SEMARANG (SUARABARU.ID)– Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Semarang (USM) melalui Program Studi D3 Manajemen Perusahaan, menyelenggarakan kegiatan Evaluasi Implementasi Kurikulum Outcome Based Education (OBE), pada Selasa (21/7/2026), di Ruang N 310 Fakultas Ekonomi USM.
Kegiatan ini dibuka Ketua Prodi D3 Manajemen Perusahaan, Anitiyo Soelistiyono SE MSi PhD. Dalam sambutannya dikatakan, evaluasi implementasi Kurikulum OBE menjadi bagian penting, dalam memastikan proses pembelajaran berjalan selaras, dengan profil lulusan dan kebutuhan dunia kerja.
Kegiatan itu bertujuan, memperkuat implementasi kurikulum berbasis capaian pembelajaran, sekaligus mendorong peningkatan mutu pembelajaran secara berkelanjutan.
BACA JUGA: Kurikulum OBE Tak Hanya Fokus Materi yang Disampaikan
Sementara itu, Dekan FE USM, Dr Edy Suryawardana SE MM menambahkan, implementasi OBE tidak hanya menjadi tuntutan regulasi pendidikan tinggi saja. Tetapi juga merupakan strategi untuk meningkatkan kualitas lulusan yang adaptif, kompetitif, dan mampu menjawab kebutuhan industri.
”Implementasi OBE harus diwujudkan secara konsisten, mulai dari penyusunan kurikulum, Rencana Pembelajaran Semester (RPS), proses pembelajaran, hingga sistem asesmen, yang mampu mengukur ketercapaian pembelajaran secara objektif. Dengan demikian, proses peningkatan mutu dapat dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Dia berharap, melalui kegiatan itu, implementasi Kurikulum OBE dapat berjalan semakin optimal. Sehingga mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran, menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan pemangku kepentingan, serta memperkuat daya saing Program Studi D3 Manajemen Perusahaan di tingkat Nasional.
BACA JUGA: Tim Voli Putri USM Menang Lagi, Tundukkan UNY
Untuk memperkuat pemahaman dosen mengenai implementasi OBE, kegiatan menghadirkan Anafil Windriya SE MM, dari Prodi D4 Manajemen dan Administrasi Logistik Sekolah Vokasi, Universitas Diponegoro Semarang, sebagai narasumber utama.
Dalam paparannya, Anafil menjelaskan berbagai aspek penting dalam penerapan OBE, mulai dari penyelarasan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), dan Sub-CPMK, penyusunan RPS berbasis OBE, pengembangan rubrik penilaian, hingga teknik pengukuran ketercapaian pembelajaran mahasiswa, sebagai bagian dari Continuous Quality Improvement (CQI).
Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga dikemas dalam bentuk diskusi dan workshop. Seluruh dosen Prodi D3 Manajemen Perusahaan, melakukan evaluasi terhadap RPS mata kuliah yang diampu, termasuk meninjau kesesuaian strategi pembelajaran, metode asesmen, indikator ketercapaian CPL dan CPMK, serta dokumentasi bukti pembelajaran (evidence), yang diperlukan dalam sistem penjaminan mutu.
BACA JUGA: Pusat Bahasa dan Budaya USM Lanjutkan Kolaborasi dengan TK Nasima Semarang
Melalui sesi diskusi interaktif, peserta turut menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam implementasi OBE. Di antaranya, penyusunan instrumen asesmen yang terukur, pengolahan data ketercapaian CPL, serta penyusunan laporan evaluasi pembelajaran yang terintegrasi.
Dari hasil evaluasi, Prodi D3 Manajemen Perusahaan berkomitmen melakukan penyempurnaan RPS, standarisasi pengukuran ketercapaian CPL, CPMK, dan Sub-CPMK, serta melaksanakan monitoring dan evaluasi implementasi Kurikulum OBE secara berkala, sebagai bagian dari budaya Continuous Quality Improvement (CQI).
Riyan













