blank
Foto bersama dalam kegiatan program wakaf sosial Dompet Dhuafa bersama BI Jawa Tengah. Foto: Dok/Dompet Dhuafa

SEMARANG (SUARABARU.ID) – Dalam rangka membantu masyarakat yang membutuhkan, Dompet Dhuafa Jawa Tengah bersama Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) dan Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah meluncurkan program Wakaf Sosial yang digelar bertepatan peringatan Nuzulul Quran di Kantor Perwakilan BI Jateng.

Program ini didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) mewakili Gubernur Ahmad Luthfi berharap, kerja sama ini bisa menjadi jalan untuk mengentaskan kemiskinan dengan melibatkan peran aktif masyarakat.

Gus Yasin menekankan pentingnya memberi contoh nyata dalam berwakaf, bukan sekadar imbauan. “Untuk mengajak masyarakat berwakaf, pimpinan harus mencontohkan lebih dulu. Hari ini saja, saya sudah dua kali meluncurkan QR Wakaf sebagai bentuk teladan nyata,” tegasnya.

Wagub Jateng juga menyampaikan besarnya potensi donasi di Jawa Tengah. Seperti dana zakat dan infak dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Jateng bisa terkumpul hingga Rp8 miliar per bulan.

“Ini bukti bahwa warga Jawa Tengah sangat gemar berbagi. Keberhasilan pengelolaan dana ini harus ditiru oleh lembaga keuangan lain, termasuk OJK dan BI. Lewat program wakaf sosial diharapkan manfaatnya bisa dirasakan secara terus-menerus,” tambah Gus Yasin, baru-baru ini.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Tengah sekaligus Ketua BMPD Jateng-Semarang, Mohamad Noor Nugroho menjelaskan, program bersama Dompet Dhuafa ini difokuskan pada tiga hal utama, yakni penyediaan air bersih, perbaikan fasilitas ibadah, dan layanan kesehatan gratis.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Tengah, Zaini Tafrikhan, menambahkan, momentum Nuzulul Quran ini menjadi pengingat untuk mengubah nilai ibadah menjadi manfaat sosial yang nyata.

“Kolaborasi kebaikan bersama BI dan BMPD ini dirancang untuk menyelesaikan masalah langsung di lapangan. Bantuan wakaf sosial ini akan disalurkan dalam bentuk pembuatan sumur bor di daerah krisis air, penyediaan ambulans gratis untuk dhuafa, serta perbaikan masjid,” tutur Zaini.

Ning S