JEPARA (SUARABARU.ID) – Prestasi membanggakan diraih tiga siswa SMPN 1 Jepara dalam Tes Kemampuan Akademik Tahun 2026 Tingkat Kabuaten Jepara. Tiga siswa tersebut adalah Azzera Putri Nur Ahmad yang meraih nilai TKA mapel Bahasa Indonesia dengan nilai 100 serta Chelsea Keysa Nadila Putri dan Almira Salsabila Prameswari yang berhasil meraih nilai TKA Mata Pelajaran Matematika dengan nilai 93,33.
Kepala SMPN 1 Jepara Lisna Handayani memberikan apresiasi terhadap capaia tersebut. “Semoga prestasi ini menjadi langkah awal meraih masa depan yang cerah. Juga menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujarnya

Menurut Lisna Handayani, Test Kemampuan Akademik ditujukan untuk menguji kemampuan siswa pada mata pelajaran yang ditetapkan. Sedangkan hasil TKA berfungsi sebagai pemetaan mutu pendidikan,” ujarnya.
Terkait dengan capaian ini ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para guru Mapel Matematika dan Bahasa Indonesia yang telah dengan sungguh-sungguh mengembangkan potensi akademik yang dimiliki oleh siswa.
Kuota 320 Siswa Baru
Lisna Handayani juga menjelaskan, dalam penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026/2027 yang pendaftarannya akan dilakukan pada tanggal 22-25 Juni 2026, SMPN 1 Jepara memiliki kuota 320 siswa. “Sedangkan perinciannya 45 % dari jalur domisi, 20 % afirmasi, 30 % prestasi dan 5 % mutasi,” ujar Lisna Handayani
Ia menjelaskan, tahapan pendaftaran dalam penerimaan siswa baru ini akan dimulai dengan pembuatan akun, verifikasi dan validasi tanggal 17-25 Juni 2026, pendaftaran SPMB 22 – 25 Juni, pengumuman 26 Juni 2026, pendaftaran ulang 29-30 Juni dan 13 Juli 2026 awal tahun pelajaran 2026-2027.

Sedangkan syarat pendaftaran antara lain surat keterangan lulus, akta kelahiran, kartu keluaraga, KTP orang tua, surat pernyataan tanggungjawab mutlak keaslian data, kartu PIP/KKS/PKH dan terdaftar dalam DTKS bagi yang memiliki, surat keterangan hasil TKA, sertifikat / piagam prestasi tertinggi 3 tahun terakhir serta nilai raport 5 semester dari jalur prestasi, dan surat penugasan dari instansi / perusahaan untuk jalur domisili.
Menurut Lisna, ada sejumlah fasilitas yang dimiliki sekolah mulai ruang kelas yang representatf, laboratorium komputer dan sains, perpustakaan yang lengkap dan dilengkapi dengan perpustaan digital, lapangan olahraga multifungsi, ruang seni dan musik, tempat ibadah, kantin sehat, ruang aula serba guna, akses internet, guru yang kompeten dan pembinaan talenta siswa.
Sedangkan wadah pengembangan potensi siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler jumlahnya mencapai 20 lebih. “Karena itu siswa siswi kami banyak meraih prestasi baik tingkat kabupaten maupun provinsi,” ujar Lisna.
Hadepe













