SEMARANG (SUARABARU.ID) – Gelaran Pesantren Ramadhan Rohis (Rohani Islam) Indonesia, dilaksanakan di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Kota Semarang, pada 4-7 Maret 2025.
Kegiatan ini diselenggarakan Kementerian Agama (Kemenag) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pengurus MAJT.
Sekretaris Jenderal Kemenag, mengatakan, aktivis Rohis memiliki peran strategis sebagai calon pemimpin masa depan.
Dia bilang, aktivis Rohis harus memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan integritas moral.
“Anak-anak Rohis harus berprestasi secara akademik sekaligus kuat secara karakter. Masa depan bangsa ini sangat ditentukan oleh kualitas diri generasi mudanya,” katanya, saat membuka kegiatan, Kamis, 5 Maret 2025.
Kamaruddin mengatakan, pertemuan para aktivis Rohis dari berbagai daerah dalam kegiatan itu menjadi ruang membangun jejaring kepemimpinan masa depan.
Pengurus PP MAJT, Ahmad Izzudin menjelaskan bahwa Pesantren Ramadhan Rohis Indonesia pada tahun ini merupakan penyelenggaraan yang keempat kalinya di masjid tersebut.
“Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi para pelajar untuk memperkuat nilai keislaman sekaligus membangun jejaring Rohis secara nasional,” kata Ketua Umum Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) itu.
Pesantren Ramadhan Rohis Indonesia itu berlangsung mulai 4-7 Maret 2026 diikuti oleh 78 pengurus Rohis yang merupakan perwakilan dari 34 provinsi, serta 35 orang perwakilan Rohis dari Jateng yang akan melaksanakan berbagai kegiatan selama empat hari.
Adapun dalam pembukaan Pesantren Ramadhan Rohis Indonesia berlangsung di MAJT yang dihadiri sekitar 7.000 siswa dari berbagai SMP dan SMA di Kota Semarang.
“Yang hari ini, pembukaannya diikuti 7.000 orang dari mulai jenjang SD, SMP dan juga SMA di Kota Semarang,” katanya.
MAJT dipilih sebagai lokasi pelaksanaan Pesantren Ramadhan Rohis Indonesia karena fasilitasnya yang terintegrasi, seperti masjid, penginapan, hingga tempat pelatihan manasik haji.
Rangkaian kegiatan telah diawali dengan Takhtimul Qur’an dan akan dilanjutkan dengan peluncuran program Wakaf Rohis Indonesia.
Dalam rangka mendukung gerakan ekoteologi, panitia juga akan melakukan penanaman 70 pohon kelengkeng yang nantinya ditanam di sekolah masing-masing peserta.
Sementara itu, Giftan Azkaniar, siswa SMP Islam Terpadu (SMP IT) Al Fateeh Semarang mengaku senang mengikuti pembukaan Pesantren Ramadhan Rohis Indonesia.
“Seneng aja bisa ketemu banyak temen baru. Tadi ikut pembukaan aja, ke sini bareng sama perwakilan dari sekolah,” kata siswa kelas VIII itu. (*)
Diaz A Abidin













