blank
Romo dan Pendeta yang hadir dalam acara temu pelajar Kristen dan Katolik se Kabupaten Wonogiri, tampil memberikan pembekalan kepada para siswa.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Acara temu para pelajar Kristiani se Kabupaten Wonogiri, digelar di Rumah Makan Laras di Desa Soco, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri. Pertemuan para pelajar Kristen dan Katolik untuk jenjang pendidikan SMA/SMK ini, mengambil tema Calling (panggilan).

Pertemuan ini, diikuti sekitar 500 pelajar dari 30 SMA/SMK se-Kabupaten Wonogiri. Acara diselenggarakan oleh panitia yang dipimpin Rosa Apriliyanti SMn, MSi, dengan menghadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wonogiri Hariyadi SAg, MSi. Juga hadir perwakilan Romo Gereja Katolik, Pendeta Gereja Kristen Protestan, Bruder, Biarawan dan Biarawati.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa bersama dan pujian. Kemudian dirangkai pemberian sambutan dari panitia, penyampaian materi mengenai kerukunan umat beragama oleh Kepala Kantor Kemenag Wonogiri. Juga disampaikan materi pembinaan rohani, dilanjutkan sesi diskusi dan tanya jawab, sebelum akhirnya pertemuan ditutup.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Wonogiri, Hariyadi, menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama, sebagai pondasi persatuan bangsa. Ia mengajak seluruh pelajar untuk terus mengedepankan sikap saling menghormati, toleransi, serta menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan bertema “Calling” tersebut diikuti sekitar 500 pelajar dari 30 SMA/SMK se-Kabupaten Wonogiri. Acara diselenggarakan oleh panitia yang dipimpin Rosa Apriliyanti, SMn, MSi. dengan menghadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri Hariyadi, S.Ag., M.Si., perwakilan Romo Gereja Katolik, Pendeta Gereja Kristen Protestan, Bruder, Biarawan dan Biarawati.

Kerukunan

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, pujian, sambutan dari panitia, penyampaian materi mengenai kerukunan umat beragama oleh Kepala Kantor Kemenag Wonogiri, pembinaan rohani, dilanjutkan sesi diskusi dan tanya jawab sebelum ditutup.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Wonogiri menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama sebagai fondasi persatuan bangsa. Ia mengajak seluruh pelajar untuk terus mengedepankan sikap saling menghormati, toleransi, serta menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, pertemuan yang berlangsung Selasa (21/7/26) tersebut, terselenggara dengan aman, tertib, kondusif dan lancar, serta terjauhkan dari gangguan. Pengamanan di lokasi dipimpin oleh Kapolsek Slogohimo Iptu Marman.

Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, menambahkan, Polri berkomitmen memberikan pengamanan terhadap seluruh kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi muda. Polres Wonogiri mendukung setiap kegiatan yang memperkuat persaudaraan, toleransi, serta kerukunan antarumat beragama. Kehadiran personel Polri bertujuan memberikan rasa aman sehingga seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman dan tertib. ”Kami berharap semangat persatuan dan saling menghormati ini, terus terjaga sebagai modal penting dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Wonogiri,” ujar AKP Anom Prabowo.

Polres Wonogiri juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang damai, aman, dan harmonis di tengah keberagaman.(Bambang Pur)