PACITAN (SUARABARU.ID) – Dua keris pusaka gagrak (gaya) Bali milik Presiden Prabowo Subianto, ikut dipamerkan dalam Gelar Budaya Luwung di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Event wisata budaya ini, diselenggarakan dalam rangka menyambut peringatan Hari Jadi ke-82 Kabupaten Pacitan Tahun 2026.
Bagian Prokopim Pemkab Pacitan, mengabarkan, acara ini digelar di Gedung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Pacitan. Diagendakan berlangsung dari Tanggal 4 sampai dengan Tanggal 7 Februari 2026 mendatang. Kegiatan ini, diinisiasi oleh Pemkab Pacitan bersama Gerakan Pemuda (GP) Ansor.
Gelar Budaya Luwung, dibuka Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji. Menampilkan beragam keris pusaka dan pameran batu mulia khas Pacitan yang dikemas dalam gelaran Majang Akik. Bersama itu, dimeriahkan pula dengan gelaran pameran seni rupa serta bazar buku.
Dua keris pusaka bergaya Bali milik Presiden Prabowo Subianto, dibawa langsung oleh Staf Khusus Menteri Kebudayaan, Basuki Teguh Yuwono. Keberadaannya, menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung, utamanya para penggemar tosan aji yang paham tentang nilai seni karya empu, dan mengetahui nilai esoteris (rahasia) kandungan aura gaibnya.
Selain keris pusaka milik Presiden Prabowo, ikut dipamerkan juga koleksi keris pusaka milik Menteri Kebudayaan Fadli Zon, milik Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji dan milik jajaran Forkopimda. Juga dipamerkan pula beraneka macam batu akik, baik yang mempunyai tuah gaib, maupun yang memiliki nilai seni alami dengan keunikan tersendiri. Seperti batu akik Red Baron, Batu Akik Ametis Kecubung Pengasihan, Batu Akik Junjung Drajat dan lain-lain.
Warisan
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayu Aji, menekankan tentang pentingnya acara ini sebagai refleksi sejarah dan warisan budaya bagi generasi mendatang. Terlebih Pacitan, dikenal sebagai kabupaten yang memiliki potensi beragam batu akik yang memiliki nilai. “Saya meyakini kita semuanya, nanti akan mewariskan sesuatu minimal kepada keluarga ataupun masyarakat sekitar.
Maka dari itu, tandas Bupati Indrata Nur Bayuaji, sejarah yang akan diwariskan nanti, akan tercermin dalam karya kita seperti halnya para empu terdahulu, melalui karya keris-kerisnya.
Dalam Gelar Budaya Luwung tersebut, panitia memamerkan puluhan keris pusaka dengan berbagai bentuk dan asal milik para kolektor. Yang memiliki beragam gagrak, corak, pamor dan yang mempunyai keunikan lainnya. “Kita perlu berbangga sebagai negara yang memiliki kekayaan yang luar biasa,” kata Staf Khusus Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Bidang Sejarah dan Perlindungan Warisan Budaya Basuki Teguh Yuwono.
Basuki, menambahkan, Keris Pusaka Presiden Prabowo kerap dihadirkan untuk kepentingan edukasi dan pelestarian budaya. Keris tersebut sebelumnya sempat dihibahkan dan disimpan di Fadli Zon Library, milik Menteri Kebudayaan RI.(Bambang Pur)













