SEMARANG (SUARABARU.ID) – Badan Semi Otonom (Basnom) Womenpreneur Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Provinsi Jawa Tengah, didorong jadi wadah sekaligus ikut andil untuk menumbuhkan perempuan pengusaha baru.
Ketua Hipmi Jawa Tengah, Teddy Agung Tirtayadi, mengatakan, perempuan-perempuan di Jawa Tengah memiliki banyak potensi, khususnya bidang wirausaha.
“Punya banyak kreativitas untuk peningkatan ekonomi di Jawa Tengah. Kami lihat anggota womenpreneur hari ini aktif semuanya,” katanya usai pelantikan Basnom Womenpreneur Hipmi Jawa Tengah, di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Rabu, 4 Februari 2025.
Keberadaan organisasi itu, kata Teddy, agar menjadi wadah perempuan di dunia usaha untuk bisa berkolaborasi dengan lintas pihak. Tujuannya supaya bisa meningkatkan ekonomi melalui kerja sama peningkatan inovasi di berbagai bidang.
Ketua Womenpreneur Hipmi Jawa Tengah,
Noviana Adinda Putri, mengatakan, perempuan-perempuan di Jawa Tengah tak boleh dipandang sebelah mata. Oleh karena, dari data yang ditetimanya banyak perempuan pengusaha ini mampu naik kelas.
“Data yang saya terima, usahanya ada yang UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah), banyak juga yang sudah menengah. hingga ada skala pabrik juga, ucapnya.
Berbekal kapasitas itu, kata Adinda, Womenpreneur Hipmi Jawa Tengah ditargetkan mampu memunculkan perempuan pengusaha baru.
Dia akan menjadikan organisasinya, menjadi wadah dan rumah sebagai fasilitas untuk menampunh berbagi ide, berkolaborasi dan berinovasi.
Setidaknya dalam kepengurusan 2026-2029, Aninda ingin bekerja bersama-sama dalam merealisasikan program-program kerja. Di mana setidaknya ada 14 bidang kerja yang bakal digarap.
“Jadi bidang-bidang tersebut di antaranya ada perindustrian, perdagangan. Nah, kami akan fokus di sana,” ucap dia. (*)













