<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>batik Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/batik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Feb 2026 14:44:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>batik Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sekar Setaman, Simfoni Keindahan Flora Nusantara dalam Batik Danar Hadi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/02/14/sekar-setaman-simfoni-keindahan-flora-nusantara-dalam-batik-danar-hadi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2026 08:24:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[batik]]></category>
		<category><![CDATA[Danar Hadi]]></category>
		<category><![CDATA[Diana Santosa]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion Show]]></category>
		<category><![CDATA[Sekar Setaman]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=544601</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Batik Danar Hadi menyelenggarakan pertunjukan fesyen atau Fashion Show 2026 dengan koleksi terbarunya bertema ‘Sekar Setaman’, di Hotel Tentrem, Kota Semarang, Jumat, 13 Februari 2026. Managing Director Batik Danar Hadi, Diana Santosa, mengatakan, panggung itu engangkat ragam metafora keindahan taman bunga yang tumbuh selaras dalam satu kesatuan harmonis. Merefleksikan keragaman karakter, warna, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/14/sekar-setaman-simfoni-keindahan-flora-nusantara-dalam-batik-danar-hadi">Sekar Setaman, Simfoni Keindahan Flora Nusantara dalam Batik Danar Hadi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) – </strong>Batik Danar Hadi menyelenggarakan pertunjukan fesyen atau Fashion Show 2026 dengan koleksi terbarunya bertema ‘Sekar Setaman’, di Hotel Tentrem, Kota Semarang, Jumat, 13 Februari 2026.</p>
<p>Managing Director Batik Danar Hadi, Diana Santosa, mengatakan, panggung itu engangkat ragam metafora keindahan taman bunga yang tumbuh selaras dalam satu kesatuan harmonis. Merefleksikan keragaman karakter, warna, dan filosofi kehidupan yang berpadu indah laknya batik.</p>
<p>&#8220;Sekar Setaman tidak hanya merayakan keanggunan visual dari aneka bunga, tetapi lebih dalam lagi. Kami ingin menyampaikan pesan tentang harmoni dalam keberagaman,” Katanya.</p>
<p>Dia bilang, motif bunga yang dihadirkan dalam batik itu antara lain, Seruni, Anggrek Bulan, Kenanga, dan Mawar. Bunga-bunga ini disebut membawa filosofi hidup yang luhur.</p>
<p>“Seperti bunga-bunga dalam taman yang berbeda namun saling melengkapi. Batik menjadi medium yang menyatukan kekayaan tradisi dengan desain modern, mencerminkan perempuan Indonesia yang tegar, anggun, dan sarat makna&#8221;, ucapnya.</p>
<figure id="attachment_544603" aria-describedby="caption-attachment-544603" style="width: 681px" class="wp-caption aligncenter"><img class="wp-image-544603 size-full" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-15.22.59.jpeg" alt="" width="681" height="561" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-15.22.59.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-15.22.59-400x330.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-15.22.59-150x124.jpeg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-544603" class="wp-caption-text">Managing Director Batik Danar Hadi, Diana Santosa, (Foto: Diaz A Abidin)</figcaption></figure>
<p>Setiap bunga, kata Diana, memiliki filosofinya. Bunga Seruni/Krisan, melambangkan keteguhan, optimisme, dan kebahagiaan. Anggrek Bulan, merepresentasikan keanggunan abadi, kemurnian, dan cinta tulus.</p>
<p>Kemudian Bunga Kenanga, mengandung makna keluhuran budi, kesetiaan, dan kedamaian. Bunga Mawar, sebagai simbol keindahan, cinta, dan romansa.</p>
<p>Filosofi-filosofi ini diwujudkan dalam rangkaian busana yang memadukan teknik batik cap, tulis, dan tulkom (tulis kombinasi). Dituangkan pada material pilihan seperti sutra crepe, Thai silk, organza, dan tenun ATBM. Palet warna solid dan pastel yang dipilih menghadirkan kesan lembut dan elegan, sekaligus menonjolkan detail halus setiap motif.</p>
<p>Diana mengatakan, koleksi &#8216;Sekar Setaman&#8217; menjadi bukti batik tidak pernah berhenti bertumbuh. Pihaknya memadukan akar tradisi yang dalam dengan ekspresi mode kontemporer. Menciptakan busana yang bukan hanya indah dipandang, tetapi juga menyentuh jiwa dan bercerita.</p>
<p>”Ini adalah penghormatan kami pada kearifan lokal dan pada setiap perempuan yang mengenakannya dengan bangga,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Diana berharap dengan adanya fashion show tersebut mampu lebih meningkatkan kecintaan masyarakat untuk menggunakan batik. Terleboh dalam panggung itu juga memadukan tema Hari Raya Imlek dan Idul Fitri 2026 yang waktunya berdekatan. (*)</p>
<p><strong>Diaz A Abidin</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/02/14/sekar-setaman-simfoni-keindahan-flora-nusantara-dalam-batik-danar-hadi">Sekar Setaman, Simfoni Keindahan Flora Nusantara dalam Batik Danar Hadi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Batik Bulan dan Ozzy Batik Binaan Dekranasda Kota Pekalongan Raih Penghargaan Internasional</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/11/28/batik-bulan-dan-ozzy-batik-binaan-dekranasda-kota-pekalongan-raih-penghargaan-internasional</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Nov 2025 23:54:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[batik]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Penghargaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=510169</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA PEKALONGAN (SUARABARU.ID) – Kabar membanggakan datang dari dunia batik. Batik Bulan dan Ozzy Batik Pekalongan, keduanya merupakan UKM binaan Dekranasda Kota Pekalongan, Batik Bulan berhasil menjadi pemenang dalam penghargaan Design Green Batik dan sementara itu Ozzy Batik mendapatkan kategori Favourite Design Green Batik dalam ajang Green Batik Design Challenge. Kompetisi ini merupakan kolaborasi antara [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/28/batik-bulan-dan-ozzy-batik-binaan-dekranasda-kota-pekalongan-raih-penghargaan-internasional">Batik Bulan dan Ozzy Batik Binaan Dekranasda Kota Pekalongan Raih Penghargaan Internasional</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA PEKALONGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Kabar membanggakan datang dari dunia batik. Batik Bulan dan Ozzy Batik Pekalongan, keduanya merupakan UKM binaan Dekranasda Kota Pekalongan, Batik Bulan berhasil menjadi pemenang dalam penghargaan Design Green Batik dan sementara itu Ozzy Batik mendapatkan kategori Favourite Design Green Batik dalam ajang Green Batik Design Challenge. Kompetisi ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota Pekalongan dan Kedutaan Besar Belanda di Jakarta, yang digelar di Erasmus Huis, baru-baru ini.</p>
<p>Acara Green Batik Design Challenge ini bertujuan untuk mempromosikan desain batik ramah lingkungan (sustainable craftsmanship), mempererat hubungan budaya antara Indonesia dan Belanda, dan mendorong inovasi di kalangan pembatik muda.</p>
<p>Lianawaty Hidayat, pemilik Ozzy Batik, mengungkapkan rasa bahagianya atas apresiasi internasional ini. “Saya merasa sangat diapresiasi. Penghargaan ini membangkitkan semangat bahwa kita harus tetap menjaga lingkungan demi keberlanjutan generasi mendatang. Harapannya, para pengusaha dan perajin batik jangan lelah berkreasi, menjaga kualitas produksi, sekaligus menjaga lingkungan,” ujarnya, Kamis (28/11/2025).</p>
<p>Ia juga menekankan dukungan besar dari Dekranasda Kota Pekalongan, yang membuat UKM lebih kreatif, maju, dan merasa benar-benar dirangkul.</p>
<p>Ketua Dekranasda Kota Pekalongan, Inggit Soraya, turut memberikan apresiasi atas pencapaian ini. “Selamat kepada Ozzy Batik Pekalongan atas penghargaan Favourite Design Green Batik. Semoga prestasi ini memacu semangat UKM lain untuk berkreasi, berprestasi, dan mengembangkan usaha yang tetap memperhatikan kelestarian lingkungan,” ungkapnya.</p>
<p>Penghargaan ini menjadi bukti bahwa batik Pekalongan mampu bersaing di panggung internasional. Lebih dari itu, keberhasilan Batik Bulan dan Ozzy Batik menegaskan bahwa inovasi dan keberlanjutan dapat berjalan beriringan, sekaligus memperkuat hubungan budaya antara Indonesia dan Belanda.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/11/28/batik-bulan-dan-ozzy-batik-binaan-dekranasda-kota-pekalongan-raih-penghargaan-internasional">Batik Bulan dan Ozzy Batik Binaan Dekranasda Kota Pekalongan Raih Penghargaan Internasional</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KAI Daop 4 Gelar Kegiatan Bertema Batik di Stasiun Semarang Tawang, Ada Fashion Show hingga Workshop</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/02/kai-daop-4-gelar-kegiatan-bertema-batik-di-stasiun-semarang-tawang-ada-fashion-show-hingga-workshop</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Oct 2025 08:49:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[batik]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion Show]]></category>
		<category><![CDATA[KAI Daop 4]]></category>
		<category><![CDATA[workshop]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=499331</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Memperingati Hari Batik Nasional, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang menggelar berbagai kegiatan bertema batik yang berlangsung di Stasiun Semarang Tawang, Kamis (2/10/2025). Acara ini menghadirkan berbagai kegiatan menarik, mulai dari fashion show busana batik, bazaar UMKM, live music gamelan, hingga workshop membatik menggunakan canting yang diikuti oleh pelanggan KA. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/02/kai-daop-4-gelar-kegiatan-bertema-batik-di-stasiun-semarang-tawang-ada-fashion-show-hingga-workshop">KAI Daop 4 Gelar Kegiatan Bertema Batik di Stasiun Semarang Tawang, Ada Fashion Show hingga Workshop</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Memperingati Hari Batik Nasional, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang menggelar berbagai kegiatan bertema batik yang berlangsung di Stasiun Semarang Tawang, Kamis (2/10/2025).</p>
<p>Acara ini menghadirkan berbagai kegiatan menarik, mulai dari fashion show busana batik, bazaar UMKM, live music gamelan, hingga workshop membatik menggunakan canting yang diikuti oleh pelanggan KA.</p>
<p>Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen KAI dalam melestarikan warisan budaya bangsa, yakni batik.</p>
<p>“Kami ingin para penumpang dapat lebih mengenal dan mengapresiasi kekayaan batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia yang telah diakui dunia. Melalui acara ini, KAI mengajak masyarakat untuk terlibat langsung dalam proses membatik menggunakan canting dan sekaligus mengenal sejarah batik lebih dalam melalui berbagai kegiatan,” ungkapnya.</p>
<p>Pagelaran fashion show menjadi salah satu daya tarik utama. Deretan koleksi busana karya Wastra Batik tampil memukau dengan model yang berlenggak-lenggok anggun di tengah hall stasiun. Koleksi tersebut menggambarkan filosofi batik sebagai simbol perjalanan rasa, selaras dengan tema Hari Batik Nasional 2025 “Merawit Rasa”, yakni merangkai cita, rasa, dan makna dalam setiap helai kain batik.</p>
<p>Pada kesempatan ini juga dihadirkan workshop membatik. Kegiatan yang bekerja sama dengan Wastra Batik ini mengajak pelanggan KA untuk melihat dan mencoba langsung proses pembuatan batik tradisional. Motif-motif khas seperti Batik Semarangan, Pekalongan, Asem, Lurik, Madura, hingga tenun dipraktikkan menggunakan canting, memberikan pengalaman autentik dan edukatif bagi pengunjung.</p>
<p>Ragam acara batik di Stasiun Semarang Tawang semakin meriah dengan adanya pertunjukan live music gamelan yang mengalun syahdu, menambah nuansa tradisi khas Jawa yang berpadu harmonis dengan aktivitas di stasiun.</p>
<p>Selain itu, bazaar UMKM lokal Semarang juga ikut memeriahkan acara. Empat UMKM asal Kota Semarang, yakni Ida Modiste, Anindya Batik, Katun Ungu, dan RDSHOP menyuguhkan berbagai produk khas mulai dari makanan ringan hingga ragam kain batik dengan motif unik, seperti batik Semarangan dan batik kontemporer.</p>
<p>Menurutnya, acara ini juga menjadi bentuk apresiasi KAI kepada para pelanggan setia, dengan menghadirkan pengalaman yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat nilai budaya.</p>
<p>“Melalui acara ini, KAI berupaya terus mendekatkan seni dan budaya Indonesia kepada masyarakat dan penumpang, serta memperkuat identitas bangsa melalui pengenalan dan pelestarian batik sebagai warisan leluhur,” imbuhnya.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/02/kai-daop-4-gelar-kegiatan-bertema-batik-di-stasiun-semarang-tawang-ada-fashion-show-hingga-workshop">KAI Daop 4 Gelar Kegiatan Bertema Batik di Stasiun Semarang Tawang, Ada Fashion Show hingga Workshop</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Desa Wisata Jarum Klaten; Apa Saja Dibatik dari Kain, Payung, hingga Kayu</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/09/09/desa-wisata-jarum-klaten-apa-saja-dibatik-dari-kain-payung-hingga-kayu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Sep 2025 03:22:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Solo Raya]]></category>
		<category><![CDATA[batik]]></category>
		<category><![CDATA[Bayat]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wisata Jarum]]></category>
		<category><![CDATA[Klaten]]></category>
		<category><![CDATA[sentra batik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=494997</guid>

					<description><![CDATA[<p>DESA Jarum di Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten kini berkembang sebagai desa wisata, yang dikenal sebagai sentra industri batik. Jarum juga merupakan sebuah desa dengan produksi batik tulis terbesar di Solo Raya. Karya batiknya terpasarkan di daerah lain seperti Yogyakarta dan Surakarta. “Sebagian besar penduduk di sini, terutama kaum wanitanya memang pengrajin batik tulis,” ujar Suyanto [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/09/desa-wisata-jarum-klaten-apa-saja-dibatik-dari-kain-payung-hingga-kayu">Desa Wisata Jarum Klaten; Apa Saja Dibatik dari Kain, Payung, hingga Kayu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DESA</strong> Jarum di Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten kini berkembang sebagai desa wisata, yang dikenal sebagai sentra industri batik. Jarum juga merupakan sebuah desa dengan produksi batik tulis terbesar di Solo Raya.</p>
<p>Karya batiknya terpasarkan di daerah lain seperti Yogyakarta dan Surakarta. “Sebagian besar penduduk di sini, terutama kaum wanitanya memang pengrajin batik tulis,” ujar Suyanto pegiat Desa Wisata Jarum.</p>
<p>Tidak mengherankan bila banyak rumah dengan papan nama usaha batik, baik batik tulis maupun cap. “Warga di sini tidak hanya memproduksi batik tulis, tetapi mulai mengembangkan motif batik cap, kombinasi, hingga batik tulis pewarna alam, <em>ecoprint</em>. Bahan pewarna yang digunakan beragam, dari tanaman seperti secang, talas, mahoni, dan tumbuhan lainnya sehingga harganya memang menjadi mahal,” ujar Yanto.</p>
<p>Ada sebuah rumah batik bernama <em>Batik Purwanti, </em>di Dusun Pundungrejo Desa Jarum. Ini Perusahaan yang cukup besar, yang sudah eksis sejak tahun 1960-an. Saat itu, industri batik Desa Jarum masih dipegang oleh seorang pedagang bernama Purwanti.</p>
<p>Sampai kini usaha itu tetap bertahan dengan label Batik Purwanti dan mulai berkembang pesat serta memiliki beberapa toko di Klaten dan Jogja. Selain itu, Batik Purwanti juga memproduksi beberapa batik seperti batik tulis, batik cap dan batik kombinasi.</p>
<figure id="attachment_495014" aria-describedby="caption-attachment-495014" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-495014" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/VEGA.jpg" alt="" width="681" height="454" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/VEGA.jpg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/VEGA-400x267.jpg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/VEGA-150x100.jpg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-495014" class="wp-caption-text">Seorang pengunjung sedang memilih kain batik di Batik Purwanti. Foto: R. Widiyartono</figcaption></figure>
<p><strong><span style="font-size: 12pt;">Baca juga <a href="https://suarabaru.id/2025/09/07/buah-maja-itu-tidak-pahit-buktikan-di-desa-jarum-rasanya-manis-aromanya-wangi">Buah Maja Itu Tidak Pahit, Buktikan di Desa Jarum Rasanya Manis Aromanya Wangi</a></span></strong></p>
<p>Potensi lain yang menjadi daya tarik di Desa Jarum adalah pembuatan cobek batu (<em>cowek</em>/<em>layah</em>). Batu yang didatangkan langsung dari wilayah Gunungkidul tersebut memiliki masa pakai dan kualitas yang lebih baik dibandingkan yang lainnya.</p>
<p><strong>Batik Payung hingga Kayu</strong></p>
<p>Kerajinan batik di Desa Jarum tidak hanya memproduksi kain untuk busana saja. Kreativitas mereka yang meluap, mengembangkan batik untuk payung dengan bahan polyester.</p>
<figure id="attachment_495010" aria-describedby="caption-attachment-495010" style="width: 681px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-full wp-image-495010" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/payung-batik-KEMASAN.jpeg" alt="" width="681" height="338" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/payung-batik-KEMASAN.jpeg 681w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/payung-batik-KEMASAN-400x199.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2025/09/payung-batik-KEMASAN-150x74.jpeg 150w" sizes="(max-width: 681px) 100vw, 681px" /><figcaption id="caption-attachment-495010" class="wp-caption-text">Bahan polyester dibatik kemudian dibuat payung, dan dikemas menggunakan kotak kayu jati. Ini yang membuat produk ini mahal. Foto: R. Widiyartono</figcaption></figure>
<p>Polyester yang tahan air ini, ternyata juga bisa batik. Dan, hasilnya luar biasa, menjadi sebuah payung dengan nilai tambah tinggi. Harga per payungnya bisa mencapai Rp 750 ribu.</p>
<p>“Biasanya yang memesan dari BUMN seperti Pertamina dan yang lain,” ujar Yanto.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/09/09/desa-wisata-jarum-klaten-apa-saja-dibatik-dari-kain-payung-hingga-kayu">Desa Wisata Jarum Klaten; Apa Saja Dibatik dari Kain, Payung, hingga Kayu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gelaran Asmaranala Batik Danar Hadi dengan Warna Pastel yang Kalem</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/12/12/gelaran-asmaranala-batik-danar-hadi-dengan-warna-pastel-yang-kalem</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Dec 2024 07:35:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Asmaranala]]></category>
		<category><![CDATA[batik]]></category>
		<category><![CDATA[Busana batik]]></category>
		<category><![CDATA[Danar Hadi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=451600</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) – Batik Danar Hadi menampilkan koleksi terbaru dengan tajuk “Asmaranala”, berupa tampilan busana batik yang memesona, dan diharapkan bisa memikat para pemakainya. Tampilan tersebut disajikan dalam peragaan busa di Rumah Batik Danar Hadi Jalan Gajahmada Semarang, Kamis (12/12/2024) siang. Tampil tujuh orang model dari Totok Shahak Modelling, terdiri atas lima perempuan dan dua [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/12/gelaran-asmaranala-batik-danar-hadi-dengan-warna-pastel-yang-kalem">Gelaran Asmaranala Batik Danar Hadi dengan Warna Pastel yang Kalem</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) –</strong> Batik Danar Hadi menampilkan koleksi terbaru dengan tajuk “Asmaranala”, berupa tampilan busana batik yang memesona, dan diharapkan bisa memikat para pemakainya.</p>
<p>Tampilan tersebut disajikan dalam peragaan busa di Rumah Batik Danar Hadi Jalan Gajahmada Semarang, Kamis (12/12/2024) siang. Tampil tujuh orang model dari Totok Shahak Modelling, terdiri atas lima perempuan dan dua laki-laki, menyajikan busana baru dengan bahan katun dan sutera bermotif batik tradisional, garis, dan modern.</p>
<p>“Melalui koleksi Asmaranala ini kami berharap bisa memberikan inspirasi bahwa batik bisa hadir dalam momen apa pun, dan menegaskan bahwa batik adalah salah satu kekayaan budaya bangsa,” ujar Managing Director Batik Danar Hadi, Diana Santoso.</p>
<figure id="attachment_451616" aria-describedby="caption-attachment-451616" style="width: 307px" class="wp-caption alignleft"><img loading="lazy" class="wp-image-451616 size-medium" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/RESTU-307x400.jpeg" alt="" width="307" height="400" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/RESTU-307x400.jpeg 307w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/RESTU-115x150.jpeg 115w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2024/12/RESTU.jpeg 523w" sizes="(max-width: 307px) 100vw, 307px" /><figcaption id="caption-attachment-451616" class="wp-caption-text">Restu Satrio Wibisono, Branch Manager Batik Danar Hadi Semarang. Foto: R. Widiyartono</figcaption></figure>
<p>Sementara Restu Satrio Wibisono, Branch Manager Danar Hadi Semarang mengatakan, busana yang dihadirkan dalam Asmaranala ini dalam bentuk <em>blouse set </em>untuk perempuan dan kemeja pria baik untuk pakaian harian maupun pesta.</p>
<p>“Gelaran Asmaranala ini kami adakan akhir tahun menjelang Natal dan Tahun baru, serta menyongsong Hari Ibu,” kata Restu.</p>
<p>Sajian motif tradisional, kemudian garis-garis, dan modern tampil dalam warna-warna pastel yang kalem. Restu juga menyarankan kepada pelanggan untuk menengok Instagram Danar Hadi untuk mendapatkan informasi mengenai produk dan promo.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/12/12/gelaran-asmaranala-batik-danar-hadi-dengan-warna-pastel-yang-kalem">Gelaran Asmaranala Batik Danar Hadi dengan Warna Pastel yang Kalem</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Petik Anggur, Makan Gembus, Membatik di Desa Wisata Megulung Kidul Purworejo</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/11/04/petik-anggur-makan-gembus-membatik-di-desa-wisata-megulung-kidul-purworejo</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Nov 2024 00:47:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Info Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Purworejo]]></category>
		<category><![CDATA[Anggur]]></category>
		<category><![CDATA[batik]]></category>
		<category><![CDATA[desa wisata]]></category>
		<category><![CDATA[gembus]]></category>
		<category><![CDATA[Megulung Kidul]]></category>
		<category><![CDATA[Melon]]></category>
		<category><![CDATA[purworejo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=444663</guid>

					<description><![CDATA[<p>MEGULUNG KIDUL, demikian nama desa di Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo. Desa Megelung Kidul sangat asri dikelilingi oleh sawah, ladang, dan perbukitan yang memberikan pemandangan alam yang menenangkan. Warganya yang produktif bukan hanya mampu meningkatkan perekonomiannya, juga bisa menjadi daya tarik orang untuk datang. Maka Kades Megelung Kidul Malik Khairul Anam pun menggagas berdirinya tempat nongkrong [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/04/petik-anggur-makan-gembus-membatik-di-desa-wisata-megulung-kidul-purworejo">Petik Anggur, Makan Gembus, Membatik di Desa Wisata Megulung Kidul Purworejo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MEGULUNG KIDUL, </strong>demikian nama desa di Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo. Desa Megelung Kidul sangat asri dikelilingi oleh sawah, ladang, dan perbukitan yang memberikan pemandangan alam yang menenangkan.</p>
<p>Warganya yang produktif bukan hanya mampu meningkatkan perekonomiannya, juga bisa menjadi daya tarik orang untuk datang.</p>
<p>Maka Kades Megelung Kidul Malik Khairul Anam pun menggagas berdirinya tempat nongkrong di Dusun Sabin, sebuah wilayah di Megelung Kidul, yang lokasinya di pinggir jalan raya.</p>
<p>Memang tidak langsung sebagai desa wisata. Menurut Anam, bermula dari Bumdes Megelung Kidul yang mengembangkan usaha. Makan dibangunlah Sabin Café &amp; Resto ini berikut Joglo Mart untuk menampung produk-produk warga.</p>
<p>Dusun Sabin Café &amp; Resto berada di pinggir jalan raya dengan hamparan pemandangan sawah yang amat luas. Oh ya, kata <em>sabin </em>sendiri maknanya adalah “sawah”. Jadi pas sekali nama ini, dengan Lokasi kafe dan resto itu.</p>
<p>Bagi pengunjung, datang ke sini tak hanya untuk bersantai, makan, dan ngopi tetapi bisa juga belanja oleh-oleh yang tersedia di Joglo Mart, di sisi kanan resto yang dibangun berupa saung-saung, bahkan ada yang di tengah sawah.</p>
<p>Tersedia juga skuter listrik, yang bsia disewa untuk keliling desa, menikmati keindahan dan kehidupan warga Megelung Kidul. Skuter listrik ini mudah dikendarai, bersih, tidak berisik, dan tanpa polusi.</p>
<p>Pengunjung bisa berjalan-jalan menyusuri area persawahan yang hijau sambil menikmati udara segar.</p>
<p><strong>Petik Anggur dan Melon</strong></p>
<p>Megulung Kidul telah tercatat sebagai Desa Wisata, bahkan sudah mendapatkan penghargaan sebagai Desa BRILiaN 2022 dari BRI berkat berbagai inovasi di sektor agrowisata. Kemudian Upakarti dalam bidang seni ukir, dan tahun 2024 ini masuk 10 besar Desa Wisata Jateng 2024 dalam Gelar Desa Wisata Jawa Tengah.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/11/04/petik-anggur-makan-gembus-membatik-di-desa-wisata-megulung-kidul-purworejo">Petik Anggur, Makan Gembus, Membatik di Desa Wisata Megulung Kidul Purworejo</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelaku Usaha Batik dan Fesyen Kota Pekalongan Ikuti Pelatihan Ekspor</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/05/27/pelaku-usaha-batik-dan-fesyen-kota-pekalongan-ikuti-pelatihan-ekspor</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 May 2024 13:52:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[batik]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor]]></category>
		<category><![CDATA[Fesyen]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=416421</guid>

					<description><![CDATA[<p>KOTA PEKALONGAN (SUARABARU.ID) &#8211; Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM) Pemkot menyelenggarakan pelatihan ekspor bagi puluhan pengusaha batik dan fesyen selama 3 hari, sejak 27-29 Mei 2024 di aula kantor Dindagkop-UKM setempat. Pelatihan ini dimaksudkan untuk mendukung peluang pasar baru di luar negeri bagi pelaku usaha. Pelatihan dibuka Kepala Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Supriono [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/27/pelaku-usaha-batik-dan-fesyen-kota-pekalongan-ikuti-pelatihan-ekspor">Pelaku Usaha Batik dan Fesyen Kota Pekalongan Ikuti Pelatihan Ekspor</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KOTA PEKALONGAN (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM) Pemkot menyelenggarakan pelatihan ekspor bagi puluhan pengusaha batik dan fesyen selama 3 hari, sejak 27-29 Mei 2024 di aula kantor Dindagkop-UKM setempat. Pelatihan ini dimaksudkan untuk mendukung peluang pasar baru di luar negeri bagi pelaku usaha. Pelatihan dibuka Kepala Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Supriono didampingi kepala bidang perdagangan, Fitria Yuliani Kartika.</p>
<p>Supriono menjelaskan, 30 UKM yang bergerak di bidang batik dan Fesyen dari kampung batik yang ada di Kota Pekalongan dilatih mengenai proses, regulasi, potensi pasar dan tuntutan produk yang diminta pasar global.</p>
<p>“Kegiatan ini tentunya menjadi hal positif, mendorong UKM terus bisa berinovasi karena tuntutan pasar global tidak gampang, tetapi jika dipelajari dengan baik tentunya bisa dilaksanakan dengan baik,” katanya.</p>
<p>Dikatakan Supriono selama 3 hari peserta akan didampingi 2 narasumber dari praktisi dan pelaku ekspor. Ia menambahkan bahwa produk hanya sebagai alat namun yang paling penting bagaimana pengusaha bisa mengetahui persis bagaimana seluk beluk ekspor.</p>
<p>Sementara itu, salah satu peserta sekaligus ketua paguyuban Kampung Batik Kauman, M. Husni Mubarok bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada pelaku usaha untuk mengikuti pelatihan ekspor.</p>
<p>“Ini menjadi hal baru untuk kami, mungkin ada beberapa dari peserta yang sudah melakukan ekspor cuman dalam skala belum banyak, pengiriman menggunakan ekspedisi biasa namun secara resmi legalisasi ada hal yang belum kita ketahui, harapan kita dapat mengetahui lebih dalam seluk beluk ekspor,” tuturnya.</p>
<p>Sudah menggeluti sektor batik selama 14 tahun, Husni berharap dengan adanya stimulan ini, pelaku usaha lebih membuka diri  dan berani untuk mulai menawarkan produk ke luar negeri, yang selama ini hanya berkutat di domestik.</p>
<p>“Saya memulai usaha mulai dari skala kecil setelah lulus sekolah, jadi tidak ingin berjalan di tempat, saya ingin membuat terobosan baru, tentunya banyak hal baru yang akan saya dapat disini karena ini merupakan kali pertama mengikuti pelatihan. Batik tidak hanya berbicara tentang ekonomi namun juga ada sisi warisan budaya yang harus kita pertahankan sampai nanti,” tutupnya.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/27/pelaku-usaha-batik-dan-fesyen-kota-pekalongan-ikuti-pelatihan-ekspor">Pelaku Usaha Batik dan Fesyen Kota Pekalongan Ikuti Pelatihan Ekspor</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berlatih Kemandirian, Pelajar Dlatih Wirausaha Batik</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/02/18/berlatih-kemandirian-pelajar-dlatih-wirausaha-batik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Feb 2024 15:12:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[#pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[Batang]]></category>
		<category><![CDATA[batik]]></category>
		<category><![CDATA[ecoprint]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=399958</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATANG (SUARABARU.ID) &#8211; Pelajar SMPN 8 Batang mendapatkan pelatihan khusus tentang cara membuat batik ecoprint, sebagai langkah mempersiapkan diri menjadi wirausahawan muda yang mandiri dan siap bersaing di dunia usaha dan industri. Salah satu pengenalan dunia industri yakni dikemas dalam dunia seni membatik alami ecoprint yang lebih mengandalkan bahan-bahan alami, seperti dedaunan. Kepala SMPN 8 [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/18/berlatih-kemandirian-pelajar-dlatih-wirausaha-batik">Berlatih Kemandirian, Pelajar Dlatih Wirausaha Batik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Pelajar SMPN 8 Batang mendapatkan pelatihan khusus tentang cara membuat batik ecoprint, sebagai langkah mempersiapkan diri menjadi wirausahawan muda yang mandiri dan siap bersaing di dunia usaha dan industri.</p>
<p>Salah satu pengenalan dunia industri yakni dikemas dalam dunia seni membatik alami ecoprint yang lebih mengandalkan bahan-bahan alami, seperti dedaunan.</p>
<p>Kepala SMPN 8 Batang Ninik Maiheti menekankan, agar program P5 ini menjadi jembatan menuju kesuksesan anak didiknya, khususnya yang berbakat menjadi wirausahawan muda.</p>
<p>“Batik ecoprint sengaja dipilih menjadi media untuk mengasah kemampuan dasar dan kreativitas anak, sehingga nantinya mereka jadi lebih siap,” katanya, saat ditemui di halaman SMPN 8 Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (17/2/2024).</p>
<p>Ecoprint sendiri merupakan cara mencetak bahan-bahan alami ke atas sebuah kain. Sebagai pendidik seni budaya, Yuli Setianingsih berupaya mengarahkan anak didiknya mencetak motif daun di atas kain lalu dijahit menjadi sebuah produk kerudung segi empat dan pashmina.</p>
<p>“Dalam pembuatannya membutuhkan waktu antara dua hingga tiga pekan dengan menerapkan teknik pounding atau memukulkan daun ke atas kain menggunakan palu. Agar menjaga kualitas warna tidak tetap memudar, kain harus direndam menggunakan air tewas dan ketika proses mencuci cukup menggunakan sampo bukan deterjen pada umumnya serta jauhkan dari terpaan sinar matahari langsung,” jelasnya.</p>
<p>Untuk menghasilkan karya batik ecoprint memerlukan bahan-bahan alami yang didapat di sekitar. Seperti, daun Pepaya Jepang dan Sambiloto. Nadila dan Hilma dua pelajar itu mengungkapkan, saat ini masih berfokus untuk mempromosikan hasil karyanya di berbagai platform media sosial.</p>
<p>“Harga jualnya antara Rp50 ribu hingga Rp80 ribu,” ungkapnya.</p>
<p>Di era persaingan industri yang serba cepat ini, para pendidik di SMPN 8 Batang berupaya memutar otak agar anak didiknya mampu memanfaatkan potensi diri dan alam lingkungan sekitarnya hingga tidak hanya menghasilkan karya, namun juga mampu mendulang cuan di masa depan.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/02/18/berlatih-kemandirian-pelajar-dlatih-wirausaha-batik">Berlatih Kemandirian, Pelajar Dlatih Wirausaha Batik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Batik Tulis Karya Narapidana Lapas Semarang Tembus di Pasaran Mancanegara, Motif Naga Paling Laku</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/10/20/batik-tulis-karya-narapidana-lapas-semarang-tembus-di-pasaran-mancanegara-motif-naga-paling-laku</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Oct 2023 04:06:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[batik]]></category>
		<category><![CDATA[Batik motif naga]]></category>
		<category><![CDATA[Batik tulis]]></category>
		<category><![CDATA[Karya WBP]]></category>
		<category><![CDATA[Lapas Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Mancanegara]]></category>
		<category><![CDATA[Tembus pasaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=376092</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Batik merupakan hasil karya bangsa Indonesia, yakni perpaduan antara seni dan teknologi oleh leluhur bangsa Indonesia. Batik Indonesia mampu berkembang hingga pada suatu tingkatan yang tak ada bandingannya baik dalam desain, motif ataupun prosesnya. Bukan hanya orang-orang kalangan atas saja yang mengenakan batik, namun batik juga digandrungi kawula muda hingga anak. Yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/20/batik-tulis-karya-narapidana-lapas-semarang-tembus-di-pasaran-mancanegara-motif-naga-paling-laku">Batik Tulis Karya Narapidana Lapas Semarang Tembus di Pasaran Mancanegara, Motif Naga Paling Laku</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Batik merupakan hasil karya bangsa Indonesia, yakni perpaduan antara seni dan teknologi oleh leluhur bangsa Indonesia. Batik Indonesia mampu berkembang hingga pada suatu tingkatan yang tak ada bandingannya baik dalam desain, motif ataupun prosesnya.</p>
<p>Bukan hanya orang-orang kalangan atas saja yang mengenakan batik, namun batik juga digandrungi kawula muda hingga anak. Yang tak kalah penting, batik telah diakui dunia sebagai suatu bentuk mahakarya seni, yang mampu menggabungkan nilai-nilai filosofis yang menarik dan indah.</p>
<p>Hingga pada tahun 2009, United Nations Educational, Scientific and Cultural Organisation (UNESCO) menetapkan batik sebagai warisan budaya Indonesia.</p>
<figure id="attachment_376107" aria-describedby="caption-attachment-376107" style="width: 400px" class="wp-caption alignnone"><img loading="lazy" class="size-medium wp-image-376107" src="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/10/WhatsApp-Image-2023-10-20-at-10.11.02-400x225.jpeg" alt="" width="400" height="225" srcset="https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/10/WhatsApp-Image-2023-10-20-at-10.11.02-400x225.jpeg 400w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/10/WhatsApp-Image-2023-10-20-at-10.11.02-150x84.jpeg 150w, https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2023/10/WhatsApp-Image-2023-10-20-at-10.11.02.jpeg 681w" sizes="(max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption id="caption-attachment-376107" class="wp-caption-text">Narapidana Lapas Semarang tengah melakukan aktivitas rutin membatik. Foto: Dok/Ning</figcaption></figure>
<p>Salah satu upaya pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang, yakni di LPK Bina Mandiri LPane Lapas Semarang adalah seni membatik yang dilakukan di unit batik.</p>
<p>Para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) atau narapidana disini dilatih untuk berkreasi dan berimajinasi menciptakan berbagai karya batik, yang salah satunya adalah batik tulis.</p>
<p>Pada unit ini terdapat tujuh orang narapidana yang aktif menjadi pekerja. Mereka yang memiliki background dari berbagai kasus seperti kasus penggelapan, narkoba hingga pembunuhan, dengan kecekatannya mampu menghasilkan karya batik yang sangat bagus dan dikenal hingga mancanegara.</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/10/20/batik-tulis-karya-narapidana-lapas-semarang-tembus-di-pasaran-mancanegara-motif-naga-paling-laku">Batik Tulis Karya Narapidana Lapas Semarang Tembus di Pasaran Mancanegara, Motif Naga Paling Laku</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kampung Batik Rejomulyo Semarang, Peminatnya hingga Mancanegara</title>
		<link>https://suarabaru.id/2023/08/24/kampung-batik-rejomulyo-semarang-peminatnya-hingga-mancanegara</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Aug 2023 07:12:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[batik]]></category>
		<category><![CDATA[Batik Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[kampung batik]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung batik Rejomulyo]]></category>
		<category><![CDATA[Khas Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=362137</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Batik banyak disukai oleh semua kalangan. Hampir semua masyarakat mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, orang tua hingga pejabat, semua memakai batik. Bagi kamu penyuka batik, kamu bisa datang ke Kampung Batik di Semarang. Tak kalah dengan Kampung Batik Laweyan Solo, maupun Jogja, disini kamu bakal dimanjakan dengan jutaan batik yang cantik dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/08/24/kampung-batik-rejomulyo-semarang-peminatnya-hingga-mancanegara">Kampung Batik Rejomulyo Semarang, Peminatnya hingga Mancanegara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Batik banyak disukai oleh semua kalangan. Hampir semua masyarakat mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, orang tua hingga pejabat, semua memakai batik.</p>
<p>Bagi kamu penyuka batik, kamu bisa datang ke Kampung Batik di Semarang. Tak kalah dengan Kampung Batik Laweyan Solo, maupun Jogja, disini kamu bakal dimanjakan dengan jutaan batik yang cantik dan elegant.</p>
<p>Lokasi Kampung Batik Semarang ini berada di Kelurahan Rejomulyo, Semarang Timur, tepatnya di dekat Bundaran Bubakan, Kota Semarang, Jawa Tengah.</p>
<p>Kampung Batik Semarang saat ini menjadi pusat perdagangan oleh-oleh kain atau busana batik yang mulai diminati para wisatawan lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke Ibukota Jawa Tengah ini.</p>
<p>Saat kamu memasuki Kampung Batik, kamu akan mendapati sejumlah rumah di kanan dan kiri yang memajang batik. Ada yang berupa toko besar, ada pula yang hanya memajang batik dengan gantungan saja.</p>
<p>Di Kampung Batik ini ternyata tak hanya menjual batik saja, namun banyak rumah yang digunakan untuk produksi batik. Dini sini kamu bisa mengintip dapur produksi batik kebanggaan warga Semarang tersebut. Ada sejumlah pengrajin batik di Kampung Batik Semarang, sementara yang lainnya membantu menjualkan atau menerima pesanan.</p>
<p>Untuk harga batik sendiri dibanderol dengan harga beragam, mula printing dengan harga Rp 50 ribu, hingga batik tulis motif Semarang seharga Rp 5 juta. Untuk batik terbaik disini adalah batik tulis motif Semarang.</p>
<p>Apa sih istimewanya Batik Semarang dibanding dengan batik Solo atau Yogya?</p>
<p>Batik Semarang sendiri lebih banyak menunjukkan motif naturalis (ikan, kupu-kupu, burung, ayam, bunga, pohon, pemandangan alam, dan bangunan rumah) sesuai dengan kondisi masyarakat pesisir pantai.</p>
<p>Sedangkan motif batik Solo dan Yogya lebih mengekspresikan simbol-simbol atau norma-norma, sesuai dengan asal-muasalnya, yaitu masyarakat kerajaan. Meski batik di Kelurahan Rejomulyo ini belum ramai pengunjung, namun peminat batik Semarangan ini selalu ada, bahkan dari mancanegara.</p>
<p>Menurut informasi, para wisatawan asing yang datang kebanyakan dari Singapura, Malaysia, dan Eropa. Produk yang laris dibeli wisatawan asing diantaranya adalah scraft bermotif batik.</p>
<p>Untuk pewarnaan Batik Semarang selain menggunakan warna sintetis juga menggunakan warna alam yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti kayu mahoni, pohon indigo, dan bahan-bahan alami lainnya. Konon warna alam ini sangat digemari kalangan wisatawan mancanegara, karena lebih ramah lingkungan.</p>
<p>Terdapat berbagai macam motif seperti motif Peterongan, motif Gajahmungkur, motif Blekok Srondol, motif Parang Asem, motif Lawang Sewu, motif Asem Sedompyok dan masih banyak motif lainnya.</p>
<p>Ada juga berbagai aksesoris dari batik, mulai tas, sepatu, hingga pernak-pernik gantungan kunci bercorak Batik Semarang.</p>
<p>Kamu juga bisa belajar membatik di gerai-gerai yang disediakan di sini. Walaupun tidak semua toko memiliki fasilitas ini, tapi enam dari sepuluh pembatik menyediakan tempat untuk wisatawan untuk belajar membatik.</p>
<p>Cukup dengan merogoh kantong Rp 20 &#8211; Rp 30 ribu, kamu bisa belajar membatik motif-motif Semarangan seperti motif asam, burung blekok, warak, hingga lawang sewu di sini, dan para perajin batik di Rejomulyo ini siap mengajari kamu yang ingin belajar membatik, yang hasilnya bisa kamu bawa pulang sebagai oleh-oleh dari Kampung Batik Semarang.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2023/08/24/kampung-batik-rejomulyo-semarang-peminatnya-hingga-mancanegara">Kampung Batik Rejomulyo Semarang, Peminatnya hingga Mancanegara</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>