<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>anak-anak Archives - SuaraBaru.id</title>
	<atom:link href="https://suarabaru.id/tag/anak-anak/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<description>Media Online Tajam dan Berimbang</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Jul 2024 05:12:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.9.13</generator>

<image>
	<url>https://suarabaru.id/wp-content/uploads/2018/06/cropped-logofooter-32x32.png</url>
	<title>anak-anak Archives - SuaraBaru.id</title>
	<link>https://suarabaru.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tingkatkan Literasi Anak-Anak Tunanetra, Duta Bahasa Provinsi Jateng Ciptakan Laman Bersajak</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/07/26/tingkatkan-literasi-anak-anak-tunanetra-duta-bahasa-provinsi-jateng-ciptakan-laman-bersajak</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Ning Suparningsih]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jul 2024 05:12:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Ciptakan]]></category>
		<category><![CDATA[Duta Bahasa Provinsi Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Laman bersajak]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[tunanetra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://suarabaru.id/?p=427308</guid>

					<description><![CDATA[<p>SURAKARTA (SUARABARU.ID) &#8211; Gemilang Dani Saputra dan Olivia Firdaus, pemenang I Duta Bahasa Provinsi Jawa Tengah 2024, melakukan terobosan dengan membuat laman yang diberi nama Bersajak (Belajar Sastra Hijau Anak). Laman yang beralamat di bersajak.com tersebut disediakan untuk anak-anak tunanetra Indonesia. Inovasi hasil krida kebahasaan tersebut ramah tunanetra karena dapat digerakkan atau dioperasikan dengan menggunakan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/26/tingkatkan-literasi-anak-anak-tunanetra-duta-bahasa-provinsi-jateng-ciptakan-laman-bersajak">Tingkatkan Literasi Anak-Anak Tunanetra, Duta Bahasa Provinsi Jateng Ciptakan Laman Bersajak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURAKARTA (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Gemilang Dani Saputra dan Olivia Firdaus, pemenang I Duta Bahasa Provinsi Jawa Tengah 2024, melakukan terobosan dengan membuat laman yang diberi nama Bersajak (Belajar Sastra Hijau Anak).</p>
<p>Laman yang beralamat di bersajak.com tersebut disediakan untuk anak-anak tunanetra Indonesia. Inovasi hasil krida kebahasaan tersebut ramah tunanetra karena dapat digerakkan atau dioperasikan dengan menggunakan suara.</p>
<p>Gemilang Dani Saputra mengatakan, implementasi laman bersajak tersebut kali pertama digelar di SLB Negeri Surakarta pada 24 Juli 2024. Dalam pengimplementasian laman itu, Dani bersama Olivia menggandeng beberapa Duta Bahasa Jawa Tengah tahun 2024, antara lain, Rizki, Sherly, Tsania, dan Angela.</p>
<p>Hadir pula Pradana Ricardo selaku Wakil Ketua Ikatan Duta Bahasa Jawa Tengah. “Laman ini kami hadirkan untuk memenuhi kebutuhan teman-teman tunanetra. Laman Bersajak kami buat sebagai media pembelajaran yang bersifat inklusif untuk meningkatkan literasi teman-teman tunanetra,” ujar Dani di SLB Negeri Surakarta.</p>
<p>Olivia Firdaus, Duta Bahasa Provinsi Jawa Tengah, menambahkan, selain meningkatkan literasi, laman Bersajak juga dapat menjadi salah satu solusi jangka panjang untuk mencegah kerusakan lingkungan. Sebagian bacaan di laman tersebut mengangkat tema cinta lingkungan.</p>
<p>“Kami berharap laman ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga lingkungan bagi anak-anak,” jelas Olivia.</p>
<p>Sementara itu, Humas SLBN Surakarta, Muswanto, menyatakan, pihaknya turut senang dan bangga karena terpilih menjadi tempat penyelenggaraan implementasi perdana laman Bersajak. Dia menilai bahwa laman Bersajak dapat menjadi terobosan baru sebagai media pembelajaran.</p>
<p>“Ini memberikan pengalaman baru bagi kami. Laman yang dapat digerakkan dengan suara ini dapat memudahkan teman-teman tunanetra dalam kegiatan membaca.” ungkap Muswanto.</p>
<p>Muswanto menegaskan, pihak SLBN Surakarta siap menggunakan laman Bersajak dalam pembelajaran. Laman tersebut akan digunakan sebagai media peningkatan literasi bagi anak-anak tunanetra.</p>
<p>“Bahkan, kami berharap laman Bersajak ini juga dapat digunakan oleh penyandang disabilitas lainnya karena memiliki manfaat yang besar,” harapnya.</p>
<p><em><strong>Ning S</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/07/26/tingkatkan-literasi-anak-anak-tunanetra-duta-bahasa-provinsi-jateng-ciptakan-laman-bersajak">Tingkatkan Literasi Anak-Anak Tunanetra, Duta Bahasa Provinsi Jateng Ciptakan Laman Bersajak</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dapat Mengurangi Rasa Stress, Ini Tiga Manfaat Hujan-hujanan bagi Kesehatan Fisik</title>
		<link>https://suarabaru.id/2024/01/08/dapat-mengurangi-rasa-stress-ini-tiga-manfaat-hujan-hujanan-bagi-kesehatan-fisik</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jan 2024 06:10:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Life Style]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Mandi Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Manfaat Mandi Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Mengurangi stress]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=392311</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)- Musim penghujan telah tiba, tentu aktifitas hujan-hujanan akan terasa sangat menyenangkan untuk dilakukan. Apalagi jika dilakukan dengan teman-teman secara beramai-ramai. Aktifitas hujan-hujanan ini kebanyakan dilakukan oleh anak-anak atau remaja, dan jarang sekali orang dewasa yang ikut melakukannya karena menganggap bahwa hal tersebut merupakan kegiatan yang kekanak-kanakan. Mandi hujan dapat memberikan pengalaman menyenangkan dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/08/dapat-mengurangi-rasa-stress-ini-tiga-manfaat-hujan-hujanan-bagi-kesehatan-fisik">Dapat Mengurangi Rasa Stress, Ini Tiga Manfaat Hujan-hujanan bagi Kesehatan Fisik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)- </strong>Musim penghujan telah tiba, tentu aktifitas hujan-hujanan akan terasa sangat menyenangkan untuk dilakukan. Apalagi jika dilakukan dengan teman-teman secara beramai-ramai.</p>
<p>Aktifitas hujan-hujanan ini kebanyakan dilakukan oleh anak-anak atau remaja, dan jarang sekali orang dewasa yang ikut melakukannya karena menganggap bahwa hal tersebut merupakan kegiatan yang kekanak-kanakan.</p>
<p>Mandi hujan dapat memberikan pengalaman menyenangkan dan relaksasi bagi anak-anak. Sensasi air hujan yang jatuh di tubuh anak bahkan juga bisa membantu meredakan stres dan kecemasan pada anak.</p>
<p>Dilansir dari <em>Suara.com</em> namun, jarang disadari bahwa hujan-hujanan sebenarnya memiliki beberapa manfaat yang baik bagi kesehatan. Hujan-hujanan, selama tidak dilakukan secara berlebihan, tidak hanya bermanfaat untuk anak-anak, melainkan untuk orang dewasa juga. oleh karena itu, mari simak manfaat melakukan aktifitas hujan-hujanan bagi kesehatan.</p>
<p>Dikutip dari <em>promkes.kemkes.go.id,</em> berikut manfaat hujan-hujanan bagi kesehatan fisik manusia!</p>
<p><strong>1. Sebagai sarana relaksasi dan mengurangi rasa stress</strong></p>
<p>Hujan memiliki aroma yang khas atau disebut petichor. Hal ini bermanfaat untuk menstimulasi pikiran menjadi lebih tenang. Selain itu, bermain air saat hujan juga dapat membuat tubuh menjadi lebih rileks lagi. Merasakan air yang turun dari atas kepala hingga mata kaki dapat membuat seseorang merasa lebih tenang.</p>
<p>Secara alami, tubuh akan merasakan kenyamanan di dalam hujan, namun hal tersebut tidak berlangsung lama. Sebaiknya segera usaikan kegiatan hujan-hujanan ketika dirasa bahwa tubuh sudah merasa cukup rileks dan tenang.</p>
<p><strong>2. Menghilangkan racun yang ada di dalam tubuh</strong></p>
<p>Selain dapat mengurangi stress, ternyata hujan-hujanan juga dapat menghilangkan racun dalam tubuh. Hujan dapat membersihkan udara dari polusi sehingga udara akan menjadi lebih segar dan sehat.</p>
<p>Kandungan alkali cair yang dimiliki oleh air hujan dapat mendetoksifikasi dan meningkatkan kualitas kerja saluran pencernaan sehingga racun yang ada di dalam tubuh dapat keluar bersama kotoran yang dibuang.</p>
<p><strong>3. Meningkatkan kesehatan kulit</strong></p>
<p>Dalam beberapa penelitian yang dilakukan, air hujan yang jatuh secara alami dari langit adalah air yang tidak memiliki kandungan mineral. Air tanpa mineral ini dipercaya dapat meningkatkan kesehatan kulit sehingga akan terlihat lebih cantik.</p>
<p>Selain itu, kandungan alkali yang berada di dalam air hujan juga dapat mengurangi kadar asam di dalam tubuh serta membantu menyeimbangkan pH darah.</p>
<p>Itulah tiga manfaat hujan terhadap kesehatan fisik manusia. Meskipun memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan, namun lakukanlah aktifitas hujan-hujanan secukupnya. Pastikan bahwa tubuhmu sedang dalam kondisi yang sehat dan fit saat melakukannya.</p>
<p><em><strong>Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2024/01/08/dapat-mengurangi-rasa-stress-ini-tiga-manfaat-hujan-hujanan-bagi-kesehatan-fisik">Dapat Mengurangi Rasa Stress, Ini Tiga Manfaat Hujan-hujanan bagi Kesehatan Fisik</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Decak Kagum Ganjar Melihat Anak-anak Dikenalkan dan Belatih Kesenian sejak Dini</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/10/20/decak-kagum-ganjar-melihat-anak-anak-dikenalkan-dan-belatih-kesenian-sejak-dini</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Oct 2022 23:28:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[berlatih kesenian]]></category>
		<category><![CDATA[ganjar pranowo]]></category>
		<category><![CDATA[Kagum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=286098</guid>

					<description><![CDATA[<p>BOYOLALI (SUARABARU.ID) &#8211; Kelincahan anak-anak usia sekolah dasar dan taman kanak-kanak di Sanggar Budaya SKWL Nusantara di Desa Grinting, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, membuat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tak henti berdecak kagum. Mulai pengrawit, sinden, hingga dalang cilik di sanggar itu terlihat sangat lihai memainkan alat, wayang, dan melantunkan tembang. &#8220;Bayangin, dari TK sampai [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/10/20/decak-kagum-ganjar-melihat-anak-anak-dikenalkan-dan-belatih-kesenian-sejak-dini">Decak Kagum Ganjar Melihat Anak-anak Dikenalkan dan Belatih Kesenian sejak Dini</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BOYOLALI (SUARABARU.ID)</strong> &#8211; Kelincahan anak-anak usia sekolah dasar dan taman kanak-kanak di Sanggar Budaya SKWL Nusantara di Desa Grinting, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, membuat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tak henti berdecak kagum. Mulai pengrawit, sinden, hingga dalang cilik di sanggar itu terlihat sangat lihai memainkan alat, wayang, dan melantunkan tembang.</p>
<p>&#8220;Bayangin, dari TK sampai SD, mereka bisa memainkan instrumen gamelan, dan anda lihat, yang kita dengarkan di belakang ini mereka mainnya tanpa partitur. Artinya ketrampilan sudah bagus dan mereka menunjukkan kemampuannya di depan saya,&#8221; kata Ganjar Pranowo usai berkunjung dan berdialog dengan anak-anak di Sanggar Budaya SKWL Nusantara, Rabu (19/10/2022).</p>
<p>Saat berdialog dengan anak-anak, Ganjar sempat mengundang beberapa anak yang berani untuk tampil di depannya. Dari menari, bernyanyi atau tembang, hingga menjadi dalang. Di sinilah decak kagum Ganjar seperti tak ada putusnya. Pertama dimulai dari Nadia, seorang anak TK yang berani maju untuk menjawab tantangan Ganjar.</p>
<p>Berikutnya giliran Hilda Kusumawardani yang membuat Ganjar terkesan. Hilda maju untuk bernyanyi lagu wajib Satu Nusa Satu Bangsa dan tembang Jawa Gugur Gunung. Saat menembang Gugur Gunung, semua yang ada di Sanggar seketika itu ikut bernyanyi bersama.</p>
<p>Terakhir adalah Kondang Kalimasada, dalang cilik yang masih kelas 1 sekolah dasar. Di hadapan Ganjar, Kondang menunjukkan kelincahannya memainkan wayang. Sabetan-sabetannya juga terlihat sudah sangat terlatih saat memainkan lakon Anoman Buto. Ternyata Kondang sudah dikenalkan dan diajari mendalang dan karawitan sejak masih TK.</p>
<p>Menurut Ganjar Pranowo, keberadaan Sanggar Budaya SKWL Nusantara di tengah pemukiman tersebut menjadi ruang yang bagus untuk upaya pelestarian dan pengembangan budaya. Apalagi sanggar yang dikelola oleh Ki Gondo Wartoyo itu mengajari anak-anak dari TK-SD untuk berlatih dan belajar budaya Jawa, khususnya karawitan, pedalangan, dan tembang.</p>
<p>&#8220;Menarik kan, ini ada sanggar cukup sederhana terus kemudian membuka ruang kepada anak-anak kita untuk bisa berlatih berkesenian. Tidak hanya nguri-uri tetapi juga memperkenalkan karena ini anak-anak yang sangat muda ya,&#8221; ujar orang nomor satu di Jawa Tengah itu.</p>
<p>Melihat apa yang dilakukan oleh Ki Gondo Wartoyo di Boyolali, Ganjar memiliki harapan besar tentang keberlanjutan masa depan Indonesia yang berkepribadian dalam kebudayaan. Sebagaimana cita-cita para pendiri bangsa dahulu.</p>
<p>&#8220;Ada harapan besar dari kita bahwa Indonesia yang punya kepribadian dalam kebudayaan yang adiluhung itu terus saja diberikan kepada generasi-generasi berikutnya agar mereka bisa memainkan, mereka bangga. Kemudian mereka bisa kembangkan itu sehingga kita akan punya negara dengan kebudayaan yang tinggi. Tidak hanya melestarikan, tapi mengembangkan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Ki Gondo Wartoyo mengatakan Sanggar SKWL merupakan singkatan dari Sedulur Keluarga Wartoyo Lovers. Sanggar itu ia dirikan untuk memberikan pengenalan dan pelatihan kesenian secara rutin. Hampir setiap hari sanggar selalu tampak sibuk dengan kegiatan anak-anak yang berlatih.</p>
<p>&#8220;Acara rutin setiap hari, hari Senin sampai Sabtu, liburnya hari Jumat. Jadi dari anak TK sampai sekolah menengah pertama juga ada. Dari karawitan, dalang, atau reog. Segala kesenian di sini dan kita gratiskan tidak dipungut biaya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Teekait peralatan karawitan yang ada di sanggarnya merupakan milik sendiri. Alat berupa perangkat gamelan juga sering dipinjamkan secara gratis ketika ada yang ingin memakai. Ia juga membuka ruang bagi seluruh sekolah yang ada di sekitar sanggarnya bahkan se-Jawa Tengah untuk belajar atau meminjam alat di sanggarnya.</p>
<p>&#8220;Setiap sekolah tadi juga saya maturkan ke kepala dinas provinsi kalau ada temen-temen yang mau dan pengin berlatih pakai gamelan kita di sini support gratis kita antar sampai lokasi gratis. Semoga seni dan budaya tetap selalu berkembang, apa itu karawitan terutama adik-adik dan untuk masa depan anak-anak biar cinta dengan budaya kita, gamelan, wayang reog dan seterusnya,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><em><strong>Muhaimin</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/10/20/decak-kagum-ganjar-melihat-anak-anak-dikenalkan-dan-belatih-kesenian-sejak-dini">Decak Kagum Ganjar Melihat Anak-anak Dikenalkan dan Belatih Kesenian sejak Dini</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Serunya Ganjar Ajak Anak-anak Nyanyi</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/08/12/serunya-ganjar-ajak-anak-anak-nyanyi</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Aug 2022 22:35:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Cakrawala]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[ganjar pranowo]]></category>
		<category><![CDATA[Nyanyi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=270417</guid>

					<description><![CDATA[<p>BOYOLALI (SUARABARU.ID)- Muhammad Jafran Multazam, memanggil nama Ganjar Pranowo berulangkali dari gendongan ibunya saat menyaksikan Gubernur Jawa Tengah itu mendampingi Presiden Joko Widodo dalam penanaman bibit kelapa genjah di Desa Giriroto, Ngemplak, Boyolali, Kamis (11/8/2022). Puji, ibunya pun rela berdesakan dengan warga lain untuk memenuhi keinginan anaknya itu, setidaknya untuk bersalaman. Ganjar yang mengetahui itu, [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/08/12/serunya-ganjar-ajak-anak-anak-nyanyi">Serunya Ganjar Ajak Anak-anak Nyanyi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BOYOLALI (SUARABARU.ID)-</strong> Muhammad Jafran Multazam, memanggil nama Ganjar Pranowo berulangkali dari gendongan ibunya saat menyaksikan Gubernur Jawa Tengah itu mendampingi Presiden Joko Widodo dalam penanaman bibit kelapa genjah di Desa Giriroto, Ngemplak, Boyolali, Kamis (11/8/2022).</p>
<p>Puji, ibunya pun rela berdesakan dengan warga lain untuk memenuhi keinginan anaknya itu, setidaknya untuk bersalaman. Ganjar yang mengetahui itu, langsung mengulurkan tangan dan mengajak ngobrol bocah berusia 6 tahun tersebut.</p>
<p>&#8220;Siapa namanya? Kenal sama Pak Polisi itu atau Pak Tentara itu,&#8221; tanya Ganjar pada Jafran.</p>
<p>Lalu, politisi berambut putih itu memanggil salah seorang anggota TNI untuk ikut bergabung dan menyapa anak-anak.</p>
<p>&#8220;Ini salaman dulu sama Pak Tentara,&#8221; ucap Ganjar disambut senang oleh Jafran.</p>
<p>Sebelum kembali mendampingi Jokowi ke lokasi penanaman bibit kelapa genjah, Ganjar meminta Jafran untuk menyanyikan lagu &#8220;Balonku&#8221; dan &#8220;Sayang Semua&#8221;.</p>
<p>Puji, ibu Jafran mengaku bahwa anaknya memang suka sama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Dalam acara tersebut, ia tidak ingin melewatkan kesempatan untuk bertemu dengan Ganjar.</p>
<p>&#8220;Iya (suka sama Pak Ganjar). Tadi disuruh nyanyi balonku ada lima, tapi anak saya nyanyi satu satu aku sayang ibu,&#8221; paparnya.</p>
<p>Ia menambahkan bahwa selain ngefans sama Gubernur, anaknya juga bercita-cita ingin menjadi tentara.</p>
<p>&#8220;Cita-cita mau jadi tentara, tadi dipanggilkan tentara (oleh Pak Ganjar),&#8221; tandasnya.</p>
<p>Dari informasi, Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja untuk penanaman bibit kepala genjah di dua lokasi. Yakni Desa Giritoto, Ngempal, Boyolali dan Desa Sanggang, Bulu, Sukoharjo.</p>
<p><em><strong>Muhaimin</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/08/12/serunya-ganjar-ajak-anak-anak-nyanyi">Serunya Ganjar Ajak Anak-anak Nyanyi</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BEM FPsi USM Memotivasi Anak-Anak Menggapai Cita-Citanya</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/07/25/bem-fpsi-usm-memotivasi-anak-anak-menggapai-cita-citanya</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Jul 2022 16:06:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Suara USM]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[BEM]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Raih cita-cita]]></category>
		<category><![CDATA[USM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=267000</guid>

					<description><![CDATA[<p>SEMARANG (SUARABARU.ID)&#8211; Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Semarang (USM) menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dengan tema &#8221;Langkahkan Kaki Meraih Mimpi&#8221;, baru-baru ini. Kegiatan yang dilakukan secara offline ini diadakan di Rubbik School di Jl Kaba Raya No 77, Tandang, Kota Semarang. Kegiatan diikuti 50 peserta terdiri atas pengurus BEM FPsi USM, pengurus rubbik [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/07/25/bem-fpsi-usm-memotivasi-anak-anak-menggapai-cita-citanya">BEM FPsi USM Memotivasi Anak-Anak Menggapai Cita-Citanya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SEMARANG (SUARABARU.ID)</strong>&#8211; Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Psikologi (FPsi) Universitas Semarang (USM) menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dengan tema &#8221;Langkahkan Kaki Meraih Mimpi&#8221;, baru-baru ini.</p>
<p>Kegiatan yang dilakukan secara offline ini diadakan di Rubbik School di Jl Kaba Raya No 77, Tandang, Kota Semarang. Kegiatan diikuti 50 peserta terdiri atas pengurus BEM FPsi USM, pengurus rubbik school, dan beberapa anak.</p>
<p>&#8221;Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pertolongan psikologis pertama serta menumbuhkan kembali motivasi dan semangat untuk menggapai cita-cita anak-anak rubbik school,&#8221; kata Ketua Panitia, Rizky Permana Agung Wicaksono.</p>
<p>Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat menambah semangat dan meningkatkan rasa percaya diri mereka untuk meraih setiap mimpi–mimpi mereka.</p>
<p>&#8221;Melalui kegiatan ini, kami berharap bisa menambah wawasan edukasi mereka serta mengubah pandangan mereka agar tidak lagi merasa takut untuk mewjudkan setiap mimpi–mimpi yang ada di dalam pikiran mereka. Selain itu juga membuat mereka paham, tak peduli darimana asal kita, tak peduli bagaimana kondisi kita atau keluarga kita, yang pasti bila kita mau berusaha dan berjuang kita pasti bisa mewujudkan setiap mimpi – mimpi itu,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Anak-anak yang menikuti kegiatan ini terdiri atas berbagai jenjang dari SD dan SMP.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut anak–anak diajak untuk bermain agar kelak dapat membantu mereka beradaptasi dengan lebih baik lagi.</p>
<p>&#8221;Kami juga berupaya mengajarkan dan mengenalkan kepada mereka terkait macam macam bentuk emosi, bagaimana cara terbaik untuk menyalurkan emosi,dan apa yang harus kita lakukan untuk belajar mengendalikannya,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Beberapa permainan yang dilakukan di antaranya ceklis emotikon, bernyanyi dan pembagian kelompok, sharing mengenai cita-cita, bermain peran, dan diskusi regulasi emosi.</p>
<p>&#8221;Saya berharap, mereka semua dapat tumbuh menjadi remaja yang baik, dapat beradaptasi dan mengendalikam emosinya dengan benar serta yang paling penting tidak pernah takut untuk bermimpi dan berusaha keras menggapai mimpi – mimpinya. Sebab tidak ada hal dunia ini yang mustahil kita dapatkan selama kita terus berusaha dengan sungguh-sungguh,&#8221;ucapnya.</p>
<p><em><strong>Muhaimin</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/07/25/bem-fpsi-usm-memotivasi-anak-anak-menggapai-cita-citanya">BEM FPsi USM Memotivasi Anak-Anak Menggapai Cita-Citanya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perlunya Orang Tua Bangun Koneksi yang Baik dengan Anak Agar Tak Kecanduan Gadget</title>
		<link>https://suarabaru.id/2022/03/31/perlunya-orang-tua-bangun-koneksi-yang-baik-dengan-anak-agar-tak-kecanduan-gadget</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Mar 2022 03:09:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[Gandget]]></category>
		<category><![CDATA[Hubungan Yang Baik]]></category>
		<category><![CDATA[Kecanduan Gadget]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Tua]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=241634</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA (SUARABARU.ID)- Psikolog anak dan keluarga Samanta Elsener mengatakan, orang tua perlu membangun koneksi atau hubungan yang baik dengan anak agar si buah hati tak kecanduan gadget. Menurutnya, anak yang kecanduan gadget menandakan bahwa dia tidak memiliki koneksi yang baik dengan orang sekitar termasuk orang tua. &#8220;Jadi, gadget itu pelarian anak-anak karena dia tidak mendapatkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/03/31/perlunya-orang-tua-bangun-koneksi-yang-baik-dengan-anak-agar-tak-kecanduan-gadget">Perlunya Orang Tua Bangun Koneksi yang Baik dengan Anak Agar Tak Kecanduan Gadget</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA (SUARABARU.ID)-</strong> Psikolog anak dan keluarga Samanta Elsener mengatakan, orang tua perlu membangun koneksi atau hubungan yang baik dengan anak agar si buah hati tak kecanduan gadget.</p>
<p>Menurutnya, anak yang kecanduan gadget menandakan bahwa dia tidak memiliki koneksi yang baik dengan orang sekitar termasuk orang tua.</p>
<p>&#8220;Jadi, gadget itu pelarian anak-anak karena dia tidak mendapatkan koneksi. Sama orang tua enggak dapat, sama teman-temannya juga enggak dapat. Tapi dengan gadget, dia ada interaksi dengan game-nya, dengan tontonannya, yang membuat dia punya pertanyaan dan tertarik dengan sesuatu,&#8221; kata Samanta dalam sebuah acara virtual pada Kamis (31/3/2022).</p>
<p><strong>Baca Juga:<a href="https://suarabaru.id/2022/03/30/sinopsis-film-baby-blues-angkat-lika-liku-kehidupan-orang-tua-baru/">Sinopsis Film ‘Baby Blues’, Angkat Lika Liku Kehidupan Orang Tua Baru</a></strong></p>
<p>Ada berbagai cara yang dapat dilakukan orang tua untuk membangun koneksi yang baik dengan anak, ujar Samanta. Misalnya, dengan membacakan buku-buku yang menarik dan dapat meningkatkan rasa ingin tahu serta membuat anak tergerak untuk mengamati lingkungan sekitar.</p>
<p>Jika anak sangat sulit untuk lepas dengan gadget, Samanta menyarankan untuk mengajak anak bermain gadget di beranda rumah. Kemudian, alihkan perhatiannya secara perlahan.</p>
<p>&#8220;Jadi bawa ke luar rumah dulu biar dia menikmati area di luar. Lama-lama kita alihkan, misalnya &#8216;eh, di sana ada burung, liat deh&#8217;. Jadi kita alihkan pelan-pelan supaya matanya enggak ke gadget terus. Kalau langsung dipaksa, nanti dia antipati dengan kegiatan di luar rumah,&#8221; ujar Samanta.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2022/03/30/diet-saat-puasa-kenapa-tidak/">Diet Saat Puasa, Kenapa Tidak?</a></strong></p>
<p>Setelah itu, lanjut Samanta, orang tua bisa mulai mengajak anak untuk bermain di sekitar rumah seperti bersepeda atau berjalan kaki. Kemudian, berikan anak tantangan yang bisa membuat dia memperhatikan lingkungan sekitar.</p>
<p>&#8220;Misalnya, nanti kalau ada rumah catnya warna merah, kita hitung, yuk, ada berapa. Jadi dikasih challenge supaya dia memperhatikan sekitarnya dia,&#8221; imbuh Samanta.</p>
<p>Kemudian, lanjut dia, barulah batasi penggunaan gadget setiap hari sesuai kategori usia anak dan mendiskusikan kegiatan yang bisa dilakukan bersama, serta aturan-aturan yang di dalamnya terdapat reward (hadiah) dan punishment (konsekuensi).</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://suarabaru.id/2022/03/30/lima-olahraga-ringan-saat-jalankan-puasa/">Lima Olahraga Ringan Saat Jalankan Puasa</a></strong></p>
<p>Namun, Samanta mengingatkan bahwa konsekuensi harus merupakan sesuatu yang membangun karakter anak, bukan menghukum. Menurut dia, hukuman justru akan membuat anak menjadi benci pada orang tuanya dan semakin menghilangkan koneksi dengan orang tuanya.</p>
<p>&#8220;Misal dia main gadget lebih dari waktu yang disepakati, dihukum lihat tembok satu jam. Itu tidak akan membuat anak jera. Tapi, konsekuensi jika main gadget lebih dari satu jam, berarti besok tidak ada waktu main gadget tapi baca bukunya lebih banyak,&#8221; ujar Samanta.</p>
<p>&#8220;Kalau anak sudah ada koneksinya dengan orang tua, kita ngomong apa pasti didengerin, kita enggak usah pakai teriak-teriak,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><em><strong>Ant-Claudia</strong></em></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2022/03/31/perlunya-orang-tua-bangun-koneksi-yang-baik-dengan-anak-agar-tak-kecanduan-gadget">Perlunya Orang Tua Bangun Koneksi yang Baik dengan Anak Agar Tak Kecanduan Gadget</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perlindungan Hukum Terhadap Korban Pelecehan Seksual  di Lingkungan Kerja</title>
		<link>https://suarabaru.id/2021/10/15/perlindungan-hukum-terhadap-korban-pelecehan-seksual-di-lingkungan-kerja</link>
					<comments>https://suarabaru.id/2021/10/15/perlindungan-hukum-terhadap-korban-pelecehan-seksual-di-lingkungan-kerja#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Oct 2021 07:27:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[FH UNISSULA CORNER]]></category>
		<category><![CDATA[Suara Unissula]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Pelecahan Seksual]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Perlindungan Hukum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://suarabaru.id/?p=204532</guid>

					<description><![CDATA[<p>Perlindungan Hukum Terhadap Korban Pelecehan Seksual di Lingkungan Kerja Oleh : Ira Alia Maerani &#38; Gatot Eko Yudoyono &#160; KEJAHATAN terhadap kesusilaan berupa pelecehan seksual menjadi salah satu masalah  global. Bahkan di era globalisasi ini, trend meningkatnya kejahatan (tindak pidana) pelecehan seksual dengan memanfaatkan sarana komputer dan internet semakin menyeruak. Bukan hal baru lagi terkait [&#8230;]</p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/10/15/perlindungan-hukum-terhadap-korban-pelecehan-seksual-di-lingkungan-kerja">Perlindungan Hukum Terhadap Korban Pelecehan Seksual  di Lingkungan Kerja</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><span style="font-size: 14pt;"><strong>Perlindungan Hukum Terhadap Korban Pelecehan Seksual </strong></span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: 14pt;"><strong>di Lingkungan Kerja</strong></span></p>
<p style="text-align: center;">Oleh :</p>
<p style="text-align: center;">Ira Alia Maerani &amp; Gatot Eko Yudoyono</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>KEJAHATAN</strong> terhadap kesusilaan berupa pelecehan seksual menjadi salah satu masalah  global. Bahkan di era globalisasi ini, trend meningkatnya kejahatan (tindak pidana) pelecehan seksual dengan memanfaatkan sarana komputer dan internet semakin menyeruak. Bukan hal baru lagi terkait tindakan pelecehan seksual yang kerapkali disajikan di media digital yang dilakukan oleh pelaku terhadap lawan jenisnya untuk semata-mata memenuhi hawa nafsu. Orang-orang yang menjadi target pelecehan adalah sebagian besar dari kaum perempuan mulai dari kasus perbuatan tidak menyenangkan hingga berujung kepada perbuatan perkosaan.</p>
<p>Perbuatan pelecehan seksual dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk mulai dari yang ringan seperti, pelecehan lisan, pelecehan tulisan/visual dan pelecehan isyarat hingga sampai pada yang berat seperti, pelecehan fisik (disentuh) dan penyerangan seksual secara terbuka. Dalam melakukan perbuatan pelecehan seksual pelaku bisa melakukannya dimana saja, tempat kerja, pabrik, kantor, toko ataupun sekolah. Pelecehan seksual di tempat kerja berbeda dengan pelecehan seksual pada umumnya dikarenakan pelecehan tersebut dilakukan di tempat yang seharusnya jauh dari perbuatan tercela karena tempat kerja berkaitan langsung dengan seseorang untuk mencari nafkah.</p>
<p>Masih melekat dalam benak publik mengenai kasus pelecehan yang terjadi sekitar bulan Juni 2021 di Jember, Jawa Timur. Penulis tidak menceritakan secara detil kasus tersebut  mengingat sudah cukup informasi yang disajikan  media informasi digital lainnya yang melakukan proses investigasi dan wawancara terhadap pelaku dan korban secara langsung. Namun berangkat dari kasus tersebut dan berbagai kasus pelecehan seksual di dunia kerja, Penulis merasa perlu untuk memberikan analisis bagaimana perlindungan hukum terhadap korban pelecehan seksual di dunia kerja?</p>
<p><strong>Perlindungan Pribadi: Bersikap Asertif </strong></p>
<p><strong>            </strong>Kemampuan untuk bersikap asertif yakni bersikap baik dan tegas menjadi salah satu kunci menjalin relasi di dunia kerja. Bersikap asertif terhadap godaan dan tekanan menjadi salah satu upaya untuk terhindar dari kejahatan terhadap kesusilaan sehingga tidak mudah ditekan atau diintimidasi oleh pihak lain. Kemampuan untuk menolak secara baik-baik dan menghargai profesionalitas di dunia kerja menjadi kunci dalam membangun harmoni  di dunia kerja. Menjalin komunikasi secara jujur dan obyektif sehingga terbangun budaya kerja yang produktif dan tanggung jawab. Kemampuan untuk mengetahui batas-batas <em>privacy</em> dan menghindari larut di dalamnya.</p>
<p>Pada saat  keberanian bersikap asertif terbang, dan diiringi dengan permohonan perlindungan pada ALLOH, tak ada salahnya apabila kemampuan bela diri diasah. Olahraga bela diri seperti Karate, Pencak Silat, Taekwondo, Wushu, Kungfu ditekuni. Selain melatih otot-otot tubuh, olahraga ini juga membangun kepercayaan diri dan kemampuan untuk melindungi diri dari ancaman yang bersifat fisik.</p>
<p><strong>Perlindungan Hukum </strong></p>
<p>Hasil survei singkat yang dilakukan oleh NEVER OKAY pada 19 November-9 Desember 2018 yang menghadirkan 1.240 responden kekerasan terhadap pekerja di kantor menyatakan 94% mengalami pelecehan seksual secara fisik. Bentuk-bentuk pelecehan seksual secara fisik meliputi pelecehan lisan 76%, pelecehan isyarat 42%, pelecehan tertulis/visual 26%, lingkungan kerja buruk 13%, ditawari imbalan untuk melakukan sesuatu 7%, penyerangan seksual 1% dan lainnya 2%. Sedangkan dari segi pelakunya meliputi atasan/rekan senior 36%, rekan sebaya 34%, rekan dari luar 12%, bawahan 5% dan orang lain di lokasi kantor (satpam/tukang parkir) 2%.(sumber : tirto.id)</p>
<p>Sejatinya regulasi telah melindungi pekerja dalam kesetaraan terhadap pekerjaan hingga mengatur pelarangan kekerasan dan pecehan di tempat kerja dengan membuat undang-undang dan berbagai peraturan turunan yang ada seperti : 1. Undang-Undang Dasar Republik Indonesia; 2. Undang-Undang No. 39 Tahun 1999 berkenaan dengan Hak-Hak Azasi Manusia; 3. Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan; 4. Undang-Undang No. 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial; 5. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana; 6. Konvensi ILO No. 100 Tahun 1951 tentang Kesetaraan dalam Pengupahan bagi Pria dan Wanita untuk Pekerjaan dengan Nilai Setara, yang diratifikasi melalui Undang-Undang No. 80 Tahun 1957; 7. Konvensi ILO No. 111 Tahun 1958 tentang Diskriminasi Berkenaan dengan Pekerjaan dan Jabatan, yang diratifikasi melalui Undang-Undang No. 21 Tahun 1999; 8. Konvensi tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Wanita (CEDAW), yang diratifikasi melalui Undang-Undang No. 7 Tahun 1984; 9. Surat Edaran No. SE.60/MEN/SJ-HK/II/2006 tentang Pedoman Kesetaraan dalam Kesempatan Kerja di Indonesia.</p>
<p>Namun disamping karakter dan regulasi yang telah diterapkan pada kehidupan sehari-hari tempat kerja juga mempunyai peran penting dalam menyumbang pembuatan kebijakan yang jelas-jelas nyata akan diterapkan di lingkungan kerja.         Oleh karena itu semua tempat kerja diwajibkan untuk membentuk mekanisme (mekanisme internal) dalam badan organisasi atau lembaga untuk mencegah dan merespon terhadap kasus-kasus pelecehan seksual di tempat kerja.</p>
<p>Mekanisme tersebut harus menyertakan elemen-elemen berikut: a. Pernyataan kebijakan yang melarang pelecehan; b. Definisi yang jelas tentang apa yang tergolong kepada pelecehan; c. Prosedur keluhan/keberatan; d.Aturan dan hukuman disiplin terhadap pelaku pelecehan dan terhadap mereka yang melontarkan tuduhan palsu; e.Tindakan-tindakan protektif dan pemulihan untuk korban; f. Program peningkatan dan pendidikan untuk menjelaskan kebijakan perusahaan tentang pelecehan dan meningkatkan kesadaran serta konsekuensi serius atas pelanggaran kebijakan yang harus disebarkan kepada seluruh karyawan, penyelia, dan manajer di perusahaan; g. Pemantauan. (Sumber: betterworkindonesia)</p>
<p>Dengan demikian dapat disimpulkan pelecehan seksual di tempat kerja bukan merupakan suatu hal yang baru melainkan permasalahan laten yang semakin lama kian merebak sehingga dapat dilihat secara jelas terjadi. Dengan demikian pula memperlihatkan tingkat karakter dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan yang telah dibuat masih tergolong lemah terbukti dari mudahnya seseorang untuk melanggar peraturan tersebut. <strong>(Dr. Ira Alia Maerani, M.H., </strong>dosen Fakultas Hukum UNISSULA; <strong>Gatot Eko Yudoyono</strong>, mahasiswa Fakultas Hukum UNISSULA, Semarang).</p>
<p><strong>Suarabaru.id</strong></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id/2021/10/15/perlindungan-hukum-terhadap-korban-pelecehan-seksual-di-lingkungan-kerja">Perlindungan Hukum Terhadap Korban Pelecehan Seksual  di Lingkungan Kerja</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://suarabaru.id">SuaraBaru.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://suarabaru.id/2021/10/15/perlindungan-hukum-terhadap-korban-pelecehan-seksual-di-lingkungan-kerja/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
<div style="position:absolute; left:-9999px; top:-9999px;">
<a href="https://3.33.146.175/id/">https://3.33.146.175/id/</a>
<a href="https://117.18.0.23/">https://117.18.0.23/</a>
<a href="https://117.18.0.16/">https://117.18.0.16/</a>
<a href="https://117.18.0.24/">https://117.18.0.24/</a>

<a href="https://chinesemedicinenews.com/">https://chinesemedicinenews.com/</a>
<a href="https://revistaenigmas.com/">https://revistaenigmas.com/</a>
<a href="https://topweddinglists.com/">https://topweddinglists.com/</a>
<a href="https://ayahqq.com">https://ayahqq.com</a>
<a href="https://ayahqq.it.com">https://ayahqq.it.com</a>
<a href="https://klik66.com">https://klik66.com</a>
<a href="https://klik66.it.com">https://klik66.it.com</a>
<a href="https://radiofarmacia.org">https://radiofarmacia.org</a>
<a href="https://atendamais.org">https://atendamais.org</a>

<a href="https://thedramaparadise.com/">https://thedramaparadise.com/</a>
<a href="https://villamadridbrownsville.com/">https://villamadridbrownsville.com/</a>
<a href="https://gamesvega.com/">https://gamesvega.com/</a>
<a href="https://bhpi.org/">https://bhpi.org/</a>

<a href="https://globelegislators.org">https://globelegislators.org</a>
<a href="https://controlesocial.cg.df.gov.br/">https://controlesocial.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/">https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/</a>
<a href="https://www.aux.com.sg/">https://www.aux.com.sg/</a>
<a href="https://global-edu.uz/">https://global-edu.uz/</a>
<a href="https://chessellpotterycafe.co.uk/menu">https://chessellpotterycafe.co.uk/menu</a>
<a href="http://ipcr.gov.ng/">http://ipcr.gov.ng/</a>
<a href="https://globelegislators.org/about-us/">https://globelegislators.org/about-us/</a>
<a href="https://globelegislators.org/biodiversity/">https://globelegislators.org/biodiversity/</a>

<a href="https://maya.perhutani.co.id/">Slot Thailand</a>
<a href="https://simako.perhutani.co.id/">Slot Gacor</a>
<a href="https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/">https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/</a>
<a href="https://www.topkarir.com/tentang-kami/">Slot Gacor Thailand</a>

<a href="https://id.pandamgadang.com/">https://id.pandamgadang.com/</a>
<a href="https://cheersport.at/about-us/">https://cheersport.at/about-us/</a>
<a href="https://www.sna.org.ar">https://www.sna.org.ar</a>
<a href="https://tourism.perlis.gov.my/">https://tourism.perlis.gov.my/</a>
<a href="https://ppg.fkip.unisri.ac.id/">https://ppg.fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://feednplay.dei.uc.pt/">https://feednplay.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://fkip.unisri.ac.id/">https://fkip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fh.unisri.ac.id/">https://fh.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://map.fisip.unisri.ac.id/">https://map.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://inspira.dei.uc.pt/">https://inspira.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://an.fisip.unisri.ac.id/">https://an.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://fisip.unisri.ac.id/">https://fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://hi.fisip.unisri.ac.id/">https://hi.fisip.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://ebooks.uinsyahada.ac.id/">https://ebooks.uinsyahada.ac.id/</a>
<a href="https://cultura.userena.cl/">https://cultura.userena.cl/</a>
<a href="https://middlepassage.dei.uc.pt/">https://middlepassage.dei.uc.pt/</a>
<a href="https://discurso.userena.cl/">https://discurso.userena.cl/</a>
<a href="https://ictess.unisri.ac.id/">https://ictess.unisri.ac.id/</a>
<a href="https://aku.ac.id">https://aku.ac.id</a>

<a href="https://hifisipunisri.us.com/">slot gacor</a>
<a href="https://cheersport.sa.com/">slot gacor</a>
<a href="https://pkvgames.gr.com/">pkv games</a>

<a href="https://pioneer.schooloftomorrow.ph/">https://pioneer.schooloftomorrow.ph/</a>
<a href="https://wpsotp.schooloftomorrow.ph/">mpo slot</a>
<a href="https://stem-md.swu.bg/">https://stem-md.swu.bg/</a>
<a href="https://greenstem.swu.bg/">mpo</a>

<a href="https://cheersport.at/doc/pkv-games/">https://cheersport.at/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/">https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/</a>

<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/">https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/</a>
<a href="https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/">https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/</a>

<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/</a>
<a href="https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/">https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/</a>

<a href="https://uniestate.com/pkv-games/">https://uniestate.com/pkv-games/</a>
<a href="https://uniestate.com/bandarqq/">https://uniestate.com/bandarqq/</a>
<a href="https://uniestate.com/qiuqiu/">https://uniestate.com/qiuqiu/</a>

<a href="https://pojoktim.com/public/pkv-games/">https://pojoktim.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/bandarqq/">https://pojoktim.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://pojoktim.com/public/dominoqq/">https://pojoktim.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/">https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/">https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/">https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/</a>

<a href="https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/">https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/">https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/</a>
<a href="https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/">https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/</a>

<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/</a>
<a href="https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/">https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/</a>

<a href="https://graceconference.com/public/pkv-games/">https://graceconference.com/public/pkv-games/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/bandarqq/">https://graceconference.com/public/bandarqq/</a>
<a href="https://graceconference.com/public/dominoqq/">https://graceconference.com/public/dominoqq/</a>

<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/</a>
<a href="https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/">https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/</a>

<a href="https://pksoganilir.com/pkv-games/">https://pksoganilir.com/pkv-games/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/bandarqq/">https://pksoganilir.com/bandarqq/</a>
<a href="https://pksoganilir.com/dominoqq/">https://pksoganilir.com/dominoqq/</a>

<a href="https://bhor.gov.pg/pkv-games/">https://bhor.gov.pg/pkv-games/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/bandarqq/">https://bhor.gov.pg/bandarqq/</a>
<a href="https://bhor.gov.pg/dominoqq/">https://bhor.gov.pg/dominoqq/</a>

<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/</a>
<a href="https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/">https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/</a>

<a href="https://legacy.wespa.org/pkv-games/">https://legacy.wespa.org/pkv-games/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/bandarqq/">https://legacy.wespa.org/bandarqq/</a>
<a href="https://legacy.wespa.org/dominoqq/">https://legacy.wespa.org/dominoqq/</a>

<a href="https://ac-group.hr/chip/pkv-games/">https://ac-group.hr/chip/pkv-games/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/bandarqq/">https://ac-group.hr/chip/bandarqq/</a>
<a href="https://ac-group.hr/chip/dominoqq/">https://ac-group.hr/chip/dominoqq/</a>

<a href="https://aenfis.com/cloud/pkvgames/">https://aenfis.com/cloud/pkvgames/</a>
<a href="https://aenfis.com/cloud/bandarqq/">https://aenfis.com/cloud/bandarqq/</a>
<a href="https://aenfis.com/cloud/dominoqq/">https://aenfis.com/cloud/dominoqq/</a>
</div>