SUKOHARJO (SUARABARU.ID) – Islam berkemajuan yang mencerahkan semesta, intinya berakar dari spirit rahmatan lil alamin. Yang tujuannya untuk membawa kemajuan peradaban dan membebaskan umat dari keterbelakangan.
”Ini adalah komitmen untuk menjadikan Islam sebagai agama yang memajukan kehidupan, menyebarkan nilai toleransi dan membawa kebaikan bagi seluruh alam,” tegas Ustadz H Wiwaha Aji Santosa SPd. Penegasannya ini, disampaikan saat memberikan pengajian Jumat malam (26/6/26) di Masjd Al-Amin Kampung Denokan, Kelurahan Jetis, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Kata Ustadz Wiwaha, untuk mewujudkannya, itu dapat dijabarkan ke dalam beberapa pilar strategis melalui pendidikan dan iptek. Yakni mendorong penguasaan ilmu pengetahuan modern, yang dilandasi nilai spiritualitas untuk membangun peradaban yang unggul.
Berkaitan dengan etos sosial dan kemanusiaan, diperlukan aksi nyata dalam filantropi untuk pengentasan kemiskinan. Juga pembelaan terhadap kaum lemah (mustadhafin) tanpa memandang latar belakang.
Filantropi adalah tindakan kedermawanan, kepedulian sosial dan welas asih, yang didorong oleh ajaran agama Islam. Yakni untuk mendistribusikan sebagian harta guna membantu sesama, mengentaskan kemiskinan, serta membangun kesejahteraan masyarakat. Praktik ini, berlandaskan nilai-nilai ketakwaan, keadilan sosial, dan rasa kemanusiaan.
Moderat
Untuk modernisasi beragama, perlu mempraktikkan Islam yang wasathiyah (moderat), toleran serta menjauhi ekstremisme dan radikalisme. Terkait kelestarian lingkungan, melalui upaya menjadikan ajaran Islam sebagai panduan menjaga bumi dari kerusakan, perubahan iklim dan eksploitasi alam.
Tokoh masyarakat Sukoharjo, Begug SW, mengabarkan, pengajian tersebut digelar oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Jetis-2 bersama pihak Turba (Turun Kebawah) PCM Sukoharjo. PRM merupakan lini terdepan dalam menyebarkan ajaran Islam, dan menjalankan misi dakwah amar ma’ruf nahi munkar secara langsung kepada warga Muhammadiyah dan masyarakat.
Kajian tentang Islam berkemajuan dalam mencerahkan semesta dengan spirit lil alamin ini, dihadiri sesepuh pinisepuh PCM Sukoharjo bersama masyarakat di lngkungan masjid Al-Amin. Juga hadir Pimpinan Cabang Muhammadiyah H Shodiqul Amin SPd beserta pengurus, Ketua PRM Jetis-1 H Suryanto ST, Ketua PRM Jetis-2 Ir H Rudy Setyohadi, Ketua Takmir Masjid Al-Amin Kusyanto SH beserta pengurus,. Juga hadir Ketua PCPM beserta pengurus, PCA Aisyiyah dan PRM Jetis 1 dan 2, dan para jamaah pengajian rutin malam Sabtu beserta Irmas maupun Kokam.
Acara diawali tahsin yang sampaikan oleh Muhammad Zahid Hanif SKom, membacakan surat Al-Kahfi ayat 1 sampai 10. Ikut memberikan sambutan Shodiqul Amin selaku Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sukoharjo. Disebutkan, maksud dan tujuan pengajian ini adalah demi menjunjung tinggi agama Islam, sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.
Kemudian apa Turba ? adalah turun kebawah yang artinya dari Cabang ke Ranting agar dimengerti bahwa di Kelurahan Jetis ada PRM 1 dan 2. Perlu diingat, sebaik baiknya manusia adalah orang yang bisa memberi manfaat kepada orang lain. Berkait ini, upayakan untuk menghindari mudharat (bahaya atau kerugian), yakni dengan menjaga diri agar tidak merugikan orang lain, baik secara fisik, lisan, maupun mental.(Bambang Pur)













