<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bencana kudus Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/bencana-kudus/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Jan 2026 09:39:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>bencana kudus Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>DPC PDI Perjuangan Apresiasi Penanganan Bencana Kudus, Dorong Perlindungan Petani Terdampak Banjir</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/19/dpc-pdi-perjuangan-apresiasi-penanganan-bencana-kudus-dorong-perlindungan-petani-terdampak-banjir</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2026 09:39:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[achmad yusuf roni]]></category>
		<category><![CDATA[bencana kudus]]></category>
		<category><![CDATA[Pdi Perjuangan Kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=540169</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Kudus sejak 11 Januari 2026 menyebabkan dampak besar bagi masyarakat. Longsor dan banjir terjadi di sejumlah kecamatan, mengakibatkan puluhan ribu warga terdampak dan ribuan lainnya harus mengungsi. Berdasarkan data Pusdalops BPBD Kabupaten Kudus per 19 Januari 2026, tercatat sebanyak 15.771 kepala keluarga (49.709 jiwa) terdampak bencana. Sementara [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/19/dpc-pdi-perjuangan-apresiasi-penanganan-bencana-kudus-dorong-perlindungan-petani-terdampak-banjir">DPC PDI Perjuangan Apresiasi Penanganan Bencana Kudus, Dorong Perlindungan Petani Terdampak Banjir</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID) –</strong> Bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Kudus sejak 11 Januari 2026 menyebabkan dampak besar bagi masyarakat. Longsor dan banjir terjadi di sejumlah kecamatan, mengakibatkan puluhan ribu warga terdampak dan ribuan lainnya harus mengungsi.</p>
<p>Berdasarkan data Pusdalops BPBD Kabupaten Kudus per 19 Januari 2026, tercatat sebanyak 15.771 kepala keluarga (49.709 jiwa) terdampak bencana. Sementara itu, 2.212 jiwa terpaksa mengungsi dan tersebar di 11 titik posko pengungsian. Selain korban terdampak, kerusakan fasilitas umum dan kerugian materiil juga dirasakan masyarakat.</p>
<p>Menanggapi kondisi tersebut, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kudus menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Kudus atas langkah cepat dan sigap dalam penanganan bencana. Penanganan dilakukan secara kolaboratif bersama TNI, Polri, pihak swasta, organisasi kemasyarakatan, partai politik, serta berbagai elemen masyarakat.</p>
<p>Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kudus, Achmad Yusuf Roni, menilai sinergi lintas sektor tersebut menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong di Kabupaten Kudus masih terjaga dengan baik.</p>
<p>“Penanganan bencana yang dilakukan pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat patut diapresiasi. Ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan di Kudus benar-benar hidup,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (19/1/2026).</p>
<p>Di luar penanganan darurat yang dinilai sudah berjalan baik, DPC PDI Perjuangan juga mendorong Pemkab Kudus untuk memberikan perhatian khusus kepada petani yang terdampak banjir, terutama mereka yang mengalami gagal panen akibat sawahnya terendam.</p>
<p>PDI Perjuangan meminta pemerintah daerah segera menginventarisasi kerugian petani dan menyalurkan bantuan, termasuk melalui asuransi pertanian, sebagaimana diamanatkan dalam Perda Kabupaten Kudus Nomor 7 Tahun 2021 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.</p>
<p>Sejalan dengan itu, DPC PDI Perjuangan menginstruksikan kepada Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Kudus untuk terus mengawal dan memperjuangkan kebijakan perlindungan serta pemberdayaan petani.</p>
<p>“Petani memiliki peran vital sebagai tulang punggung kedaulatan pangan dan stabilitas nasional. Seperti yang disampaikan Bung Karno, petani adalah penyangga tatanan Negara Indonesia,” tegasnya.</p>
<p>Di akhir pernyataannya, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kudus mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tabah, menjaga kesehatan, dan bersama-sama merawat lingkungan agar bencana serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/19/dpc-pdi-perjuangan-apresiasi-penanganan-bencana-kudus-dorong-perlindungan-petani-terdampak-banjir">DPC PDI Perjuangan Apresiasi Penanganan Bencana Kudus, Dorong Perlindungan Petani Terdampak Banjir</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Banjir di Desa Banget dan Setrokalangan Kudus, Ratusan Warga Terdampak, Akses Jalan dan Jembatan Ditutup</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/13/banjir-di-desa-banget-dan-setrokalangan-kudus-ratusan-warga-terdampak-akses-jalan-dan-jembatan-ditutup</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2026 01:59:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[banjir kudus]]></category>
		<category><![CDATA[bencana kudus]]></category>
		<category><![CDATA[karangturi]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[setrokalangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=539086</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID)  – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Kudus sejak beberapa hari terakhir menyebabkan banjir kembali melanda sejumlah desa rawan. Desa Banget dan Desa Setrokalangan di Kecamatan Kaliwungu menjadi wilayah yang terdampak cukup parah. Akibatnya, ratusan warga terdampak, puluhan rumah terendam, serta sejumlah akses jalan dan jembatan vital terpaksa ditutup demi keselamatan. Banjir [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/13/banjir-di-desa-banget-dan-setrokalangan-kudus-ratusan-warga-terdampak-akses-jalan-dan-jembatan-ditutup">Banjir di Desa Banget dan Setrokalangan Kudus, Ratusan Warga Terdampak, Akses Jalan dan Jembatan Ditutup</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong>  – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Kudus sejak beberapa hari terakhir menyebabkan banjir kembali melanda sejumlah desa rawan. Desa Banget dan Desa Setrokalangan di Kecamatan Kaliwungu menjadi wilayah yang terdampak cukup parah. Akibatnya, ratusan warga terdampak, puluhan rumah terendam, serta sejumlah akses jalan dan jembatan vital terpaksa ditutup demi keselamatan.</p>
<p>Banjir di Desa Banget terjadi sejak Selasa dini hari (13/1/2026). Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, air masuk ke permukiman warga di Dukuh Kacurejo, tepatnya di RW 3 dan RW 4. Sedikitnya 49 rumah tergenang banjir dengan ketinggian air bervariasi. Total warga terdampak mencapai 49 kepala keluarga (KK) atau sekitar 117 jiwa. Meski kondisi rumah terendam, hingga saat ini belum ada warga yang mengungsi dan masih bertahan di rumah masing-masing sambil menunggu air surut.</p>
<p>Sementara itu, banjir yang melanda Desa Setrokalangan telah terjadi sejak Minggu (11/1/2026) dan terus mengalami peningkatan hingga Selasa (13/1/2026). Ketinggian air dilaporkan mencapai 20 hingga 70 sentimeter, dengan titik terdalam berada di RT 1 RW 2. Sedikitnya 35 hingga 38 rumah warga di RW 01 dan RW 02 terdampak, dengan jumlah warga terdampak sekitar 38 hingga 50 KK atau lebih dari 120 jiwa.</p>
<p>Camat Kaliwungu Satria Agus Himawan menyampaikan bahwa banjir di wilayahnya dipicu oleh curah hujan tinggi yang disertai kiriman air dari Sungai Mijen maupun limpasan spillway Goleng akibat meluapnya Kaligelis.</p>
<p>Selain itu, kondisi sungai yang mengalami pendangkalan membuat aliran air terhambat, sehingga genangan cepat meningkat. “Air mulai naik sejak kemarin dan bertambah dengan cepat. Jika hujan masih turun, tidak menutup kemungkinan ketinggian air akan terus bertambah,” ujarnya.</p>
<p>Banjir juga berdampak signifikan terhadap mobilitas warga. Akses jalan Garung Kidul–Karangturi terpaksa ditutup total karena tergenang air setinggi 60 hingga 100 sentimeter. Jalan penghubung Dukuh Kalangan–Dukuh Setro juga tidak dapat dilalui kendaraan bermotor akibat genangan setinggi 40 hingga 65 sentimeter. Bahkan, jembatan penyeberangan Sungai Wulan yang menghubungkan Desa Setrokalangan dan Desa Kedungwaru ditutup sementara demi menghindari risiko kecelakaan.</p>
<p>Akibat terputusnya akses jalan, warga Dukuh Karangturi harus memutar melalui jalur Dukuh Setro untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk bekerja dan bersekolah. Pemerintah desa bersama ketua RT dan RW setempat berinisiatif menyiapkan lokasi penampungan kendaraan warga guna memudahkan mobilitas.</p>
<p>Ditambahkan, pemerintah desa telah menyiapkan langkah antisipasi lanjutan, termasuk rencana pendirian posko kebencanaan apabila kondisi memburuk dan warga mulai mengungsi. “Jika memang diperlukan, posko bencana akan kami dirikan. Untuk sementara, masjid kami siapkan sebagai tempat penampungan awal,” jelasnya.</p>
<p>Satria juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada mengingat curah hujan masih tinggi dan debit sungai belum sepenuhnya surut. “Kami meminta warga untuk selalu siaga, menjaga keselamatan diri dan keluarga, serta segera melapor apabila terjadi kenaikan air yang membahayakan,” tegasnya.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/13/banjir-di-desa-banget-dan-setrokalangan-kudus-ratusan-warga-terdampak-akses-jalan-dan-jembatan-ditutup">Banjir di Desa Banget dan Setrokalangan Kudus, Ratusan Warga Terdampak, Akses Jalan dan Jembatan Ditutup</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Update Banjir Kudus, Genangan Kian Meluas, Warga Mulai Mengungsi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/13/update-banjir-kudus-genangan-kian-meluas-warga-mulai-mengungsi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2026 00:16:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[banjir kudus]]></category>
		<category><![CDATA[banjir pantura]]></category>
		<category><![CDATA[bencana kudus]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=539067</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Kudus hingga Selasa (13/1/2026) semakin meluas. Gelombang pengungsian warga pun mulai terjadi seiring tingginya air di wilayah pemukiman. Salah satu titik yang warganya mulai mengungsi berada di Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati Kudus. Genangan air setinggi 40 hingga 60 sentimeter terjadi menyusul intensitas hujan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/13/update-banjir-kudus-genangan-kian-meluas-warga-mulai-mengungsi">Update Banjir Kudus, Genangan Kian Meluas, Warga Mulai Mengungsi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Kudus hingga Selasa (13/1/2026) semakin meluas. Gelombang pengungsian warga pun mulai terjadi seiring tingginya air di wilayah pemukiman.</p>
<p>Salah satu titik yang warganya mulai mengungsi berada di Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati Kudus.</p>
<p>Genangan air setinggi 40 hingga 60 sentimeter terjadi menyusul intensitas hujan yang cukup tinggi. Evakuasi dilakukan oleh jajaran Polsek Jati mulai pukul 12.30 Wib.</p>
<p>Dengan dibantu aparat kepolisian, warga RT 1 hingga RT 3 RW 12 Dukuh Goleng diangkut dengan menggunakan truk Polri untuk kemudian mengungsi di di TPQ Qoriatul Fikri, Desa Pasuruan Lor, Kecamatan Jati.</p>
<p>Tercatat sebanyak lima warga berada di lokasi pengungsian yang mayoritas merupakan kelompok rentan anak-anak dan lanjut usia.</p>
<p>Kapolres Kudus, AKBP Heru Dwi Purnomo melalui Kapolsek Jati AKP Hadi Noor Cahyo mengatakan evakuasi dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keselamatan warga akibat kondisi genangan yang cukup tinggi.</p>
<p>“Air merendam permukiman warga hingga 60 sentimeter. Demi keselamatan, kami lakukan evakuasi, terutama bagi anak-anak dan lansia,” kata AKP Hadi.</p>
<p>Ia menambahkan, pihak kepolisian terus melakukan pemantauan di lokasi terdampak serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi kemungkinan hujan susulan. “Saat ini warga kami tempatkan di lokasi yang aman. Kami tetap siaga dan siap melakukan evakuasi lanjutan apabila kondisi di lapangan memburuk,” ungkapnya.</p>
<p><strong>Genangan Masih Tinggi</strong></p>
<p>Hingga laporan ini disampaikan, empat desa di Kecamatan Mejobo masih terdampak genangan banjir, yakni Desa Mejobo, Jojo, Golantepus, dan Temulus. Ketinggian air di wilayah tersebut berkisar antara 20 hingga 55 sentimeter, dengan ribuan kepala keluarga terdampak. Genangan masih bertahan di titik-titik terendah permukiman dan area persawahan.</p>
<p>Tak hanya itu, genangan air juga merendam ruas jalan Kudus-Mejobo yang membuat akses lalu lintas di wilayah tersebut terputus.</p>
<p>Selain itu, Kecamatan Kaliwungu juga dilaporkan masih mengalami genangan di Desa Setrokalangan, Garung Kidul, dan Kedungdowo, bahkan beberapa akses jalan utama tidak dapat dilalui akibat ketinggian air yang mencapai 70–100 sentimeter di beberapa lokasi.Sementara, di wilayah-wilayah lain genangan banjir juga belum kunjung surut. Tingginya curah hujan dari Kawasan atas, hingga berita ini diturunkan membuat ketinggian air bahkan naik lagi.</p>
<p>Di wilayah Kecamatan Bae, genangan masih terjadi di Desa Ngembalrejo. Selain menggenangi pemukiman warga, genangan air juga masih meredam ruas jalan Pantura Kudus-Pati sekira 30 cm.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/13/update-banjir-kudus-genangan-kian-meluas-warga-mulai-mengungsi">Update Banjir Kudus, Genangan Kian Meluas, Warga Mulai Mengungsi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Kudus Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana hingga 19 Januari 2026</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/12/bupati-kudus-tetapkan-status-tanggap-darurat-bencana-hingga-19-januari-2026</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2026 08:40:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[banjir kudua]]></category>
		<category><![CDATA[bencana kudus]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[status tanggap daruat]]></category>
		<category><![CDATA[tanah-longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=538931</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Pemerintah Kabupaten Kudus resmi menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Angin Kencang, Banjir, dan Longsor Tahun 2026. Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Bupati Kudus Nomor 300.2.1/16/2026 yang ditandatangani pada 12 Januari 2026. Dalam keputusan itu disebutkan, status tanggap darurat berlaku sejak tanggal ditetapkan yakni 12 Januari 2026 hingga 19 Januari 2026. Penetapan dilakukan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/12/bupati-kudus-tetapkan-status-tanggap-darurat-bencana-hingga-19-januari-2026">Bupati Kudus Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana hingga 19 Januari 2026</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Pemerintah Kabupaten Kudus resmi menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Angin Kencang, Banjir, dan Longsor Tahun 2026. Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Bupati Kudus Nomor 300.2.1/16/2026 yang ditandatangani pada 12 Januari 2026.</p>
<p>Dalam keputusan itu disebutkan, status tanggap darurat berlaku sejak tanggal ditetapkan yakni 12 Januari 2026 hingga 19 Januari 2026. Penetapan dilakukan menyusul meningkatnya ancaman bencana hidrometeorologi basah yang berpotensi menimbulkan dampak luas bagi masyarakat Kudus.</p>
<p>Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyatakan, penetapan status ini didasarkan pada hasil kajian cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus tertanggal 12 Januari 2026. Kajian tersebut menilai kondisi cuaca ekstrem berupa hujan intensitas tinggi yang memicu banjir, longsor, serta angin kencang di sejumlah wilayah.</p>
<p>“Penetapan status tanggap darurat ini bertujuan agar seluruh potensi sumber daya dapat segera digerakkan untuk penanganan bencana secara cepat, terpadu, dan terkoordinasi,” demikian tertulis dalam pertimbangan keputusan tersebut.</p>
<p>Melalui keputusan ini, Pemkab Kudus menginstruksikan penggerakan sumber daya yang dimiliki, penyiapan sarana dan prasarana, serta upaya pengurangan dampak bencana agar tidak meluas. Selain itu, pemerintah daerah juga diminta meningkatkan koordinasi dengan BNPB, BPBD Provinsi Jawa Tengah, TNI, Polri, perangkat daerah terkait, serta unsur masyarakat.</p>
<p>Pemkab Kudus juga mewajibkan pelaporan perkembangan situasi dan kejadian bencana secara berkala selama masa tanggap darurat berlangsung. Pos Komando Penanggulangan Bencana Angin Kencang, Banjir, dan Longsor Tahun 2026 pun resmi diaktifkan untuk mendukung proses penanganan di lapangan.</p>
<p>Dengan ditetapkannya status tanggap darurat ini, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi bencana susulan. Pemkab juga melarang kegiatan pendakian gunung Muria selama situasi cuaca ekstrem masih terjadi.</p>
<p><strong>Ali Bustomi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/12/bupati-kudus-tetapkan-status-tanggap-darurat-bencana-hingga-19-januari-2026">Bupati Kudus Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana hingga 19 Januari 2026</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korban Hanyut di Karangbener Ditemukan Meninggal di Sungai Belakang SMP 4 Bae</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/12/korban-hanyut-di-karangbener-ditemukan-meninggal-di-sungai-belakang-smp-4-bae</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2026 05:03:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[banjir kudus]]></category>
		<category><![CDATA[bencana kudus]]></category>
		<category><![CDATA[bocah hanyut]]></category>
		<category><![CDATA[karangbener]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[tanah longsor kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=538901</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID)– Bocah perempuan bernama IS (5), warga Dukuh Kayuapu, Desa Karangbener, Kecamatan Bae, Kudus, yang sebelumnya dilaporkan hanyut terseret arus banjir, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Senin (12/1/2026). Korban ditemukan di aliran sungai yang berada di belakang SMP 4 Bae, sekitar dua kilometer dari lokasi awal korban terseret arus di selokan desa pada [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/12/korban-hanyut-di-karangbener-ditemukan-meninggal-di-sungai-belakang-smp-4-bae">Korban Hanyut di Karangbener Ditemukan Meninggal di Sungai Belakang SMP 4 Bae</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)–</strong> Bocah perempuan bernama IS (5), warga Dukuh Kayuapu, Desa Karangbener, Kecamatan Bae, Kudus, yang sebelumnya dilaporkan hanyut terseret arus banjir, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Senin (12/1/2026).</p>
<p>Korban ditemukan di aliran sungai yang berada di belakang SMP 4 Bae, sekitar dua kilometer dari lokasi awal korban terseret arus di selokan desa pada Minggu (11/1/2026).</p>
<p>Anggota DPRD Kudus yang juga warga setempat, Sandung Hidayat, mengatakan bahwa upaya pencarian terhadap korban sudah dilakukan sejak Minggu siang hingga malam hari. Namun, pencarian terpaksa dihentikan sementara akibat cuaca ekstrem, hujan deras yang masih turun, serta kondisi gelap yang membahayakan tim pencari.</p>
<p>“Pencarian sudah dilakukan sejak kemarin, tetapi karena hujan masih cukup deras, arus air tinggi, dan hari sudah gelap, pencarian dihentikan sementara dan dilanjutkan pagi ini,” ujar Sandung Hidayat, anggota DPRD Kudus yang juga warga setempat.</p>
<p>Baca juga:</p>
<p><strong><a href="https://suarabaru.id/2026/01/12/banjir-dan-longsor-meluas-hingga-ada-korban-jiwa-kudus-belum-tetapkan-status-tanggap-darurat">Banjir dan Longsor Meluas Hingga Ada Korban Jiwa, Kudus Belum Tetapkan Status Tanggap Darurat</a></strong></p>
<p>Peristiwa hanyutnya korban bermula saat hujan deras mengguyur wilayah Kudus termasuk Desa Karangbener dan sekitarnya sejak Minggu siang. Debit air di selokan desa meningkat drastis hingga meluap dan arusnya menjadi sangat deras.</p>
<p>Saat kejadian, korban bersama dua saudaranya. Diduga yang saat itu berada di sekitar selokan tidak sempat menyelamatkan diri saat arus air tiba-tiba membesar, sehingga terseret dan hanyut mengikuti aliran air menuju sungai.</p>
<p>Dua saudara korban berhasil selamat sementara, korban hanyut dan hilang ditelan arus air. Mengetahui kejadian tersebut, warga dan aparat pun langsung melakukan pencarian.</p>
<p>Pada pencarian lanjutan, tim gabungan menyisir sepanjang aliran sungai yang melintas di wilayah Kecamatan Bae. Setelah beberapa jam penyisiran, korban akhirnya ditemukan tersangkut di semak belukar di tepi aliran sungai.</p>
<p>“Korban ditemukan belakang SMP 4 Bae sekira 1 km dari titik awal hanyut, dalam kondisi sudah meninggal dunia,” kata Sandung.</p>
<p><strong>Dimakamkan di Purwodadi</strong></p>
<p>Tim kemudian mengevakuasi jenazah korban dan membawanya ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/12/korban-hanyut-di-karangbener-ditemukan-meninggal-di-sungai-belakang-smp-4-bae">Korban Hanyut di Karangbener Ditemukan Meninggal di Sungai Belakang SMP 4 Bae</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Banjir dan Longsor Meluas Hingga Ada Korban Jiwa, Kudus Belum Tetapkan Status Tanggap Darurat</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/12/banjir-dan-longsor-meluas-hingga-ada-korban-jiwa-kudus-belum-tetapkan-status-tanggap-darurat</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2026 02:40:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[banjir kudus]]></category>
		<category><![CDATA[bencana kudus]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[status tanggap darurat]]></category>
		<category><![CDATA[tanah longsor kudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=538893</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Bencana hidrometeorologi basah kembali menguji daya tahan Kabupaten Kudus. Hujan dengan intensitas sangat tinggi yang mengguyur wilayah Pegunungan Muria dan kawasan hilir sejak beberapa hari terakhir memicu rangkaian bencana banjir, tanah longsor, hingga cuaca ekstrem. Dampaknya tidak hanya meluas, tetapi juga kompleks, menjangkau permukiman, infrastruktur vital, hingga menelan korban jiwa. Berdasarkan laporan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/12/banjir-dan-longsor-meluas-hingga-ada-korban-jiwa-kudus-belum-tetapkan-status-tanggap-darurat">Banjir dan Longsor Meluas Hingga Ada Korban Jiwa, Kudus Belum Tetapkan Status Tanggap Darurat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Bencana hidrometeorologi basah kembali menguji daya tahan Kabupaten Kudus. Hujan dengan intensitas sangat tinggi yang mengguyur wilayah Pegunungan Muria dan kawasan hilir sejak beberapa hari terakhir memicu rangkaian bencana banjir, tanah longsor, hingga cuaca ekstrem. Dampaknya tidak hanya meluas, tetapi juga kompleks, menjangkau permukiman, infrastruktur vital, hingga menelan korban jiwa.</p>
<p>Berdasarkan laporan situasi terkini BPBD Kudus per Senin (12/1/2026) pukul 08.00 WIB, tercatat 4.610 kepala keluarga atau 14.437 jiwa terdampak, dengan dua orang meninggal dunia akibat laka air dan longsor. Puluhan titik longsor dan genangan banjir tersebar hampir di seluruh wilayah rawan bencana di Kudus</p>
<p><strong>Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap</strong></p>
<p>Kepala Pelaksana BPBD Kudus, Eko Hari Djatmiko, menjelaskan bencana dipicu oleh curah hujan ekstrem yang mengguyur wilayah Jawa Tengah bagian utara, khususnya Pegunungan Muria, dengan intensitas di atas normal. Hujan deras yang berlangsung lama membuat tanah jenuh air dan sungai-sungai utama di Kudus mengalami peningkatan debit secara drastis.</p>
<p>“Sungai Gelis, Piji, dan Dawe mengalami kenaikan debit signifikan. Di sisi lain, kondisi tanah di wilayah lereng menjadi labil dan tidak mampu menahan resapan air hujan,” kata Eko.</p>
<p>Kondisi ini menyebabkan limpasan air ke permukiman dan persawahan di wilayah hilir, sementara di kawasan atas memicu longsoran tanah di berbagai titik lereng.</p>
<p>Baca juga:</p>
<p><strong><a href="https://suarabaru.id/2026/01/12/terseret-banjir-di-kudus-satu-orang-tewas-dan-seorang-bocah-masih-dalam-pencarian">Terseret Banjir di Kudus, Satu Orang Tewas dan Seorang Bocah Masih Dalam Pencarian</a></strong></p>
<p>Hingga Senin (12/1/2026), dari seluruh wilayah terdampak, Kecamatan Mejobo tercatat sebagai kawasan dengan dampak banjir paling luas. Limpasan Sungai Piji, Dawe, dan Mrisen merendam Desa Kesambi, Jojo, Mejobo, Golantepus, Temulus, Tenggeles, dan Hadiwarno. Ketinggian air bervariasi antara 5 hingga 55 sentimeter, merendam ratusan rumah dan puluhan hektare persawahan.</p>
<p>Di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, genangan juga merendam puluhan bahkan ratusan rumah warga. Di Kawasan ini, genangan juga merendam ruas jalan Pantura Kudus-Pati yang berakibat lalu lintas di ruas jalan nasional tersebut tersendat.</p>
<p>Di Desa Kesambi saja, lebih dari 500 KK terdampak dengan genangan mencapai 30 sentimeter. Sementara di Desa Temulus, air sempat bertahan cukup lama dengan ketinggian lebih dari setengah meter di sejumlah titik terendah.</p>
<p>Genangan juga meluas ke wilayah lain. Di Kecamatan Kota, banjir sempat terjadi di Desa Demangan dan Singocandi akibat limpasan Sungai Gelis. Meski telah surut, kerusakan talud dan badan jalan masih menyisakan ancaman lanjutan. Di Kecamatan Jekulo, genangan tercatat di Desa Hadipolo, sedangkan di Kecamatan Bae, banjir melanda Desa Ngembalrejo.</p>
<p>Wilayah Kecamatan Kaliwungu juga tak luput dari dampak. Desa Sidorekso, Mijen, Papringan, Gamong, dan Prambatan Kidul mengalami genangan dengan ketinggian hingga 60 sentimeter, merendam permukiman dan lahan pertanian warga.</p>
<p><strong>Lereng Muria Longsor di Puluhan Titik</strong></p>
<p>Sementara banjir menggenangi wilayah hilir, kawasan lereng Muria menghadapi ancaman berbeda. Tanah longsor terjadi di lebih dari 18 titik, terutama di Kecamatan Dawe dan Gebog. Di Dawe, longsor tersebar di Desa Japan, Kuwukan, Ternadi, Colo, Kajar, Kandangmas, Soco, Puyoh, Piji, dan Lau.</p>
<p>Di Kecamatan Gebog, longsor melanda Desa Menawan dan Rahtawu. Salah satu kejadian di Menawan menyebabkan satu warga meninggal dunia, sekaligus menegaskan tingginya risiko bencana di kawasan lereng yang padat permukiman.</p>
<p><strong>Status Tanggap Darurat</strong></p>
<p>Selain korban longsor, BPBD Kudus mencatat laka air di Desa Bacin yang merenggut nyawa satu warga. Sementara itu, di Desa Karangbener, seorang anak berusia lima tahun dilaporkan masih dalam pencarian setelah terseret arus sungai. Tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian dengan menyusuri aliran sungai dan titik-titik potensial.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/12/banjir-dan-longsor-meluas-hingga-ada-korban-jiwa-kudus-belum-tetapkan-status-tanggap-darurat">Banjir dan Longsor Meluas Hingga Ada Korban Jiwa, Kudus Belum Tetapkan Status Tanggap Darurat</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terseret Banjir di Kudus, Satu Orang Tewas dan Seorang Bocah Masih Dalam Pencarian</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/01/12/terseret-banjir-di-kudus-satu-orang-tewas-dan-seorang-bocah-masih-dalam-pencarian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jan 2026 23:10:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Berita utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[banjir kudus]]></category>
		<category><![CDATA[bencana kudus]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[longsor Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[tewas serseret arus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=538855</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUDUS (SUARABARU.ID) – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kudus kembali memakan korban jiwa. Satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih dalam pencarian setelah terseret arus banjir di dua lokasi berbeda, yakni Desa Bacin dan Desa Karangbener, Kecamatan Bae, pada Minggu (12/1/2026). Korban meninggal dunia diketahui berinisial AW (27), warga Desa [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/12/terseret-banjir-di-kudus-satu-orang-tewas-dan-seorang-bocah-masih-dalam-pencarian">Terseret Banjir di Kudus, Satu Orang Tewas dan Seorang Bocah Masih Dalam Pencarian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUDUS (SUARABARU.ID)</strong> – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kudus kembali memakan korban jiwa. Satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih dalam pencarian setelah terseret arus banjir di dua lokasi berbeda, yakni Desa Bacin dan Desa Karangbener, Kecamatan Bae, pada Minggu (12/1/2026).</p>
<p>Korban meninggal dunia diketahui berinisial AW (27), warga Desa Bacin, Kecamatan Bae. Korban terseret arus banjir Kali Gembel setelah terpeleset saat berada di sekitar aliran sungai usai mandi.</p>
<p>Peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Bae sekitar pukul 16.00 WIB. Tim relawan bersama personel TNI dan Polri langsung melakukan pencarian. Setelah upaya penyisiran selama beberapa jam, jasad korban akhirnya ditemukan sejauh 3–4 kilometer dari lokasi kejadian.</p>
<p><strong>Bocah Hanyut</strong></p>
<p>Sementara itu, insiden serupa juga terjadi di Desa Karangbener, Kecamatan Bae. Seorang bocah berusia sekitar 5 tahun dilaporkan hanyut terbawa arus selokan desa yang meluap akibat tingginya curah hujan.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/01/12/terseret-banjir-di-kudus-satu-orang-tewas-dan-seorang-bocah-masih-dalam-pencarian">Terseret Banjir di Kudus, Satu Orang Tewas dan Seorang Bocah Masih Dalam Pencarian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>