<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cek Kesehatan Gratis Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/cek-kesehatan-gratis/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Jun 2026 05:22:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Cek Kesehatan Gratis Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Data CKG Grobogan 2026: Bayi Baru Lahir Paling Aktif, Dewasa Masih Minim Pemeriksaan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/06/11/data-ckg-grobogan-2026-bayi-baru-lahir-paling-aktif-dewasa-masih-minim-pemeriksaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 05:22:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Cek Kesehatan Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[dr Djatmiko]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=563746</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Dinas Kesehatan Grobogan mencatat capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga 10 Juni 2026 masih didominasi kelompok bayi baru lahir. Data yang dipaparkan Kepala Dinas Kesehatan Grobogan, dr Djatmiko, menunjukkan tingkat kehadiran bayi baru lahir dalam program tersebut mencapai 48,54 persen. Dinas Kesehatan Grobogan melalui dr Djatmiko menjelaskan, kelompok peserta terbesar berikutnya [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/11/data-ckg-grobogan-2026-bayi-baru-lahir-paling-aktif-dewasa-masih-minim-pemeriksaan">Data CKG Grobogan 2026: Bayi Baru Lahir Paling Aktif, Dewasa Masih Minim Pemeriksaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Dinas Kesehatan Grobogan mencatat capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga 10 Juni 2026 masih didominasi kelompok bayi baru lahir.</p>
<p>Data yang dipaparkan Kepala Dinas Kesehatan Grobogan, dr Djatmiko, menunjukkan tingkat kehadiran bayi baru lahir dalam program tersebut mencapai 48,54 persen.</p>
<p>Dinas Kesehatan Grobogan melalui dr Djatmiko menjelaskan, kelompok peserta terbesar berikutnya berasal dari Balita Anak Pra Sekolah (Balapras) dengan persentase kehadiran mencapai 28,99 persen.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/11/ahmad-luthfi-ajak-ulama-jadi-penyejuk-bangsa-di-tengah-banjir-hoaks-dan-disinformasi">Ahmad Luthfi Ajak Ulama Jadi Penyejuk Bangsa di Tengah Banjir Hoaks dan Disinformasi</a></strong></h6>
<p>Program Cek Kesehatan Gratis tersebut terus dimanfaatkan masyarakat untuk mendeteksi berbagai risiko kesehatan sejak dini.</p>
<p>Selain bayi dan balita, anak usia sekolah dan remaja juga tercatat aktif mengikuti program tersebut. Kelompok usia sekolah dan remaja atau Usekrem memiliki tingkat kehadiran sebesar 23,32 persen.</p>
<p>Sementara itu, kelompok lanjut usia atau lansia mencatat tingkat kehadiran sebesar 21,07 persen. Adapun peserta usia dewasa yang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis tercatat sebesar 18,11 persen.</p>
<p>&#8220;Untuk Lansia itu catatan kami 21,07 persen, sedangkan usia dewasa tercatat hadir mengikuti cek kesehatan gratis 18,11 persen,&#8221; jelas dr Djatmiko.</p>
<p>Menurutnya, program CKG dirancang untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan yang disesuaikan dengan kelompok usia masing-masing. Pemeriksaan tersebut bertujuan mendeteksi penyakit maupun faktor risiko kesehatan lebih awal.</p>
<p>Pada kelompok bayi baru lahir, pemeriksaan meliputi skrining berbagai kelainan bawaan. Pemeriksaan dilakukan sejak dini agar gangguan kesehatan dapat segera ditangani.</p>
<p>&#8220;Bayi yang baru lahir, program CKG ini meliputi skrining kelainan bawaan, seperti hipotiroid kongenital dan G6PD), pemeriksaan jantung bawaan sampai dengan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan,&#8221; jelas dr Djatmiko.</p>
<p>Untuk kelompok Balita Anak Pra Sekolah, petugas kesehatan memfokuskan pemeriksaan pada skrining tuberkulosis (TBC), tumbuh kembang gigi, serta fungsi penglihatan dan pendengaran.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/11/tanggung-jawab-sosial-dalam-interaksi-digital">Tanggung Jawab Sosial dalam Interaksi Digital</a></strong></h6>
<p>Sementara itu, peserta usia sekolah hingga remaja usia 7-17 tahun menjalani pemeriksaan status gizi, tekanan darah, kadar gula darah, hingga kesehatan jiwa.</p>
<p>Selain itu, petugas kesehatan juga melakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi serta deteksi anemia dan talasemia pada kelompok usia tersebut.</p>
<p>Bagi peserta usia dewasa, layanan CKG mencakup pemeriksaan tekanan darah, kadar kolesterol, gula darah, fungsi ginjal, serta skrining TBC.</p>
<p>Program ini juga menyasar deteksi dini berbagai penyakit tidak menular yang berisiko tinggi, seperti penyakit jantung, stroke, Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), dan berbagai jenis kanker.</p>
<p>Data Dinas Kesehatan menunjukkan pemeriksaan tekanan darah menjadi salah satu layanan yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Dinas Kesehatan Grobogan mencatat pengecekan tekanan darah hingga 10 Juni 2026 ada 139.998 orang dengan cakupan persentase 85,35 persen dari 164.032 peserta usia lebih dari 18 tahun,&#8221; jelas dr Djatmiko.</p>
<p>Dari jumlah tersebut, sebanyak 106.053 orang memiliki tekanan darah dalam kategori normal. Namun, petugas juga menemukan sejumlah peserta dengan gangguan tekanan darah.</p>
<p>Tercatat sebanyak 15.172 orang mengalami hipertensi. Selain itu, sebanyak 12.848 orang masuk kategori tekanan darah meningkat.</p>
<p>Sisanya terbagi dalam kelompok hipertensi derajat 1, hipertensi derajat 2, hipertensi derajat 3, hingga hipertensi sistolik terisolasi.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/06/11/fkg-unissula-perkuat-kompetensi-dokter-gigi-di-bidang-periodonsia">FKG Unissula Perkuat Kompetensi Dokter Gigi di Bidang Periodonsia</a></strong></h6>
<p>&#8220;Yang perlu pemeriksaan lanjutan itu pasien yang mengalami tekanan darah meningkat,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Pada indikator Indeks Massa Tubuh (IMT), Dinas Kesehatan mencatat sebanyak 144.349 peserta mengikuti pemeriksaan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 44.001 orang masuk kategori gemuk atau overweight.</p>
<p>Peserta dengan berat badan normal tercatat sebanyak 61.144 orang. Angka ini menjadi kelompok terbesar dalam pemeriksaan IMT.</p>
<p>Sementara itu, kategori obesitas tingkat 1 tercatat sebanyak 29.298 orang. Sedangkan obesitas tingkat 2 ditemukan pada 6.319 peserta.</p>
<p>Petugas juga menemukan 3.590 peserta yang masuk kategori berat badan kurang atau underweight.</p>
<p>Untuk pemeriksaan lingkar perut, sebanyak 145.557 peserta usia di atas 18 tahun mengikuti skrining. Hasilnya, 108.262 orang memiliki ukuran lingkar perut normal.</p>
<p>&#8220;Sebanyak 37.295 orang mengalami obesitas sentral,&#8221; jelas dr Djatmiko.</p>
<p>Menurut dr Djatmiko, rendahnya tingkat kehadiran peserta usia dewasa dalam program Cek Kesehatan Gratis bisa menjadi indikator bahwa sebagian besar kelompok usia tersebut merasa dalam kondisi sehat sehingga belum memanfaatkan layanan yang tersedia.</p>
<p>Meski demikian, Dinas Kesehatan Grobogan tetap mendorong masyarakat dari seluruh kelompok usia untuk mengikuti Cek Kesehatan Gratis.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Grobogan dr Djatmiko berharap cakupan program semakin luas agar berbagai penyakit dapat terdeteksi lebih awal dan penanganan medis bisa dilakukan sebelum menimbulkan komplikasi serius.</p>
<p>&#8220;Kita harapkan, program CKG ini bisa didapatkan oleh masyarakat karena tujuan utamanya untuk melakukan deteksi dini terhadap berbagai penyakit atau risiko kesehatan sejak dini agar penanganan dan pengobatan dapat dilakukan secepat mungkin sebelum terjadi komplikasi,&#8221; pungkas dr Djatmiko.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/06/11/data-ckg-grobogan-2026-bayi-baru-lahir-paling-aktif-dewasa-masih-minim-pemeriksaan">Data CKG Grobogan 2026: Bayi Baru Lahir Paling Aktif, Dewasa Masih Minim Pemeriksaan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Idul Fitri Makin Dekat, Pemprov Jateng Gencarkan GPM dan Speling di Grobogan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/02/idul-fitri-makin-dekat-pemprov-jateng-gencarkan-gpm-dan-speling-di-grobogan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2026 15:03:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Luthfi]]></category>
		<category><![CDATA[Cek Kesehatan Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Mayahan]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Pasar Murah]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Speling]]></category>
		<category><![CDATA[tawangharjo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=547089</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Menjelang Idul Fitri 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengakselerasi Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Dokter Speling di Desa Mayahan, Kecamatan Tawangharjo, Grobogan. Langkah ini diambil untuk menjaga daya beli warga sekaligus memperluas akses layanan kesehatan secara langsung di tengah masyarakat. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan GPM dan Dokter Speling berjalan efektif di [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/02/idul-fitri-makin-dekat-pemprov-jateng-gencarkan-gpm-dan-speling-di-grobogan">Idul Fitri Makin Dekat, Pemprov Jateng Gencarkan GPM dan Speling di Grobogan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – </strong>Menjelang Idul Fitri 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengakselerasi Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Dokter Speling di Desa Mayahan, Kecamatan Tawangharjo, Grobogan.</p>
<p>Langkah ini diambil untuk menjaga daya beli warga sekaligus memperluas akses layanan kesehatan secara langsung di tengah masyarakat.</p>
<p>Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan GPM dan Dokter Speling berjalan efektif di Mayahan, Tawangharjo, Grobogan, sebagai bagian dari strategi stabilisasi harga jelang Idul Fitri. Program ini dirancang terintegrasi agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara cepat dan nyata.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/03/02/gubernur-jateng-resmikan-preservasi-dua-ruas-jalan-provinsi-di-blora">Gubernur Jateng Resmikan Preservasi Dua Ruas Jalan Provinsi di Blora</a></strong></h6>
<p>Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meninjau langsung pelaksanaan kegiatan tersebut pada Senin (2/3/2026). Ia memantau proses distribusi pangan sekaligus melihat pelayanan kesehatan yang diberikan kepada warga.</p>
<p>Dalam kunjungan itu, gubernur tidak sekadar melakukan inspeksi. Ia berdialog dengan warga, mendengar keluhan, serta memastikan setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.</p>
<figure id="attachment_547091" aria-describedby="caption-attachment-547091" style="width: 681px" class="wp-caption alignright"><img class="size-full wp-image-547091" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/03/Speling.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/03/Speling.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/03/Speling-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/03/Speling-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-547091" class="wp-caption-text">Ahmad Luthfi saat berdialog dengan Dokter Spesialis yang hadir dalam Cek Kesehatan Gratis untuk warga Desa Mayahan, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan. Foto: dok Humas Pemprov Jateng.</figcaption></figure>
<p>Selain meninjau GPM dan Speling, Ahmad Luthfi juga menyerahkan sejumlah bantuan. Bantuan tersebut meliputi dukungan modal usaha hingga cadangan pangan bagi warga yang membutuhkan.</p>
<p>Warga tampak antusias memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis melalui program Speling dan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Mereka memadati lokasi kegiatan sejak pagi untuk mendapatkan pemeriksaan langsung dari tenaga medis.</p>
<p>“Kita punya Speling. Agar masyarakat mau datang, maka kita tempelkan juga gerakan pangan murah, penyaluran bantuan, dan lainnya. Intinya kami ingin berikan layanan yang mudah dan murah kepada masyarakat,” kata Ahmad Luthfi.</p>
<p>Pernyataan tersebut menegaskan pendekatan kolaboratif yang diterapkan pemerintah provinsi. Pelayanan kesehatan digabungkan dengan kebutuhan pokok agar masyarakat memperoleh manfaat ganda dalam satu waktu.</p>
<p>Sejumlah warga yang ditemui gubernur mengaku terbantu dengan harga pangan yang lebih terjangkau. Mereka juga merasa terbantu dengan pemeriksaan kesehatan tanpa dipungut biaya.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/03/02/morazen-yogyakarta-hadirkan-sudut-baca-di-sd-negeri-temon-kulonprogo">MORAZEN Yogyakarta Hadirkan Sudut Baca Di SD Negeri Temon Kulonprogo</a></strong></h6>
<p>Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pasokan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah, Sri Broto Rini, mengungkapkan bahwa selama Februari hingga Maret 2026, Pemprov Jateng telah menggelar GPM sedikitnya 308 kali di berbagai daerah, termasuk Grobogan.</p>
<p>Melalui GPM, pemerintah provinsi memfasilitasi distribusi dengan memberikan bantuan transportasi, kemasan, hingga bongkar muat. Skema ini membuat harga jual setara harga produsen sehingga lebih rendah dibanding harga pasar.</p>
<p>Di Kabupaten Grobogan, sejumlah komoditas strategis dijual dalam kegiatan tersebut. Beras SPHP sebanyak 2 ton senilai Rp22,4 juta dan beras kualitas premium 2 ton senilai Rp25 juta menjadi komoditas utama yang paling diminati warga.</p>
<p>Selain beras, panitia menyediakan telur 500 kilogram senilai Rp13,5 juta dan minyak goreng 1.000 liter senilai Rp15,7 juta. Ketersediaan ini membantu menjaga stabilitas pasokan di tingkat konsumen.</p>
<p>Komoditas lain seperti bawang merah 100 kilogram senilai Rp3,5 juta, bawang putih 100 kilogram senilai Rp3,4 juta, cabai 100 kilogram senilai Rp6,5 juta, serta gula pasir 1 ton senilai Rp16 juta juga tersedia dalam kegiatan tersebut.</p>
<p>Tak hanya itu, pemerintah turut menyalurkan komoditas tambahan senilai Rp5 juta. Secara keseluruhan, total subsidi harga pangan yang tersalurkan melalui GPM di Kabupaten Grobogan mencapai Rp111 juta.</p>
<p>“Pembelian bebas sesuai yang dibutuhkan masyarakat, tidak perlu beli yang macam-macam, cukup yang diperlukan,” lanjut Rini.</p>
<p>Kebijakan pembelian fleksibel itu memberi keleluasaan bagi warga untuk menyesuaikan kebutuhan rumah tangga masing-masing. Pemerintah pun berharap pola ini dapat menjaga distribusi tetap merata.</p>
<p>Di sektor kesehatan, data Dinas Kesehatan Jawa Tengah menunjukkan tren peningkatan layanan Speling dan CKG. Hingga 28 Februari 2026, Speling telah terlaksana 957 kali di 414 kecamatan pada 35 kabupaten/kota dengan total sasaran 93.599 jiwa.</p>
<p>Capaian CKG per 28 Februari 2026 di Jawa Tengah tercatat 2.523.102 jiwa yang hadir atau 95,77 persen dari total 2.634.599 pendaftar. Angka ini menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat terhadap layanan kesehatan gratis.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/02/idul-fitri-makin-dekat-pemprov-jateng-gencarkan-gpm-dan-speling-di-grobogan">Idul Fitri Makin Dekat, Pemprov Jateng Gencarkan GPM dan Speling di Grobogan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terjunkan Tiga Dokter Spesialis, Cek Kesehatan Gratis RSUD dr Loekmono Hadi Diserbu Warga</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/19/rsud-kudus-dokter-spesialis-keliling-cek-kesehatan-gratis-undaan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2025 10:35:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Cek Kesehatan Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[dokter anak Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[dokter kandungan Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[dokter penyakit dalam Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Spesialis Keliling]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Masyarakat Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[layanan kesehatan gratis Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[program kesehatan Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas Undaan Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Speling Kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=491358</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loekmono Hadi Kudus turut mendukung penuh program Dokter Spesialis Keliling (Speling) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas Gubernur Jawa Tengah. Pada kegiatan yang digelar di Balai Desa Glagahwaru, Kecamatan Undaan, Selasa (19/8/2025), RSUD Kudus menurunkan tiga dokter spesialis. Ketiganya yakni dr. Arif Faiza, Sp.A (Spesialis [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/19/rsud-kudus-dokter-spesialis-keliling-cek-kesehatan-gratis-undaan">Terjunkan Tiga Dokter Spesialis, Cek Kesehatan Gratis RSUD dr Loekmono Hadi Diserbu Warga</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loekmono Hadi Kudus turut mendukung penuh program Dokter Spesialis Keliling (Speling) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas Gubernur Jawa Tengah. Pada kegiatan yang digelar di Balai Desa Glagahwaru, Kecamatan Undaan, Selasa (19/8/2025), RSUD Kudus menurunkan tiga dokter spesialis.</p>
<p>Ketiganya yakni dr. Arif Faiza, Sp.A (Spesialis Anak), dr. Puspitasari Notohatmodjo, Sp.OG (Spesialis Kandungan), serta dr. Hanif Pratiwi, Sp.PD (Spesialis Penyakit Dalam).</p>
<p>Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi, dr. Abdul Hakam, menegaskan pihaknya berkomitmen mendukung penuh kegiatan Speling di Kudus.</p>
<p>“Bersama Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat, kami siap berkolaborasi dengan menerjunkan dokter-dokter spesialis. Jika ada pasien yang perlu dirujuk ke rumah sakit, kami juga siap memfasilitasi,” ujarnya.</p>
<p>Kegiatan Speling dan CKG di Glagahwaru mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Menurut Kabid Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kudus, Amad Mochamad, sebanyak sekitar 100 warga mengikuti layanan kesehatan tersebut.</p>
<p>“Alhamdulillah acara berjalan lancar. Ada 10 balita, 61 warga usia produktif, 8 ibu hamil, 19 lansia, dan 2 orang suspect TB yang ikut diperiksa,” jelasnya.</p>
<p>Pelayanan yang tersedia meliputi pemeriksaan spesialis anak, obsgyn, skrining TB, dan skrining kesehatan jiwa. Dari hasil pemeriksaan, tercatat 3 anak dan 5 ibu hamil harus dirujuk untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.</p>
<p>“Program Speling ini sangat mendukung visi misi Pak Bupati Kudus dalam upaya mendekatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat. Harapannya, Kudus sehat dapat benar-benar terwujud,” tambah Amad.</p>
<p>Sementara itu, dr. Arif Faiza, Sp.A, dokter spesialis anak RSUD Kudus, merasa bersyukur bisa terlibat dalam kegiatan ini.</p>
<p>“Alhamdulillah saya berkesempatan berpartisipasi di Desa Glagahwaru. Banyak anak-anak yang bisa ditangani langsung di Puskesmas, namun ada juga yang perlu dirujuk ke rumah sakit. Program ini sangat bermanfaat karena mendekatkan pelayanan dokter spesialis ke warga,” tuturnya.</p>
<p>Dengan adanya program Speling dan CKG, masyarakat di wilayah pelosok Kudus kini semakin mudah mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan dari dokter spesialis tanpa harus jauh-jauh datang ke rumah sakit.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/19/rsud-kudus-dokter-spesialis-keliling-cek-kesehatan-gratis-undaan">Terjunkan Tiga Dokter Spesialis, Cek Kesehatan Gratis RSUD dr Loekmono Hadi Diserbu Warga</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi Serentak Sasar 257 Ribu Siswa di Grobogan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/04/cek-kesehatan-gratis-dan-imunisasi-serentak-sasar-257-ribu-siswa-di-grobogan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Aug 2025 11:43:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[BIAS]]></category>
		<category><![CDATA[Bulan Imunisasi Anak Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Cek Kesehatan Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan Grobogan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=488364</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Grobogan resmi menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) secara serentak mulai Senin (4/8/2025). Dua sekolah, yaitu MI Tarbiyatul Aftal Cingkrong dan SDN 1 Depok Toroh, menjadi lokasi pertama pelaksanaan sekaligus titik awal pemantauan kegiatan. Program ini menyasar 257.518 siswa dari jenjang SD [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/04/cek-kesehatan-gratis-dan-imunisasi-serentak-sasar-257-ribu-siswa-di-grobogan">Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi Serentak Sasar 257 Ribu Siswa di Grobogan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Grobogan resmi menggelar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) secara serentak mulai Senin (4/8/2025).</p>
<p>Dua sekolah, yaitu MI Tarbiyatul Aftal Cingkrong dan SDN 1 Depok Toroh, menjadi lokasi pertama pelaksanaan sekaligus titik awal pemantauan kegiatan.</p>
<p>Program ini menyasar 257.518 siswa dari jenjang SD hingga SMA sederajat, berusia antara 7 hingga 17 tahun.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : </strong><strong><a href="https://suarabaru.id/2025/08/04/program-mbg-presiden-hadir-di-jepara-gubernur-ahmad-luthfi-ojo-mung-waton-ngebul">Program MBG Presiden Hadir Di Jepara, Gubernur Ahmad Luthfi: Ojo Mung Waton Ngebul</a></strong></h6>
<p>Pada hari pertama, petugas telah memeriksa kesehatan 1.115 siswa, atau sekitar 0,43 persen dari total target.</p>
<p>Untuk menyukseskannya, Dinkes Grobogan mengerahkan tenaga kesehatan dari 30 Puskesmas di seluruh kecamatan.</p>
<p>Mereka diterjunkan langsung ke sekolah-sekolah untuk memastikan pelaksanaan CKG dan BIAS berlangsung merata dan menyeluruh.</p>
<p>“Untuk CKG ini mencakup 13 jenis pemeriksaan kesehatan yang meliputi pemeriksaan mata, pendengaran, gigi dan mulut, kesehatan jiwa, skrining kebiasaan merokok, tuberkulosis, tekanan darah, hingga tes kebugaran fisik berupa lari satu kilometer. Anak-anak juga dicek status gizinya, kadar gula darah, kesehatan reproduksi serta diskrining hepatitis. Riwayat imunisasi mereka turut diperiksa sebagai bagian dari upaya pemantauan kesehatan jangka panjang,” jelas Plt Kabid P2M Dinkes Grobogan, Gunawan Cahyo Utomo.</p>
<p>Pelaksanaan kegiatan ini beriringan dengan Bulan Imunisasi Anak Serentak yang berlangsung sepanjang Agustus.</p>
<p>Dinas Kesehatan Grobogan memberikan imunisasi Campak dan Rubella untuk siswa kelas I SD, serta vaksin HPV bagi siswi kelas V sebagai upaya pencegahan kanker leher rahim.</p>
<p>“Siswi kelas VI yang belum menerima vaksin HPV tahun lalu juga dijadwalkan untuk divaksinasi tahun ini,” imbuh Gunawan.</p>
<p>Ia menegaskan, kegiatan ini menjadi langkah penting dalam upaya deteksi dini dan pencegahan penyakit menular maupun tidak menular di kalangan pelajar.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : </strong><strong><a href="https://suarabaru.id/2025/08/04/ahmad-luthfi-kita-intervensi-bersama-sampai-miskin-ekstrem-tidak-ada-di-jawa-tengah">Ahmad Luthfi: Kita Intervensi Bersama Sampai Miskin Ekstrem Tidak Ada di Jawa Tengah</a></strong></h6>
<p>“Harapannya, kegiatan ini dapat menjangkau seluruh anak sekolah. Karena memang sasarannya anak SD sampai SMA. Dengan CKG ini, kami ingin mendeteksi faktor risiko sejak dini pada anak-anak sekolah. Sehingga bisa diantisipasi dan dicegah, agar mereka tidak sampai sakit dan tetap dalam kondisi sehat,” ujar Gunawan.</p>
<p>Gunawan juga menyampaikan rangkaian imunisasi akan berlanjut pada November 2025. Pada tahap ini, siswa kelas I, II, dan V akan menerima imunisasi difteri dan tetanus (DT dan Td).</p>
<p>Dinas Kesehatan Grobogan berharap program ini berjalan optimal dengan dukungan dari pihak sekolah, puskesmas, dan orang tua.</p>
<p><strong>TYA WIDYA</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/04/cek-kesehatan-gratis-dan-imunisasi-serentak-sasar-257-ribu-siswa-di-grobogan">Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi Serentak Sasar 257 Ribu Siswa di Grobogan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>CKG Sekolah Resmi Dimulai di Kudus, Anak Sekolah Diperiksa Gigi hingga Imunisasi Dasar Gratis</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/04/kick-off-ckg-sekolah-bupati-kudus</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Aug 2025 03:05:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Bellinda Birton]]></category>
		<category><![CDATA[bupati kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Cek Kesehatan Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[CKG sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[samani intakoris]]></category>
		<category><![CDATA[wabup kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=488250</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Pemerintah Kabupaten Kudus menunjukkan komitmen nyata dalam mencetak generasi sehat melalui program nasional Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah yang digagas Kementerian Kesehatan RI. Program ini menjadi bagian penting dalam penguatan layanan kesehatan preventif sejak dini, sebagai fondasi menuju visi besar Indonesia Emas 2045. Kick-off program CKG di Kabupaten Kudus digelar di SD [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/04/kick-off-ckg-sekolah-bupati-kudus">CKG Sekolah Resmi Dimulai di Kudus, Anak Sekolah Diperiksa Gigi hingga Imunisasi Dasar Gratis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Pemerintah Kabupaten Kudus menunjukkan komitmen nyata dalam mencetak generasi sehat melalui program nasional Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah yang digagas Kementerian Kesehatan RI.</p>
<p>Program ini menjadi bagian penting dalam penguatan layanan kesehatan preventif sejak dini, sebagai fondasi menuju visi besar Indonesia Emas 2045.</p>
<p>Kick-off program CKG di Kabupaten Kudus digelar di SD Negeri 1 Cendono, Kecamatan Dawe, pada Senin (4/8/2025). Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, Wakil Bupati Bellinda Birton, serta jajaran Dinas Kesehatan dan tenaga pendidik. Layanan skrining yang diberikan mencakup pemeriksaan tekanan darah, kesehatan gigi, mata, telinga, hingga imunisasi dasar.</p>
<p>“Program ini adalah bentuk keseriusan kami dalam menyiapkan generasi yang sehat dan tangguh sejak bangku sekolah. Semakin dini potensi gangguan kesehatan terdeteksi, semakin cepat pula penanganannya,” ujar Bupati Sam’ani Intakoris.</p>
<p>Senada dengan itu, Wakil Bupati Bellinda Birton menegaskan pentingnya program ini sebagai bentuk investasi jangka panjang daerah dalam bidang kesehatan.</p>
<p>“Kesehatan anak-anak adalah pondasi masa depan. Dengan tubuh dan mental yang sehat, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, kuat, dan mampu membawa Kudus menjadi lebih maju,” jelasnya.</p>
<p>Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Andini Aridewi, melaporkan bahwa hingga saat ini program CKG telah menjangkau 79 sekolah dari total target 770 sekolah.</p>
<p>“Kami terus melakukan pendampingan teknis dan pemantauan di lapangan agar pelaksanaannya tepat sasaran dan berkualitas,” katanya.</p>
<p>Dikatakan, CKG ini akan menyasar seluruh siswa usia sekolah tingkat SD, SMP dan SMA sederajat. Tak hanya sekolah, CKG juga menyasar pesantren-pesantren.</p>
<p>Menurut Andini, pihaknya menargetkan pelaksanaan CKG siswa sekolah akan selesai dalam waktu satu bulan ini.</p>
<p>Melalui kolaborasi lintas sektor, Pemkab Kudus optimistis program CKG Sekolah akan menjadi pondasi kuat dalam mencetak generasi yang sehat, bugar, dan siap bersaing menuju Indonesia Emas 2045.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/04/kick-off-ckg-sekolah-bupati-kudus">CKG Sekolah Resmi Dimulai di Kudus, Anak Sekolah Diperiksa Gigi hingga Imunisasi Dasar Gratis</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cek Kesehatan Gratis, Banyak Ditemukan Kasus Hipertensi dan Masalah Gigi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/06/13/cek-kesehatan-gratis-banyak-ditemukan-kasus-hipertensi-dan-masalah-gigi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jun 2025 07:18:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Cek Kesehatan Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Hipertensi]]></category>
		<category><![CDATA[Masalah Gigi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=478970</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Sejak peluncurannya pada 10 Februari 2025, lebih dari 8,2 juta orang telah mengikuti Program CKG atau Cek Kesehatan Gratis (laman Kemenkes RI). Dalam cek kesehatan gratis tersebut, terdapat tiga masalah utama kesehatan yang terdeteksi, antara lain hipertensi, diabetes melitus, serta gangguan kesehatan gigi. Menurut data Kementerian Kesehatan per 12 Juni 2025 menunjukkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/13/cek-kesehatan-gratis-banyak-ditemukan-kasus-hipertensi-dan-masalah-gigi">Cek Kesehatan Gratis, Banyak Ditemukan Kasus Hipertensi dan Masalah Gigi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Sejak peluncurannya pada 10 Februari 2025, lebih dari 8,2 juta orang telah mengikuti Program CKG atau Cek Kesehatan Gratis (laman Kemenkes RI).</p>
<p>Dalam cek kesehatan gratis tersebut, terdapat tiga masalah utama kesehatan yang terdeteksi, antara lain hipertensi, diabetes melitus, serta gangguan kesehatan gigi.</p>
<p>Menurut data Kementerian Kesehatan per 12 Juni 2025 menunjukkan bahwa satu dari lima peserta mengalami hipertensi, 5,9% menderita diabetes melitus, dan satu dari dua peserta mengalami masalah gigi dan mulut, mulai dari gigi berlubang, gigi goyang, hingga gusi turun.</p>
<p>Obesitas sentral juga menjadi perhatian, dengan prevalensi 50% pada perempuan dan 25% pada laki-laki, berdasarkan pengukuran lingkar pinggang (&gt;90 cm untuk laki-laki dan &gt;80 cm untuk perempuan). Penyakit tidak menular ini tidak hanya menyerang lansia, tetapi juga mulai muncul di kelompok usia muda. Bahkan, satu dari tiga orang usia di atas 40 tahun mengalami hipertensi, dan satu dari 10 mengidap diabetes.</p>
<p>“Masalah kesehatan gigi ternyata sangat tinggi, saya sendiri baru sadar. Tapi yang lebih penting, tiga masalah besar lainnya hipertensi, diabetes, dan obesitas adalah faktor risiko utama penyakit jantung dan stroke. Dan dua penyakit inilah penyebab kematian nomor satu dan dua di Indonesia,” ungkap Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin.</p>
<p>Menkes mengingatkan masyarakat untuk tidak menunggu sakit baru memeriksakan diri. “Kalau kita tahu lebih awal, kita bisa perbaiki. Entah dengan mengubah gaya hidup atau dengan pengobatan. Sehat itu investasi. Dan ini pesan langsung dari Presiden, jaga kesehatan agar rakyat Indonesia bisa bekerja, produktif, dan membawa negara kita menjadi negara maju di tahun 2045,” katanya.</p>
<p>Kemenkes mengimbau masyarakat menjalani pola hidup sehat, mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis, asin, serta berlemak, aktif bergerak minimal 30 menit per hari, rutin cek tekanan dan gula darah, serta menjaga kesehatan gigi dengan prinsip 4M (menggosok gigi, membatasi gula, memeriksa gigi secara rutin, dan mengonsumsi buah serta sayur).</p>
<p>Program ini telah dilaksanakan di 9.552 puskesmas di 38 Provinsi. Partisipasi tertinggi berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat, yang menyumbang sekitar 60% total peserta. Sebaliknya, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan mencatat partisipasi terendah.</p>
<p>Ketimpangan juga terlihat dalam partisipasi berdasarkan gender. Sebanyak 62,2% peserta adalah perempuan, sedangkan laki-laki hanya 37,7%.</p>
<p>Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes RI, dr. Endang Sumiwi menyebut bahwa target nasional 100 juta pemeriksaan kesehatan gratis sangat mungkin dicapai tahun ini. Saat ini, laju pemeriksaan telah mencapai 200.000 orang per hari atau sekitar 4 juta per bulan.</p>
<p>“Dengan sisa waktu enam sampai tujuh bulan, kami optimis bisa menambah 30–40 juta peserta dari komunitas umum. Ditambah mulai Juli nanti kita mulai program CKG Sekolah, yang bisa menjangkau hingga 50 juta siswa,” jelas dr. Endang.</p>
<p>Program CKG Sekolah akan dilakukan di jenjang pendidikan dasar dan menengah, bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Pemeriksaan akan difokuskan pada aspek kesehatan anak dan remaja, gizi, tumbuh kembang, penglihatan, pendengaran, dan kesehatan mental.</p>
<p>Ia juga menekankan bahwa Program CKG bersifat adaptif dan disesuaikan dengan risiko individu. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan program CKG melalui Puskesmas terdekat atau mendaftar lewat aplikasi Satu Sehat Mobile. CKG bukan hanya pemeriksaan, tapi awal dari transformasi gaya hidup sehat bagi seluruh masyarakat Indonesia.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/06/13/cek-kesehatan-gratis-banyak-ditemukan-kasus-hipertensi-dan-masalah-gigi">Cek Kesehatan Gratis, Banyak Ditemukan Kasus Hipertensi dan Masalah Gigi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
