<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>budaya Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/budaya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 Apr 2026 12:03:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>budaya Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Prof Kesi: Inspirasi Sejati Lahir dari Kesederhanaan Tindakan</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/04/20/prof-kesi-inspirasi-sejati-lahir-dari-kesederhanaan-tindakan</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2026 12:03:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Internalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kartini]]></category>
		<category><![CDATA[Kesederhanaan]]></category>
		<category><![CDATA[Panggung Besar]]></category>
		<category><![CDATA[Peringatan Hari Kartini]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Yayasan Alumni Undip]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=554984</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; &#8221;Budaya kita bukan sekadar kain yang kita pakai, atau tari yang kita tarikan. Budaya kita adalah tepo sliro, sebuah kesadaran mendalam bahwa ada perasaan orang lain yang harus kita jaga. Sebagai wanita, kita memikul amanah mulia sebagai penjaga nyala api budaya ini. Kita seringkali merasa harus menjadi sempurna untuk bisa memimpin, namun belajar [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/20/prof-kesi-inspirasi-sejati-lahir-dari-kesederhanaan-tindakan">Prof Kesi: Inspirasi Sejati Lahir dari Kesederhanaan Tindakan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; &#8221;Budaya kita bukan sekadar kain yang kita pakai, atau tari yang kita tarikan. Budaya kita adalah tepo sliro, sebuah kesadaran mendalam bahwa ada perasaan orang lain yang harus kita jaga. Sebagai wanita, kita memikul amanah mulia sebagai penjaga nyala api budaya ini. Kita seringkali merasa harus menjadi sempurna untuk bisa memimpin, namun belajar dari semangat Kartini, inspirasi sejati justru lahir dari kesederhanaan tindakan.&#8221;</p>
<p>Hal itu seperti diungkapkan Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip, Prof Dr Ir Kesi Widjajanti SE MM, di ruang kerjanya, Senin (20/4/2026), menjelang refleksi Peringatan Hari Kartini Ke-147, yang jatuh pada Selasa (21/4/2026).</p>
<p>Menurutnya, menginspirasi tidak harus melalui panggung besar. &#8221;Ia dimulai dari hal kecil: bagaimana kita mencium tangan orang tua, bagaimana kita menghargai kakak, dan bagaimana kita memperlakukan sesama dengan martabat. Inilah &#8220;internalisasi&#8221; budaya yang sesungguhnya,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/04/20/tim-pkm-dosen-teknik-sipil-usm-beri-pendampingan-pekerja-proyek-gudang-bulog-demak">Tim PKM Dosen Teknik Sipil USM Beri Pendampingan Pekerja Proyek Gudang Bulog Demak</a></strong></p>
<p>Dia juga menyebutkan, setinggi apapun teknologi yang digenggam, harus tetap menyentuh sisi manusiawi orang. Jangan biarkan algoritma menggantikan empati.</p>
<p>&#8221;Jangan biarkan layar gadget memutus jalinan silaturahmi. Majulah bersama kemajuan zaman, namun jangan pernah melepaskan akar yang menguatkan perempuan. Mari kita menjadi generasi yang tangguh secara teknologi, namun tetap lembut secara pekerti. Karena pada akhirnya, bukan apa yang kita ciptakan yang akan diingat, melainkan bagaimana kita menghargai kemanusiaan,&#8221; ungkap Prof Kesi.</p>
<p>Ditambahkannya, dalam peringatan Hari Kartini, civitas akademika USM sedang merayakan semangat perubahan. Visi USM adalah, menjadi insan yang profesional dan beradab serta berke-Indonesiaan.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/04/20/pelatihan-peer-counselor-ukm-pilus-usm-angkat-isu-relasi-sehat-di-kalangan-mahasiswa">Pelatihan Peer Counselor UKM Pilus USM Angkat Isu Relasi Sehat di Kalangan Mahasiswa</a></strong></p>
<p>&#8221;Inilah momentum yang tepat untuk bertanya, sudahkah kita menjadi Kartini-Kartini modern yang memiliki kedalaman pekerti?,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Raden Ajeng Kartini, lanjutnya, merupakan teladan, bahwa kecerdasan harus bersanding dengan kelembutan hati. Kartini mengajarkan, menjadi inspirasi tidak harus menunggu sempurna.</p>
<p>&#8221;Bagi mahasiswa USM, inspirasi itu dimulai dari hal yang paling kecil: menghormati orang tua di rumah, menghargai kakak tingkat di kampus, dan menjaga unggah-ungguh serta tepo sliro di lingkungan masyarakat,&#8221; tandasnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/04/18/dosen-usm-berikan-literasi-digital-berbasis-gender">Dosen USM Berikan Literasi Digital Berbasis Gender</a></strong></p>
<p>Menurutnya, di era teknologi yang kian maju, tantangan kita tetap menjaga &#8220;ke-Indonesiaan&#8221;. Jangan sampai kecanggihan gawai membuat lupa cara menyapa, atau kehilangan etika di dunia maya maupun nyata. Dia ingin teknologi yang maju, namun tetap &#8220;menyentuh human&#8221;, tetap memanusiakan manusia.</p>
<p>Prof Kesi menyampaikan, para wanita adalah penjaga budaya leluhur. Di tangan wanitalah etika dan adat istiadat tetap terjaga, di tengah arus modernisasi. Di dunia kerja nanti, tunjukkan, lulusan USM bukan hanya cakap secara teknis, tapi juga unggul dalam attitude.</p>
<p>&#8221;Karena kecerdasan tanpa etika adalah kehilangan arah, namun kecerdasan dengan budi pekerti adalah kekuatan yang menginspirasi. Mari kita teruskan perjuangan Kartini dengan cara yang nyata, yakni berprestasi tanpa melupakan jatidiri, maju bersama teknologi tanpa meninggalkan tradisi,&#8221; tandasnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/20/prof-kesi-inspirasi-sejati-lahir-dari-kesederhanaan-tindakan">Prof Kesi: Inspirasi Sejati Lahir dari Kesederhanaan Tindakan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tim PKM Universitas Semarang Adakan Pelatihan dan Lomba Game di SMKN 11 Semarang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/12/20/tim-pkm-universitas-semarang-adakan-pelatihan-dan-lomba-game-di-smkn-11-semarang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Dec 2025 10:55:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Game Development]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi Antardisiplin]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Mini Project]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<category><![CDATA[Pengabdian kepada Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[SMKN 11 Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=535357</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Semarang (USM), menyelenggarakan pelatihan kolaborasi kreatif lintas jurusan, melalui Mini Project Game Development, di SMK Negeri 11 Semarang, Jumat (19/12/2025). Kegiatan PKM dipimpin Dinar Anggit Wicaksana SSi MPd, anggota Dr Astrid Novita Putri SKom MKom, Siti Asmiatun SKom MKom, dan Febrian Wahyu Christanto SKom MCs. Dalam kegiatan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/20/tim-pkm-universitas-semarang-adakan-pelatihan-dan-lomba-game-di-smkn-11-semarang">Tim PKM Universitas Semarang Adakan Pelatihan dan Lomba Game di SMKN 11 Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Semarang (USM), menyelenggarakan pelatihan kolaborasi kreatif lintas jurusan, melalui Mini Project Game Development, di SMK Negeri 11 Semarang, Jumat (19/12/2025).</p>
<p>Kegiatan PKM dipimpin Dinar Anggit Wicaksana SSi MPd, anggota Dr Astrid Novita Putri SKom MKom, Siti Asmiatun SKom MKom, dan Febrian Wahyu Christanto SKom MCs. Dalam kegiatan ini melibatkan dua mahasiswa, Reino Avansatria dan Muh Naufal Kusdwitama, sebagai pendamping teknis selama pelatihan.</p>
<p>Pada keterangannya, Dinar mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi siswa, dalam pengembangan game sekaligus menumbuhkan budaya kolaborasi antardisiplin.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/12/19/akademisi-usm-susun-risalah-kebijakan-untuk-pemkot">Akademisi USM Susun Risalah Kebijakan untuk Pemkot</a></strong></p>
<p>Pelatihan difokuskan pada penerapan Mini Project Game Development, yang mengintegrasikan keahlian dari dua jurusan, Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG), serta Animasi.</p>
<p>&#8221;Melalui pendekatan berbasis proyek, siswa diajak untuk bekerja dalam tim. Mulai dari perancangan konsep game, pembuatan aset visual, hingga implementasi teknis sederhana,&#8221; katanya.</p>
<p>Dinar menjelaskan, kegiatan ini dirancang untuk menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri kreatif digital. &#8221;USM berkomitmen mendukung penguatan kompetensi siswa SMK, melalui pelatihan aplikatif dan kolaboratif. Khususnya di bidang Game Development yang terus berkembang,&#8221; jelasnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/12/19/festival-komukino-jadi-ruang-ekspresi-dan-laboratorium-pembelajaran-mahasiswa-ilkom-usm">Festival Komukino Jadi Ruang Ekspresi dan Laboratorium Pembelajaran Mahasiswa Ilkom USM</a></strong></p>
<figure id="attachment_535368" aria-describedby="caption-attachment-535368" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img class="wp-image-535368 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-20-at-13.01.28.jpg" alt="" width="681" height="466" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-20-at-13.01.28.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-20-at-13.01.28-400x274.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/12/WhatsApp-Image-2025-12-20-at-13.01.28-150x103.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-535368" class="wp-caption-text">Dua orang siswa SMKN 11 Semarang, mendapat penghargaan dari Tim PKM USM. Foto: dok/usm</figcaption></figure>
<p>Dia berharap, melalui kegiatan ini siswa SMKN 11 Semarang, memiliki bekal keterampilan teknis dan soft skills yang lebih baik, serta siap menghadapi tantangan di dunia kerja, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Jurusan Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim SMKN 11 Semarang, Abdullah Munif SKom menyatakan, kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan dunia industri kreatif saat ini.</p>
<p>&#8221;Kolaborasi antara siswa PPLG dan Animasi, merupakan simulasi nyata dari proses kerja di industri gim. Kegiatan ini memberikan pengalaman praktis yang sangat dibutuhkan siswa,&#8221; ujarnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/12/19/usm-terima-kunjungan-perwakilan-universitas-khairun-ternate">USM Terima Kunjungan Perwakilan Universitas Khairun Ternate</a></strong></p>
<p>Hal senada disampaikan Ketua Jurusan Animasi SMKN 11 Semarang, Diyarko MPd, yang menilai pelatihan ini mampu mendorong kreativitas siswa. Kegiatan ini juga sepenuhnya didukung Kepala SMKN 11 Semarang, Imro&#8217;atul Azizah MSi.</p>
<p>&#8221;Melalui Mini Project ini, siswa tidak hanya belajar keterampilan teknis, tetapi juga komunikasi dan kerja tim lintas keahlian,&#8221; tukas Diyarko.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/12/20/tim-pkm-universitas-semarang-adakan-pelatihan-dan-lomba-game-di-smkn-11-semarang">Tim PKM Universitas Semarang Adakan Pelatihan dan Lomba Game di SMKN 11 Semarang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PT Shan Hai Map Jajaki Kerja Sama dengan Universitas Semarang LCC</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/11/25/pt-shan-hai-map-jajaki-kerja-sama-dengan-universitas-semarang-lcc</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Nov 2025 06:06:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Human Resource Manager]]></category>
		<category><![CDATA[Konsultasi Manajemen]]></category>
		<category><![CDATA[Laboratorium Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[PT Shan Hai Map]]></category>
		<category><![CDATA[Pusat Bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=509566</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Perusahaan Cina, Shan Hai Map (SHM), menjajaki kerja sama dengan Pusat Bahasa dan Budaya Universitas Semarang (USM Language and Culture Center-USM LCC). Human Resource Manager, Sheila Dwi Perina, dan Supervisor HR Internal, Mahda Pramesti, mengunjungi kantor USM LCC, Senin (24/11/2025), untuk membahas ruang lingkup yang akan dikerjasamakan. Mereka diterima Direktur USM LCC, Adi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/25/pt-shan-hai-map-jajaki-kerja-sama-dengan-universitas-semarang-lcc">PT Shan Hai Map Jajaki Kerja Sama dengan Universitas Semarang LCC</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Perusahaan Cina, Shan Hai Map (SHM), menjajaki kerja sama dengan Pusat Bahasa dan Budaya Universitas Semarang (USM Language and Culture Center-USM LCC).</p>
<p>Human Resource Manager, Sheila Dwi Perina, dan Supervisor HR Internal, Mahda Pramesti, mengunjungi kantor USM LCC, Senin (24/11/2025), untuk membahas ruang lingkup yang akan dikerjasamakan.</p>
<p>Mereka diterima Direktur USM LCC, Adi Ekopriyono, Sekretaris Devy Angga Gunantar, dan Bendahara Hermin Anggraini. Perusahaan yang berpusat di Beijing itu, bergerak di bidang konsultasi manajemen dan bisnis, memiliki cabang di Thailand, Vietnam, Malaysia, Mesir, Singapura, dan Indonesia.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/11/25/usm-raih-1-emas-dan-8-perunggu-di-ajang-porsimaptar-2025">USM Raih 1 Emas dan 8 Perunggu di Ajang Porsimaptar 2025</a></strong></p>
<p>Pihak SHM membantu perusahaan Cina yang akan berbisnis di Indonesia, seperti pendaftaran perusahaan, perizinan, layanan keuangan dan pajak, serta riset pasar.</p>
<p>Menurut Sheila dan Mahda, bentuk kerja sama yang bisa dijalin antara lain, program magang mahasiswa, rekruitmen lulusan, dan partisipasi dalam career fair.</p>
<p>Manfaat kerja sama bagi universitas, menyediakan peluang kerja dan magang bagi mahasiswa atau lulusan, meningkatkan keterkaitan antara kurikulum akademik dan kebutuhan industri, serta memperluas jaringan kemitraan dengan dunia usaha.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/11/24/runningirls-usm-gelar-fun-run-di-lapangan-kodam-iv-diponegoro">Runningirls USM Gelar Fun Run di Lapangan Kodam IV/Diponegoro</a></strong></p>
<p>&#8221;Bagi perusahaan, mendapatkan akses talenta muda potensial dari universitas, mendukung kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan di bidang pendidikan, serta meningkatkan citra perusahaan sebagai mitra strategis pendidikan,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu, Adi Ekopriyono menyatakan, kedua pihak sepakat, pertemuan itu akan dilanjutkan dengan penyusunan draf perjanjian kesepakatan (memorandum of agreement-MoA).</p>
<p>Ruang lingkupnya antara lain, program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), dan keterlibatan SHM dalam job fair yang diadakan USM.</p>
<p>&#8221;Kalau selama ini SHM menyelenggarakan BIPA di Jakarta atau Surabaya, sekarang dapat mengadakan di Semarang, tentu bersama USM LCC. Kami siap membantu para pengusaha atau pekerja asing, dalam belajar atau meningkatkan penguasaan Bahasa Indonesia,&#8221; imbuh Adi Eko.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/25/pt-shan-hai-map-jajaki-kerja-sama-dengan-universitas-semarang-lcc">PT Shan Hai Map Jajaki Kerja Sama dengan Universitas Semarang LCC</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bank Jateng Borobudur Marathon 2025 Lebih Bergengsi dengan Kehadiran Pelari Olimpiade</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/11/15/bank-jateng-borobudur-marathon-2025-lebih-bergengsi-dengan-kehadiran-pelari-olimpiade</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2025 12:15:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kab Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[10K]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Jateng Borobudur Marathon]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Elite Label]]></category>
		<category><![CDATA[Half Marathon]]></category>
		<category><![CDATA[jawa tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Marathon]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Sekretaris Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[umkm]]></category>
		<category><![CDATA[World Athletics]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=507333</guid>

					<description><![CDATA[<p>MAGELANG (SUARABARU.ID)&#8211; Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno mengatakan, event lari internasional Bank Jateng Borobudur Marathon (BJBM) 2025, telah memberikan dampak luar biasa dari sisi ekonomi, pariwisata, UMKM dan budaya. Menurut dia, kehadiran 11.500 pelari dari 38 negara yang siap berlaga pada Minggu (16/11/2025) besok, dan pengakuan dunia dengan Elite Label dari World Athletics, menandai kualitas [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/15/bank-jateng-borobudur-marathon-2025-lebih-bergengsi-dengan-kehadiran-pelari-olimpiade">Bank Jateng Borobudur Marathon 2025 Lebih Bergengsi dengan Kehadiran Pelari Olimpiade</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MAGELANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno mengatakan, event lari internasional Bank Jateng Borobudur Marathon (BJBM) 2025, telah memberikan dampak luar biasa dari sisi ekonomi, pariwisata, UMKM dan budaya.</p>
<p>Menurut dia, kehadiran 11.500 pelari dari 38 negara yang siap berlaga pada Minggu (16/11/2025) besok, dan pengakuan dunia dengan Elite Label dari World Athletics, menandai kualitas penyelenggaraan yang telah memenuhi standar maraton kelas dunia, untuk kategori elite.</p>
<p>BJBM 2025 yang merupakan hasil kolaborasi Pemprov Jateng, Bank Jateng, Harian Kompas dan Yayasan Borobudur Marathon itu, kini telah memasuki tahun kesembilan penyelenggaraan, dengan menggelar tiga mata lomba, Marathon, Half Marathon dan 10K.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/11/15/borobudur-marathon-2025-bakal-diikuti-peserta-dari-38-negara-perputaran-ekonomi-diprediksi-di-atas-rp73-miliar">Borobudur Marathon 2025 Bakal Diikuti Peserta dari 38 Negara, Perputaran Ekonomi Diprediksi Di Atas Rp73 Miliar</a></strong></p>
<p>Disebutkan Sumarno, bicara Bank Jateng Borobudur Marathon, tak hanya soal olahraga lari saja, tapi ekonomi, pariwisata, UMKM dan budaya. Pariwisata tidak bisa berdiri sendiri, makanya ada sport tourism.</p>
<p>&#8221;Di Jateng banyak event tourism, tapi lomba lari di Candi Borobudur ini menjadi leader-nya. Konsistensi penyelenggaraan selama sembilan tahun tanpa putus, menjadikan event ini terbaik Nasional,&#8221; ungkap Sumarno, dalam konferensi pers BJBM di Grand Artos Hotel, Magelang, Sabtu (15/11/2025).</p>
<p>Dia yang juga akan tampil di nomor Maraton itu menambahkan, salah satu gebrakan BJBM tahun ini yakni, rancangan rute baru yang tidak hanya memberi pengalaman berbeda bagi para pelari, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi pada titik-titik baru di Magelang.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/11/15/24-sasana-terbaik-dan-berkualitas-ikuti-gelaran-kickboxing-kapolda-cup-ii">24 Sasana Terbaik dan Berkualitas Ikuti Gelaran Kickboxing Kapolda Cup II</a></strong></p>
<p>Harapannya, melalui pembaruan rute ini, para pelari juga dapat menikmati keindahan alam, budaya, dan keramahan masyarakat Jateng secara lebih luas.</p>
<p>Sekda Jateng itu menambahkan, perputaran ekonomi di Magelang saat penyelenggaraan BJBM selalu meningkat. Dari tahun 2017, mulai angka Rp 1,5 miliar, 2018 langsung melejit Rp 26,5 miliar. Selanjutnya 2019 menjadi Rp 30,5 miliar, 2023 mencapai Rp 61,6 miliar, dan tahun 2024 menembus angka Rp 73,9 miliar.</p>
<p>&#8221;Kami berharap tahun 2025 ini meningkat, karena dari segi partisipan meningkat, termasuk pelari asing dari 38 negara. Yang masih menjadi PR kami, upaya kita mendorong lama menginap di kawasan Borobudur. Harapan kami, ke depan pelari bisa menginap paling tidak tiga hari di sini,&#8221; tambahnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/11/15/milklife-festival-keluarga-sehat-2025-kudus-ajak-warga-cegah-stunting">Milklife Festival Keluarga Sehat 2025 Ajak Warga Kudus Bersatu Cegah Stunting</a></strong></p>
<figure id="attachment_507357" aria-describedby="caption-attachment-507357" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="wp-image-507357 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-15-at-18.40.32.jpg" alt="" width="681" height="468" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-15-at-18.40.32.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-15-at-18.40.32-400x275.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-15-at-18.40.32-150x103.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-507357" class="wp-caption-text">Salah satu pelari elite dunia saat memberikan kesan-kesannya berlaga di BJBM 2025. Foto: dok/bormar</figcaption></figure>
<p>Sementara itu, Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Haryo Damardono menuturkan, selama sembilan tahun penyelenggaraan, BJBM selalu berhasil menjadi ruang bagi ribuan kisah tentang semangat, perjuangan, dan kebersamaan yang tumbuh di lintasan.</p>
<p>Sedangkan Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro menambahkan, semangat &#8216;Stride to Glory&#8217; yang menjadi tema BJBM kali ini, tidak hanya dihadirkan di lintasan, tetapi juga terwujud melalui upaya nyata untuk menggerakkan potensi lokal.</p>
<p>&#8221;Tahun ini, kami menghadirkan kembali Pasar Harmoni, hasil kolaborasi antara Bank Jateng Pawone dan Jateng Berdikari. Di sini, seluruh potensi Jateng disajikan lengkap, mulai dari kuliner, kriya, hingga fashion,&#8221; paparnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/11/15/sekitar-11-500-pelari-akan-ikuti-borobudur-marathon-2025">Sekitar 11.500 Pelari Akan Ikuti Borobudur Marathon 2025</a></strong></p>
<p>Disampaikan juga, di BJBM 2025, terdapat 20 UMKM terpilih dari Bank Jateng Pawone, yang akan menampilkan produk unggulan mereka. Sementara dari program Jateng Berdikari, turut hadir 40 UMKM yang tersebar dari tujuh wilayah di provinsi ini, dengan menghadirkan beragam potensi daerah, yang mencerminkan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat.</p>
<p>&#8221;Melalui Bank Jateng Borobudur Marathon, Bank Jateng ingin terus menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi dan kebanggaan daerah, memastikan setiap langkah menuju garis finish juga membawa manfaat bagi masyarakat, budaya, dan pariwisata Jateng,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Borobudur Marathon, Liem Chie An menjelaskan, rute baru tahun ini menghadirkan perpaduan antara warisan budaya, keindahan alam, dan sentuhan modernisasi.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/11/15/hari-ketiga-longsor-majenang-6-korban-ditemukan-dan-bpbd-jateng-tim-gabungan-terus-lakukan-pencarian">Hari Ketiga Longsor Majenang, 6 Korban Ditemukan dan BPBD Jateng-Tim Gabungan Terus Lakukan Pencarian</a></strong></p>
<p>Para pelari akan melewati kawasan dengan panorama yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya. Mulai dari hamparan sawah, perkampungan tradisional, hingga titik pandang yang menampilkan megahnya Candi Borobudur dari sudut berbeda.</p>
<p>&#8221;Borobudur Marathon mengalami perkembangan yang sangat pesat, dan dirindukan semua pelari Tanah Air. Dream comes true (mimpi menjadi kenyataan-red). Saat ini ada 13 pelari elite dunia, bahkan juara Olimpiade akan tampil. Realitas itu akan membuat event ini makin bergengsi,&#8221; tukas Liem Chie An.</p>
<p>Seperti diketahui, dalam BJBM kali ini hadir pelari Edwin Cheruiyot Soi asal Kenya, yang pernah meraih medali perunggu nomor 5.000 meter pada Olimpiade Beijing, pada 2008 silam.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/15/bank-jateng-borobudur-marathon-2025-lebih-bergengsi-dengan-kehadiran-pelari-olimpiade">Bank Jateng Borobudur Marathon 2025 Lebih Bergengsi dengan Kehadiran Pelari Olimpiade</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemeriahan Bank Jateng Friendship Run di Purwokerto, Gaungkan Event Borobudur Marathon 2025</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/28/kemeriahan-bank-jateng-friendship-run-di-purwokerto-gaungkan-event-borobudur-marathon-2025</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Sep 2025 10:37:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Banyumas]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Jateng Borobudur Marathon]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Jateng Friendship Run]]></category>
		<category><![CDATA[Bormar 2025]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Banyumas]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Purwokerto]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Persahabatan]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=498578</guid>

					<description><![CDATA[<p>PURWOKERTO (SUARABARU.ID)&#8211; Kota Purwokerto di Kabupaten Banyumas, menjadi salah satu tempat rangkaian menuju ajang lomba lari internasional, Bank Jateng Borobudur Marathon (Bormar) 2025. Kegiatan yang digelar di kota ini bertajuk, Bank Jateng Friendship Run (BJFR) 2025, digelar Minggu (28/9/2025) pagi. BJFR di Purwokerto yang diikuti 1.000 pelari, dengan jarak tempuh 5 km, merupakan penyelenggaraan kedua [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/28/kemeriahan-bank-jateng-friendship-run-di-purwokerto-gaungkan-event-borobudur-marathon-2025">Kemeriahan Bank Jateng Friendship Run di Purwokerto, Gaungkan Event Borobudur Marathon 2025</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PURWOKERTO (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Kota Purwokerto di Kabupaten Banyumas, menjadi salah satu tempat rangkaian menuju ajang lomba lari internasional, Bank Jateng Borobudur Marathon (Bormar) 2025. Kegiatan yang digelar di kota ini bertajuk, Bank Jateng Friendship Run (BJFR) 2025, digelar Minggu (28/9/2025) pagi.</p>
<p>BJFR di Purwokerto yang diikuti 1.000 pelari, dengan jarak tempuh 5 km, merupakan penyelenggaraan kedua di tahun ini, setelah di Solo, pada 14 September 2025 lalu. BJFR tetap mengusung pada konsep perayaan olahraga, budaya, ekonomi, dan persahabatan.</p>
<p>Mengusung semangat &#8216;Stride to Glory&#8217;, yang digaungkan (Bormar), BJFR di Purwokerto dimulai dari halaman Kantor Bupati Banyumas, dengan rute sejauh lima kilometer. Jalur ini dirancang tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pelari, tetapi juga menyajikan pengalaman khas Kota Purwokerto.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/09/28/semarak-pesta-siaga-sd-mi-kwartir-ranting-tahunan-tahun-2025">Semarak Pesta Siaga SD/MI Kwartir Ranting Tahunan Tahun 2025</a></strong></p>
<p>Sepanjang lintasan, peserta diajak menikmati suasana kota yang asri, serta melewati titik-titik ikonik, yang mencerminkan kekayaan budaya dan sejarah Banyumas. Suasana kian semarak, ketika para peserta mengenakan jersey yang menggambarkan tokoh wayang, seperti Bima, Punakawan, hingga ibu-ibu tani.</p>
<p>Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, memimpin pelepasan peserta melalui prosesi flag off, bersama Sekda Jateng Sumarno, dan Ketua Yayasan Borobudur Marathon, Liem Chie An.</p>
<p>Dalam keterangannya Bupati menegaskan, Purwokerto bangga menjadi tuan rumah sebuah acara yang bisa dimanfaatkan sebagai sport tourism. Tidak hanya menyehatkan, tetapi juga memperkuat citra kota sebagai ruang yang terbuka dan penuh energi positif, serta mendukung dampak ikutan berupa UMKM dan pariwisata.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/09/28/terjebak-api-pembakaran-sampah-seorang-nenek-terbakar-hidup-hidup">Terjebak Api Pembakaran Sampah, Seorang Nenek Terbakar Hidup-hidup</a></strong></p>
<p>&#8221;Gaung Borobudur Marathon sudah terasa. Warga masyarakat, bersama komunitas lari bergembira menikmati acara lari ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Di bagian lain, Liem Chie An menyatakan apresiasinya, atas antusiasme warga Purwokerto dan eks wilayah Karesidenan Banyumas, yang turut serta dalam even fun run ini.</p>
<p>&#8221;Dugaan saya benar, masyarakat dan komunitas lari berbaur bareng untuk merayakan kegiatan olahraga lari, untuk kampanye Boburubudur Marathon 2025. Ada kegiatan kuliner dan UMKM, yang tentu saja menciptakan perputaran ekonomi,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/09/28/dukung-polri-dalam-program-ketahanan-pangan-bulog-jateng-ikut-panen-raya-jagung">Dukung Polri dalam Program Ketahanan Pangan, Bulog Jateng Ikut Panen Raya Jagung</a></strong></p>
<p>Perwakilan penyelenggara, Antonius Tomy Trinugroho menjelaskan, Friendship Run menjadi sebuah perayaan kebersamaan. Dia menyampaikan, kekuatan acara ini justru terletak pada keberagaman cara orang berlari. Di mana setiap langkah menjadi bagian dari cerita bersama.</p>
<p>&#8221;Kehadiran komunitas lari lokal semakin memperkaya suasana, menjadikan acara ini wadah pertemuan yang hangat antara pelari, penonton, dan masyarakat Purwokerto,&#8221; imbuh Wakil Redpel Harian Kompas itu.</p>
<p>Pada BJFR di Purwokerto ini, juga menghadirkan Pasar Harmoni, sebagai ruang bagi UMKM lokal, untuk menampilkan karya dan produk mereka.</p>
<p>Melalui program Bank Jateng Pawone, sejumlah pelaku usaha kecil menengah juga menyuguhkan kuliner khas Banyumas, serta produk kreatif lokal, yang bisa dinikmati para peserta dan pengunjung.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/28/kemeriahan-bank-jateng-friendship-run-di-purwokerto-gaungkan-event-borobudur-marathon-2025">Kemeriahan Bank Jateng Friendship Run di Purwokerto, Gaungkan Event Borobudur Marathon 2025</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kiprah Komunitas Khoja India di Semarang, Kenalkan Warisan Budaya Nenek Moyang</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/26/kiprah-komunitas-khoja-india-di-semarang-kenalkan-warisan-budaya-nenek-moyang</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2025 09:57:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Khoja]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=498236</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Komunitas Seni dan Budaya Khoja Semarang (Khojas) terbentuk pada 2020, oleh masyarakat keturunan Khoja, Gujarat, India. Melalui sejumlah pentas kebudayaan di tengah ruang publik, mereka ingin mengenalkan budaya leluhur yang juga telah banyak berakulturasi dengan masyarakat lintas etnis di Kota Semarang. Ketua Khojas Semarang, M Soleh MD, mengatakan, masyarakat keturunan Khoja memiliki [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/26/kiprah-komunitas-khoja-india-di-semarang-kenalkan-warisan-budaya-nenek-moyang">Kiprah Komunitas Khoja India di Semarang, Kenalkan Warisan Budaya Nenek Moyang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) –</strong> Komunitas Seni dan Budaya Khoja Semarang (Khojas) terbentuk pada 2020, oleh masyarakat keturunan Khoja, Gujarat, India. Melalui sejumlah pentas kebudayaan di tengah ruang publik, mereka ingin mengenalkan budaya leluhur yang juga telah banyak berakulturasi dengan masyarakat lintas etnis di Kota Semarang.</p>
<p>Ketua Khojas Semarang, M Soleh MD, mengatakan, masyarakat keturunan Khoja memiliki sejarah yang panjang saat masuk ke nusantara. Leluhur mereka diperkirakan datang ke nusantara untuk berdgang dan berdakwah pada sekira abad ke-16 dan 17.</p>
<p>Di Kota Semarang, khususnya, masyarakat Khoja telah berbaur dengan penduduk lokal. Bahkan banyak juga yag menikah lintas etnis, baik dengan orang Jawa, Tionghoa, Arab, dan lainnya. Orang-orang Khoja di Indonesia memiliki beragam profesi, baik pedagang, pengusaha, seniman, jurnalis, pegawai negeri, hingga politisi.</p>
<p>Meskipun berabad-abad telah hidup berdampingan dengan masyarakat nusantara, budaya-budaya leluhur terus eksis diwariskan lintas generasi. Khususnya kuliner khas Khoja yang diterima dengan baik dengan lidah masyarakat di Kota Semarang khususnya. Di antaranya seperti nasi kebuli, kemudian bubur India yang disediakan saat buka puasa di Masjid Jami Pekojan.</p>
<p>“Jadi sekarang sudah melebur ke-sini (masyarakat lokal), ya sudah banyak orang yang tahu. Akan tetapi kalau masakan itu dibuat oleh orang Khoja, rasanya akan berbeda dengan yang lain,” kata dia kepada Suarabaru.id, usai Pentas Budaya bertema &#8216;Khoja Folklore&#8217; dalam Festival Kota Lama Semarang 2025, belum lama ini.</p>
<p>Dalam Khoja Folklore itu, diperkenalkan kepada pengunjung sejumlah kebudayaan masyarakat Khoja. Kebudayaan yang masih eksis turun-temurun telah memberikan pengaruh akulturasi budaya di Kota Lumpia Semarang. Selain baju Kurta, ada kuliner Bubur India, seni terbangan Persatuan Majelis Muslimin (PMM) Khoja Semarang, Pengantin Sunat Khoja, dan Orkes Melayu (OM) Sinar Mutiara Muda Khoja.</p>
<p>Sejumlah budaya tersebut dalam lima tahun terakhir sering ditampilkan masyarakat Khoja dalam menunjukkan identitas mereka.</p>
<p>Orang Khoja juga berbeda dengan orang keturunan Arab di Semarang (Kauman), yang secara stigma masih terbesit dalam benak masyarakat. Salah satu buktinya yakni pada pengucapan bahasa, orang Khoja menggunakan diksi-diksi dalam bahasa Urdu. Berbeda dengan orang Arab.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em><strong>Diaz Azminatul Abidin</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/26/kiprah-komunitas-khoja-india-di-semarang-kenalkan-warisan-budaya-nenek-moyang">Kiprah Komunitas Khoja India di Semarang, Kenalkan Warisan Budaya Nenek Moyang</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sejumput Gembira bersama Khoja India di Semarang, Warnai Keberagaman Budaya Kota Lumpia</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/20/sejumput-gembira-bersama-khoja-india-di-semarang-warnai-keberagaman-budaya-kota-lumpia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Sep 2025 09:58:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Khoja]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=497230</guid>

					<description><![CDATA[<p>“Komunitas Seni dan Budaya Khoja Semarang (Khojas) terus menggaungkan tradisi leluhur. Memiliki akar keturunan dari wilayah Gujarat, India, tradisi Khoja berakuluturasi dengan budaya lokal. Baik dari kuliner, bahasa, hingga seni. Warisan leluhur itu terus dijaga dan diperkenalkan kepada publik, mengisi keberagaman etnis di Kota Semarang” SEBUTIR sore merekah, melemparkan teduh dari cakrawala. Cahaya kuning keemasan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/20/sejumput-gembira-bersama-khoja-india-di-semarang-warnai-keberagaman-budaya-kota-lumpia">Sejumput Gembira bersama Khoja India di Semarang, Warnai Keberagaman Budaya Kota Lumpia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><em>“Komunitas Seni dan Budaya Khoja Semarang (Khojas) terus menggaungkan tradisi leluhur. Memiliki akar keturunan dari wilayah Gujarat, India, tradisi Khoja berakuluturasi dengan budaya lokal. Baik dari kuliner, bahasa, hingga seni. Warisan leluhur itu terus dijaga dan diperkenalkan kepada publik, mengisi keberagaman etnis di Kota Semarang”</em></p>
<p><strong>SEBUTIR </strong>sore merekah, melemparkan teduh dari cakrawala. Cahaya kuning keemasan dan jingga memadu. Memancar, merambati gedung-gedung tua di Kawasan Kota Lama Semarang, Jawa Tengah, Jumat, 12 September 2025. Diserap dinding-dinding putih art deco dari bangunan cagar budaya (BCB) peninggalan era kolonial Belanda itu.</p>
<p>Di jantung Kota Lama, bangunan heritage Gedung Marba tampak menyala dengan warna merah batu bata. Dia menjadi salah satu gedung ikonik selain Gereja Blenduk, dan sering menjadi spot foto pengunjung. Rona Gedung Marba seolah selaras dengan warna-warni busana Kurta khas India yang sedang dikenakan puluhan orang keturunan Khoja di panggung kecil tepat di halaman gedung itu.</p>
<p>Anak-anak hingga dewasa, menebarkan gembira dengan tarian Sammer khas India kepada wisatawan yang datang, baik dalam negeri maupun mancanegara. Pandangan sebagian pengunjung mengarah ke atas panggung yang langsung beratap langit sore. Sebagian wisatawan tak tertahankan untuk ikut bergembira menari ala-ala film Bollywood itu. Apalagi diiringi langsung oleh music tradisional orkes melayu.</p>
<p>Ya, pentas budaya bertema &#8216;Khoja Folklore&#8217; sedang berlangsung menyemarakkan Festival Kota Lama Semarang 2025. Khoja Folklore dibawakan oleh Komunitas Seni dan Budaya Khoja Semarang (Khojas).</p>
<p>Mereka merupakan salah satu etnis masyarakat, yang leluhurnya disebut berasal dari wilayah Gujarat, India.</p>
<p>Ada versi sejarah menyebut mereka telah tinggal di Semarang sejak berabad-abad lalu. Eksistensi peradabannya kini mewarnai Kota Semarang dengan identitas multikultural atau keberagamannya. Pengaruh akulturasi budaya Khoja telah membersamai etnis lain yang tinggal di Kota Pelabuhan itu. Ada Jawa, Arab, Tionghoa, dan lainnya.</p>
<p>Radha Mardhatilla Reisa (18), berdiri di sisi Timur panggung. Menghadap ke Barat searah Gereja Blenduk. Gadis muda Khoja ini mengamati para seniornya dari kalangan orang tua yang mengenakan baju Kurta dan menampilkan tarian Sammer. Dia masih tampak malu-malu untuk ikut tampil.</p>
<p>Akan tetapi Radha merasa bangga, tradisi leluhurnya terus eksis dan secara khusus diterima dan berakulturasi dengan budaya masyarakat Kota Semarang. Sebagai generasi muda Khoja di Semarang, dia senang pada sore itu komunitasnya bisa tampil mengenalkan budaya leluhur, dan diterima masyarakat dengan baik.</p>
<p>&#8220;(Senang) beragam banget budayanya, pokoknya bagus,&#8221; kata dia yang saat ini mengeyam pendidikan di salah satu perguruan tinggi di Kota Semarang.</p>
<p>Pada Khoja Folklore itu, juga diperkenalkan sejumlah kebudayaan lain yang masih terus eksis turun-temurun dan memberikan pengaruh akulturasi budaya di Kota Lumpia Semarang. Selain baju Kurta, ada kuliner Bubur India, seni terbangan Persatuan Majelis Muslimin (PMM) Khoja Semarang, Pengantin Sunat Khoja, dan Orkes Melayu (OM) Sinar Mutiara Muda Khoja.</p>
<p>&#8220;Harapan saya komunitas ini semakin lanjut terus, jangan sampai putus budaya khasnya (Khoja) gitu. Tetap dilanjutin sampai nanti cucu-cucu sampai pokoknya generasi selanjutnya,&#8221; ucap Radha.</p>
<p>Tradisi sederhana turun-temurun leluhurnya, diakui dia, terus diajarkan oleh orang tua di rumah. Salah satunya kuliner, yakni Kue Bolu khas Khoja. Kue Bolu Khoja, merupakan kuliner khas yang diajarkan turun-temurun khususnya saat perayaan Hari Raya Idul Fitri, bagi umat muslim Khoja.</p>
<p>Ketua Khojas, M Soleh MD, menuturkan, Khoja di Kota Semarang sudah ada sejak beberapa abad lalu. Salah satu bukti fisiknya yakni peninggalan Kampung Pekojan, juga ada Masjid Jami Pekojan. Sama halnya dengan etnis lain, seperti Pecinan untuk Tionghoa, dan Kauman untuk oranng-orag Arab. Akan tetapi, dia mengatakan, Orang Khoja berbeda dengan Arab.</p>
<p>“Orang Khoja berasal dari Gujarat, India. Rata-rata memang orang muslim. Makannya ada juga salah satu tradisi selawatan dengan seni terbangan khas turun-temurun,” katanya.</p>
<p>Dahulu kala versi sejarah, kata Soleh, kedatangan orang Khoja ke Indonesia secara umum untuk berdagang dan berdakwah. Pengaruhnya yang terus bertahan dan diwariskan saat ini di antaranya seperti kuliner Nasi Kebuli, Ketan Srikaya, Bolu Khoja, Pistuban, hingga Bubur India. Uniknya, Bubur India hanya disediakan saat bulan Ramadan di Masjid Jami Pekojan.</p>
<p>“Ternyata sudah banyak yang tahu memang Bubur India (Khoja) ini lama ada di Kota Semarang ada. Masjid Pekojan itu sudah abad ke-18. Berarti perkiraan bubur Khoja itu sudah ada waktu itu juga,” ucapnya.</p>
<p>Saat ini, profesi orang-orang Khoja bermacam-macam. Ada pedagang seperti Soleh, pegawai negeri, jurnalis, politisi, hingga seniman. Sosok seniman berdarah Khoja asal Kota Semarang yang pernah terkenal yakni actor dan penyanyi bernama (almarhum) Ahmad Rafiq. Salah satu putrinya saat ini seorang politisi dan menjadi Bupati Pekalongan, yakni Fadia A Rafiq.</p>
<p>Melalui Khojas, Soleh mengatakan, ingin mengenalkan lebih luas kebudayaan masyarakat Khoja. Selain itu sekaligus mengenalkan kepada masyarakat, di mana Khoja bukanlah orang Arab. Orang Khoja memiliki identitas dan kebudayaannya sendiri. Sejak komunitas Khojas berdiri pada 2020, kata dia, masyarakat makin mengenal Khoja sebagai etnis yang berasal dari India, khususnya wilayah Gujarat.</p>
<p>“Nah, mulai berapa tahun ini (masyarakat) makin mengetahui yang namanya Khoja itu bukan Arab,” kata Soleh.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><em><strong>Diaz Azminatul Abidin</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/20/sejumput-gembira-bersama-khoja-india-di-semarang-warnai-keberagaman-budaya-kota-lumpia">Sejumput Gembira bersama Khoja India di Semarang, Warnai Keberagaman Budaya Kota Lumpia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Khoja Folklore Warnai Festival Kota Lama Semarang 2025, Potret Akulturasi Budaya Masyarakat Keturunan India di Indonesia</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/12/khoja-folklore-warnai-festival-kota-lama-semarang-2025-potret-akulturasi-budaya-masyarakat-keturunan-india-di-indonesia</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Sep 2025 06:59:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Akulturasi]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[festival kota lama]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Khoja]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=495672</guid>

					<description><![CDATA[<p>&#160; SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Komunitas Seni dan Budaya Khoja Semarang (Khojas) bakal tampil kembali di Festival Kota Lama Semarang, di depan Gedung Marba, Kawasan Kota Lama, Kota Semarang, Jumat, 12 September 2025, mulai pukul 15.30 WIB. Mengambil tema Khoja Folklore, komunitas masyarakat Indonesia keturunan dari wilayah Gujarat, India atau dikenal dengan Khoja bakal menampilkan warisan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/12/khoja-folklore-warnai-festival-kota-lama-semarang-2025-potret-akulturasi-budaya-masyarakat-keturunan-india-di-indonesia">Khoja Folklore Warnai Festival Kota Lama Semarang 2025, Potret Akulturasi Budaya Masyarakat Keturunan India di Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Komunitas Seni dan Budaya Khoja Semarang (Khojas) bakal tampil kembali di Festival Kota Lama Semarang, di depan Gedung Marba, Kawasan Kota Lama, Kota Semarang, Jumat, 12 September 2025, mulai pukul 15.30 WIB.</p>
<p>Mengambil tema Khoja Folklore, komunitas masyarakat Indonesia keturunan dari wilayah Gujarat, India atau dikenal dengan Khoja bakal menampilkan warisan budaya leluhur. Sejumlah kesenian, hingga kuliner, telah berakulturasi dengan masyarakat lokal.</p>
<p>Khojas akan menampilkan Festival Kurta-kurti, Bubur India Khoja, Seni Terbangan Persatuan Majelis Muslimin (PMM), Pengantin Sunat Khoja, hingga Orkestra Melayu (OM) Sinar Mutiara Muda.</p>
<p>Komunitas itu juga bakal memberikan hadiah bagi pengunjung dengan penampilan busana India terunik, dan terbaik.</p>
<p>Sebagai informasi, eksistensi masyarakat Khoja di Semarang terus diangkat dalam penampilan seni budaya dalam sejumlah event-event lokal melalui komunitas tersebut.</p>
<p>Hal tersebut, turut menunjukkan identitas multikultural atau keberagaman masyarakat di Kota Semarang sejak tempo dahulu. Ada keturunan masyarakat Khoja, Tionghoa, Jawa, hingga Arab, yang telah saling mengisi kebersamaan dan toleransi hingga saat ini.</p>
<p>Sebelumnya, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengatakan, Festival Kota Lama 2025 digelar mulai 6-14 September 2025. Di mana telah berjalan ke-14 kalinya. Dalam agenda itu, akan dimeriahkan banyak pertunjukan yang menunjukkan identitas Kota Semarang sebagai masyarakat multikultural sejak dahulu.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan bisa menjadi energi positif yang mengalir. Merajut perbedaan dan menampakkannya dalam keindahan Festival Kota Lama,&#8221; katanya, saat seremonial pembukaan Semarang 2025 bertema &#8216;Color of Unity&#8217; di Laroka Teater, Jalan Cendrawasih, Kawasan Kota Lama Semarang, Senin, 8 September 2025 malam.</p>
<p>Festival Kota Lama, kata dia, menjadi salah satu upaya menjaga identitas budaya multikultural dengan melibatkan banyak masyarakat dan komunitas-komunitas lokal, serta internasional. Dengan begitu, pariwisata di Kota Semarang juga diharapkan bisa tumbuh selaras dengan identitas wilayah. (*)</p>
<p style="text-align: left;"><em><strong>Diaz A Abidin</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/12/khoja-folklore-warnai-festival-kota-lama-semarang-2025-potret-akulturasi-budaya-masyarakat-keturunan-india-di-indonesia">Khoja Folklore Warnai Festival Kota Lama Semarang 2025, Potret Akulturasi Budaya Masyarakat Keturunan India di Indonesia</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dai Kamtibmas Jaga Keamanan dan Ketertiban dengan Bahasa Agama</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/20/dai-kamtibmas-jaga-keamanan-dan-ketertiban-dengan-bahasa-agama</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2025 04:38:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Aula Polrestabes]]></category>
		<category><![CDATA[Bahasa Agama]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Dai Kamtibmas]]></category>
		<category><![CDATA[Keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[Ketertiban]]></category>
		<category><![CDATA[Silaturahmi]]></category>
		<category><![CDATA[Sinergi]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Wakapolrestabes Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=491467</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Wakapolrestabes Semarang, AKBP Wiwit Ari Wibisono SH SIK MH berharap, para Dai Kamtibmas terus bersinergi dengan jajarannya, dalam menjaga keamanan dan ketertiban melalui bahasa agama dan budaya. Dia menyampaikan hal itu, saat menerima silaturahmi para pengurus Dai Kamtibmas, di Aula Polrestabes Semarang, Selasa (19/8/2025). Hadir pada kesempatan itu, Kasat Binmas AKBP Hery Tristiyono [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/20/dai-kamtibmas-jaga-keamanan-dan-ketertiban-dengan-bahasa-agama">Dai Kamtibmas Jaga Keamanan dan Ketertiban dengan Bahasa Agama</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Wakapolrestabes Semarang, AKBP Wiwit Ari Wibisono SH SIK MH berharap, para Dai Kamtibmas terus bersinergi dengan jajarannya, dalam menjaga keamanan dan ketertiban melalui bahasa agama dan budaya.</p>
<p>Dia menyampaikan hal itu, saat menerima silaturahmi para pengurus Dai Kamtibmas, di Aula Polrestabes Semarang, Selasa (19/8/2025). Hadir pada kesempatan itu, Kasat Binmas AKBP Hery Tristiyono SH, dan para Kanit Binmas Polsek jajaran Polrestabes Semarang.</p>
<p>Selain itu, ada juga, Ketua MUI Kota Semarang Prof Dr KH Erfan Soebahar, Sekretaris Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Drs KH Muhyiddin MAg, Ketua Umum Yayasan Masjid Agung Semarang (MAS) Ir KH Hammad Maksum AlHafidz, Ketua Takmir Masjid Raya Baiturrahman Simpanglima Semarang Drs KH Multazam Ahmad, dan Ketua Dai Kamtibmas Jateng Drs Sunardi Djoko Santoso MM.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/08/20/hari-jadi-ke-80-mohammad-saleh-berharap-jateng-semakin-mapan-dan-tumbuh">Hari Jadi Ke-80, Mohammad Saleh Berharap Jateng Semakin Mapan dan Tumbuh</a></strong></p>
<p>Menurut AKBP Wiwit, para Dai Kamtibmas akan dilibatkan dalam pembinaan mental untuk para tahanan di Poltabes. Hal itu agar mereka sadar, untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik, dan kembali ke jalan yang benar.</p>
<p>&#8221;Kehadiran Dai Kamtibmas merupakan kekuatan moral dan spiritual yang luar biasa dalam mendukung tugas kepolisian. Khususnya menjaga keamanan dan ketertiban melalui dakwah yang menyejukkan, mendidik, serta membangun kesadaran bersama,&#8221; kata dia.</p>
<p>Pada kesempatan itu juga, Wakapolres menyerahkan jaket seragam kepada Ketua Dai Kamtibmas Polrestabes Semarang, KH KRT Aris Pandan SKom MM.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/08/20/acara-hari-jadi-kebumen-padukan-tradisi-seni-dan-pesta-rakyat">Acara Hari Jadi Kebumen Padukan Tradisi, Seni dan Pesta Rakyat</a></strong></p>
<p>&#8221;Kerja sama antara kepolisian dengan para ulama dan dai, merupakan bentuk kolaborasi strategis dalam menghadapi berbagai tantangan sosial saat ini. Oleh karena itu kami berharap, peran Dai Kamtibmas semakin aktif, responsif, dan solutif di tengah-tengah masyarakat,&#8221; kata Wiwit, yang pernah menjadi Sespri Presiden SBY itu.</p>
<p>Sementara itu, KH Hammad Maksum AlHafidz mengusulkan, para polisi yang mempunyai latar belakang dan kemampuan agama yang bagus, bisa diterjunkan ke masjid-masjid atau mushala, untuk menjadi khatib Jumat atau mubaligh dalam perayaan hari besar Islam.</p>
<p>&#8221;Kami merindukan mubaligh dari kepolisian dengan seragam polisi, menyampaikan pesan-pesan agama, seperti yang pernah dilakukan KH Masruhan Halimtar, KH Nur Rohmad dan lain-lain,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/08/20/warga-kebumen-antusias-sambut-karnaval-pembangunan">Warga Kebumen Antusias Saksikan Karnaval Pembangunan</a></strong></p>
<p>Sedangkan Wakil Ketua PCNU Kota Semarang, Agus Fathuddin Yusuf menyarankan, agar Dai Kamtibmas menerbitkan buku khotbah Jumat, dengan materi isu-isu aktual yang dibutuhkan masyarakat.</p>
<p>Buku khotbah itu bisa dalam edisi e-book, untuk menjadi panduan atau bacaan para khatib di Kota Semarang. Agus juga mengharapkan, polisi lebih giat lagi berpatroli di media digital, untuk menindak para pelaku ujaran kebencian, penyebar fitnah, hoaks dan informasi yang mengadu domba masyarakat.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/20/dai-kamtibmas-jaga-keamanan-dan-ketertiban-dengan-bahasa-agama">Dai Kamtibmas Jaga Keamanan dan Ketertiban dengan Bahasa Agama</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UKSW International Day 2025, Mengenal Lebih Dekat Budaya Negara Manca</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/05/31/uksw-international-day-2025-mengenal-lebih-dekat-budaya-negara-manca</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 May 2025 11:53:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Atmosfer]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[destinasi]]></category>
		<category><![CDATA[Fakultas Interdisiplin]]></category>
		<category><![CDATA[Global]]></category>
		<category><![CDATA[pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Salatiga]]></category>
		<category><![CDATA[Student Center]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[UKSW International Day 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Kristen Satya Wacana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=476983</guid>

					<description><![CDATA[<p>SALATIGA (SUARABARU.ID)&#8211; Student Center Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, berubah menjadi sebuah panggung budaya dunia, dalam pameran budaya bertajuk &#8216;Destinasi Pariwisata (Despar) UKSW International Day 2025&#8217;. Kegiatan ini diselenggarakan Program Studi Destinasi Pariwisata, Fakultas Interdisiplin (FId), Rabu (28/5/2025). Dalam event ini, pengunjung seolah diajak untuk merasakan pengalaman berkeliling dunia. Jajaran booth dari enam negara, Korea, Cina, Kosta [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/31/uksw-international-day-2025-mengenal-lebih-dekat-budaya-negara-manca">UKSW International Day 2025, Mengenal Lebih Dekat Budaya Negara Manca</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SALATIGA (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Student Center Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, berubah menjadi sebuah panggung budaya dunia, dalam pameran budaya bertajuk &#8216;Destinasi Pariwisata (Despar) UKSW International Day 2025&#8217;.</p>
<p>Kegiatan ini diselenggarakan Program Studi Destinasi Pariwisata, Fakultas Interdisiplin (FId), Rabu (28/5/2025). Dalam event ini, pengunjung seolah diajak untuk merasakan pengalaman berkeliling dunia.</p>
<p>Jajaran booth dari enam negara, Korea, Cina, Kosta Rika, Inggris, Jepang, hingga Prancis, dilengkapi dengan dekorasi tematik dan hiasan khas unik, berhasil menyulap area Student Center UKSW, menjadi tempat penuh atmosfer akan kekayaan budaya global.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/05/31/tiang-listrik-dan-pohon-tumbang-melintang-jalan-wonogiri-pacitan-macet">Tiang Listrik dan Pohon Tumbang Melintang Jalan, Wonogiri-Pacitan Macet</a></strong></p>
<p>Keenam booth negara itu, menampilkan kekhasan budayanya masing-masing, mulai dari makanan khas, pakaian dan permainan tradisional, pertunjukan seni, hingga berbagai aktivitas interaktif lainnya. Acara semakin istimewa, dengan menghadirkan volunteer asli dari keenam negara itu, untuk memperkenalkan budaya mereka.</p>
<p>Berlangsung sejak pagi hingga sore, para pengunjung baik dari sivitas akademika UKSW, sejumlah siswa SMA dan SMK di Salatiga dan sekitarnya, antusias memadati area.</p>
<p>Ketua Prodi Despar, Rini Kartika Hudiono SPd MA dalam keterangannya menjelaskan, kegiatan ini merupakan perwujudan untuk mengekspresikan kreativitas mahasiswa, melalui pertunjukan seni dan booth budaya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/05/31/kecelakaan-truk-vs-sepeda-motor-di-grobogan-sabtu-dinihari-pengendara-meninggal-dunia">Kecelakaan Truk vs Sepeda Motor di Grobogan Sabtu Dinihari, Pengendara Meninggal Dunia</a></strong></p>
<p>&#8221;Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk memberikan warna internasionalisasi, yang selaras dengan tagline Despar, &#8216;Goes to Global&#8217;. Sedangkan tujuan dari acara ini, untuk memberikan eksposur tentang dunia global dan internasional, kepada mahasiswa,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut dia, tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Karena kali ini melibatkan enam negara, yang menghadirkan momen inspiratif, sekaligus menyatukan berbagai ekspresi budaya dari berbagai belahan dunia, dalam suasana inklusif, meriah, dan edukatif.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Dekan FId, Priyo Hari Adi PhD menambahkan, pihaknya merasa bangga dengan kegiatan internasional ini.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/05/31/pembukaan-forkab-kormi-kabupaten-jepara-2025-meriah">Pembukaan FORKAB KORMI Kabupaten Jepara 2025, Ali Hidayat: Jepara Berada Diperingkat 3 Jawa Tengah</a></strong></p>
<p>&#8221;Event ini bisa menjadi jembatan untuk menjalin hubungan dengan berbagai negara,&#8221; jelas Priyo Hari Adi, yang juga merupakan Wakil Rektor Bidang Keuangan, Infrastruktur, dan Perencanaan (WR KIP) UKSW.</p>
<p>Disampaikan juga, kegiatan ini mewadahi mahasiswa bahkan masyarakat umum, untuk mengenal lebih dekat dengan budaya luar negeri, sekaligus membangun jalinan kerja sama lintas negara.</p>
<p>Sementara itu, salah seorang volunteer, Yuyun dari Korea Selatan, mengaku senang dan bahagia, karena diberikan kesempatan untuk memperkenalkan budayanya kepada para pengunjung.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2025/05/31/dari-liga-petani-menyeruak-ke-elite-eropa">Dari “Liga Petani” Menyeruak ke Elite Eropa</a></strong></p>
<p>&#8221;Saya semangat sekali, bisa memperkenalkan budaya Korea kepada mahasiswa dan para siswa yang mengunjungi acara ini. Terima kasih kepada Indonesia, khususnya UKSW, karena sangat menghargai dan membuka diri terhadap budaya lain,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Rasa senang juga disampaikan salah satu pengunjung, Adelia Sofi Dasina, siswa dari SMK Saraswati Salatiga. &#8221;Melalui acara ini, saya diperkenalkan dengan berbagai budaya hingga makanan khas dari beberapa negara. Seperti diajak keliling dunia,&#8221; bebernya.</p>
<p>International Day ini menandaskan komitmen UKSW, untuk berkontribusi pada Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4, yakni pendidikan berkualitas, dan ke-17 kemitraan untuk mencapai tujuan.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/05/31/uksw-international-day-2025-mengenal-lebih-dekat-budaya-negara-manca">UKSW International Day 2025, Mengenal Lebih Dekat Budaya Negara Manca</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>