blank
Agus Santoso, Petinggi Tegalsambi.

JEPARA (SUARABARU.ID)- Sejumlah petinggi desa di Kecamatan Tahunan dikabarkan akan menggalang penandatanganan surat kesepakatan bersama mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Mu’adz, Camat Tahunan.

Seperti dilansir dari JEPARANEWS, 15 (lima belas) Petinggi Desa terdiri dari Demangan, Kecapi, Krapyak, Langon, Mangunan, Mantingan, Ngabul, Petekeyan, Platar, Semat, Senenan, Sukodono, Tahunan, Tegalsambi, dan Telukawur. Seperti yang diberitakan, sebagai Camat Tahunan, kinerjanya disorot dan dikritik oleh beberapa Petinggi Desa se-Kecamatan.

Suarabaru.id mencoba mengonfirmasi ke beberapa petinggi di Kecamatan Tahunan yang namanya ikut disebut dalam rencana penandatanganan mosi tidak percaya kepada Mu’adz. Mereka bahkan mengaku tidak tahu menahu akan hal tersebut.

“Tidak, saya tidak tahu menahu akan hal tersebut. Aku malah kaget dengan berita tersebut karena dalam berita, desa Sukodono juga disebut padahal saya nggak tahu menahu”, ujar Sagiman Petinggi Sukodono pada Jumat (12/6/2026).

Hal yang sama juga disampaikan Petinggi Senenan, Mulyono, terkait nama Desa Senenan yang juga ikut disebut terkait mosi tidak percaya terhadap Camat Tahunan. “Mboten pak. Malah kulo nembe ngerti niki yen wonten berita ngoten”, katanya.

Setali tiga uang, Petinggi Tegalsambi, Agus Santoso juga membantah berita yang mencantumkan namanya dalam rencana mosi tidak percaya terhadap Camat Tahunan. Ketika dikonfirmasi Agus dengan tegas mengatakan tidak tahu menahu dan merasa berita tersebut upaya membenturkan antara petinggi dan camat.

“Kadose, semua desa dicatut namanya. Saya khawatir ada upaya membenturkan antara petinggi dgn pak Camat”, tandas Agus.

Sementara itu Muadz menilai pemberitaan pemberitaan tentang dirinya itu adalah bentuk finah dan pembunuhan karakter.

“Saya bekerja sesuai regulasi. Tugas saya adalah melakukan pembinaan kepada petinggi-petinggi yang berada di wilayah Kecamatan Tahunan”, ujar Mu’adz.

“Kalau ada yang tidak sesuai dengan regulasi, silahkan kritik saya. Tapi jangan dengan membuat berita bohong atau hoax””, tegasnya.

“Silahkan dicrosscek kepada semua petinggi yang ada di wilayah Kecamatan Tahunan siapa yang akan melayangkan mosi tidak percaya kepada saya. Jangan-jangan berita tersebut dibuat untuk menjatuhkan saya”, cetus Mu’adz.

Lebih lanjut Mu’adz mengaku telah mengantongi beberapa nama yang sengaja membuat berita bohong tentang dirinya.

“Saya sudah memperingatkan kepada yang bersangkutan untuk mengklarifikasi berita tersebut, saya tunggu itikad baiknya”, tandas Mu’adz.

ua