dibidang kepemanduan wisata outbound.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala Bidang Industri Pariwisata Disbudpar Kota Semarang, Samsul Bahri Siregar, menjelaskan, tujuan pelatihan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi, dan kompetensi peserta pelatihan agar dapat memenuhi Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKN) bidang kepemanduan outbound atau fasilitator <em>experiential learning</em>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Adapun beberapa materi – materi yang diberikan dalam giat pelatihan tersebut di antaranya seperti dasar dan etika kepemanduan, penyelenggaraan kegiatan wisata outbound pada masa penanganan pandemi Covid-19, merencanakan program kegiatan rekreasi dan pembelajaran, hingga materi pelaksanaan pemanduan kegiatan rekreasi dan pembelajaran.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Semua materi diberikan bagi pemandu outbound, terutama para pemandu di desa – desa wisata dan rintisan wisata. Pelatihannya mulai dari cara memandu kegiatan tali rendah dan tali tinggi, menangani resiko dalam kegiatan, hingga praktek lapangan,” katanya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/09/16/disbudpar-kota-semarang-gelar-pelatihan-pemandu-desa-wisata">Disbudpar Kota Semarang Gelar Pelatihan Pemandu Desa Wisata</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/09/16/disbudpar-kota-semarang-gelar-pelatihan-pemandu-desa-wisata/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>4</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>CHSE Jadi Strategi Siasati Pandemi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/12/25/chse-jadi-strategi-siasati-pandemi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Priyono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Dec 2020 12:53:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[CHSE]]></category>
		<category><![CDATA[disbudpar]]></category>
		<category><![CDATA[industri pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[kemenparekraf]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[sektor kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[sertifikasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=135275</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability / bersih, sehat, aman, dan ramah lingkungan) menjadi standar baru penerapan usaha di bidang pariwisata dan bidang sektor pendukung lainnya di tengah pandemi. &#160; Di Kota Semarang, sepanjang Oktober hingga Desember 2020 pihak Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/12/25/chse-jadi-strategi-siasati-pandemi">CHSE Jadi Strategi Siasati Pandemi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>) – Sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability / bersih, sehat, aman, dan ramah lingkungan) menjadi standar baru penerapan usaha di bidang pariwisata dan bidang sektor pendukung lainnya di tengah pandemi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di Kota Semarang, sepanjang Oktober hingga Desember 2020 pihak Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang menggelar berbagai bimbingan teknis bagi pelaku pariwisata dan industri kreatif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hal tersebut dilakukan sebagai langkah dalam menyikap pandemi Covid-19 yang terjadi. Sehingga, dengan adanya sertifikasi CHSE ini akan memberi jaminan ke wisatawan dan masyarakat umum terhadap pelaksanaan kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala Disbudpar Semarang, Indriyasari, mengungkapkan kalau disaat seperti ini industri pariwisata berikut serta sektor kreatif sangat terdampak besar akibat pandemi. Belum lagi masih belum ada kepastian kapan hal ini segera berakhir atau bisa segera ada vaksin bagi Covid-19.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Disbudpar mendorong pelaku wisata mengajukan sertifikasi CHSE, tujuannya untuk mewujudkan wisata sehat dan aman dari Covid-19. Industri ini tidak boleh berhenti berusaha karena ini menyangkut kesejahteraan. Walaupun pandemi masih belum bisa ditebak kapan berhenti,” katanya kepada SuaraBaru.id.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tak hanya itu saja, Disbudpar pun terus mensosialisasikan kepada seluruh pengelola tempat wisata terkait sertifikasi CHSE. Dan bagi yang belum mengikuti sertifikasi CHSE untuk segera mendaftarkan diri.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Indriyasari mengatakan, program sertifikasi CHSE ini sebagai strategi menghadapi masa adaptasi kebiasaan baru (<em>New Normal</em>) di dunia pariwisata. Salah satunya dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat di sektor wisata untuk menciptakan rasa aman dan nyaman.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pendaftaran sertifikasi CHSE sendiri bisa dilakukan secara daring melalui halaman <a href="http://chse.kemenparekraf.go.id">chse.kemenparekraf.go.id</a> dan melakukan pengisian formulir identitas usaha. Pengelola, atau pelaku wisata.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Tak hanya di industri pariwisata saja, di industri kreatif juga disosialisasikan soal penerapan CHSE ini. Mulai dari sub-sektor fashion, pertunjukkan, musik, video, kuliner dan sub sektor kreatif lain juga didorong CHSE, terutama penerapan standar protokol kesehatan,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h6><strong>Dewan Dorong Sertifikasi CHSE</strong></h6>
<p>Tak hanya dari eksekutif saja, perwakilan legislatif Kota Semarang juga mendorong sertifikasi CHSE ini. Bahkan anggota dewan Kota Semarang juga mendesak bagi siapapun yang bergerak dibidang usaha untuk bisa mengikuti sertifikasi CHSE ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Supriadi, secara terang-terangan mengajak para pelaku usaha wisata yang ada di Kota Semarang, khususnya tempat hiburan untuk melengkapi diri dengan sertifikasi CHSE, karena hal ini penting.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Lebih jauh Supriadi mengatakan, dengan adanya sertifikasi CHSE ini sebagai upaya untuk menghidupkan kembali “nyawa” industri pariwisata dan hiburan Kota Semarang yang beberapa bulan belakangan ini lesu tak bergairah akibat pandemi Covid-19.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Dengan adanya sertifikasi CHSE ini di tempat pariwisata dan hiburan berarti menandakan tempat tersebut sudah menerapkan protokol kesehatan dengan benar sesuai standar. Apalagi saat ini Kota Semarang sudah dikenal menjadi salah satu kota tujuan wisata kelas nasional,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di tengah fluktuasi angka penderita Covid-19 yang naik turun tak menentu, Supriadi mengakui bahwasannya sangat tidak mungkin selamanya aktivitas warga dibatasi, apalagi jika berbicara tentang aktivitas perekonomian warga, terutama warga kelas bawah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Pembatasan kegiatan masyarakat memang merupakan salah satu prosedur pencegahan penyebaran Covid-19, tapi kita tidak bisa tutup mata soal dampaknya ke industri pariwisata dan hiburan. Sehingga jika ingin tetap berjalan maka harus menerapkan standar protokol kesehatan, dan sertifikasi CHSE itu menjadi solusinya,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h6><strong>Protokol Kesehatan Tempat Wisata</strong></h6>
<p>Sebagai contoh salah satu objek wisata yang terkenal di Kota Semarang, Grand Maerakaca, sejak beberapa waktu lalu sudah mendapatkan sertifikasi CHSE setelah melalui uji kelayakan dari tim Kemenparekraf yang menangani bidang ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di Grand Maerakaca, mulai dari tata cara wisatawan datang berkunjung hingga kebersihan dan keamanan lokasi objek wisatawan sudah menerapkan standar protokol kesehatan ketat sesuai aturan dari pemerintah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Protokol kesehatan seperti pengecekan suhu, kewajiban masker, cuci tangan, hingga aturan pembatasan jumlah pengunjung dijalankan dengan ketat. Berikut serta penyemprotan sterilisasi sejumlah wahana wisata yang ada menggunakan disinfektan juga dilakukan secara berkala.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Di setiap sudut lokasi dan di beberapa tempat kami siapkan tempat cuci tangan berikut sabun bagi para pengunjung. Selain itu petugas kami siap menegur pengunjung yang kedapatan melepas masker atau jika ada pengunjung berkerumun,” kata Direktur PRPP yang membawahi Grand Maerakaca, Titah Listyorini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pegiat wisata Kota Semarang, Nurul Wahid, saat dimintai tanggapannya soal sertifikasi CHSE di industri pariwisata mengaku tertarik. Dirinya menyatakan hal tersebut menjadi salah solusi terbaik untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata dan hiburan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jaminan atas kebersihan, kesehatan, keamanan, serta ramah lingkungan akan menarik para wisatawan untuk berkunjung ke tempat wisata dan hiburan karena semua hal tersebut sudah terpenuhi dan protokol kesehatannya juga sudah diterapkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Bagaimana wisatawan mau berkunjung kalau tidak ada kepastian tempat tersebut sudah menerapkan protokol kesehatan atau belum. Mereka mau bersenang-senang berwisata tanpa mau terkena Covid-19 setelah datang berkunjung,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Menurutnya, saat ini di industri pariwisata dan hiburan yang menjadi hal utama adalah bagaimana meyakinkan warga. Masyarakat luas untuk mengetahui bahwa tempat destinasi (wisata) yang ingin dikunjungi bebas dari Covid-19.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Yang dijual sekarang ini jaminannya, wisatanya nomor dua. Pelaku usaha wisatanya bisa nggak memberikan jaminan tempatnya bebas dari Covid-19. Apakah sudah tersedia wastafel? Jumlah pengunjungnya diatur? Adakah kewajiban pakai masker? Kalau iya, maka pasti wisatawan mau datang,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h6><strong>Sektor Pendukung Pariwisata Butuh CHSE</strong></h6>
<p>Senada dengan Wahid, Bangun Sudono, salah satu pelaku usaha souvenir wisata berupa oleh-oleh kaos dan makanan khas Kota Semarang mengaku sangat terdampak dengan adanya pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rata-rata dengan penurunan jumlah kunjungan wisatawan yang terbilang sangat signifikan, usahanya mengalami penurunan omzet puluhan juta per bulannya. Bahkan dengan penjualan secara online pun tidak banyak membantu menaikkan pendapatan usahanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kebiasaan wisatawan membeli itu biasanya datang ke lokasi toko, tapi dengan kondisi pandemi seperti ini orang jadi ragu untuk datang. Oleh karena itu, adanya sertifikasi CHSE tersebut setidaknya memberikan jaminan bahwa toko saya aman bebas dari Covid-19,” katanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bangun mengaku saat ini dirinya sudah mengajukan pendaftaran sertifikasi CHSE melalui daring di situs Kemenparekraf secara gratis. Harapannya permohonan sertifikasinya tersebut bisa segera diproses dan dinilai oleh tim sertifikasi CHSE Kemenparekraf.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/12/25/chse-jadi-strategi-siasati-pandemi">CHSE Jadi Strategi Siasati Pandemi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Play Room Jadi Ruang Bermain Anak-anak Muda Kreatif</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/12/03/play-room-jadi-ruang-bermain-anak-anak-muda-kreatif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Priyono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2020 23:15:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[bimtek]]></category>
		<category><![CDATA[disbudpar]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[play room fest]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=129888</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Puluhan anak-anak muda yang menjadi peserta bimbingan teknis (Bimtek) 6 sub sektor ekonomi kreatif panduan CHSE menggelar acara kolaborasi Play Room Fest 2020 yang dihelat oleh Disbudpar Kota Semarang, Rabu (2/12/2020). &#160; Bertempat di Merapi Ballroom Hotel Grasia Semarang, karya – karya kolaborasi para pelaku kreatif Kota Semarang dari 6 sub sektor [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/12/03/play-room-jadi-ruang-bermain-anak-anak-muda-kreatif">Play Room Jadi Ruang Bermain Anak-anak Muda Kreatif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>) – Puluhan anak-anak muda yang menjadi peserta bimbingan teknis (Bimtek) 6 sub sektor ekonomi kreatif panduan CHSE menggelar acara kolaborasi Play Room Fest 2020 yang dihelat oleh <a href="http://semarangkota.go.id">Disbudpar</a> Kota Semarang, Rabu (2/12/2020).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bertempat di Merapi Ballroom Hotel Grasia Semarang, karya – karya kolaborasi para pelaku kreatif Kota Semarang dari 6 sub sektor ditampilkan. Yakni film, desain komunikasi visual , kriya, animasi, aplikasi, dan musik diperlihatkan dalam satu event bersama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Acara tersebut juga dimeriahkan oleh 10 kreator Kriya ternama di Semarang, lebih dari 10 seniman visual dan lukis, launching figur icon ambassador tourism semarang , penambahan vitur destinasi event dan lokal brand di aplikasi lunpia, launching film pendek dan video klip karya kolaborasi sektor musik dan film.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Play Room Fest 2020 ini digelar untuk mendorong pelaku usaha kreatif. Sekaligus juga wadah untuk mengembangkan kreatifitas anak muda di Kota Semarang. Terutama untuk meningkatkan ekonomi, di tengah situasi pandemi seperti saat ini,” kata Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Iswar menjelaskan bagaimana pentingnya suatu daerah memiliki anak-anak muda kreatif, karena kalau tidak kreatif maka akan ketinggalan dengan daerah lainnya. Oleh karena itu, acara tersebut banyak memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya pelaku ekonomi kreatif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Anggota DPRD Kota Semarang, Anang Budi Utomo, saat memberikan sambutan mengatakan sangat mendukung terselenggaranya acara Play Room Fest tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kita itu berusaha bagaimana sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ini tetap berjalan di tengah pandemi, namun harus tetap menerapkan protokol kesehatan dan tetap menerapkan 3M,” kata Anang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Kepala Disbudpar Kota Semarang, Indriyasari menuturkan, sebelumnya para peserta telah mengikuti Bimtek Ekonomi Kreatif. Bimtek ini kerja sama antara Disbudpar Kota Semarang dengan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami ingin meningkatkan skill dan juga kemampuan kawan-kawan yang bergerak di bidang ekonomi kreatif. Selain itu, melalui Bimtek ini diharapkan para pelaku ekonomi kreatif di Kota Semarang, bisa semakin memperluas jaringan yang tentunya akan sangat bermanfaat bagi peningkatan dan pemasaran produk yang mereka ciptakan,” katanya.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/12/03/play-room-jadi-ruang-bermain-anak-anak-muda-kreatif">Play Room Jadi Ruang Bermain Anak-anak Muda Kreatif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alun-Alun Bawah Tanah Surabaya Akan Selesai Pada Akhir Tahun</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/11/26/alun-alun-bawah-tanah-surabaya-akan-selesai-pada-akhir-tahun</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2020 01:59:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[alun-alun]]></category>
		<category><![CDATA[Desember]]></category>
		<category><![CDATA[disbudpar]]></category>
		<category><![CDATA[SURABAYA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=128205</guid>

					<description><![CDATA[<p>SURABAYA (SUARABARU.ID) &#8211; Alun-alun bawah tanah Surabaya dijadwalkan rampung keseluruhan pada bulan akhir tahun 2020. Saat ini tinggal menunggu proses finishing pada bagian ornamen hiasan. “Sesuai kontrak akhir Desember. Akhir Desember sudah selesai semua dan diserahkan ke Disbudpar (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata),” kata Kepala Bidang Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Cipta Karya dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/11/26/alun-alun-bawah-tanah-surabaya-akan-selesai-pada-akhir-tahun">Alun-Alun Bawah Tanah Surabaya Akan Selesai Pada Akhir Tahun</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Alun-alun bawah tanah Surabaya dijadwalkan rampung keseluruhan pada bulan akhir tahun 2020. Saat ini tinggal menunggu proses finishing pada bagian ornamen hiasan.</p>
<p>“Sesuai kontrak akhir Desember. Akhir Desember sudah selesai semua dan diserahkan ke Disbudpar (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata),” kata Kepala Bidang Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRPCKTR) Surabaya, Iman Krestian, seperti dikutip petisi.co, grup siberindo.co, Rabu (25/11/2020).</p>
<p>Masih menurut Imam, proses tinggal lima persen menyempurnakan detil-detil di lighting-lighting sifatnya dekoratif. Selain itu jika instalasi travelator juga telah dirampungkan dan tinggal menunggu pemasangan kaca selubung pada bagian atasnya basement.</p>
<p>Kaca selubung itu memiliki diameter yang lebih besar dan tebal. Tujuannya, yaitu untuk meningkatkan keamanan dari para pengunjung.</p>
<p>“Progresnya, travelator sudah selesai terpasang dan bisa dipakai tapi tinggal menunggu pemasangan kaca yang dimensi besar untuk selubung basement,” jelasnya.</p>
<p>Iman memperkirakan jika tidak ada hambatan, maka alun-alun itu akan segera rampung sesuai dengan target yang dicanangkan.</p>
<p>“Selesai semua ini tinggal pembersihan-pembersihan material. Hal-hal yang minor kita detil, target harusnya akhir bulan ini,” ungkapnya.</p>
<p><em><strong>Claudia SB</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/11/26/alun-alun-bawah-tanah-surabaya-akan-selesai-pada-akhir-tahun">Alun-Alun Bawah Tanah Surabaya Akan Selesai Pada Akhir Tahun</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Motion Energy Show Kolaborasikan Pelaku Ekonomi Kreatif</title>
		<link>https://suarabaru.id/2020/11/26/motion-energy-show-kolaborasikan-pelaku-ekonomi-kreatif</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Hery Priyono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Nov 2020 00:37:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[disbudpar]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion Show]]></category>
		<category><![CDATA[motion energy]]></category>
		<category><![CDATA[semarang motion energy show 2020]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=129616</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang (Disbudpar) menggelar acara Semarang Motion Energy Show 2020, Rabu (25/11/2020). Menggunakan teknologi digital, acara ini mengkolaborasikan lima sektor ekonomi kreatif. &#160; Bertempat di MG Setos Ballroom Semarang, para pelaku fashion, fotografi, video, musik, dan seni pertunjukkan bergabung menampilkan sebuah acara yang spektakuler. Layar green screen yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/11/26/motion-energy-show-kolaborasikan-pelaku-ekonomi-kreatif">Motion Energy Show Kolaborasikan Pelaku Ekonomi Kreatif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>) – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata <a href="http://semarangkota.go.id">Kota Semarang</a> (Disbudpar) menggelar acara Semarang Motion Energy Show 2020, Rabu (25/11/2020). Menggunakan teknologi digital, acara ini mengkolaborasikan lima sektor ekonomi kreatif.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bertempat di MG Setos Ballroom Semarang, para pelaku fashion, fotografi, video, musik, dan seni pertunjukkan bergabung menampilkan sebuah acara yang spektakuler. Layar green screen yang menjadi background panggung diubah menjadi tampilan visual yang fantastis.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di atas panggung sejumlah model beraksi di catwalk Semarang Motion Energy Show 2020, sementara di layar televisi visual yang tampil seperti layaknya panggung fashion show profesional. Tak kurang acara ini diikuti 14 desainer fashion dan juga disiarkan secara live youtube.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Kami mengkolaborasikan seni pertunjukkan, fashion, video, foto, serta musik. Setelah kemarin kami memberikan bimbingan teknis, hari ini mereka praktik langsung, melihat, merasakan, dan ikut menjadi bagian dari sebuah event show,” kata Indriyasari selaku Kepala Disbudpar Kota Semarang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Atas gelaran event show tersebut, sejumlah pelaku ekonomi kreatif mengaku sangat mengapresiasi dan berharap acara serupa seperti itu bisa terus terselenggara dan bisa membantu mengangkat perekonomian, khususnya di Kota Semarang.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Acara seperti ini baru pertama kali diadakan di Jateng dan berkolaborasi dengan sub sektor kreatif lainnya. Buat kami ini bisa dibilang kembangkitan fashion di Semarang setelah terdampat pandemi,” kata Ketua Indonesian Fashion Chamber Semarang, Ina Priyono.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2020/11/26/motion-energy-show-kolaborasikan-pelaku-ekonomi-kreatif">Motion Energy Show Kolaborasikan Pelaku Ekonomi Kreatif</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>