blank
Penyerahan dilakukan secara simbolis melalui papan replika cek bantuan serta amplop resmi lembaga sebagai bentuk legalitas penyaluran dana pendidikan kepada Plt. Kepala SMP Muhammadiyah Keling, Ida Suryani, Foto: Kustinah.

JEPARA (SUARABARU.ID) — Dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan di wilayah Jepara Utara kembali mengalir melalui sinergi lintas sektor yang melibatkan institusi kesehatan dan lembaga pendidikan. SMP Muhammadiyah Keling menerima bantuan dana pendidikan sebesar Rp4.000.000 dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) RSUD dr. Rehatta Kelet Provinsi Jawa Tengah untuk mendukung operasional Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.

Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di ruang kerja SMP Muhammadiyah Keling pada Kamis (11/06/2026) dalam suasana sederhana namun penuh makna. Bantuan diserahkan langsung oleh tim UPZ RSUD dr. Rehatta Kelet, yakni Nur Afni Ambarwati, S.Kep., MM dan Eni Nuryani, S.Kep., Ners., M.Kep Manajemen kepada Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SMP Muhammadiyah Keling, Ida Suryani.

blank
Penyerahan dana pendidikan tunai dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) RSUD dr. Rehatta Kelet. Tim UPZ RSUD dr. Rehatta Provinsi Jawa Tengah, Nur Afni Ambarwati, S. Kep.,MM dan Eni Nuryani, S.Kep.,Ners.,M.Kep Manajemen Rumah Sakit Daerah. Foto: Kustinah.

Kegiatan tersebut turut disaksikan oleh sejumlah guru dan tenaga pendidik yang hadir di sekolah pada hari itu. Penyerahan dilakukan secara simbolis melalui papan replika cek bantuan serta amplop resmi lembaga sebagai bentuk legalitas penyaluran dana pendidikan.

Bantuan dana pendidikan tersebut menjadi angin segar bagi pihak sekolah yang tengah mempersiapkan pelaksanaan SPMB tahun ajaran baru. Menjelang masa pendaftaran peserta didik baru, berbagai kebutuhan teknis dan administratif mulai dipersiapkan secara bertahap agar proses penerimaan siswa dapat berjalan lancar, tertib, dan maksimal.

Plt. Kepala SMP Muhammadiyah Keling, Ida Suryani, mengatakan bantuan dari UPZ RSUD dr. Rehatta Kelet akan difokuskan sepenuhnya untuk menunjang kebutuhan operasional panitia SPMB Tahun Ajaran 2026/2027.

“Kami mengarahkan dana pendidikan dari UPZ RS Rehatta Kelet ini secara spesifik guna menyukseskan agenda SPMB tahun ajaran 2026/2027,” ujar Ida Suryani usai kegiatan penyerahan bantuan.

Menurutnya, kebutuhan operasional menjelang penerimaan siswa baru cukup kompleks dan membutuhkan dukungan pembiayaan yang tidak sedikit. Mulai dari penyusunan administrasi pendaftaran, pencetakan formulir, publikasi penerimaan siswa baru, hingga kebutuhan teknis kepanitiaan lainnya harus dipersiapkan secara matang agar pelayanan terhadap masyarakat berjalan optimal.

Ia menjelaskan, selama ini sekolah terus berupaya menjaga kualitas pelayanan kepada calon peserta didik dan wali murid, terutama dalam memberikan kemudahan akses informasi dan proses pendaftaran yang tertata rapi.

“Bantuan ini sangat membantu kami dalam mengurangi beban pembiayaan internal sekolah. Dengan adanya dukungan ini, panitia dapat lebih fokus meningkatkan kualitas pelayanan kepada calon siswa maupun wali murid,” katanya.

Selain membantu operasional teknis kepanitiaan, bantuan tersebut juga dinilai memiliki dampak moral yang besar bagi seluruh warga sekolah. Dukungan dari lembaga luar menunjukkan bahwa dunia pendidikan masih menjadi perhatian bersama dan membutuhkan kolaborasi lintas sektor untuk terus berkembang.

Pihak sekolah menilai kerja sama seperti ini menjadi contoh positif bagaimana lembaga kesehatan pemerintah dapat ikut mengambil peran dalam mendukung kemajuan pendidikan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan pinggiran.

Menurut Ida Suryani, sinergi antara institusi pelayanan kesehatan dengan lembaga pendidikan memiliki nilai strategis karena keduanya sama-sama bergerak dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia.

“Sinergi mulia seperti ini memberikan dorongan moral yang sangat besar bagi kami untuk terus menjaga mutu serta aksesibilitas pendidikan bagi warga Keling,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sekolah berkomitmen mengelola bantuan tersebut secara transparan dan akuntabel agar manfaatnya benar-benar dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Penggunaan dana akan disesuaikan dengan kebutuhan prioritas kepanitiaan dan dicatat dalam laporan administrasi sekolah.

Sementara itu, pihak UPZ RSUD dr. Rehatta Kelet berharap bantuan pendidikan yang diberikan dapat membantu kelancaran pelaksanaan penerimaan peserta didik baru sekaligus memperkuat hubungan kemitraan sosial antara lembaga pemerintah dan institusi pendidikan.

Bantuan tersebut juga diharapkan mampu memberikan motivasi tambahan bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas akses belajar bagi masyarakat di Kecamatan Keling dan sekitarnya.

Menjelang dibukanya tahapan pendaftaran siswa baru, panitia SPMB SMP Muhammadiyah Keling kini mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis secara lebih intensif. Dukungan dana dari UPZ RSUD dr. Rehatta Kelet menjadi salah satu faktor penting yang memperkuat kesiapan sekolah dalam menghadapi tingginya kebutuhan pelayanan pendidikan tahun ajaran baru.

Dengan adanya bantuan tersebut, SMP Muhammadiyah Keling optimistis pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berlangsung lebih efektif, tertib, dan mampu menjaring peserta didik baru yang berkualitas serta siap berkembang di lingkungan pendidikan yang kompetitif dan religius.

Septiana W – Kustinah