<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bukayo-saka Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/bukayo-saka/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Apr 2024 08:38:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>bukayo-saka Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pilihlah “Messi Baru” di Antara Mereka&#8230;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/04/20/pilihlah-messi-baru-di-antara-mereka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Apr 2024 10:00:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Arda Guller]]></category>
		<category><![CDATA[bukayo-saka]]></category>
		<category><![CDATA[Endrick]]></category>
		<category><![CDATA[Kobbie Mainoo]]></category>
		<category><![CDATA[Lamine Yamal]]></category>
		<category><![CDATA[Lionel Messi]]></category>
		<category><![CDATA[Mathys Tel]]></category>
		<category><![CDATA[Paul Gascoigne]]></category>
		<category><![CDATA[pele]]></category>
		<category><![CDATA[Ronaldo]]></category>
		<category><![CDATA[Vitor Roque]]></category>
		<category><![CDATA[Warren-Zaire Emery]]></category>
		<category><![CDATA[Zico]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=409850</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // mutiara tertebar merajut keajaiban/ anak-anak zaman menanti panggung/ berlomba menapak jalan pedang/ dengan seni dan kesaktian&#8230;// (Sajak “Wonderkid”, 2024) DAHULU, betapa lama orang menunggu: siapa yang bakal menjadi pengganti Edson Arantes Do Nascimento alias Pele? Untuk sampai ke era Ronaldo Luis Nazario yang sedahsyat itu, dalam banyak bilangan dasawarsa media [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/20/pilihlah-messi-baru-di-antara-mereka">Pilihlah “Messi Baru” di Antara Mereka&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-409855 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/04/logo-bola-bola-1.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/04/logo-bola-bola-1.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/04/logo-bola-bola-1-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// mutiara tertebar merajut keajaiban/ anak-anak zaman menanti panggung/ berlomba menapak jalan pedang/ dengan seni dan kesaktian&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak “Wonderkid”, 2024)</strong></p>
<p><strong>DAHULU</strong>, betapa lama orang menunggu: siapa yang bakal menjadi pengganti Edson Arantes Do Nascimento alias Pele?</p>
<p>Untuk sampai ke era Ronaldo Luis Nazario yang sedahsyat itu, dalam banyak bilangan dasawarsa media Brazil menyematkan predikat-predikat “Pele Baru”. Bukankah sejatinya itu ungkapan kerinduan, ekspresi harapan, juga balutan doa dari mimpi-mimpi?</p>
<p>Zico, yang bernama asli Arthur Coimbra, merupakan salah satu yang paling digadang-gadang. Si “Pele Putih” terbilang konsisten berjalan dengan bakat dan kesadaran profesional merawat kemampuan. Dia melejit dari Piala Dunia 1978, dan mampu memertahankan sinar hingga Spanyol 1982 dan Meksiko 1986.</p>
<p>Silih berganti calon bintang muncul di negeri penghasil kopi terbesar dunia itu. Ada Dirceu, Eder, Nelinho, Socrates, Rai, hingga Romario Faria, namun Zico paling moncer; yang disusul generasi “El Fenomeno” Ronaldo Luis Nazario. Setelah itu hadir Rivaldo, Ricardo Kaka, Robinho, lalu Neymar Junior.</p>
<p>Dan, siapa yang kini dinanti untuk meneruskan kehebatan para legenda? Vinicius Junior-kah? Rodrygo Goes? Atau Endrick?</p>
<p>Brazil menanti-nanti. Argentina sebagai salah satu negara sepak bola terkemuka pun tak kalah resah.</p>
<p>Ketika The Greatest of All Times (GOAT) Lionel Andres Messi sudah berada di pengujung karier lantaran faktor usia (36 tahun), sosok yang diharapkan segera menduduki singgasananya belum betul-betul muncul. Ada memang, Claudio Echeverri, kapten tim U17 Albiceleste yang berjejuluk “El Diablito”, Si Iblis Kecil, namun bakal sepadankah dia dengan pemunculan Messi pada saat disepadankan sebagai “New Maradona” pada masanya? Echeverri masih harus berjuang, sambil menunggu waktu berpihak terhadap masa depannya.</p>
<p>Penantian lahirnya bintang besar tak hanya menjadi romantisme kerinduan sejumlah tim nasional. Klub-klub juga merasakannya sebagai “kebutuhan”. Barcelona menunggu penerus sejarah Leo Messi. Sejumlah pemain dari beberapa angkatan Akademi La Masia sempat dipublikasikan sebagai calon pewaris. Identifikasi yang sebenarnya juga bernuansa harapan.</p>
<p>Inggris terbilang sering mengidentifikasi kehadiran bintang yang diharapkan bisa mengembalikan kejayaan saat meraih Piala Dunia 1966. Pada 1990, Paul Gascoigne ditokohkan sebagai “wonderkid”. Gazza memang punya talenta langka, namun karena “kesibukan” bergulat dengan persoalan personal, tidak mampu mengangkat performa Tim Tiga Singa. Termasuk ketika dia tampil istimewa di Euro 1996. Bakatnya pun tak tereksplorasi dan terekspresi secara maksimal.</p>
<p>Silih berganti bakat hebat hadir di Liga Primer. Empat tahun lalu muncul Jack Grealish, gelandang Manchester City yang disebut-sebut sebagai “New Gascoigne”, predikat yang juga sempat disematkan kepadan Joe Cole. Lalu anak-anak ajaib Raheem Sterling, Marcus Rashford, Jadon Sancho, Jude Bellingham, dan yang teranyar: Kobbie Mainoo.</p>
<p>Harapan munculnya era bintang dari tiga nama pertama tampaknya sudah habis waktu. Kini tinggal Bellingham dan Mainoo, yang profesionalitasnya sedang ditempa oleh Real Madrid dan Manchester United. Keduanya tercatat dalam deret <em>wonderkid</em> dunia seperti Vitor Roque, Arda Guller, Mathys Tel, Warren-Zaire Emery, Bukayo Saka, Endrick, dan Lamine Yamal.</p>
<p>Dengan draf baru itu, tampakya nama-nama yang pernah berada di daftar “young guns” seperti Gavi, Pedri, dan Rainier, Julian Alfarez, dan Alejandro Garnacho bakal tersisih dari orbit tertinggi.</p>
<p><strong>Sensasi Mainoo</strong><br />
Kobbie Mainoo menjadi mutiara paling berkilau di Liga Primer saat ini, terlebih setelah pelatih timnas Gareth Southgate memberinya tempat sebagai <em>starter</em> ketika Inggris bermain imbang 2-2 melawan Belgia, 27 Maret silam. Yang luar biasa, berkat aksi-aksi impresifnya dalam membantu bertahan dan mengalirkan serangan, ia terpilih sebagai Man of the Match.</p>
<p>Pemain 18 tahun itu menjalani debut empat bulan setelah pertama kali bermain untuk tim utama Manchester United.</p>
<p>Transfermarkt mencatat, nilai pasar Mainoo melesat 4.275 persen menjadi 30 juta pound atau setara Rp 600 miliar.</p>
<p>Dan, ini dia pesaing Mainoo. Brazil tak ketinggalan “pamer” talenta lewat Vitor Hugo Roque Ferreira. Dia mencetak gol pertamanya untuk Barcelona saat melawan Osasuna di Estadi Olímpic Lluís Companys, 1 Februari lalu.</p>
<p>Dalam usia 19, dia telah membukukan lebih dari 100 penampilan profesional, meraih gelar liga untuk Athletico Paranaense di Brazil, memperkuat Selecao, dan sekarang menjadi bintang untuk Barcelona.</p>
<p>Real Madrid juga tak ketinggalan unjuk bintang. Madrid memenangi perpacuan dengan Barca untuk mendaratkan Arda Guler dari Turki. Pemain 19 tahun itu sukses menyumbang satu gol saat Real mengalahkan Celta Vigo 4-0 pada pekan ke-28 La Liga di Santiago Bernabeu, 11 Maret.</p>
<p>Guler bertipe gelandang serang cerdik, yang memiliki keterampilan lengkap untuk berpromosi menjadi pemain kelas dunia.</p>
<p><strong>Fenomena Lamine Yamal</strong><br />
Salah satu anak ajaib paling menonjol untuk menjadi New Messi adalah Lamine Yamal, pemain berdarah Maroko dan Guinea Khatulistiwa yang mengukir banyak rekor untuk Barelona maupun tim nasional Spanyol.</p>
<p>Produk Akademi La Masia ini menempati posisi teratas dalam daftar 50 teratas NXGN (daftar pesepakbola muda terbaik di bawah 19 tahun dalam kurun semusim). Dia baru berusia 16 tahun, yang termuda di antara para anak ajaib. Yamal menggantikan harapan yang luruh ketika Ansu Fati &#8212; yang pernah dipromosikan sebagai “New Messi” &#8212; tak berkembang karena banyak berkutat dengan cedera, bahkan kini dipinjamkan ke Brighton and Hove Albion.</p>
<p>Yamal mengisi sayap kanan Barcelona yang ditinggalkan oleh Ousmane Dembele ke PSG. Musim ini, dari 40 laga, dia mencetak enam gol dan tujuh <em>assist</em>, dengan rata-rata kontribusi gol setiap 167 menit. Aksi-aksi dan pertunjukan tekniknya juga eksepsional. Yamal tidak canggung berada di antara nama-nama besar Robert Lewandowski, Sergi Roberto, Frankie de Jong, Raphinha, atau Ferran Torres.</p>
<p>Yang juga mendapat tempat dalam deret <em>wonderkid</em> adalah Mathys Tel. Bayern Muenchen mengikat pemain muda Prancis itu sampai 2025, dengan gaji 65.600 pound per pekan di Allianz Arena.</p>
<p>Pemain 18 tahun ini memang masih menjadi cadangan Harry Kane, namun dia adalah <em>super-sub</em> terbaik. Sebanyak 28 dari 33 penampilannya musim ini dilakoni dari <em>bench</em>. Di semua kompetisi, dia telah mengantongi delapan gol dan empat <em>assist</em>.</p>
<p>Prancis memang subur dengan talenta muda. Kini yang sedang menjadi sorotan adalah Warren Zaire-Emery. Dia menjalani musim kedua bersama PSG, mengukir sejarah sebagai pesepak bola Prancis termuda yang mampu mencetak gol di Liga Champions. Berusia 17 tahun, 9 bulan dan 5 hari, dia membobol gawang Borussia Dortmund pada 13 Desember 2023.</p>
<p>Emery sangat menarik perhatian seniornya, Kylian Mbappe. “Dia sudah sangat dewasa dan bermain dengan banyak kepribadian,” puji Mbappe yang menilainya sebagai gelandang modern atraktif.</p>
<p>Satu lagi yang menonjol adalah Endrick. Dia menjadi bukti Brazil tak pernah kering calon bintang. Selain Vinicius Junior dan Rodry, Endrik adalah salah satu talenta yang dalam satu dua tahun ini akan memberi warna. Apalagi dia berada di lingkungan yang berprospek, yakni klub besar Real Madrid, dan pelatih Carlo Ancelotti yang dikenal sebagai “ayah yang tepat” bagi para pemain muda Negeri Samba.</p>
<p>Endrick akan bahu membahu dengan Jude Bellingham sebagai masa depan Los Blancos.</p>
<p>Dalam lima tahun ke depan, jejak anak-anak itu sudah akan terlihat sebagai warna peta sepak bola dunia. Dan, bukan tidak mungkin salah satu bergerak menuju pembuktian sebagai “New Ronaldo Nazario”, “New Cristiano Ronaldo”, atau “New Messi”&#8230;</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/04/20/pilihlah-messi-baru-di-antara-mereka">Pilihlah “Messi Baru” di Antara Mereka&#8230;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Arsenal dan Ancaman &#8220;Sindrom Nyaris&#8221;</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/12/16/arsenal-dan-ancaman-sindrom-nyaris</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Dec 2023 10:00:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[arsenal]]></category>
		<category><![CDATA[Ben White]]></category>
		<category><![CDATA[bukayo-saka]]></category>
		<category><![CDATA[Declan Rice]]></category>
		<category><![CDATA[Eddie N'Ketiah]]></category>
		<category><![CDATA[Emile Smith Rowe]]></category>
		<category><![CDATA[Gabriel Jesus]]></category>
		<category><![CDATA[Gabriel Martinelli]]></category>
		<category><![CDATA[Granit Xhaka]]></category>
		<category><![CDATA[Jorginho]]></category>
		<category><![CDATA[Kai Havertz]]></category>
		<category><![CDATA[Kieran Tierney]]></category>
		<category><![CDATA[mikel arteta]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Takehiro Tomiyasu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=388594</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // sedekat itu batas tangan meraih/ setipis itu batas nyaris menerpa/ o, hari-hari arsenal/ akankah terus jadi pengejar/ atau terus selalu terhenti/ di batas nyaris/ dan hanya nyaris&#8230;// (Sajak &#8220;Psikologi Arsenal&#8221;, Desember 2023) SEKOMPLEKS itukah psikologi Arsenal untuk melewati &#8220;barrier mental&#8221; dan keluar dari &#8220;sindrom nyaris&#8221;? Perjalanan kompetitif mereka penuh dengan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/16/arsenal-dan-ancaman-sindrom-nyaris">Arsenal dan Ancaman &#8220;Sindrom Nyaris&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-388606 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/12/BOLA-BOLA-LOGO-2.jpg" alt="" width="681" height="183" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/12/BOLA-BOLA-LOGO-2.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/12/BOLA-BOLA-LOGO-2-400x107.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/12/BOLA-BOLA-LOGO-2-150x40.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// sedekat itu batas tangan meraih/ setipis itu batas nyaris menerpa/ o, hari-hari arsenal/ akankah terus jadi pengejar/ atau terus selalu terhenti/ di batas nyaris/ dan hanya nyaris&#8230;//</em><br />
<strong>(Sajak &#8220;Psikologi Arsenal&#8221;, Desember 2023)</strong></p>
<p><strong>SEKOMPLEKS</strong> itukah psikologi Arsenal untuk melewati &#8220;barrier mental&#8221; dan keluar dari &#8220;sindrom nyaris&#8221;?</p>
<p>Perjalanan kompetitif mereka penuh dengan segala kenyarisan. Dua musim terakhir nyaris memimpin klasemen sampai tuntas dan meraih trofi Liga Primer.</p>
<p>Semua kompetitor nyaris tak ada yang tidak diadang.</p>
<p>Nyaris mereka berlari meninggalkan dua rival utama: Liverpool dan Manchester City. Lalu nyaris pecah telor dengan meraih juara yang terakhir kali dirayakan pada musim 2003-2004.</p>
<p>&#8220;Sindrom nyaris&#8221; itu seakan-akan paradoks dengan &#8220;psikologi penantang&#8221; yang lazimnya menyemangati &#8220;mentalitas challenger&#8221; atlet atau tim &#8220;pengejar&#8221;.</p>
<p>Pada musim 2020-2021, 2021-2022, dan 2022-2023, Arsenal selalu punya momentum memimpin klasemen, meninggalkan para rival dengan jarak poin cukup jauh. &#8220;Meriam London&#8221; boleh dibilang sudah bersiap-siap merayakan titel, namun akhirnya terbenam dengan cara menyakitkan. Memimpin, terkejar, terbuntuti, terjajari, dan ujungnya terlewati.</p>
<p>Nah, bakal terulangkah sejarah dengan cara serupa, ketika kesempatan yang telah tergenggam dipunahkan oleh &#8220;psikologi nyaris&#8221; yang bahkan bagai menjadi &#8220;kutukan&#8221; bagi Bukayo Saka dkk?</p>
<p><strong>Rivalitas Superketat</strong><br />
Tak salah bila Mikael Arteta menyebut penentuan juara EPL musim ini akan ditentukan dengan poin tipis, saking ketatnya persaingan dan perubahan konstelasi kekuatan.</p>
<p>Dan, ketika gelandang Declan Rice menyatakan Arsenal sekarang sudah lebih matang dibandingkan dengan musim sebelumnya, hal itu sejatinya bermakna motivatif untuk menghadapi kondisi-kondisi saling kejar dan saling menyalip di papan atas klasemen.</p>
<p>Musim 2022-2023 menjadi yang paling &#8220;nyaris&#8221;, ketika Arsenal berpacu dengan Manchester City. Walaupun sempat memimpin hingga beberapa pekan, Meriam London akhirnya menempati posisi kedua.</p>
<p>Peringkat itu lebih baik dari capaian musim 2021-2022 di posisi kelima di bawah City, Liverpool, Chelsea, dan Tottenham Hotspur. Dua musim sebelum era arsitek Mikael Arteta, Arsenal hanya menempati posisi ke-8.</p>
<p>Arteta adalah sosok pelatih muda yang seimpresif dan sekeren Pep Guardiola. Dia sempat menjadi &#8220;murid&#8221; Pep saat masih bermain untuk City. Filosofinya pun mirip, yakni permainan umpan pendek yang mengalir, menyerang, dan sedap dipandang. Media menyebutnya sebagai &#8220;Arteta-ball&#8221;.</p>
<p>Kemenyatuan mayoritas pemain sejak empat tahun terakhir menciptakan kematangan tersendiri. Performa tim mengingatkan pada kerancakan bermain era Arsene Wenger yang terakhir kali memberi trofi pada 2004.</p>
<p>Benteng terakhir, Aaron Ramsdale kokoh di bawah mistar, dilapis nama-nama paten di barisan bek: Kieran Tierney, Ben White, Takehiro Tomiyasu, dan Mohamad Elneny.</p>
<p>Di sektor gelandang, Arteta punya kedalaman skuad yang bisa diandalkan. Sebutlah nama-nama Declan Rice, Jorginho, Emile Smith Rowe, dan sang kapten Martin Odeegard.</p>
<p>Sedangkan barisan penggempur punya banyak alternatif: Gabriel Jesus, Kai Havertz, Bukayo Saka, Eddie N&#8217;Ketiah, Gabriel Martinelli, dan Leandro Trossard.</p>
<p>Kedalaman skuad inilah yang menjadi salah satu kunci performa Arsenal, walaupun dari sisi stabilitas dan mental Manchester City selalu lebih unggul.</p>
<p>Kecenderungan labilitas itu tampak muncul kembali pekan lalu, ketika Odegaard cs takluk 0-1 dari Aston Villa, tim yang beberapa hari sebelumnya mampu menghumbalangkan The Citizens.</p>
<p>Walaupun terjadi saling geser di klasemen atas, bagaimanapun musim ini menjadi kesempatan terbaik bagi Arsenal untuk mengulang capaian 2004.</p>
<p>&#8220;Psikologi nyaris&#8221;-lah yang harus bisa dicegah dengan eksplorasi pendekatan untuk memperkuat tekad dan mentalitas, &#8216;Kalau tidak sekarang, kapan lagi?&#8221;</p>
<p>&#8212;<strong> Amir Machmud NS</strong>, <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a> dan Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/12/16/arsenal-dan-ancaman-sindrom-nyaris">Arsenal dan Ancaman &#8220;Sindrom Nyaris&#8221;</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jude Bellingham, “Sihir” Antitesis Sepak Bola Inggris</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/09/30/jude-bellingham-sihir-antitesis-sepak-bola-inggris</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Sep 2023 10:00:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BOLA-BOLA]]></category>
		<category><![CDATA[bukayo-saka]]></category>
		<category><![CDATA[Jack Grealish]]></category>
		<category><![CDATA[Jadon Sancho]]></category>
		<category><![CDATA[Jude Bellingham]]></category>
		<category><![CDATA[Kevin Keegan]]></category>
		<category><![CDATA[Raheem Sterling]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=370902</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oleh: Amir Machmud NS // pesona apa yang dia bawa ke La Liga?/ kelembutankah, atau kegagahan sepak bola/ Bellingham, kau datang/ anak langka dengan citarasa yang berbeda// (Sajak “Jude Bellingham”, 2023) ANDA mungkin telah lupa terhadap nama yang satu ini: Kevin Keegan. Atau boleh jadi tak mengenal bintang masa silam Inggris itu sebaik yang Anda [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/09/30/jude-bellingham-sihir-antitesis-sepak-bola-inggris">Jude Bellingham, “Sihir” Antitesis Sepak Bola Inggris</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><strong><img loading="lazy" class="size-full wp-image-370906 aligncenter" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/09/logo-bola-bola-2.jpg" alt="" width="393" height="91" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/09/logo-bola-bola-2.jpg 393w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/09/logo-bola-bola-2-150x35.jpg 150w" sizes="(max-width: 393px) 100vw, 393px" />Oleh: Amir Machmud NS</strong></span></p>
<p><em>// pesona apa yang dia bawa ke La Liga?/ kelembutankah, atau kegagahan sepak bola/ Bellingham, kau datang/ anak langka dengan citarasa yang berbeda//</em><br />
<strong>(Sajak “Jude Bellingham”, 2023)</strong></p>
<p><strong>ANDA</strong> mungkin telah lupa terhadap nama yang satu ini: Kevin Keegan. Atau boleh jadi tak mengenal bintang masa silam Inggris itu sebaik yang Anda tahu tentang para jagoan masa kini: Raheem Sterling, Jadon Sancho, Jack Grealish, atau Bukayo Saka.</p>
<p>Menderetkan nama bintang-bintang Inggris itu rasanya pantas dilakukan sebelum kita mengulas “penyihir” yang sedang menjadi bahan pembicaraan: Jude Victor William Bellingham alias Jude Bellingham. Dia permata Inggris paling berharga yang kini bermain dan menyinari Real Madrid di La Liga.</p>
<p>Dalam deret masa silam lainnya, mungkin pula Anda kurang detail tentang Paul Gascoigne dan Joe Cole. Dahulu, keduanya adalah “penyihir” yang menjadi pembeda, bakat langka dengan karakter yang tidak seperti umumnya rata-rata pemain Inggris Raya.</p>
<p>Gascoigne adalah pusatnya, sedangkan Cole &#8212; yang tumbuh dalam dasawarsa setelahnya &#8212; pernah menyandang predikat sebagai “New Gascoigne”, julukan yang juga sempat disematkan kepada Jack Grealish, gelandang internasional Inggis yang bermain untuk Manchester City, dengan teknik langka menyerupai Gazza.</p>
<p>Mungkin tak berlebihan menyebut nama-nama itu sebagai “bintang Inggris yang mem-Brazil”, atau “talenta berteknik Amerika Latin yang tumbuh di pelataran Eropa”.</p>
<p>Keegan, The Mighty Morse, pada akhir dasawarsa 1970 atau awal 1980 pernah begitu identik dengan Hamburg SV. Impresivitasnya bersama klub Bundeliga itu menghadirkan anugerah Pemain Terbaik Eropa, trofi Ballon d’Or 1978-1979. Ketika itu, rekaman pertandingan Liga Jerman dapat disimak di <em>TVRI</em> setiap hari Minggu.</p>
<p>Bakat terbesar Inggris pasca-Keegan, tak pelak lagi adalah Paul “Gazza” Gascoigne. Gazza punya teknik istimewa dan personalitas, yang menjadikannya pusat perhatian di Piala Dunia 1990. Pengaruh kehidupan yang alkoholik, menjadikan namanya menjadi tak sebesar Bobby Charlton atau George Best sebagai peman-pemain top Britania Raya.</p>
<p>Dengan kapasitas teknik kelas satu, Gazza terkendala oleh temperamen, baik di dalam maupun di luar lapangan. Di luar kebengalannya, Anda tak akan bosan menyaksikan video aksi-aksi berkelas “Si Badut” itu dari arena Piala Dunia 1990 dan Euro 1996.</p>
<p>Dalam rentang angkatan berikutnya, Raheem Sterling, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka adalah para <em>winger</em> alamiah dengan gocekan bola yang membedakan dari rata-rata pemain Inggris yang berkarakter <em>kick and rush</em>. Mereka punya dribel dengan lentik goyangan mengecoh, meliuk-liuk.</p>
<p>Sterling yang berdarah Jamaika meroket bersama Liverpool sebelum memuncak di Manchester City. Sayang, sayap dengan dribel indah ini seperti tenggelam bersama Chelsea, padahal sebelumnya tak pernah absen menjadi andalan Tim Tiga Singa.</p>
<p>Sementara itu, Jadon Sancho, yang sekarang sedang bermasalah dengan Erik ten Hag di Manchester United, tumbuh besar di Borussia Dortmund. Gerakannya mengiris sayap terkesan “liar”, mirip dengan gaya Neymar Junior. Menurut saya, merupakan kesalahan besar bila MU gagal memanfaatkan jasanya, apalagi hanya karena persoalan friksi komunikasi.</p>
<p>Bukayo Saka merupakan aset timnas dan Arsenal. Pelatih nasional Gareth Southgate mentandemkan Saka dan Jude Bellingham sebagai sepasang striker muda yang ditakuti lawan. Dengan kombinasi Marcus Rashford atau Harry Kane, Saka dan Bellingham menghadirkan potensi gol yang ideal.</p>
<p>Southgate mendapatkan Bellingham di saat yang tepat, sama seperti pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti yang menemukan pengganti Toni Kroos dan Karim Benzema. Bellingham sama baiknya dioperasikan dalam skema gelandang maupun striker.</p>
<p>Satu hal penting lain, bagi Don Carlo, “Dia bukan tipe pemain yang larut oleh popularitas dan puja-puji. Dia akan berkembang alamiah dan matang”.</p>
<p><strong>“Sihir” Antitesis</strong><br />
Satu tipe dengan Keegan, Gazza, Cole, Sterling, Sancho, dan Saka, Jude Bellingham yang lahir di Stourbridge, Inggris, pada 29 Juni 2003 hadir bagai “penyihir” antitesis sepak bola Inggris. Karakter bermainnya berbeda dari umumnya pesepak bola Britania.</p>
<p>Kontrol bolanya tenang, tidak meledak-ledak. Bellingham selalu berpikir untuk tim. Dengan determinasi tinggi, dia taktis memosisikan diri untuk menerima bola, lalu dengan kreativitasnya mengirim umpan kunci.</p>
<p>Klub raksasa Bundesliga Borussia Dortmund yang fasih memoles pemain muda, membawa dan membesarkan Jude Bellingham yang masih 17 tahun di Signal Iduna Park.</p>
<p>Pelatih Marco Rose membentuk Bellingham sebagai pembeda. Selain dua kali membawa Dortmund finis di peringkat tiga besar Bundesliga, dia juga memiliki catatan manis di Liga Champions. Menjalani debut pada usia 17 tahun dua bulan dan 16 hari dalam laga melawan Lazio (20 Oktober musim 2020/21), dia mencetak rekor pemain Inggris termuda debut di Liga Champions, mengalahkan rekor Phil Foden.</p>
<p>Rekor lain dia catat saat melawan Manchester City. Dia melesakkan gol indah, dan itu juga rekor pemain termuda yang mencetak gol di fase gugur Liga Champions. Dia hanya di bawah Bojan Krkic.</p>
<p>Bellingham menjadi pemain kedua dari Inggris dan Jerman yang membukukan lebih dari 9 laga di Liga Champions saat belum genap 18 tahun. Sebelumnya tercatat nama Youri Tielemans. Bersama Dortmund, ia menjadi pemain termuda kedua dengan 50 penampilan di Bundesliga. Dia dianugerahi Goal of the Month Bundesliga pada Oktober 2021, plus kandidat Golden Boy 2022.</p>
<p>Nikmatilah aksi-aksi <em>wonderboy</em> itu pada setiap akhir pekan. La Liga memang tidak lagi punya magnet sedahsyat Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, namun kini Madridistas selalu menanti pertunjukan Jude Bellingham, “penyihir” dengan tampilan antitesis dari karakter sepak bola Inggris.</p>
<p>&#8212; <strong>Amir Machmud NS</strong>; <em>wartawan <a href="https://suarabaru.id">suarabaru.id</a>, Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah</em> &#8212;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/09/30/jude-bellingham-sihir-antitesis-sepak-bola-inggris">Jude Bellingham, “Sihir” Antitesis Sepak Bola Inggris</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inggris Khawatirkan Cedera Bukayo Saka</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/10/31/inggris-khawatirkan-cedera-bukayo-saka</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Oct 2022 13:33:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Piala Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[bukayo-saka]]></category>
		<category><![CDATA[Inggris]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=288767</guid>

					<description><![CDATA[<p>SUARABARU.ID &#8211; Inggris dan Arsenal akan menghadapi penantian menegangkan untuk kabar tentang Bukayo Saka, setelah pemain gelandang itu tertatih-tatih keluar lapangan saat The Gunners menang 5-0 atas Nottingham Forest pada Minggu (30/10/2022). Penyerang Arsenal itu tampil luar biasa di awal pertandingan, menyiapkan gol pembuka bagi Gabriel Martinelli dengan umpan silang yang bagus. Namun pada menit [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/10/31/inggris-khawatirkan-cedera-bukayo-saka">Inggris Khawatirkan Cedera Bukayo Saka</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SUARABARU.ID</strong> &#8211; Inggris dan Arsenal akan menghadapi penantian menegangkan untuk kabar tentang Bukayo Saka, setelah pemain gelandang itu tertatih-tatih keluar lapangan saat The Gunners menang 5-0 atas Nottingham Forest pada Minggu (30/10/2022).</p>
<p>Penyerang Arsenal itu tampil luar biasa di awal pertandingan, menyiapkan gol pembuka bagi Gabriel Martinelli dengan umpan silang yang bagus. Namun pada menit ke-27 dia dipaksa keluar lapangan, tertatih-tatih di terowongan setelah mendapat terjangan di pergelangan kakinya.</p>
<p>Saka &#8211; yang akan menjadi pemain kunci bagi pelatih Inggris Gareth Southgate di Qatar &#8211; tampaknya mengalami luka serius saat berbenturan dengan bek Forest Renan Lodi. &#8220;Kita harapkan dia baik-baik saja, karena dia banyak bermain sepak bola baru-baru ini dan dia sangat penting bagi Arsenal maupun Inggris,&#8221; kata Clinton Morrison kepada Sky Sports News saat itu.</p>
<p>Southgate akan mengumumkan skuad 26 pemain terakhirnya untuk Piala Dunia pada 14 November mendatang, dengan turnamen dimulai pada 20 November. Pertandingan pertama Inggris datang sehari kemudian pada 21 November melawan Iran.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/10/31/inggris-khawatirkan-cedera-bukayo-saka">Inggris Khawatirkan Cedera Bukayo Saka</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>