SEMARANG (SUARABARU.ID)– Pusat Bahasa dan Budaya Universitas Semarang (USM LCC), kembali melanjutkan kerja sama dengan Taman Kanak-Kanak (TK) Nasima, Semarang, dalam penyelenggaraan program Fun English Kids.
Program itu bertujuan mengenalkan bahasa Inggris kepada anak sejak usia dini, melalui metode pembelajaran yang menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik anak-anak.
Komitmen melanjutkan kolaborasi itu, diawali dengan kunjungan tim USM LCC, Hermin Anggraini SE MM dan Adiprana Yogatama MHum, ke TK Nasima yang ada di Jalan Puspanjolo Tengah Raya No 69, Semarang.
BACA JUGA: Prodi PWK Universitas Semarang Jalin Kerja Sama dengan Lima Perusahaan Konsultan Perencana
Kedatangan mereka disambut guru TK Nasima, Sulis Setiyo Rini SPd, untuk membahas pelaksanaan program pada tahun ajaran mendatang.
Kerja sama antara USM LCC dan TK Nasima telah terjalin dalam beberapa periode, melalui pelatihan atau kursus bahasa Inggris, bagi peserta didik. Program itu dirancang untuk membangun keberanian berkomunikasi, memperkaya kosakata, serta menumbuhkan minat belajar bahasa Inggris sejak usia dini, sebagai bekal menghadapi tantangan global.
Dalam pelaksanaannya, materi pembelajaran disusun secara interaktif, dan disesuaikan dengan tahap perkembangan anak usia taman kanak-kanak.
BACA JUGA: Pelatihan Pembuatan Klepon Berbahan Ubi Ungu
Proses belajar dikemas melalui permainan edukatif, bernyanyi, percakapan sederhana, serta berbagai aktivitas fisik-motorik, sehingga suasana belajar menjadi lebih menyenangkan, aktif, dan tidak membosankan.
Sementara itu, Direktur USM LCC, Dr Adi Ekopriyono menyatakan, pengenalan bahasa asing sejak usia dini, merupakan investasi penting dalam membangun kompetensi generasi masa depan.
”Keterampilan berbahasa asing, sebaiknya ditanamkan sejak usia dini. Anak-anak memiliki kemampuan menyerap bahasa sangat baik pada fase ini. Melalui pendekatan belajar yang menyenangkan, mereka tidak hanya mengenal kosakata dan percakapan sederhana, tetapi juga mulai membangun rasa percaya diri untuk berkomunikasi,” ujarnya.
BACA JUGA: Mahasiswa KKN-PPM Universitas Semarang Beri Pelatihan Budi Daya Akuaponik
Menurut Adi, penguasaan bahasa asing menjadi salah satu kompetensi yang makin dibutuhkan di era globalisasi. Oleh karena itu, kolaborasi antara lembaga pendidikan dan pusat pelatihan bahasa perlu terus diperkuat, agar anak-anak memperoleh pengalaman belajar yang berkualitas sejak dini.
”USM LCC berkomitmen menghadirkan pembelajaran bahasa yang kreatif, komunikatif, dan sesuai dengan perkembangan peserta didik. Kami berharap, kerja sama dengan TK Nasima ini dapat terus memberikan manfaat, bagi peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Kota Semarang,” tegasnya.
Riyan













