KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Kebakaran melanda toko pertanian Sido Maju, milik Melinda Agus Sulistyono di Dukuh Krajan RT 03 RW 02 Desa Kaibonpetangkuran, Kecamatan Ambal, Kebumen, Selasa (3/3) malam.
Api diduga berasal dari korsleting atau arus pendek listrik di dalam bangunan toko. Peristiwa tersebut diketahui sekitar Pukul 19.30 WIB.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menyatakan, kebakaran pertama kali diketahui saat istri korban mendapat informasi saat melaksanakan Salat Tarawih. Toko dalam kondisi terkunci dari depan dan belakang ketika api mulai terlihat dari dalam ruangan.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian material cukup banyak,”ujar Kapolres Kebumen, Rabu (4/3) 2026.
Mengetahui kejadian tersebut Pemdes Kaibonpetangkuran segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian serta meminta bantuan pemadam kebakaran dari Prembun. Petugas bersama warga berjibaku memadamkan api. Sekitar pukul 20.00 WIB, kobaran api berhasil dikendalikan.
Sejumlah barang terbakar. Antara lain obat-obatan pertanian berupa pestisida, herbisida, fungisida, nutrisi tanaman, pupuk cair. Termasuk peralatan seperti komputer, kipas angin, dispenser, freezer, hingga instalasi kabel dan perabot kayu di dalam toko. Petugas menaksir kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Tim Inafis Polres Kebumen yang melakukan olah tempat kejadian perkara menemukan ada sambungan arus listrik pada kabel di dalam tedus atau kotak sambungan yang terbakar di bagian atas tembok toko. Lampu dan instalasi kabel di dalam ruangan juga ditemukan dalam kondisi hangus.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga kebakaran disebabkan konsleting listrik pada sambungan kabel di dalam ruangan.
Polisi meminta warga tidak mendekat ke lokasi saat proses pendinginan karena material yang terbakar merupakan bahan kimia pertanian. Petugas juga meminta masyarakat segera melapor apabila muncul dampak kesehatan akibat paparan asap kebakaran tersebut.
Komper Wardopo













