MAGELANG (SUARABARU.ID) – Kanwil Kemenkum Jawa Tengah melakukan audiensi penjajakan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Magelang, Rabu (3/6/2026) di Ruang Rapat Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Magelang.
Audiensi tersebut bertujuan untuk membangun sinergi dan meningkatkan kerja sama di bidang kekayaan intelektual, khususnya terkait perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan penguatan ekosistem kekayaan intelektual di Kabupaten Magelang.
Dalam kegiatan tersebut, Kanwil Kemenkum Jawa Tengah diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Agustinus Yosi Setyawan dan Ketua Tim Kerja Hubungan Masyarakat, Reformasi Birokrasi, dan Teknologi Informasi, Hazmi Saefi bersama tim kerja sama diterima oleh perwakilan Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Magelang Akbar Nasrullah, serta perwakilan Bagian Hukum, Rahma.
Yosi menjelaskan latar belakang rencana kerja sama ini merupakan inisiasi Kanwil Kemenkum Jawa Tengah bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Magelang.
Menurutnya, kerja sama ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendorong perlindungan dan pemanfaatan kekayaan intelektual dalam meningkatkan nilai tambah produk unggulan daerah sekaligus penguatan ekonomi masyarakat.
Selain itu, kerja sama yang direncanakan tidak hanya mencakup upaya perlindungan kekayaan intelektual, tetapi juga berkaitan dengan penguatan regulasi daerah di bidang kekayaan intelektual sebagai landasan dalam mendukung pengembangan potensi daerah secara berkelanjutan.
“Perlindungan kekayaan intelektual tidak hanya berbicara mengenai aspek hukum, tetapi juga menjadi instrumen pembangunan ekonomi daerah. Ketika produk unggulan daerah terlindungi dan dikenal luas, maka akan tercipta nilai tambah yang dapat mendukung UMKM, memperkuat identitas daerah, dan terintegrasi dengan sektor pariwisata,” ujar Yosi.
Yosi menjelaskan, penguatan perlindungan kekayaan intelektual dapat mendorong lahirnya ekosistem ekonomi kreatif yang terhubung dengan sektor pariwisata.
“Dengan demikian, wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Magelang tidak hanya mengenal destinasi wisata seperti Candi Borobudur, tetapi juga berbagai produk khas daerah yang memiliki identitas, nilai budaya, dan keunikan tersendiri,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Akbar Nasrullah menyambut baik rencana kerja sama ini. Namun demikian, ia menekankan perlunya pembahasan lebih lanjut terkait substansi kerja sama agar terdapat kesamaan pemahaman mengenai ruang lingkup dan bentuk implementasinya.
Ia juga menegaskan pentingnya penyusunan rencana kerja sebagai pedoman pelaksanaan kerja sama yang akan dijalin oleh kedua belah pihak.
Sebagai tindak lanjut, kedua pihak sepakat untuk melakukan koordinasi lanjutan guna membahas substansi kerja sama secara lebih mendalam, termasuk persiapan pelaksanaan seremonial penandatanganan kerja sama yang direncanakan akan dirangkaikan dengan kegiatan sosialisasi kekayaan intelektual.
Pada kesempatan yang sama, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Tengah juga melakukan penjajakan kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Magelang dan Politeknik Negeri Semarang.
Ning S













