WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Gara-gara lupa mematikan tungku, api berkobar membakar rumah. Amukan jago merah ini, terjadi Jumat sore (3/4/26) memusnahkan rumah milik Samsu Sutrisno (71) di Dusun Gading RT 01/RW 07, Desa Ngadirojo Lor, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
Kepala Satpol-PP Kabupaten Wonogiri, Joko Susilo dan Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Joko Prayitno melalui Koordinator Lapangan Sriyanto Kembo, menyatakan, pemadaman dilakukan oleh Team Fire Fighter Pimpinan Komandan Regu (Danru) Suswanto. Proses pemadaman melibatkan personel Damkar Markas Induk Wonogiri, terdiri atas Prihantoro Havid P, Anton Tri Wibowo, Anjar Teguh P, Ervin Ikhsan Purnama dan Ronny Seftyanto.
Disebutkan, Markas Induk Damkar Wonogiri menerima kontak permohonan bantuan pemadaman pada Pukul 15.40. Menyikapi permohonan ini, segera meluncur Team Fire Fighter ke lokasi dengan membawa serta dua unit mobil brandweer ke lokasi.
Tiba di lokasi, langsung melakukan pemadaman sampai Pukul 17.00. Tidak ada korban jiwa, tapi hampir semua perabot rumah tangga di rumah dapur musnah. Api juga membakar rumah induk, membinasakan seluruh ruangan tamu.
Kepada petugas, pemilik menuturkan awalnya menjerang air. Tapi kemudian ditinggal membersihkan parit yang berada di depan rumah. Tanpa disadari, api tungku yang lupa dia matikan, kemudian berkobar membesar, membakar rumah dapur dan merembet ke rumah induk. Para tetangga yang berdatangan ingin membantu pemadaman, terkendala karena di lokasi tidak tersedia air yang cukup. Perangkat Desa Ngadirojo Lor, Ny Yuli Astuti dan Marwanto, kemudian mengontak bantuan pemadaman ke Markas Induk Damkar Wonogiri.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo dan Kapolsek Ngadirojo AKP Pujoyono melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, Samsu Sutrisno status kependudukannya merupakan warga Desa Pesanggrahan, Bumi Bintaro Permai, Jakarta Selatan. Tapi berdomisili di Dusun Gading, Desa Ngadirojo Lor, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri.
Disebutkan, api tungku yang lupa dimatikan tersebut kemudian cepat berkobar, karena membakar stok tumpukan kayu bakar yang berada di dekat tungku. Kobaran api makin membesar, membakar rumah dapur dan meluas ke rumah induk.
Berkaitan musibah kebakaran tersebut, Polres dan Damkar Wonogiri, mengimbau masyarakat untuk cermat dalam memperlakukan api. Jangan bertindak sembrono, jangan kemudian serta merta meninggalkan api tungku di dapur, tanpa mematikan lebih dulu.(Bambang Pur)













