<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Anak Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/anak/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Thu, 21 May 2026 07:11:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>Anak Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pengadilan Ungaran Vonis 9,5 Tahun Iwan Prahangga atas Kejahatan Persetubuhan Anak, Modus Manipulasi Manfaatkan Kerentanan Korban</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/05/21/pengadilan-ungaran-vonis-95-tahun-iwan-prahangga-atas-kejahatan-persetubuhan-anak-modus-manipulasi-manfaatkan-kerentanan-korban</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 May 2026 07:11:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Ariansyah]]></category>
		<category><![CDATA[Di bawah umur]]></category>
		<category><![CDATA[Hakim]]></category>
		<category><![CDATA[Iwan Prahangga]]></category>
		<category><![CDATA[Persetubuhan]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Ungaran]]></category>
		<category><![CDATA[vonis]]></category>
		<category><![CDATA[Zainal Petir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=560818</guid>

					<description><![CDATA[<p>KAB SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Iwan Prahangga (33) divonis pidana penjara selama sembilan tahun enam bulan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu, 20 Mei 2026. &#8220;Menjatuhkan pidana pidana penjara selama 9 tahun 6 bulan, dan denda sejumlah Rp900 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana penjara selama [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/21/pengadilan-ungaran-vonis-95-tahun-iwan-prahangga-atas-kejahatan-persetubuhan-anak-modus-manipulasi-manfaatkan-kerentanan-korban">Pengadilan Ungaran Vonis 9,5 Tahun Iwan Prahangga atas Kejahatan Persetubuhan Anak, Modus Manipulasi Manfaatkan Kerentanan Korban</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KAB SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Iwan Prahangga (33) divonis pidana penjara selama sembilan tahun enam bulan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Ungaran, Kabupaten Semarang, Rabu, 20 Mei 2026.</p>
<p>&#8220;Menjatuhkan pidana pidana penjara selama 9 tahun 6 bulan, dan denda sejumlah Rp900 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana penjara selama 180 hari,&#8221; kata Ketua Majelis Hakim, Ariansyah.</p>
<p>Hakim menyatakan, terdakwa Iwan Prahangga yang berprofesi seorang instruktur fitnes terbukti bersalah melakukan kejahatan kekerasan seksual persetubuhan terhadap anak di bawah umur berinisial S.</p>
<p>&#8220;Menyalahgunakan kewenangan, kedudukan, kepercayaan atau kebawah yang timbul dari pemuslihat atau hubungan keadaan atau memanfaatkan kerentanan (korban) dengan penyesatan menggerakkan orang itu untuk melakukan persetubuhan dengannya yang dilakukan terhadap anak,&#8221; kata Ariansyah.</p>
<p>Dia mengatakan, terdakwa melakukan hubungan dan mengartikulasi korban dengan tujuan akhir mengeksploitasi secara seksual.</p>
<p>Iwan Prahangga dinilai memanfaatkan kerentanan korban dengan menggunakan strategi lainnya, seperti perhatian khusus pada korban.</p>
<p>&#8220;Dengan memberikan hadiah, menyediakan dukungan emosional, dan mengidentifikasi dan memanfaatkan kepentingan korban,&#8221; kata Ariansyah.</p>
<p>Kuasa hukum korban, Zainal Petir, menilai,<br />
hakim memiliki hati nurani dengan keyakinannya, melihat  fakta-fakta persidangan.</p>
<p>&#8220;Tindakan yang dilakukan Iwan Prahangga meresahkan masyarakat, menghancurkan masa depan anak, merusak moral dan termasuk perilaku seksual yang tidak baik dan menyimpang,&#8221; katanya usai persidangan.</p>
<p><strong>Pemulihan Korban</strong></p>
<p>Zainal Petir mengatakan, kondisi korban masih murung dan terus menjalani pemulihan.</p>
<p>&#8220;Kita nanti juga harus memberikan support kepada keluarganya,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Korban, kata Zainal Petir, memiliki kerugian materi yang cukup banyak selama dimanipulasi oleh terdakwa.</p>
<p>Dikatakannya, korban berencana kuliah di luar negeri dengan biaya hingga Rp400 juta. Akan tetapi dimanipulasi secara psikologis dimanfaatkan dan digunakan untuk keperluan Iwan Prahangga.</p>
<p>&#8220;Untuk beli baju-baju yang bermerek, sepatu yang bermerek, obat-obat pembuat badan biar besar. Jadi untuk kepentingan dia. Makan itu setiap hari itu hampir gofood. Yang bayari ya korban, kalau enggak, korban diancam,&#8221; katanya.</p>
<p>Zainal petir mengatakan, korban pernah juga diancam diminta Rp200 juta kalau mengakhiri hubungan. Bila tidak diberikan, juga diancam akan menyebarkan file berisi hal-hal sensitif yang pernah dilakukan keduanya. (*)</p>
<p><strong>Diaz A Abidin</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/21/pengadilan-ungaran-vonis-95-tahun-iwan-prahangga-atas-kejahatan-persetubuhan-anak-modus-manipulasi-manfaatkan-kerentanan-korban">Pengadilan Ungaran Vonis 9,5 Tahun Iwan Prahangga atas Kejahatan Persetubuhan Anak, Modus Manipulasi Manfaatkan Kerentanan Korban</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Vonis Hangga Ditunda, Hukuman Pelaku Kekerasan Seksual di Kabupaten Semarang Diminta Maksimal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/05/19/vonis-hangga-ditunda-hukuman-pelaku-kekerasan-seksual-di-kabupaten-semarang-diminta-maksimal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2026 05:58:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Di bawah umur]]></category>
		<category><![CDATA[Hangga]]></category>
		<category><![CDATA[Iwan Prahangga]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[Pengadilan Negeri]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Ungaran]]></category>
		<category><![CDATA[vonis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=560367</guid>

					<description><![CDATA[<p>KAB SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Sidang putusan terhadap instruktur fitnes Iwan Prahangga alias Hangga di Pengadilan Negeri Ungaran, Kabupaten Semarang ditunda hingga, Rabu 20 Mei 2026. Terdakwa pelaku kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur berinisial S di Kabupaten Semarang itu, seharusnya divonis oleh majelis hakim, pada Senin, 19 Mei 2026. &#8220;Karena ada salah satu majelis [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/19/vonis-hangga-ditunda-hukuman-pelaku-kekerasan-seksual-di-kabupaten-semarang-diminta-maksimal">Vonis Hangga Ditunda, Hukuman Pelaku Kekerasan Seksual di Kabupaten Semarang Diminta Maksimal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KAB SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Sidang putusan terhadap instruktur fitnes Iwan Prahangga alias Hangga di Pengadilan Negeri Ungaran, Kabupaten Semarang ditunda hingga, Rabu 20 Mei 2026.</p>
<p style="text-align: left;">Terdakwa pelaku kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur berinisial S di Kabupaten Semarang itu, seharusnya divonis oleh majelis hakim, pada Senin, 19 Mei 2026.</p>
<p>&#8220;Karena ada salah satu majelis hakim itu sakit sehingga akan dimusyawarahkan dan akan diputus nanti hari Rabu tanggal 21 Mei 2026. Saya berharap putusan-nya itu maksimal,&#8221; kata kuasa hukum korban, Zainal Petir, di Pengadilan Negeri Ungaran, Senin, 18 Mei 2026.</p>
<p>Zainal Petir bilang, sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut 10 tahun pidana penjara. Dia menilai tuntutan itu tidak maksimal.</p>
<p>&#8220;Tuntutannya itu 10 tahun, dari ancaman pidananya 15 tahun. Semoga saja hakim memberi putusan maksimal atas pertimbangan di fakta persidangan,&#8221; katanya.</p>
<p>Alasan Hangga harus dihukum maksimal, kata dia, karena telah merusak masa depan korban dengan tindakan keji kekerasan seksual.</p>
<p><strong>Kondisi Korban</strong></p>
<p>Zainal mengatakan, kondisi korban terpuruk, cenderung menyendiri, dan murung. Oleh karena tindakan pelaku yang melakukan pengancaman selain persetubuhan.</p>
<p>&#8220;Akan menyebarkan video kekerasan seksual itu kalau sampai memutus hubungan mereka. Sudah diakui oleh Hangga, bahwa dia betul memang minta Rp200 juta kalau mau mutus,&#8221; katanya.</p>
<p>Oleh karena itu, dia ingin hukuman maksimal kepada terdakwa. Dia berharap hakim memiliki hati nurani yang mengedepankan keadilan untuk korban.</p>
<p>Lebih lanjut, dia mengatakan, saat ini korban diberikan pendampingan oleh dinas terkait,  kemudian ada dari psikiater dari rumah sakit swasta di Kabupaten Semarang. (*)</p>
<p><em><strong>Diaz A Abidin</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/05/19/vonis-hangga-ditunda-hukuman-pelaku-kekerasan-seksual-di-kabupaten-semarang-diminta-maksimal">Vonis Hangga Ditunda, Hukuman Pelaku Kekerasan Seksual di Kabupaten Semarang Diminta Maksimal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bocah 4 Tahun Tenggelam di Sungai Irigasi Klambu, Ditemukan Setelah Tiga Jam Pencarian</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/04/02/bocah-4-tahun-tenggelam-di-sungai-irigasi-klambu-ditemukan-setelah-tiga-jam-pencarian</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[R Widiyartono]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2026 14:44:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[#Balita]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Terkesi]]></category>
		<category><![CDATA[Grobogan]]></category>
		<category><![CDATA[irigasi]]></category>
		<category><![CDATA[klambu]]></category>
		<category><![CDATA[tenggelam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=552187</guid>

					<description><![CDATA[<p>GROBOGAN (SUARABARU.ID) – Peristiwa tragis menimpa seorang anak laki-laki yang tenggelam di sungai irigasi wilayah Klambu, Kabupaten Grobogan. Insiden ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban setelah upaya pencarian berakhir dengan penemuan jasad. Kejadian seorang anak laki-laki yang tenggelam di sungai irigasi Klambu tersebut terjadi di Desa Terkesi. Warga sekitar pun sempat dihebohkan dengan kabar [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/02/bocah-4-tahun-tenggelam-di-sungai-irigasi-klambu-ditemukan-setelah-tiga-jam-pencarian">Bocah 4 Tahun Tenggelam di Sungai Irigasi Klambu, Ditemukan Setelah Tiga Jam Pencarian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>GROBOGAN (SUARABARU.ID) –</strong> Peristiwa tragis menimpa seorang anak laki-laki yang tenggelam di sungai irigasi wilayah Klambu, Kabupaten Grobogan.</p>
<p>Insiden ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban setelah upaya pencarian berakhir dengan penemuan jasad.</p>
<p>Kejadian seorang anak laki-laki yang tenggelam di sungai irigasi Klambu tersebut terjadi di Desa Terkesi. Warga sekitar pun sempat dihebohkan dengan kabar hilangnya korban sebelum akhirnya diketahui tenggelam.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/02/dua-tahun-gunakan-sepeda-motor-listrik-untuk-aktivitas-harian-ini-alasan-kepala-dinkes-grobogan-dr-djatmiko">Dua Tahun Gunakan Sepeda Motor Listrik untuk Aktivitas Harian, Ini Alasan Kepala Dinkes Grobogan dr Djatmiko</a></strong></h6>
<p>Peristiwa memilukan itu berlangsung pada Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Suasana pagi yang awalnya tenang berubah menjadi kepanikan setelah korban dinyatakan hilang.</p>
<p>Kapolsek Klambu AKP R Enggal Agung menjelaskan kronologi awal kejadian tersebut. Ia menyebut korban bernama Miftahurrahman (4), warga Desa Terkesi.</p>
<p>Saat itu, korban tengah mencuci sepeda bersama kakeknya, Ngatno (56), di sekitar lokasi kejadian. Aktivitas tersebut berlangsung seperti biasa tanpa tanda-tanda bahaya.</p>
<p>Namun, situasi berubah ketika sang kakek masuk ke dalam rumah untuk beberapa saat. Ia meninggalkan cucunya yang masih berada di sekitar sungai.</p>
<p>Ketika kembali keluar rumah, Ngatno tidak lagi melihat cucunya di lokasi semula. Kondisi tersebut membuatnya panik dan segera mencari keberadaan korban.</p>
<p>Upaya pencarian awal dilakukan oleh keluarga dengan meminta bantuan warga sekitar. Mereka menyisir area sekitar rumah dan aliran sungai.</p>
<p>Tidak lama kemudian, warga mendapat informasi bahwa korban diduga tenggelam di aliran sungai irigasi tersebut. Dugaan ini semakin menguatkan kekhawatiran keluarga.</p>
<p>Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat Desa Terkesi. Laporan itu selanjutnya diteruskan ke pihak Polsek Klambu.</p>
<p>Mendapatkan laporan tersebut, aparat kepolisian langsung bergerak cepat. Mereka segera berkoordinasi dengan BPBD Grobogan untuk melakukan pencarian.</p>
<p>Tim SAR BPBD Grobogan bersama polisi dan warga setempat langsung turun ke lokasi. Mereka memulai proses penyisiran di sepanjang aliran sungai.</p>
<p>Pencarian dilakukan secara intensif dengan menyisir area yang diduga menjadi titik jatuhnya korban. Kondisi arus sungai menjadi tantangan tersendiri.</p>
<p>&#8220;Polsek Klambu bersama Tim SAR Gabungan dan warga langsung menyisir di sekitar aliran sungai irigasi tersebut. Alhamdulilah, setelah tiga jam pencarian, korban berhasil ditemukan,&#8221; jelas Kapolsek.</p>
<p>Setelah pencarian selama kurang lebih tiga jam, tim akhirnya menemukan korban. Lokasi penemuan berada tidak jauh dari titik awal kejadian.</p>
<p>Kapolsek menjelaskan bahwa korban ditemukan pada jarak sekitar 200 meter dari lokasi awal. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/02/jelang-jumat-agung-dan-paskah-polres-kudus-sterilisasi-gereja-pastikan-ibadah-aman-dan-kondusif">Jelang Jum’at Agung dan Paskah, Polres Kudus Sterilisasi Gereja, Pastikan Ibadah Aman dan Kondusif</a></strong></h6>
<p>Petugas kemudian mengevakuasi jasad korban dari aliran sungai. Proses evakuasi berlangsung dengan hati-hati mengingat kondisi medan.</p>
<p>Selanjutnya, jasad korban dibawa menuju rumah duka. Keluarga korban langsung menyambut dengan suasana haru dan duka mendalam.</p>
<p>&#8220;Dari hasil pemeriksaan kesehatan dan olah TKP, korban ditemukan di saluran irigasi berukuran lebar 15 meter, jarak 200 meter dari lokasi tempat mencuci sepeda, ada bekas kaki korban terpeleset dan korban tenggelam di aliran sungai sedalam tiga meter,&#8221; jelas Kapolsek.</p>
<p>Hasil pemeriksaan di lokasi kejadian menunjukkan adanya tanda korban terpeleset sebelum jatuh ke sungai. Kedalaman air yang mencapai tiga meter memperparah kondisi.</p>
<p>Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan penyebab kematian.</p>
<p>Dari hasil visum luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hal ini memperkuat dugaan bahwa korban meninggal akibat tenggelam.</p>
<p>Kapolsek menegaskan bahwa peristiwa tersebut murni kecelakaan. Tidak ada unsur tindak pidana dalam kejadian tersebut.</p>
<p>Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada. Terutama bagi orang tua yang memiliki anak kecil.</p>
<h6><strong>BACA JUGA : <a href="https://suarabaru.id/2026/04/02/injourney-optimalkan-kelancaran-arus-mudik-dan-libur-lebaran-2026">InJourney Optimalkan Kelancaran Arus Mudik dan Libur Lebaran 2026</a></strong></h6>
<p>&#8220;Kami imbau kepada masyarakat Kecamatan Klambu, terlebih yang tinggal di bantaran sungai berarus deras, agar tetap memantau aktivitas anak-anaknya secara berkala, sehingga insiden serupa tidak terulang kembali,&#8221; pesannya.</p>
<p>Peristiwa seorang anak laki-laki yang tenggelam di sungai irigasi Klambu ini menjadi pengingat bagi semua pihak. Pengawasan terhadap anak di lingkungan berisiko harus ditingkatkan.</p>
<p>Duka akibat seorang anak laki-laki yang tenggelam di sungai irigasi Klambu diharapkan tidak terulang kembali, dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keselamatan di sekitar aliran sungai.</p>
<p><strong>Tya Widya</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/04/02/bocah-4-tahun-tenggelam-di-sungai-irigasi-klambu-ditemukan-setelah-tiga-jam-pencarian">Bocah 4 Tahun Tenggelam di Sungai Irigasi Klambu, Ditemukan Setelah Tiga Jam Pencarian</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PB USM Jaya Buka Pendaftaran Atlet Baru, Siapkan Pebulutangkis Andal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2026/03/31/pb-usm-jaya-buka-pendaftaran-atlet-baru-siapkan-pebulutangkis-andal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Riyan]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 08:35:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Semarang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[bulu tangkis]]></category>
		<category><![CDATA[Kelompok Usia Dini]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[PB USM Jaya]]></category>
		<category><![CDATA[pemula]]></category>
		<category><![CDATA[pendaftaran]]></category>
		<category><![CDATA[Remaja]]></category>
		<category><![CDATA[suarabaru.id]]></category>
		<category><![CDATA[Taruna]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=551760</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Klub bulu tangkis PB USM Jaya Semarang, membuka pendaftaran bagi atlet baru, mulai dari Kelompok Usia Dini, Anak, Pemula, Remaja, dan Taruna. Ketua PB USM Jaya, Drs Ahmad Muhaimin SIKom MPd MH mengatakan, para atlet akan disiapkan menjadi pebulutangkis yang andal. Untuk itu, pihaknya akan memberikan pelatihan teknik, fisik dan strategi yang benar [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/31/pb-usm-jaya-buka-pendaftaran-atlet-baru-siapkan-pebulutangkis-andal">PB USM Jaya Buka Pendaftaran Atlet Baru, Siapkan Pebulutangkis Andal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (<a href="http://SUARABARU.ID">SUARABARU.ID</a>)</strong>&#8211; Klub bulu tangkis PB USM Jaya Semarang, membuka pendaftaran bagi atlet baru, mulai dari Kelompok Usia Dini, Anak, Pemula, Remaja, dan Taruna.</p>
<p>Ketua PB USM Jaya, Drs Ahmad Muhaimin SIKom MPd MH mengatakan, para atlet akan disiapkan menjadi pebulutangkis yang andal. Untuk itu, pihaknya akan memberikan pelatihan teknik, fisik dan strategi yang benar dalam bermain.</p>
<p>&#8221;Teknik yang benar, akan menentukan kelanjutan prestasi atlet. Sebaliknya, pemberian teknik yang salah pada atlet usia dini, akan berakibat buruk bagi masa depan dan prestasi atlet,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/03/30/mahasiswa-usm-terima-bantuan-pendidikan-dari-bank-mandiri">Mahasiswa USM Terima Bantuan Pendidikan dari Bank Mandiri</a></strong></p>
<p>Menurutnya, selain teknik, pihaknya juga akan memberikan program latihan fisik sesuai kebutuhan atlet. Fisik menjadi pondasi atlet, untuk bisa berprestasi maksimal.</p>
<p>&#8221;Jika nanti atlet sudah mulai bisa bermain, kami akan memberikan strategi bermain yang bagus untuk bisa mengalahkan lawan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dia menambahkan, untuk bisa berprestasi bagus, perlu proses yang panjang dan diperlukan disiplin latihan. Selain itu, dukungan orang tua sangat dibutuhkan atlet, dalam meraih prestasi maksimal.</p>
<p><strong>BACA JUGA: <a href="https://suarabaru.id/2026/03/17/pusat-bahasa-dan-budaya-usm-gelar-ujian-toefl-itp">Pusat Bahasa dan Budaya USM Gelar Ujian TOEFL ITP</a></strong></p>
<p>&#8221;Orang tua harus mendukung, bukan menuntut pencapaian atlet. Sebab, setiap atlet memiliki potensi yang berbeda,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Latihan PB USM Jaya digelar di Gelora USM, Jalan Soekarno-Hatta, Tlogosari, Pedurungan, Semarang. Adapun jadwal latihan setiap Senin dan Jumat, pukul 16.00-18.00 WIB.</p>
<p>&#8221;Silakan, bagi yang mau mendaftarkan anaknya untuk dilatih menjadi atlet bulu tangkis yang andal, bisa hubungi saya di nomor WA 0819 0190 1456,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><em><strong>Riyan</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2026/03/31/pb-usm-jaya-buka-pendaftaran-atlet-baru-siapkan-pebulutangkis-andal">PB USM Jaya Buka Pendaftaran Atlet Baru, Siapkan Pebulutangkis Andal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ruang Perawatan Anak RSUD Batang Dipenuhi Pasien Diare</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/10/18/ruang-perawatan-anak-rsud-batang-dipenuhi-pasien-diare</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nur Muktiadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2025 23:35:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Batang]]></category>
		<category><![CDATA[Diare]]></category>
		<category><![CDATA[Pasien]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=502140</guid>

					<description><![CDATA[<p>BATANG (SUARABARU.ID) &#8211; Kasus diare, muntah dan berak (muntaber) pada anak di Kabupaten Batang dilaporkan membludak. Peningkatan signifikan jumlah pasien ini bahkan membuat ruang perawatan khusus anak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang, yakni Ruang Flamboyan tidak lagi mampu menampung. Data pasien anak dengan diagnosis diare yang tercatat di RSUD Batang sudah mencapai 35. [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/18/ruang-perawatan-anak-rsud-batang-dipenuhi-pasien-diare">Ruang Perawatan Anak RSUD Batang Dipenuhi Pasien Diare</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Kasus diare, muntah dan berak (muntaber) pada anak di Kabupaten Batang dilaporkan membludak. Peningkatan signifikan jumlah pasien ini bahkan membuat ruang perawatan khusus anak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang, yakni Ruang Flamboyan tidak lagi mampu menampung.</p>
<p>Data pasien anak dengan diagnosis diare yang tercatat di RSUD Batang sudah mencapai 35. Jumlah ini membuat pihak rumah sakit harus memindahkan sebagian pasien ke bangsal atau ruang rawat inap lain yang kamarnya belum terisi, seperti Ruang Mawar dan Kenanga.</p>
<p>“Pasien sampai menempati ruang atau bangsal lain yang kamar belum terisi, seperti Ruang Mawar, Kenanga,” kata, dokter spesialis anak Tan Evi Susanti saat ditemui di RSUD Batang, Kabupaten Batang, Jumat (17/10/2025).</p>
<p>Menurut Tan Evi, peningkatan pasien muntaber sudah mulai terjadi sejak sepekan yang lalu. Rata-rata pasien yang masuk hampir setiap hari terdiagnosa diare. Saat sekarang pasien terdiagnosa muntaber sekitar 35 lebih dirawat di RSUD.</p>
<p>“Biasanya pasien yang harus menjalani rawat inap adalah mereka yang kondisinya sudah buruk atau terlambat mendapat pengobatan. Hal ini terjadi karena kebiasaan orang tua yang kerap meremehkan gejala awal diare. Kebiasaan orang tua meremehkan karena baru gejala, terkadang malah justru mengalami dehidrasi kalau tidak ada penanganan lebih lanjut,” jelasnya.</p>
<p>Ia menyebut, keterlambatan penanganan seringkali, karena orang tua baru membawa anak ke rumah sakit setelah diare dan muntah sudah terjadi berhari-hari. Akibatnya, anak sudah mengalami dehidrasi.</p>
<p>Tingginya kasus muntaber, lanjut dia, disebabkan oleh virus. Namun, faktor cuaca juga sangat memengaruhi, terutama saat terjadi pancaroba atau pergantian musim dari kemarau ke hujan. Meski terjadi peningkatan, Tan Evi memastikan bahwa seluruh pasien telah tertangani dengan baik. “Alhamdulilah semua sudah tertangani,” ungkapnya.</p>
<p>Untuk mencegah kasus serupa, Tan Evi Susanti mengimbau masyarakat untuk lebih menjaga kebersihan, terutama makanan yang dikonsumsi, serta menjaga higiene dan sanitasi lingkungan.</p>
<p>“Bagi anak-anak yang masih minum susu formula menggunakan botol, cuci botol sampai bersih gunakan air panas untuk merendamnya, karena terkadang ada yang nyuci botolnya hanya dikocok-kocok pakai air saja,” pungkasnya.</p>
<p><strong>Nur Muktiadi</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/10/18/ruang-perawatan-anak-rsud-batang-dipenuhi-pasien-diare">Ruang Perawatan Anak RSUD Batang Dipenuhi Pasien Diare</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diduga Alami Gangguan Jiwa, Seorang Anak Bunuh Ibu Kandung di Wonogiri</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/08/21/diduga-alami-gangguan-jiwa-seorang-anak-bunuh-ibu-kandung-di-wonogiri</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Aug 2025 05:12:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Bunuh]]></category>
		<category><![CDATA[gangguan jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu Kandung]]></category>
		<category><![CDATA[wonogiri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=491684</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah mengungkap kasus pembunuhan yang dilakukan seorang anak terhadap ibu kandungnya yang terjadi di Kabupaten Wonogiri. Pelaku bernisial DU (38) yang diduga mengalami gangguan jiwa tega menghabisi nyawa ibu kandungnya, SR (61), dengan menggunakan sebilah senjata tajam jenis mandau. Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Dwi [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/21/diduga-alami-gangguan-jiwa-seorang-anak-bunuh-ibu-kandung-di-wonogiri">Diduga Alami Gangguan Jiwa, Seorang Anak Bunuh Ibu Kandung di Wonogiri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah mengungkap kasus pembunuhan yang dilakukan seorang anak terhadap ibu kandungnya yang terjadi di Kabupaten Wonogiri.</p>
<p>Pelaku bernisial DU (38) yang diduga mengalami gangguan jiwa tega menghabisi nyawa ibu kandungnya, SR (61), dengan menggunakan sebilah senjata tajam jenis mandau.</p>
<p>Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagio mengungkapkan, aksi tragis sendiri terjadi pada Kamis (14/8/2025) sore di rumah korban di Dusun Mindongan, Desa Karanglor, Kecamatan Manyaran, Wonogiri.</p>
<p>“Pelaku menggunakan senjata tajam jenis mandau dan mengakibatkan luka serius pada bagian kepala, wajah, leher, hingga menyebabkan korban meninggal dunia di tempat,” ungkap Dwi di Mapolda Jateng, Kamis (21/8/2025).</p>
<p>Dwi mengatakan, setelah ditemukan warga dalam kondisi rumah gelap, polisi bersama tim medis melakukan olah TKP dan memastikan korban sudah meninggal. Barang bukti berupa pakaian korban dan sebilah mandau diamankan dari lokasi kejadian.</p>
<p>Dari hasil penyelidikan awal, pelaku diduga kuat mengalami gangguan kejiwaan. Saat ini pelaku DU tengah menjalani observasi kejiwaan di RSJD Surakarta untuk memastikan kondisi mentalnya sebelum proses hukum dilanjutkan.</p>
<p>&#8220;Pelaku belum bisa dimintai keterangan karena masih menjalani pemeriksaan kejiwaan dj RSJD Surakarta. Proses hukum tetap berjalan, pelaku terancam jeratan pasal 338 KUHP dan atau Pasal 351 ayat (3) KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,&#8221; terangnya.</p>
<p>Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto menyampaikan rasa prihatin atas tragedi yang melibatkan hubungan darah antara anak dan ibu. Ia mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap anggota keluarga yang menunjukkan tanda-tanda gangguan kejiwaan, serta tidak segan melaporkannya untuk mendapat penanganan medis lebih awal.</p>
<p>“Kami imbau masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi psikologis orang-orang terdekat, karena pencegahan sejak dini sangat penting agar kejadian serupa tidak terulang,&#8221; sebutnya.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/08/21/diduga-alami-gangguan-jiwa-seorang-anak-bunuh-ibu-kandung-di-wonogiri">Diduga Alami Gangguan Jiwa, Seorang Anak Bunuh Ibu Kandung di Wonogiri</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>101 Anak di Brebes Ikuti Khitan Massal</title>
		<link>https://suarabaru.id/2025/01/14/101-anak-di-brebes-ikuti-khitan-massal</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jan 2025 14:43:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Pantura Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Brebes]]></category>
		<category><![CDATA[Khitan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=456264</guid>

					<description><![CDATA[<p>BREBES (SUARABARU.ID) &#8211; Sebanyak 101 anak mengikuti khitan massal yang diselanggarakan Panitia Hari Jadi ke-347 Kabupaten Brebes 2025 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ir Soekarno Ketanggungan, Brebes, Selasa (14/1/2025). Tampak hadir Pj Bupati Brebes yang diwakili Asisten Sekda Bidang Pemerintah dan Kesra Drs Khaerul Abidin MM, didampingi Direktur RSUD Ir Soekarno dr Ali Budhiarto, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/14/101-anak-di-brebes-ikuti-khitan-massal">101 Anak di Brebes Ikuti Khitan Massal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BREBES (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Sebanyak 101 anak mengikuti khitan massal yang diselanggarakan Panitia Hari Jadi ke-347 Kabupaten Brebes 2025 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ir Soekarno Ketanggungan, Brebes, Selasa (14/1/2025).</p>
<p>Tampak hadir Pj Bupati Brebes yang diwakili Asisten Sekda Bidang Pemerintah dan Kesra Drs Khaerul Abidin MM, didampingi Direktur RSUD Ir Soekarno dr Ali Budhiarto, Kepala DPMPTSP selaku Seksi Bakti Sosial Tety Yuliana, Pimpinan Baznas, dan juga perwakilan Forkopimda. Mereka meninjau langsung prosesi khitanan massal di lantai 2 RSUD Ir Soekarno Ketanggungan.</p>
<p>Jerit tangis juga warnai dalam sunatan massal tersebut. Seperti bersaut-sautan tangisan itu menggema di ruang bedah RSUD Ir Soekarno Ketanggungan Brebes.</p>
<p>Dalam laporannya, Direktur RSUD Ir Soekarno Ketanggungan Brebes dr Ali Budiharto menyampaikan, khitanan massal yang diikuti 101 anak, menjadi rangkaian HUT Brebes, sekaligus mempromosikan RSUD Ir Soekarno Ketanggungan. Sebab, sekarang fasilitasnya sudah lengkap dan bisa melayani bagi pasien peserta BPJS.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah, dari beberapa rumah sakit kelas D di Jawa Tengah, sejauh ini perkembangan RSUD Ir Soekarno Ketanggungan ini yang paling cepat. Mudah-mudahan kita berharap tahun depan bisa naik kelas menjadi type C,&#8221; tutur Ali.</p>
<p>Masyarkat tidak perlu khawatir pas anaknya nanti akan di khitan, karena dari pihak RSUD telah mempersiapkan dokter-dokter yang handal dan profesional.</p>
<p>&#8220;Jadi tidak perlu ragu nggih Bapak Ibu, karena dokter-dokter kami disini bukan yang sedang lagi belajar, melainkan sudah profesional semua di bawah komando dan tanggung jawab dokter Boni selaku Spesialis Bedah,&#8221; tegas Ali.</p>
<p>Melalui khitanan masal tersebut, lanjut dr Ali, harapannya masyarakat juga bisa memanfaatkan pelayanan kesehatan.</p>
<p>Khususnya, di wilayah Kecamatan Ketanggungan dan sekitarnya dalam memberikan layanan bagi masyarakat. &#8220;Dengan fasilitas poli yang sudah tersedia, seperti poli anak, gigi, dalam, obgyn dan lainnya. Artinya, masyarakat sudah bisa memanfaatkan dan mengakses layanan kesehatan di RSUD Ir Soekarno Ketanggungan,&#8221; jelas Ali.</p>
<p>Dia berharap kedepan ketersediaan sarpras dan fasilitas akan memudahkan akses kesehatan bagi masyarakat khususnya di wilayah Ketanggungan dan sekitarnya,&#8221; pungkas dr Ali.</p>
<p>Sementara Asisten 1 Sekda Kabupaten Brebes Khaerul Abidin memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini juga selaras dengan semangat Hari Jadi Brebes, yaitu berbagi manfaat kepada masyarakat. Terima kasih kepada RSUD Ir Soekarno Ketanggungan yang telah memfasilitasi dan Baznas Brebes atas dedikasinya,&#8221; ungkap Khaerul.</p>
<p>Semoga dengan langkah-langkah yang diciptakan bersama bisa membawa manfaat bagi kita semua dan warga masyarakat Brebes pada umumnya, tandas Khaerul.</p>
<p>Arsel (9) siswa kelas 3 SD asal Desa Karangmalang, Kecamatan Ketanggungan merasa senang bisa mengikuti khitan massal tersebut. Dirinya yang ditemani sang ayah merasa tidak takut dan malah senang bisa ikut serta dalam khitan massal ini. Selain gratis juga dapat uang transport dan bingkisan.</p>
<p><strong>Sutrisno</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2025/01/14/101-anak-di-brebes-ikuti-khitan-massal">101 Anak di Brebes Ikuti Khitan Massal</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Begini Cara Cegah Stunting dengan Pola Asuh yang Baik</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/05/24/begini-cara-cegah-stunting-dengan-pola-asuh-yang-baik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 May 2024 08:36:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[baik]]></category>
		<category><![CDATA[Cegah]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pola asuh]]></category>
		<category><![CDATA[stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbuh kembang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=415909</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Dalam teori klasik H. L. Bloom (1974) gaya hidup, lingkungan (sosial, ekonomi, politik, budaya), pelayanan kesehatan, dan faktor genetik saling berinteraksi dan mempengaruhi status kesehatan seseorang. Mengutip dari Laman Kemenkes, pada tumbuh kembang anak, faktor lingkungan merupakan faktor yang paling berpengaruh. Pertumbuhan sendiri mengacu pada peningkatan ukuran dan jumlah sel serta jaringan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/24/begini-cara-cegah-stunting-dengan-pola-asuh-yang-baik">Begini Cara Cegah Stunting dengan Pola Asuh yang Baik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211;</strong> Dalam teori klasik H. L. Bloom (1974) gaya hidup, lingkungan (sosial, ekonomi, politik, budaya), pelayanan kesehatan, dan faktor genetik saling berinteraksi dan mempengaruhi status kesehatan seseorang.</p>
<p>Mengutip dari Laman Kemenkes, pada tumbuh kembang anak, faktor lingkungan merupakan faktor yang paling berpengaruh. Pertumbuhan sendiri mengacu pada peningkatan ukuran dan jumlah sel serta jaringan antar sel. Perkembangan adalah peningkatan kapasitas untuk struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks. Pertumbuhan terjadi secara simultan dengan perkembangan.</p>
<p>Stunting merupakan masalah kekurangan gizi kronis yang dapat menghambat pertumbuhan anak dan mempengaruhi kemampuan emosional, sosial dan fisiknya. Stunting yang disebabkan oleh kekurangan gizi jangka panjang dapat dicegah melalui perbaikan gizi, pola asuh anak, dan akses terhadap sanitasi dan air bersih.</p>
<p>Dalam lingkungan sosial terdapat norma-norma yang diterapkan oleh masyarakat. Norma atau nilai-nilai dalam masyarakat ini membentuk budaya, karena kebudayaan biasanya dipahami sebagai sistem nilai-nilai dan norma-norma yang mengatur tingkah laku sekelompok orang atau masyarakat. Budaya akan membentuk pola pikir dan perilaku yang bisa mendukung maupun bertentangan dengan kesehatan.</p>
<p>Hal ini disebut dengan konstruksi sosial pada masyarakat, yang membuat prioritas, pengetahuan masyarakat, dan tanggung jawab pengasuhan anak dipengaruhi oleh konstruksi tersebut. Budaya juga dapat termanifestasi dalam bentuk-bentuk lain yang berkontribusi pada kasus stunting seperti pola pemberian makan, pernikahan dini, dan pengasuhan.</p>
<p>Perilaku ibu memegang peranan penting dalam pengasuhan, karena anak sangat membutuhkan perhatian dan dukungan orang tua dalam tumbuh kembangnya. Untuk mendapatkan zat gizi yang baik diperlukan pengetahuan orang tua yang baik dalam memberikan makanan bergizi seimbang.</p>
<p>Pola pengasuhan orang tua erat kaitannya dengan perilaku dan kebiasaan keluarga terutama dalam pemberian makan bagi bayi dan balita yang mencakup pemberian ASI tidak optimal (khususnya pemberian ASI non eksklusif) dan pemberian makanan pendamping ASI yang terbatas dalam kuantitas, kualitas, dan variasi. Dalam buku KIA Kemenkes, terdapat pedoman singkat dalam pemberian makanan bayi dan anak, yaitu :</p>
<p>1. Memberikan ASI eksklusif sampai bayi berusia 6 bulan</p>
<p>2. Melanjutkan pemberian ASI disertai Makanan Pendamping ASI (MP ASI). Pemberian MP ASI yang baik harus sesuai syarat berikut ini!</p>
<p>Tepat waktu<strong>, </strong>MP ASI diberikan ketika bayi berusia 6 bulan, saat ASI saja sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi.</p>
<p>Adekuat, MP ASI yang diberikan dengan mempertimbangkan jumlah, frekuensi, konsistensi/tekstur/kekentalan dan variasi makanan. Variasi makanan dalam MP ASI terdiri dari makanan pokok, yakni beras, biji-bijian, jagung, gandum, sagu, umbi, kentang, singkong, dan lain-lain. Makanan sumber protein hewani, ikan, ayam, daging, hati, udang, telur, susu dan hasil olahannya. Pemberian protein hewani dalam MP ASI diprioritaskan. Selain itu sumber protein nabati mulai diperkenalkan, yang terdapat dalam kacang kacangan (protein nabati), kedelai, kacang hijau, kacang polong, kacang tanah, dan lain lain. Lemak diperoleh dari proses pengolahan misalnya dari penambahan minyak, santan, dan penggunaan protein hewani dalam MP ASI mulai diperkenalkan buah dan sayur mengandung vitamin A dan C, jeruk, mangga, tomat, bayam, wortel, dan lainnya.</p>
<p>Aman, perhatikan kebersihan makanan dan peralatan. Mencuci tangan sebelum menyiapkan makanan dan sebelum memberikan makanan kepada anak.</p>
<p>Diberikan dengan cara yang benar, MP ASI diberikan secara teratur (pagi, siang, sore atau menjelang malam). Lama pemberian makan maksimal 30 menit di lingkungan netral (tidak sambil bermain atau menonton TV), dan ajari anak makan sendiri dengan sendok dan minum dengan gelas.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/05/24/begini-cara-cegah-stunting-dengan-pola-asuh-yang-baik">Begini Cara Cegah Stunting dengan Pola Asuh yang Baik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tarling Bersama Forkopimda, Kapolda Jateng Bagikan Tali Asih untuk 100 Anak Yatim Piatu</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/27/tarling-bersama-forkopimda-kapolda-jateng-bagikan-tali-asih-untuk-100-anak-yatim-piatu</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Mar 2024 14:56:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[forkopimda]]></category>
		<category><![CDATA[kapolda jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Membagikan]]></category>
		<category><![CDATA[tali asih]]></category>
		<category><![CDATA[tarling]]></category>
		<category><![CDATA[Yatim Piatu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=406770</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi menghadiri tarawih keliling (tarling) Forkopimda Jateng yang dilaksanakan di Masjid At-Taqwa, Mapolda Jateng, Rabu (27/3/2024). Dalam kegiatan yang dihadiri jajaran Forkopimda dan ratusan jamaah tersebut, Kapolda memberikan tali asih sebagai bentuk kepedulian Polda Jateng kepada ratusan anak yatim piatu dari Panti Asuhan Al-Bisyri, Jatingaleh, Kota [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/27/tarling-bersama-forkopimda-kapolda-jateng-bagikan-tali-asih-untuk-100-anak-yatim-piatu">Tarling Bersama Forkopimda, Kapolda Jateng Bagikan Tali Asih untuk 100 Anak Yatim Piatu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi menghadiri tarawih keliling (tarling) Forkopimda Jateng yang dilaksanakan di Masjid At-Taqwa, Mapolda Jateng, Rabu (27/3/2024).</p>
<p>Dalam kegiatan yang dihadiri jajaran Forkopimda dan ratusan jamaah tersebut, Kapolda memberikan tali asih sebagai bentuk kepedulian Polda Jateng kepada ratusan anak yatim piatu dari Panti Asuhan Al-Bisyri, Jatingaleh, Kota Semarang</p>
<p>Pada kesempatan ini Kapolda meminta jajaran Polri untuk memperkuat komitmen amar ma&#8217;ruf nahi munkar di bulan ramadan, antara lain dengan meningkatkan kegiatan pemberantasan penyakit masyarakat.</p>
<p>&#8220;Di bulan ramadan, setiap anggota Polri berkewajiban untuk menciptakan rasa nyaman dan aman di tengah masyarakat. Salah satunya memberantas penyakit masyarakat. Kegiatan-kegiatan seperti ini, terkandung pahala yang luar biasa bila dilaksanakan di bulan ramadan,&#8221; ungkap Luthfi.</p>
<p>Luthfi menegaskan, kegiatan tarawih keliling dilaksanakan sebagai salah satu sarana membangun tali silaturahmi dan konsolidasi di lingkup Forkompinda dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan di bulan ramadan</p>
<p>Luthfi mengimbau masyarakat untuk cooling down dan membangun rekonsiliasi pasca pelaksanaan pemilihan presiden dan pemilihan legislatif.</p>
<p>Menurutnya, momentum ramadan seperti ini sangat cocok untuk membina kerukunan, seperti melalui kegiatan halal bihalal dan silaturahmi lainnya.</p>
<p>&#8220;Tahapan pemilihan sudah selesai dilalui. Siapa pun pemimpinnya yang terpilih, yang terpenting persatuan dan kesatuan adalah yang utama,&#8221; tandas Luthfi.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/27/tarling-bersama-forkopimda-kapolda-jateng-bagikan-tali-asih-untuk-100-anak-yatim-piatu">Tarling Bersama Forkopimda, Kapolda Jateng Bagikan Tali Asih untuk 100 Anak Yatim Piatu</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Begini Cara Polda Jateng Cegah Pelanggaran Lalin pada Pengendara Anak Dibawah Umur</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/03/08/begini-cara-polda-jateng-cegah-pelanggaran-lalin-pada-pengendara-anak-dibawah-umur</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Mar 2024 05:16:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Cegah]]></category>
		<category><![CDATA[Dibawah Umur]]></category>
		<category><![CDATA[Laliu lintas]]></category>
		<category><![CDATA[Pelanggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pengendara]]></category>
		<category><![CDATA[polda jateng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=403313</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID) &#8211; Guna menekan aksi kebut-kebutan dan pelanggaran lalu lintas (Lalin) yang dilakukan pengendara anak di bawah umur, Polda Jateng menggalakkan kegiatan sosialisasi di lingkungan sekolah. Kegiatan yang dikemas dalam program Police Goes To School ini menjadi salah satu andalan Polda Jateng untuk mengedukasi kalangan remaja dan anak-anak di tingkat SD hingga SMA. &#8220;Pelajar [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/08/begini-cara-polda-jateng-cegah-pelanggaran-lalin-pada-pengendara-anak-dibawah-umur">Begini Cara Polda Jateng Cegah Pelanggaran Lalin pada Pengendara Anak Dibawah Umur</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Guna menekan aksi kebut-kebutan dan pelanggaran lalu lintas (Lalin) yang dilakukan pengendara anak di bawah umur, Polda Jateng menggalakkan kegiatan sosialisasi di lingkungan sekolah.</p>
<p>Kegiatan yang dikemas dalam program Police Goes To School ini menjadi salah satu andalan Polda Jateng untuk mengedukasi kalangan remaja dan anak-anak di tingkat SD hingga SMA.</p>
<p>&#8220;Pelajar atau kalangan di bawah umur diberi edukasi agar mereka paham tentang keselamatan berlalu lintas,&#8221; kata Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Satake Bayu Setianto, Jumat (8/3/2024).</p>
<p>Para pengendara belia, ungkapnya, sering terjaring razia karena melakukan pelanggaran seperti berboncengan tiga, menggunakan ranmor yang tidak sesuai spesifikasi hingga aksi kebut-kebutan dan balap liar.</p>
<p>&#8220;Mereka perlu pemahaman tentang aspek keselamatan. Bila melakukan aksi kebut-kebutan dapat membahayakan diri dan orang lain,&#8221; terangnya.</p>
<p>&#8220;Berkendara itu perlu etika. Ada sanksi hukum buat mereka yang melanggar, apalagi kalau sampai terlibat kecelakaan sehingga merugikan orang lain,&#8221; imbuh Satake.</p>
<p>Sementara pakar psikologi Universitas Diponegoro, Dr. Hastaning Sakti, M.Kes, mendukung upaya Polri dalam memberikan pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas pada remaja, termasuk anak-anak di bawah umur.</p>
<p>Menurutnya, anak-anak perlu paham tentang tanggung jawab sosial dan konsekwensinya bila melakukan pelanggaran lalu lintas. Dirinya merasa amat prihatin terhadap anak-anak yang melakukan aksi kebut-kebutan di jalan raya.</p>
<p>&#8220;Bisa saja awalnya mereka diberi kelonggaran oleh orang tua. Tapi ujung-ujungnya malah ngebut di jalan,&#8221; kata Hastaning.</p>
<p>Dilihat dari sisi psikologis, anak-anak dibawah umur cenderung merasa dirinya adalah &#8220;raja&#8221; dan bisa melakukan banyak hal. Kalangan ini cenderung berpikiran pendek dan emosi yang kurang matang. Hal ini dipengaruhi oleh amigdala yang mereka miliki.</p>
<p>Amigdala merupakan bagian dalam anatomi otak yang berhubungan dengan proses emosi, perilaku, dan memori. &#8220;Bila mendengar suara motor yang kencang di belakang mereka, maka mereka akan memacu kendaraan (supaya tidak tersusul),&#8221; jelas pakar psikoneuroimunologi dan psikologi transpersonal ini.</p>
<p>Menurutnya, kalangan ini cenderung belum merasa nyaman saat beradu pandang dengan orang lain. &#8220;Sapaan dari orang lain yang melintas naik motor, bagi remaja kalangan ini dapat dianggap sebagai sebuah tantangan,&#8221; paparnya</p>
<p>Hastaning mendukung upaya-upaya Polri untuk memberikan pemahaman pada remaja dan anak di bawah umur tentang lalu lintas.</p>
<p>&#8220;Perlu sesekali ada upaya untuk efek jera. Perlu warning (peringatan). Orang tua juga harus ikut memberikan pemahaman bahwa mengendarai kendaraan di jalan raya itu butuh tanggung jawab dan ada konsekuensinya,&#8221; tandasnya.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/03/08/begini-cara-polda-jateng-cegah-pelanggaran-lalin-pada-pengendara-anak-dibawah-umur">Begini Cara Polda Jateng Cegah Pelanggaran Lalin pada Pengendara Anak Dibawah Umur</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>
<a href="https://global-edu.uz/ru/">https://global-edu.uz/ru/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>
</div>