<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Demak Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/demak/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Sun, 26 Apr 2026 07:04:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Demak Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Muscab Gabungan PPP Kudus, Demak dan Jepara Tak Pilih Ketua, Demi Hindari Perpecahan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/04/26/muscab-gabungan-ppp-kudus-demak-dan-jepara-tak-pilih-ketua-demi-hindari-perpecahan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2026 07:04:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Demak]]></category>
		<category><![CDATA[DPC PPP Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[jepara]]></category>
		<category><![CDATA[Muscab PPP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=556208</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dari tiga daerah, yakni Kudus, Jepara, dan Demak, menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) secara bersamaan di Hotel Horison Kudus, Minggu (26/4/2026). Agenda ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat konsolidasi internal partai menjelang kontestasi politik mendatang. Pelaksanaan Muscab gabungan tersebut dipastikan tidak menyalahi aturan organisasi. Bendahara [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/26/muscab-gabungan-ppp-kudus-demak-dan-jepara-tak-pilih-ketua-demi-hindari-perpecahan">Muscab Gabungan PPP Kudus, Demak dan Jepara Tak Pilih Ketua, Demi Hindari Perpecahan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID) –</strong> Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dari tiga daerah, yakni Kudus, Jepara, dan Demak, menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) secara bersamaan di Hotel Horison Kudus, Minggu (26/4/2026). Agenda ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat konsolidasi internal partai menjelang kontestasi politik mendatang.</p>
<p>Pelaksanaan Muscab gabungan tersebut dipastikan tidak menyalahi aturan organisasi. Bendahara Umum DPP PPP, Imam Fauzan Amir Uskara, menegaskan bahwa mekanisme ini sah dan telah sesuai dengan ketentuan partai selama seluruh tahapan dijalankan secara benar.</p>
<p>“Tidak ada larangan Muscab digelar bersama. Ini hal yang wajar dan tetap sah secara organisasi,” tegasnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, Muscab merupakan amanat konstitusi partai yang wajib dilaksanakan maksimal tiga bulan setelah Musyawarah Wilayah (Muswil). Karena itu, seluruh DPC didorong untuk segera menuntaskan proses tersebut demi memperkuat struktur organisasi di tingkat daerah.</p>
<p>Berbeda dengan mekanisme pemilihan langsung, Muscab kali ini menetapkan tim formatur sebagai penentu susunan kepengurusan baru. Tim tersebut nantinya bertugas menyusun struktur lengkap, mulai dari ketua DPC hingga majelis partai.</p>
<p>Jumlah formatur pun disesuaikan dengan jumlah kecamatan di masing-masing daerah. Untuk wilayah dengan maksimal 14 kecamatan, formatur terdiri dari lima orang. Sedangkan daerah dengan lebih dari 15 kecamatan akan memiliki tujuh orang formatur.</p>
<p>Formatur tersebut yang akan memilih calon pengurus DPC yang nantinya akan diajukan ke DPP untuk dimintakan persetujuan. Mekanisme baru ini dipilih untuk menghindari potensi konflik dan perpecahan akibat perbedaan pilihan.</p>
<p>Lebih jauh, Imam Fauzan menegaskan bahwa Muscab ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari strategi besar partai untuk mengembalikan kejayaan PPP di tingkat nasional.</p>
<p>“Arahannya jelas, targetnya satu, yaitu kembali ke Senayan. Itu menjadi fokus bersama seluruh kader,” ujarnya.</p>
<p>Ia juga menanggapi dinamika internal di tingkat pusat yang belakangan menjadi perhatian publik. Menurutnya, perbedaan pandangan di tubuh DPP merupakan hal biasa dalam organisasi dan tidak akan mengganggu konsolidasi di daerah.</p>
<p>“Dinamika di pusat itu hal yang wajar. Tapi kami pastikan, di daerah tetap fokus memperkuat basis dan menjalankan program kerja,” tambahnya.</p>
<p>Melalui Muscab gabungan ini, PPP berharap segera terbentuk kepengurusan baru yang solid, efektif, dan siap bekerja. Dengan struktur yang lebih kuat, partai optimistis mampu meningkatkan elektabilitas serta memperluas dukungan masyarakat di Kudus, Jepara, dan Demak.</p>
<p>Momentum ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa PPP mulai tancap gas melakukan konsolidasi menyeluruh demi satu tujuan besar: kembali mengamankan kursi di parlemen nasional.</p>
<p>Ali Bustomi</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/26/muscab-gabungan-ppp-kudus-demak-dan-jepara-tak-pilih-ketua-demi-hindari-perpecahan">Muscab Gabungan PPP Kudus, Demak dan Jepara Tak Pilih Ketua, Demi Hindari Perpecahan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Puluhan Santri Ponpes Asnawiyah Dirawat di Dua Rumah Sakit, Ini Kata Dinas Kesehatan Grobogan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/04/20/puluhan-santri-ponpes-asnawiyah-dirawat-di-dua-rumah-sakit-ini-kata-dinas-kesehatan-grobogan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 05:14:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Demak]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan keracunan]]></category>
		<category><![CDATA[makan-bergizi-gratis]]></category>
		<category><![CDATA[mbg]]></category>
		<category><![CDATA[Pilangwetan]]></category>
		<category><![CDATA[Pondok Pesantren Asnawiyah]]></category>
		<category><![CDATA[santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=554917</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Puluhan santri Pondok Pesantren Asnawiyah mengalami dugaan keracunan dan kini mendapat penanganan dari fasilitas kesehatan bersama Dinas Kesehatan Grobogan. Peristiwa dugaan keracunan itu membuat puluhan santri Pondok Pesantren Asnawiyah harus dirujuk ke fasilitas kesehatan, sementara Dinas Kesehatan Grobogan langsung bergerak cepat. Kepala Dinas Kesehatan Grobogan, dr Djatmiko, menyampaikan penanganan santri Ponpes Asnawiyah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/20/puluhan-santri-ponpes-asnawiyah-dirawat-di-dua-rumah-sakit-ini-kata-dinas-kesehatan-grobogan">Puluhan Santri Ponpes Asnawiyah Dirawat di Dua Rumah Sakit, Ini Kata Dinas Kesehatan Grobogan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Puluhan santri Pondok Pesantren Asnawiyah mengalami dugaan keracunan dan kini mendapat penanganan dari fasilitas kesehatan bersama Dinas Kesehatan Grobogan.</p>
<p>Peristiwa dugaan keracunan itu membuat puluhan santri Pondok Pesantren Asnawiyah harus dirujuk ke fasilitas kesehatan, sementara Dinas Kesehatan Grobogan langsung bergerak cepat.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Grobogan, dr Djatmiko, menyampaikan penanganan santri Ponpes Asnawiyah dilakukan di dua rumah sakit wilayah Kecamatan Gubug sejak Minggu (19/4/2026).</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/20/pelatihan-peer-counselor-ukm-pilus-usm-angkat-isu-relasi-sehat-di-kalangan-mahasiswa">Pelatihan Peer Counselor UKM Pilus USM Angkat Isu Relasi Sehat di Kalangan Mahasiswa</a></strong></h6>
<p>Penanganan santri Ponpes Asnawiyah yang mengalami dugaan keracunan yakni pada perawatan di RS PKU Muhammadiyah Gubug dan RSUD Ki Ageng Getas Pendowo.</p>
<p>Dinas Kesehatan Grobogan mencatat total puluhan pasien yang mengalami gejala serupa langsung mendapatkan penanganan intensif oleh tim medis setempat.</p>
<p>Menurut data sementara, RSUD Ki Ageng Getas Pendowo menerima puluhan pasien yang membutuhkan perawatan lanjutan akibat kondisi kesehatan yang menurun.</p>
<p>&#8220;Ada 35 pasien yang sedang menjalani rawat inap di RSUD Ki Ageng Getas Pendowo. Dari jumlah tersebut, 34 diantaranya adalah santri, satu seorang ibu,&#8221; jelas dr Djatmiko.</p>
<p>Selain itu, RS PKU Muhammadiyah Gubug juga menerima puluhan santri dengan kondisi serupa yang langsung mendapatkan pemeriksaan dan penanganan awal.</p>
<p>Sebagian besar pasien di RS PKU Muhammadiyah Gubug sudah menunjukkan perbaikan sehingga diperbolehkan menjalani rawat jalan oleh tenaga medis.</p>
<p>Namun, masih terdapat sejumlah pasien yang harus dirawat intensif di ruang inap untuk memastikan kondisi mereka benar-benar stabil.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/20/sdn-kampus-mulyoharjo-berjaya-lomba-fls3n-cabang-seni-ukir-2026">Pelatihan Peer Counselor UKM Pilus USM Angkat Isu Relasi Sehat di Kalangan Mahasiswa</a></strong></h6>
<p>&#8220;Rata-rata pasien mengalami kondisi yang sama, mual, muntah, dan diare,&#8221; ungkap dr Djatmiko.</p>
<p>Gejala tersebut muncul hampir bersamaan sehingga memunculkan dugaan kuat adanya faktor konsumsi<br />
makanan yang menjadi pemicu utama kejadian ini.</p>
<p>Dinas Kesehatan Grobogan langsung melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit untuk memastikan semua pasien mendapatkan penanganan optimal.</p>
<p>&#8220;Kami pastikan, para santri ini mendapatkan penanganan yang intesif sampai mereka pulih kembali,&#8221; jelas dr Djatmiko.</p>
<p>Peristiwa ini bermula saat para santri mengeluhkan gejala mual, muntah, serta diare secara hampir bersamaan pada hari Minggu pagi.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/20/pemain-pelapis-jpe-sukses-persembahkan-gelar-juara-putaran-dua-final-four-2026">Pemain Pelapis JPE Sukses Persembahkan Gelar Juara Putaran Dua Final Four 2026</a></strong></h6>
<p>Keluhan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh pengelola pondok dengan membawa para santri ke fasilitas kesehatan terdekat.</p>
<p>Para santri yang terdampak diketahui berasal dari berbagai daerah dan sedang menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Asnawiyah.</p>
<p>Lokasi pondok yang berada di Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, yang berada di perbatasan antara Kabupaten Grobogan dan Demak.</p>
<p>Dugaan sementara mengarah pada konsumsi makanan yang dibagikan sehari sebelumnya dalam program Makan Bergizi Gratis.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/20/resik-resik-bareng-kota-magelang-sasar-pasar-shelter-pkl-hingga-parkir-rsud-tidar">Resik-Resik Bareng Kota Magelang, Sasar Pasar, Shelter PKL hingga Parkir RSUD Tidar</a></strong></h6>
<p>Menu makanan tersebut dikonsumsi oleh para santri pada Sabtu, sebelum akhirnya muncul keluhan kesehatan pada hari berikutnya.</p>
<p>Puluhan santri Pondok Pesantren Asnawiyah yang mengalami dugaan keracunan terus dipantau melalui fasilitas kesehatan oleh Dinas Kesehatan Grobogan.</p>
<p>Dinas Kesehatan Grobogan memastikan penanganan santri Ponpes Asnawiyah berjalan optimal hingga seluruh pasien pulih dari dugaan keracunan.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/20/puluhan-santri-ponpes-asnawiyah-dirawat-di-dua-rumah-sakit-ini-kata-dinas-kesehatan-grobogan">Puluhan Santri Ponpes Asnawiyah Dirawat di Dua Rumah Sakit, Ini Kata Dinas Kesehatan Grobogan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>RSUD Ki Ageng Getas Pendowo Tangani Puluhan Santri Ponpes Asnawiyah Demak yang Mengalami Dugaan Keracunan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/04/20/rsud-ki-ageng-getas-pendowo-tangani-puluhan-santri-ponpes-asnawiyah-demak-yang-mengalami-dugaan-keracunan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Apr 2026 23:29:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Demak]]></category>
		<category><![CDATA[dugaan keracunan]]></category>
		<category><![CDATA[mbg]]></category>
		<category><![CDATA[Pilangwetan]]></category>
		<category><![CDATA[Ponpes Asnawiyah]]></category>
		<category><![CDATA[santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=554836</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak. Peristiwa ini mencuat setelah video evakuasi para santri beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut menarasikan ratusan santri mengalami dugaan keracunan. Salah satu video tersebut diunggah oleh warganet melalui grup Facebook Komunitas I Love Gubug, pada Minggu (19/4/2026). [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/20/rsud-ki-ageng-getas-pendowo-tangani-puluhan-santri-ponpes-asnawiyah-demak-yang-mengalami-dugaan-keracunan">RSUD Ki Ageng Getas Pendowo Tangani Puluhan Santri Ponpes Asnawiyah Demak yang Mengalami Dugaan Keracunan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak.</p>
<p>Peristiwa ini mencuat setelah video evakuasi para santri beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut menarasikan ratusan santri mengalami dugaan keracunan.</p>
<p>Salah satu video tersebut diunggah oleh warganet melalui grup Facebook Komunitas I Love Gubug, pada Minggu (19/4/2026).</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/20/hebat-sebanyak-177-pramuka-purwodadi-lolos-seleksi-ketat-sabet-predikat-pramuka-garuda">Hebat! Sebanyak 177 Pramuka Purwodadi Lolos Seleksi Ketat, Sabet Predikat Pramuka Garuda</a></strong></h6>
<p>Dalam rekaman tersebut, terlihat sejumlah santri dari Pondok Pesantren Asnawiyah dievakuasi menggunakan ambulans.</p>
<p>Tidak hanya ambulans saja, beberapa santri tampak lemas hingga harus dipapah menuju ke mobil biasa untuk dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.</p>
<p>Peristiwa ini menimpa ratuan para santri yang diduga mengalami keracunan massal usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG).</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/18/gubernur-luthfi-butuh-keterlibatan-mahasiswa-dalam-pembangunan-jateng">Gubernur Luthfi Butuh Keterlibatan Mahasiswa dalam Pembangunan Jateng</a></strong></h6>
<p>Dari informasi yang diterima, paket MBG tersebut dibagikan kepada para santri pada Sabtu (18/4/2026).</p>
<p>Pada malam harinya, sejumlah santri mengalami kondisi tubuh yang tidak normal, hingga Minggu (19/4/2026) pagi.</p>
<p>Pihak Pondok Pesantren Asnawiyah segera mengambil tindakan cepat dengan membawa para santri ke rumah sakit terdekat.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/19/pegiat-durian-jepara-bawa-balik-durian-petruk-ke-kota-ukir">Pegiat Durian Jepara Bawa Balik Durian Petruk ke Kota Ukir</a></strong></h6>
<p>Beberapa fasilitas kesehatan di wilayah Kabupaten Grobogan yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Desa Pilangwetan ini ikut menangani para santri.</p>
<p>Salah satu rumah sakit yang menerima para santri ini adalah RSUD Ki Ageng Getas Pendawo Gubug yang ikut wilayah Kabupaten Grobogan.</p>
<p>Direktur RSUD Ki Ageng Getas Pendawo, dr Agus Budi Sarjono, memberikan penjelasan terkait kondisi pasien.</p>
<p>&#8220;Ada 35 yang masuk, karena masih terus berdatangan dan kapasitas RSUD Ki Ageng Getas Pendawo sudah penuh, kita arahkan ke RS PKU Muhammadiyah Gubug dan RSUD Sultan Fatah Karangawen,&#8221; jelas dr Agus Budi Sarjono, Senin (20/4/2026).</p>
<p>Menurut dr Agus Budi Sarjono, RSUD Ki Ageng Getas Pendawo langsung melakukan penanganan intensif terhadap para pasien.</p>
<p>Sebagian santri harus mendapatkan perawatan medis untuk mengatasi gejala yang muncul. Menurut dr Agus, mayoritas pasien mengalami gejala yang hampir seragam.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/19/wali-kota-semarang-kejar-perwal-bop-rt-rp25-juta-target-tiga-minggu">Wali Kota Semarang Kejar Perwal BOP RT Rp25 Juta, Target Tiga Minggu</a></strong></h6>
<p>&#8220;Keluhan yang dirasakan hampir semuanya sama, ada yang mual, muntah dan ada yang mengalami diare,&#8221; tambah dr Agus Budi Sarjono.</p>
<p>Dalam penanganan tersebut, tim medis terus memantau kondisi para santri yang menjalani perawatan. Pihaknya belum mematikan lebih detail terkait penyebab pasti para santri ini mengalami kondisi yang sama.</p>
<p>&#8220;Terkait penyebabnya, nunggu hasil pasti. Sampel makanan dan sisa muntahan dari pasien sudah dikirim ke laboratorium,&#8221; kata dr Agus Budi Sarjono.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/20/rsud-ki-ageng-getas-pendowo-tangani-puluhan-santri-ponpes-asnawiyah-demak-yang-mengalami-dugaan-keracunan">RSUD Ki Ageng Getas Pendowo Tangani Puluhan Santri Ponpes Asnawiyah Demak yang Mengalami Dugaan Keracunan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Sepeda Ahmad Luthfi Setara 17 Ribu Porsi MBG, Sekali Makan Siswa di Kecamatan Termiskin di Jawa Tengah?</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/04/13/harga-sepeda-ahmad-luthfi-setara-170-ribu-porsi-mbg-sekali-makan-siswa-di-kecamatan-termiskin-di-jawa-tengah</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2026 08:51:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Luthfi]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[Demak]]></category>
		<category><![CDATA[gubernur]]></category>
		<category><![CDATA[harga]]></category>
		<category><![CDATA[jateng]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[mbg]]></category>
		<category><![CDATA[miskin]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda]]></category>
		<category><![CDATA[Specialized]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=553723</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Harga sepeda yang dikayuh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat berangkat ke kantornya, Kamis, 9 April 2026 menjadi perbincangan publik khususnya di media sosial. Meskipun kepemilikan dari sepeda itu tidak diketahui. Saat itu, Ahmad Luthfi hendak memberikan contoh penghematan energi dengan berangkat kerja dengan menggunakan sepeda (bike to work). Ini ditujukan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/13/harga-sepeda-ahmad-luthfi-setara-170-ribu-porsi-mbg-sekali-makan-siswa-di-kecamatan-termiskin-di-jawa-tengah">Harga Sepeda Ahmad Luthfi Setara 17 Ribu Porsi MBG, Sekali Makan Siswa di Kecamatan Termiskin di Jawa Tengah?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Harga sepeda yang dikayuh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat berangkat ke kantornya, Kamis, 9 April 2026 menjadi perbincangan publik khususnya di media sosial. Meskipun kepemilikan dari sepeda itu tidak diketahui.</p>
<p>Saat itu, Ahmad Luthfi hendak memberikan contoh penghematan energi dengan berangkat kerja dengan menggunakan sepeda (bike to work). Ini ditujukan untuk kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah pemerintahannya maupun masyarakat umum.</p>
<p>Ahmad Luthfi berangkat dari rumah dinasnya di Kelurahan Gajahmungkur. Kemudian bertemu dengan Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Sumarno, dan sejumlah kepala dinas di depan Masjid Raya Baiturrahman Kota Semarang.</p>
<p>Mereka bersepeda lagi mulai dari Simpang Lima &#8211; Jalan Gajahmada &#8211; Jalan Imam Bonjol &#8211; Jalan Piere Tendean &#8211; Jalan Pemuda, Tugu Muda &#8211; Jalan Pandanaran Simpang Lima — Jalan Pahlawan hingga tempat tujuan di Kantor Gubernur Jawa Tengah.</p>
<p>&#8220;Saya lihat ASN kita ada yang naik sepeda, ada yang naik kendaraan listrik, hingga naik angkot. Itu jangan karena ada surat edaran, tetapi jadikan budaya sehingga menjadi senang dan tidak terasa (berat),&#8221; kata dia.</p>
<p>Luthfi mengatakan, gerakan bike to work tidak sekadar kampanye, tetapi upaya untuk transformasi budaya kerja untuk menghemat energi sekaligus berolahraga.</p>
<p>Kebijakan itu tertuang Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Tengah Nomor B/000.8.3/3/2026 Tentang Transformasi Budaya Kerja Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.</p>
<p>Selain itu, di antaranya penerapan kebijakan kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bagi sebagian ASN setiap Jumat. Mengurangi perjalanan dinas, dan memaksimalkan kegiatan rapat dan lain-lain secara hybrid (luring dan daring).</p>
<p><strong>Harga Sepeda Premium Specialized</strong></p>
<p>Kembali ke perbincangan di media sosial, salah satunya akun Instagram @undercover.id pada Sabtu 13 April 2026, mengunggah foto Gubernur Jateng Ahmad Luthfi yang memakai sepeda premium yang bermerk Specialized.</p>
<p>Sepeda ini merupakan tipe yang masuk kategori sepeda dengan penambahan motor listrik MTB (e-MTB).</p>
<p>Pada situs resmi, seri Turbo Levo harganya bisa mencapai Rp190 juta mengikuti jenis komponen yang digunakan. Bahkan nilainya lebih dari Rp250 juta untuk varian tertinggi seri S-Works.</p>
<p>Adapun sepeda pabrikan Amerika Serikat yang dikayuh Ahmad Luthfi itu, diperkirakan Specialized seri Turbo Levo. Antara Turbo Levo 3 Carbon atau Turbo Levo Expert.</p>
<p>Sepeda seri Specialized Turbo Levo 3 Carbon dibanderol dengan harga 6.799,99 USD (dolar Amerika Serikat). Dengan nilai tukar tembus Rp17 ribu per 1 USD  pada Senin, 13 April 2026, maka angka setidakmya mencapai Rp116 juta.</p>
<p>Khusus tipe Specialized 2023 Turbo Levo 3 Expert, dijual dengan harga 10 ribu USD atau mencapai Rp170 juta.</p>
<p>Sementara itu, melansir data Badan Gizi Nasional (BGN), anggaran bahan makanan program yang diklaim Makan Bergizi Gratis (MBG) antara Rp8 ribu &#8211; Rp10 ribu per porsi.</p>
<p>Artinya, harga satu sepeda Specialized Turbo Levo 3 Carbon Rp116 juta. Setara dengan 11.600 porsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 52% siswa dalam seharu di daerah langganan banjir dan rob Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.</p>
<p>Atau, harga satu sepeda Specialized seri Turbo Levo 3 Expert senilai Rp170 juta yang dipakai Gubernur jateng Ahmad Luthfi, setara sekira 17 ribu porsi MBG. Di mana hampir mencukupi kebutuhan MBG siswa di daerah pesisir Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes sebanyak 17.640 anak dalam sehari.</p>
<p>Sebagai informasi, Pada September 2025 Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data di mana Kabupaten Brebes menjadi wilayah termiskin di Jawa Tengah dengan presentase 14,15%.</p>
<p>Sejumlah daerah miskin di Kabupaten Brebes disebut berada di wilayah pesisir. Di antaranya seperti Kecamatan Losari, Brebes, Tanjung, dan lainnya. (*)</p>
<p><strong>Diaz A Abidin</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/13/harga-sepeda-ahmad-luthfi-setara-170-ribu-porsi-mbg-sekali-makan-siswa-di-kecamatan-termiskin-di-jawa-tengah">Harga Sepeda Ahmad Luthfi Setara 17 Ribu Porsi MBG, Sekali Makan Siswa di Kecamatan Termiskin di Jawa Tengah?</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Derita Warga Trimulyo Demak Akibat Banjir, NHF Hadir Beri Harapan dan Bantuan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/04/07/derita-warga-trimulyo-demak-akibat-banjir-nhf-hadir-beri-harapan-dan-bantuan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Apr 2026 18:14:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Demak]]></category>
		<category><![CDATA[NHF]]></category>
		<category><![CDATA[Trimulyo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=552604</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEMAK (SUARABARU.ID) – Banjir yang melanda Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak dalam beberapa hari terakhir menimbulkan dampak serius bagi warga. Peristiwa banjir, Trimulyo, Demak, NHF ini dipicu oleh luapan serta jebolnya tanggul Sungai Tuntang yang menyebabkan kerusakan cukup parah di sejumlah wilayah permukiman. Berdasarkan data sementara, dampak banjir, Trimulyo, Demak, NHF menunjukkan belasan rumah [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/07/derita-warga-trimulyo-demak-akibat-banjir-nhf-hadir-beri-harapan-dan-bantuan">Derita Warga Trimulyo Demak Akibat Banjir, NHF Hadir Beri Harapan dan Bantuan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DEMAK (SUARABARU.ID) –</strong> Banjir yang melanda Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak dalam beberapa hari terakhir menimbulkan dampak serius bagi warga.</p>
<p>Peristiwa banjir, Trimulyo, Demak, NHF ini dipicu oleh luapan serta jebolnya tanggul Sungai Tuntang yang menyebabkan kerusakan cukup parah di sejumlah wilayah permukiman.</p>
<p>Berdasarkan data sementara, dampak banjir, Trimulyo, Demak, NHF menunjukkan belasan rumah warga hancur, puluhan lainnya mengalami kerusakan berat, serta ratusan rumah terendam air.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : </strong><strong><a href="https://suarabaru.id/2026/04/06/hut-ke-160-titd-ling-hok-bio-dimeriahkan-kirab-puluhan-kelenteng">HUT Ke-160 TITD Ling Hok Bio Dimeriahkan Kirab Puluhan Kelenteng</a></strong></h6>
<p>Kondisi ini memaksa sebagian warga mengungsi demi keselamatan.</p>
<p>Merespons situasi darurat tersebut, banjir, Trimulyo, Demak, NHF menjadi perhatian Nurbani Humanity Foundation (NHF) di bawah naungan Yayasan Nurul Burhan Arrabbani (YNBA).</p>
<p>Tim relawan langsung diterjunkan ke lokasi untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa makanan siap saji dan paket sembako bagi warga terdampak.</p>
<p>Direktur NHF, Haryanto SH MH, menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban warga di tengah kondisi sulit.</p>
<p>Selain bantuan logistik, NHF juga menyiapkan langkah lanjutan berupa rencana perbaikan rumah warga yang rusak akibat bencana.</p>
<p>Ketua Umum YNBA, Farrel Husein Al Kaafy, menyatakan pihaknya akan terus memantau perkembangan di lapangan sekaligus memastikan distribusi bantuan berjalan optimal.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : </strong><strong><a href="https://suarabaru.id/2026/04/06/bupati-arief-rohman-pastikan-tak-ada-pengurangan-pppk-di-blora">Bupati Arief Rohman Pastikan Tak Ada Pengurangan PPPK di Blora</a></strong></h6>
<p>Ia menambahkan, bantuan makanan akan terus disalurkan melalui mitra SPPG MBG YNBA. Bahkan, jika diperlukan, pihaknya siap membantu pembangunan kembali rumah warga yang roboh akibat bencana.</p>
<p>Ketua Pembina YNBA, Dr H Ahmad Salim SE MAk MH Akt CRP, menegaskan komitmen yayasan dalam membantu masyarakat.</p>
<p>Ia menyebut seluruh sumber daya akan dioptimalkan agar bantuan dapat tersalurkan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan.</p>
<p>Menurutnya, peristiwa banjir, Trimulyo, Demak, NHF ini juga menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : </strong><strong><a href="https://suarabaru.id/2026/04/06/gandeng-kemenlu-perkuat-diplomasi-soft-power-jateng-dibidik-jadi-magnet-investasi-global">Gandeng Kemenlu Perkuat Diplomasi Soft Power, Jateng Dibidik Jadi Magnet Investasi Global</a></strong></h6>
<p>Ia mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama membantu warga yang terdampak.</p>
<p>Banjir yang terjadi di wilayah tersebut mengakibatkan kerugian material yang cukup besar.</p>
<p>Melalui momentum banjir, Trimulyo, Demak, NHF, masyarakat luas diharapkan turut berpartisipasi dalam upaya kemanusiaan agar warga Trimulyo dapat segera bangkit dan pulih dari dampak bencana.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/07/derita-warga-trimulyo-demak-akibat-banjir-nhf-hadir-beri-harapan-dan-bantuan">Derita Warga Trimulyo Demak Akibat Banjir, NHF Hadir Beri Harapan dan Bantuan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Luapan Kali Babon Genangi Pantura Demak &#8211; Semarang, Macet Belasan Kilometer</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/02/16/luapan-kali-babon-genangi-pantura-demak-semarang-macet-belasan-kilometer</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2026 06:32:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Demak]]></category>
		<category><![CDATA[Kali Babon]]></category>
		<category><![CDATA[macet]]></category>
		<category><![CDATA[pantura]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=544851</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Luapan Kali Babon menggenangi banyak titik, di Kota Semarang, sejak Senin dini hari, 16 Februari 2026. Salah satu yang masih terdampak banjir yakni di jalur vital Pantai Utara (Pantura) Demak. Tepatnya di Kelurahan Banjardowo, Kecamatan Genuk. Lokasi banjir luapan ini tak jauh dengan gapura perbatasan Kabupaten Demak. Baik dari arah Demak &#8211; [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/16/luapan-kali-babon-genangi-pantura-demak-semarang-macet-belasan-kilometer">Luapan Kali Babon Genangi Pantura Demak &#8211; Semarang, Macet Belasan Kilometer</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div dir="auto"></div>
<div dir="auto">
<strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Luapan Kali Babon menggenangi banyak titik, di Kota Semarang, sejak Senin dini hari, 16 Februari 2026.</p>
<p>Salah satu yang masih terdampak banjir yakni di jalur vital Pantai Utara (Pantura) Demak. Tepatnya di Kelurahan Banjardowo, Kecamatan Genuk.</p>
<p>Lokasi banjir luapan ini tak jauh dengan gapura perbatasan Kabupaten Demak. Baik dari arah Demak &#8211; Semarang, maupun sebaliknya.</p>
<p>Ketinggian banjir luapan sungai itu bervariasi, ada yang melebihi trotoar pemisah jalur. Di tepi jalan bahkan lebih dalam.</p>
<p>Pemotor khususnya, harus melewati jakut ini dengan berhati-hati dan pelan. Kendaraan merayap.</p>
<p>Foto dan video kondisi ini juga diunggah oleh masyarakat  ke media sosial. Salah satunya diunggah ulang melalui akun Instagram @kejadiansmg pada, Selasa, 16 Februari 2025 siang ini.</p>
<p>Dipantau melalui Fitur Google Maps, kemacetan mengular dari arah Demak ke Semarang hingga belasan kilometer.</p>
<p>Ekot kemacetan telah mencapai Desa Batu, Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Demak.</p>
<p>Jalur alternatif lain yang bisa digunakan pengendara yakni Jalan Raya Onggorawe &#8211; Mranggen. Meskipun di titik ini jalan juga terjadi kemacetan.</p>
<p>Sebagai informasi sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, merilis Situation Report (Sitrep) Bencana Banjir Kota Semarang.<br />
Dengan informasi terbaru Senin, 16 Februari 2025, pukul 07.00 WIB.</p>
<p>Sejak srkira pukul 02.00 WIB, dilaporkan hujan deras dengan intensitas sedang &#8211; tinggi di wilayah Kota Semarang. Sistem drainase, dan sungai tidak mampu menampung debit air hujan yang membuat aliran air meluap di area Pemukiman.</p>
<p>Menyusul itu, terjadi genangan di beberapa titik di wilayah Kota Semarang. Di antaranya, Perumahan Argo Residence  Grand Batik Semarang, Grand Pemata Tembalang, Perumahan Dinar Indah, dan RW 1 Kelurahan Rowosari di Kecamatan Tembalang.</p>
<p>Ratusan keluarga dan jiwa terdampak banjir luapan dari Kali Babon tersebut. Mereka juga mengungsi akibat kejadian ini.</p>
<p>BPBD terus melakukan upaya penanganan, di antaranya monitoring dan pemantauan wilayah yang masih terdampak genangan. Melakukan asesmen, dan evakuasi warga yang terdampak.</p>
<p>Beberapa kebutuhan mendesak di antaranya, pembersihan lokasi pasca banjir, dukungan logistik terdampak termasuk air bersih. (*)</p>
<p><em><strong>Diaz A Abidin</strong></em></div>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/16/luapan-kali-babon-genangi-pantura-demak-semarang-macet-belasan-kilometer">Luapan Kali Babon Genangi Pantura Demak &#8211; Semarang, Macet Belasan Kilometer</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tangis Bocah Kesasar di Jalan Raya Grobogan Berakhir Bahagia Berkat Polsek Tanggungharjo</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/02/12/tangis-bocah-kesasar-di-jalan-raya-grobogan-berakhir-bahagia-berkat-polsek-tanggungharjo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2026 23:39:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[bocah kesasar]]></category>
		<category><![CDATA[Demak]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Karangawen]]></category>
		<category><![CDATA[tanggungharjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=544133</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Seorang bocah yang mengendarai sepeda seorang diri membuat geger pengguna jalan di wilayah Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan. Kejadian tersebut langsung mendapat perhatian serius dari Polsek Tanggungharjo demi menjamin keselamatan anak di bawah umur itu. Bocah tersebut kesasar itu terlihat mengayuh sepeda dari arah barat menuju timur di ruas Jalan Tanggungharjo–Kaliwenang. BACA JUGA : Kasus [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/12/tangis-bocah-kesasar-di-jalan-raya-grobogan-berakhir-bahagia-berkat-polsek-tanggungharjo">Tangis Bocah Kesasar di Jalan Raya Grobogan Berakhir Bahagia Berkat Polsek Tanggungharjo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Seorang bocah yang mengendarai sepeda seorang diri membuat geger pengguna jalan di wilayah Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan.</p>
<p>Kejadian tersebut langsung mendapat perhatian serius dari Polsek Tanggungharjo demi menjamin keselamatan anak di bawah umur itu.</p>
<p>Bocah tersebut kesasar itu terlihat mengayuh sepeda dari arah barat menuju timur di ruas Jalan Tanggungharjo–Kaliwenang.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/02/12/kasus-bayi-dibuang-di-jembatan-gabus-berakhir-pn-purwodadi-vonis-terdakwa-6-bulan-penjara">Kasus Bayi Dibuang di Jembatan Gabus Berakhir, PN Purwodadi Vonis Terdakwa 6 Bulan Penjara</a></strong></h6>
<p>Warga dan petugas mendapati anak tersebut menangis di pinggir jalan dalam kondisi kebingungan, sehingga keberadaannya dinilai berisiko membahayakan keselamatan.</p>
<p>Personel Polsek Tanggungharjo yang tengah berpatroli segera menghentikan aktivitasnya begitu melihat kondisi anak tersebut.</p>
<p>Petugas langsung mendekati bocah itu untuk memastikan keadaannya sekaligus mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan lalu lintas.</p>
<p>Tanpa menunggu lama, anggota kepolisian mengamankan bocah tersebut dan membawanya ke Mapolsek Tanggungharjo. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan awal agar anak merasa aman dan terhindar dari potensi bahaya di jalan raya.</p>
<p>Setibanya di Mapolsek, petugas memberikan pendampingan secara humanis. Anggota kepolisian berupaya menenangkan bocah itu agar tidak lagi ketakutan, sembari memastikan kondisi fisiknya tetap sehat dan stabil.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/02/12/jemaah-calon-haji-brebes-matangkan-kesiapan-spiritual-dan-kesehatan">Jemaah Calon Haji Brebes Matangkan Kesiapan Spiritual dan Kesehatan</a></strong></h6>
<p>Dari hasil komunikasi awal, petugas mengetahui identitas anak tersebut bernama Paolo Arthur Putra Sasongko yang masih berusia enam tahun. Namun, keterbatasan usia membuat bocah itu belum mampu menjelaskan alamat rumah maupun nomor kontak orang tuanya secara jelas.</p>
<p>Menghadapi situasi tersebut, Polsek Tanggungharjo mengambil langkah cepat dan strategis. Petugas menyebarkan informasi penemuan anak melalui berbagai grup WhatsApp warga, termasuk jaringan komunikasi lintas wilayah.</p>
<p>Upaya penyebaran informasi itu mendapat respons positif dari masyarakat. Informasi mengenai keberadaan bocah tersebut dengan cepat menyebar dan diterima oleh pihak keluarga.</p>
<p>Kapolsek Tanggungharjo AKP Anang Heriyanto membenarkan kejadian penemuan anak tersebut. Ia menegaskan bahwa keselamatan anak menjadi prioritas utama dalam setiap tindakan kepolisian.</p>
<p>“Begitu anggota kami menemukan anak tersebut dalam kondisi menangis di jalan raya, langsung diamankan dan dibawa ke Polsek untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar AKP Anang Heriyanto.</p>
<p>Kapolsek menjelaskan bahwa koordinasi intensif dengan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menemukan orang tua bocah tersebut dalam waktu singkat.</p>
<p>Ia menambahkan, setelah informasi menyebar luas, pihak keluarga segera mendatangi Mapolsek Tanggungharjo untuk memastikan kondisi anak mereka.</p>
<p>“Alhamdulillah, anak tersebut berhasil dipertemukan kembali dengan orang tuanya yang diketahui merupakan warga Desa Margohayu, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak,” jelasnya.</p>
<p>Proses penyerahan anak kepada orang tua berlangsung dengan penuh kehangatan. Petugas memastikan bahwa bocah tersebut kembali ke dalam pengawasan keluarga dalam keadaan aman dan sehat.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, kepolisian juga memberikan imbauan kepada orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, khususnya saat berada di luar rumah.</p>
<p>AKP Anang Heriyanto menegaskan bahwa peran orang tua sangat penting dalam mencegah anak-anak mengalami kejadian serupa di kemudian hari.</p>
<p>Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama jika menemukan anak-anak yang berada dalam situasi berisiko.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/02/11/peralihan-lpg-ke-dme-perlu-sosialisasi-masif">Peralihan LPG ke DME Perlu Sosialisasi Masif</a></strong></h6>
<p>“Keselamatan anak adalah tanggung jawab bersama. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting untuk mencegah kejadian serupa,” imbuhnya.</p>
<p>Sementara itu, Bono Sasongko, orang tua bocah tersebut, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas respons cepat jajaran Polsek Tanggungharjo.</p>
<p>“Terimakasih buat Polsek Tanggungharjo yang sudah menemukan anak saya dengan keadaan baik. Terimakasih,” ungkap ayah bocah tersebut.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/12/tangis-bocah-kesasar-di-jalan-raya-grobogan-berakhir-bahagia-berkat-polsek-tanggungharjo">Tangis Bocah Kesasar di Jalan Raya Grobogan Berakhir Bahagia Berkat Polsek Tanggungharjo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Parah! Ada &#8216;TPS&#8217; Terpanjang di Demak Mengalir dari Sungai di Mranggen ke Onggorawe</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/02/10/parah-ada-tps-terpanjang-di-demak-mengalir-dari-sungai-di-mranggen-ke-onggorawe</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2026 07:15:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bulusari]]></category>
		<category><![CDATA[Demak]]></category>
		<category><![CDATA[Mranggen]]></category>
		<category><![CDATA[SAMPAH]]></category>
		<category><![CDATA[Sayung]]></category>
		<category><![CDATA[sungai]]></category>
		<category><![CDATA[TPS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=543834</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEMAK (SUARABARU.ID) &#8211;  Tumpukan bermacam jenis sampah membuat aliran air sungai terganggu di Jembatan perempatan Desa Bulusari, Kecanatan Sayung, Kabupaten Demak. Lokasi tepatnya di sungai sisi jalur alternatif Kecamatan Mranggen menuju Onggorawe, Kecamatan Sayung. Hal itu tampak dalam unggahan akun Instagram @demakhariini, Selasa, 10 Februari 2026. Tumpukan sampah menghambat aliran air, dan kerap meluber ke [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/10/parah-ada-tps-terpanjang-di-demak-mengalir-dari-sungai-di-mranggen-ke-onggorawe">Parah! Ada &#8216;TPS&#8217; Terpanjang di Demak Mengalir dari Sungai di Mranggen ke Onggorawe</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DEMAK (SUARABARU.ID) &#8211; </strong> Tumpukan bermacam jenis sampah membuat aliran air sungai terganggu di Jembatan perempatan Desa Bulusari, Kecanatan Sayung, Kabupaten Demak.</p>
<p>Lokasi tepatnya di sungai sisi jalur alternatif Kecamatan Mranggen menuju Onggorawe, Kecamatan Sayung.</p>
<p>Hal itu tampak dalam unggahan akun Instagram @demakhariini, Selasa, 10 Februari 2026. Tumpukan sampah menghambat aliran air, dan kerap meluber ke jalan.</p>
<p>Salah satu titik banjir yakni jalan di Desa Waru, yang terletak di Selatan Desa Bulusari. Hal itu kerap terjadi bila hujan deras, atau kiriman dari wilayah hulu.</p>
<p>Pantauan di lapangan, sungai sepanjang puluhan kilometer itu memang telah menjadi lokasi pembuangan sampah oleh masyarakat.</p>
<p>Dari sisi hulu, salah satu titiknya yakni di tepi Barat luar Pasar Mranggen. Di lokasi ini menjadi hal biasa membuang sampah, baik plastik, sisa sayur, dan lain sebagainya. Meskipun telah disediakan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di area pasar tersebut.</p>
<p>Minim TPS</p>
<p>Akan tetapi, permasalah utamanya yakni ketersediaan TPS yang minim di Kota Wali itu. Pada akhirnya, masyarakat membuang sampah di sungai atau membakarnya.</p>
<p>&#8220;Akses bak sampah dan TPS itu ada di daerah pusat dan sekitar kota. Di desa pinggiran itu sangat minim,&#8221; kata Ina, salah satu warga Demak.</p>
<p>Dia mengatakan, belum tentu satu desa menyediakan layanan TPS untuk masyarakat. Bilamana ada, juga belum tentu itu akan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).</p>
<p>&#8220;Banyak juga yang dibakar di TPS,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Untuk masyarakat yang sadar pengelolaan sampah, mereka membayar iuran mandiri untuk jasa penjemputan sampah. Hal ini biasanya dilakukan warga yang tinggal di perumahan-perumahan.</p>
<p>Abi, warga Demak lainnya juga menyoroti pengelolaan layanan TPS untuk sampah yang minim di Demak.</p>
<p>Warga Kecamatan Karangtengah itu, bahkan harus jauh-jauh ke Desa Katonsari di dekat Polres Demak untuk menempatkan sampahnya.</p>
<p>&#8220;Sering juga saya mencangking sampah ke TPS di Kota Semarang sekalian berangkat kerja,&#8221; katanya.</p>
<p>Adapun, Nur, salah seorang yang tinggal di Kecamatan Mranggen, berharap agar pemerintah daerah mulai dari tingkat desa masing peduli dengan permasalahan layanan sampah di wilayah masing-masing.</p>
<p>&#8220;Kalau setiap desa ada TPS dan terintegrasi ke TPA, maka Demak akan bebas sampah. Masyarakat tinggal di edukasi dengan memberikan pilihan layanan pembuangan sampah yang dekat,&#8221; katanya. (*)</p>
<p><strong>DA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/10/parah-ada-tps-terpanjang-di-demak-mengalir-dari-sungai-di-mranggen-ke-onggorawe">Parah! Ada &#8216;TPS&#8217; Terpanjang di Demak Mengalir dari Sungai di Mranggen ke Onggorawe</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perempuan Nelayan Demak Buat Kebun Pangan di Tanah Abrasi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/21/perempuan-nelayan-demak-buat-kebun-pangan-di-tanah-abrasi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2026 06:13:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Demak]]></category>
		<category><![CDATA[Masnuah]]></category>
		<category><![CDATA[nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[Puspita Bahari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=540514</guid>

					<description><![CDATA[<p>DEMAK (SUARABARU.ID) — Perempuan nelayan di Desa Timbulsloko, Purworejo, dan Morosari Kabupaten Demak, diajak membuat kebun pangan di wilayah pesisir terdampak langsung abrasi, belum lama ini. Kegiatan ini diinisiasi oleh Komunitas Perempuan Nelayan Puspita Bahari Kabupaten Demak bekerja sama dengan GENERATE Project, University of Leeds. Penghijauan  mengusung tema &#8216;Penghijauan untuk Ketahanan Pangan Pesisir yang Berkelanjutan&#8217;. Ketua Perempuan Nelayan Puspita [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/21/perempuan-nelayan-demak-buat-kebun-pangan-di-tanah-abrasi">Perempuan Nelayan Demak Buat Kebun Pangan di Tanah Abrasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DEMAK (SUARABARU.ID) —</strong> Perempuan nelayan di Desa Timbulsloko, Purworejo, dan Morosari Kabupaten Demak, diajak membuat kebun pangan di wilayah pesisir terdampak langsung abrasi, belum lama ini.</p>
<p>Kegiatan ini diinisiasi oleh Komunitas Perempuan Nelayan Puspita Bahari Kabupaten Demak bekerja sama dengan GENERATE Project, University of Leeds. Penghijauan  mengusung tema &#8216;Penghijauan untuk Ketahanan Pangan Pesisir yang Berkelanjutan&#8217;.</p>
<p>Ketua Perempuan Nelayan Puspita Bahari, Masnuah, mengatakan, program ini bertujuan memperkuat resiliensi komunitas perempuan nelayan di akar rumput.</p>
<p>&#8220;Di mana saat ini menghadapi dampak berlapis dari krisis iklim, kerusakan ekologi pesisir, serta tekanan ekonomi akibat banjir rob yang semakin intens dan meluas di wilayah pesisir Demak,&#8221; katanya.</p>
<p>Melalui pendekatan berbasis komunitas, Masnuah bilanh, kegiatan memfasilitasi perempuan nelayan untuk memperkuat kapasitas, kepemimpinan, dan kemandirian dalam mengelola ketahanan pangan pesisir secara kolektif dan berkelanjutan.</p>
<p>Sebagai bagian dari proses kegiatan, lanjutnya, komunitas perempuan nelayan di masing-masing desa telah melakukan persiapan selama kurang lebih dua minggu sebelumnya.</p>
<p>&#8220;Persiapan tersebut meliputi pengolahan dan penataan lahan kebun pangan yang dirancang secara adaptif terhadap kondisi banjir rob,&#8221; ucap Masnuah.</p>
<p style="text-align: left;">Bahan penghijauan dibuat dalam bentuk rak atau papan panggung dari bambu dengan ketinggian lebih dari satu meter di atas permukaan tanah, guna mengantisipasi terendamnya tanaman saat terjadi air pasang.</p>
<p>Komunitas perempuan nelayan menanam beragam jenis tanaman pangan, seperti sayur-sayuran, tanaman obat keluarga, tanaman buah, serta tanaman pendukung kebutuhan rumah tangga lainnya.</p>
<p>Media tanam yang digunakan beragam dan ramah lingkungan, antara lain pot, polybag, serta pemanfaatan limbah rumah tangga seperti botol plastik dan kaleng bekas sebagai wadah tanam. Praktik ini sekaligus menjadi upaya pengelolaan sampah berbasis komunitas di wilayah pesisir.</p>
<p>Kegiatan &#8216;Penghijauan untuk Ketahanan Pangan Pesisir yang Berkelanjutan” ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan pangan rumah tangga. Akan tetapi juga menjadi ruang penguatan peran dan kepemimpinan perempuan nelayan dalam menghadapi persoalan lingkungan pesisir yang semakin kompleks.</p>
<p>Melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kepemimpinan kolektif, perempuan nelayan didorong untuk menjadi aktor kunci dalam pengelolaan lingkungan pesisir yang berkeadilan gender dan berkelanjutan.</p>
<p>Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi adaptasi komunitas pesisir terhadap krisis iklim, degradasi ekosistem pesisir, serta ketidakpastian ekonomi yang dihadapi perempuan nelayan dalam kehidupan sehari-hari. (*)</p>
<p><em><strong>Diaz A Abidin</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/21/perempuan-nelayan-demak-buat-kebun-pangan-di-tanah-abrasi">Perempuan Nelayan Demak Buat Kebun Pangan di Tanah Abrasi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kurang dari 24 Jam Polda Jateng Ungkap Kasus Penemuan Mayat di Demak</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/14/kurang-dari-24-jam-polda-jateng-ungkap-kasus-penemuan-mayat-di-demak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Oct 2025 03:38:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Demak]]></category>
		<category><![CDATA[penemuan mayat]]></category>
		<category><![CDATA[polda jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Ungkap kasus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=501369</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Dalam waktu kurang dari 24 jam, jajaran Sat Reskrim Polres Demak bersama Tim Resmob Ditreskrimum Polda Jateng berhasil mengungkap misteri penemuan mayat di Kabupaten Demak, pada Sabtu (11/10/2025) pagi. Tiga orang tersangka yang merupakan teman korban berhasil ditangkap petugas bersama barang bukti. “Dalam waktu semalam, tim gabungan dari Resmob Polda Jateng dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/14/kurang-dari-24-jam-polda-jateng-ungkap-kasus-penemuan-mayat-di-demak">Kurang dari 24 Jam Polda Jateng Ungkap Kasus Penemuan Mayat di Demak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Dalam waktu kurang dari 24 jam, jajaran Sat Reskrim Polres Demak bersama Tim Resmob Ditreskrimum Polda Jateng berhasil mengungkap misteri penemuan mayat di Kabupaten Demak, pada Sabtu (11/10/2025) pagi.</p>
<p>Tiga orang tersangka yang merupakan teman korban berhasil ditangkap petugas bersama barang bukti. “Dalam waktu semalam, tim gabungan dari Resmob Polda Jateng dan Polres Demak berhasil mengungkap penyebab kematian korban serta mengamankan para pelaku,” ujar Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, Selasa (14/10/2025).</p>
<p>Sebelumnya, warga Kabupaten Demak digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di area lapangan Desa Botorejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, pada Sabtu (11/10/2025) pagi. Informasi tersebut kemudian dilaporkan warga kepada aparat desa dan Polsek Wonosalam.</p>
<p>Laporan tersebut ditindaklanjuti oleh petugas Sat Reskrim Polres Demak yang segera melakukan penyelidikan dan diback up tim Resmob Ekswil Semarang dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jateng.</p>
<p>Dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa korban diketahui berinisial G, warga Cilacap yang diduga menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh tiga rekannya sendiri.</p>
<p>Diketahui, para pelaku antara lain berinisial F (Jepara), M (Batang), dan S (Cilacap). Ketiganya merupakan bagian dari kelompok pemuda jalanan (anak punk) yang sebelumnya berangkat bersama dari wilayah Semarang menuju Jepara menggunakan truk pada Jumat malam (10/10/2025).</p>
<p>&#8220;Namun di tengah perjalanan, tepatnya di sekitar lingkar Demak, terjadi pertengkaran diantara mereka, akibat masalah pribadi. Pertikaian itu berujung pada aksi pengeroyokan terhadap korban hingga tak sadarkan diri,&#8221; jelas Artanto.</p>
<p>Para pelaku kemudian meninggalkan korban di area lapangan Desa Botorejo, dimana korban akhirnya ditemukan telah meninggal dunia.</p>
<p>Dari tangan para pelaku, petugas menyita sejumlah barang bukti diantaranya dua unit telepon genggam, sebuah gitar kentrung, dan dua tas berisi pakaian. Para pelaku dan barang bukti saat ini diamankan oleh penyidik Satreskrim Polres Demak untuk proses hukum lebih lanjut.</p>
<p>Artanto menyebut, kecepatan pengungkapan kasus ini tidak lepas dari peran serta masyarakat yang segera melaporkan penemuan mayat tersebut pada petugas. Dirinya mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan saluran telepon 110 untuk mendapatkan layanan kepolisian secara cepat dan profesional.</p>
<p>&#8220;Silahkan masyarakat hubungi Call Center 110 jika melihat tindak kejahatan, kecelakaan, atau situasi darurat lainnya. Petugas kami siap memberikan respons cepat dan profesional selama 24 jam,&#8221; tandasnya.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/14/kurang-dari-24-jam-polda-jateng-ungkap-kasus-penemuan-mayat-di-demak">Kurang dari 24 Jam Polda Jateng Ungkap Kasus Penemuan Mayat di Demak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>