JEPARA ( SUARABARU. ID)–Desa Clering, desa paling ujung di Kabupaten Jepara yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Pati, dinyatakan lolos sebagai Desa Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) setelah melalui proses verifikasi lapangan pada Selasa, 18 Desember 2025. Dengan capaian ini, seluruh desa di Kecamatan Donorojo kini telah menyandang status Desa STBM.
Verifikasi STBM merupakan instrumen penilaian yang digunakan untuk memastikan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat berbasis pemberdayaan masyarakat melalui lima pilar STBM. Proses verifikasi dilakukan secara silang oleh tim verifikator yang terdiri dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Puskesmas Keling II, serta Kader Desa Gelang. Tim melakukan kunjungan langsung ke berbagai titik lokasi implementasi pilar STBM, mulai dari sarana jamban sehat, fasilitas cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, hingga pengelolaan sampah dan limbah cair rumah tangga.

Desa Clering tercatat sebagai desa ke-79 di Kabupaten Jepara yang telah dilakukan verifikasi STBM. Keberhasilan ini menegaskan komitmen desa dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan mandiri.
Petinggi Desa Clering, Ahmad Nasuri, S.Pd.I menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Terima kasih setinggi-tingginya kepada para kader, tokoh masyarakat, RT, RW, dan seluruh warga Desa Clering yang telah berjuang bersama dalam persiapan panjang menuju verifikasi STBM. Hasil ini bukan akhir, tetapi awal untuk membangun desa yang sehat dan menjaga kebersihan lingkungan. Kami berkomitmen mempertahankannya agar warga tetap sehat, produktif, dan bahagia,” ujar Nasuri.

Ia menambahkan bahwa peran kader sangat vital dalam menyukseskan STBM. Bahkan, karena rasa haru dan bangga, Petinggi Desa secara khusus memberikan bonus apresiasi kepada kader yang telah berusia lansia bernama Prapti (65 tahun), yang meski telah berusia lanjut tetap aktif dan penuh semangat mendampingi masyarakat.
“Bu Prapti adalah contoh nyata bahwa pengabdian tidak mengenal usia. Semangat beliau menjadi inspirasi bagi kami semua,” tambah Nasuri.

Menurut Nasuri, status STBM diraih melalui proses panjang yang membutuhkan kesadaran kolektif masyarakat, budaya kerja bakti, serta keberpihakan anggaran Dana Desa untuk mendukung pembangunan sanitasi dan perubahan perilaku hidup bersih dan sehat.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Donorojo, Laksmi Lukiswati, S.ST., MM, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, seluruh desa di Kecamatan Donorojo telah terverifikasi STBM. Desa Clering merupakan desa ke-8 yang diverifikasi, dan hasilnya sangat memuaskan. Kami akan terus berkomitmen melakukan pendampingan dan pengawalan agar perilaku hidup bersih dan sehat benar-benar menjadi budaya masyarakat,” ujarnya.
Ketua Tim Verifikator dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Retno Kusbandiyah, SKM, menjelaskan bahwa capaian Desa Clering menjadi prestasi yang patut diapresiasi.
“Desa Clering merupakan desa ke-79 dari total 195 desa dan kelurahan di Kabupaten Jepara yang telah diverifikasi STBM. Khusus Kecamatan Donorojo, ini adalah desa ke-8 dari total 8 desa. Ini capaian luar biasa, karena tidak semua desa langsung lolos. Dari 79 desa yang diverifikasi, sampai sekarang masih terdapat 5 desa yang belum lolos,” jelasnya.
Ia berharap keberhasilan Desa Clering dapat menjadi contoh dan motivasi bagi desa-desa lain untuk terus memperkuat sanitasi berbasis pemberdayaan masyarakat dengan harapan semua desa di Kabupaten Jepara lolos verifikasi STBM.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Hadi Sarwoko, SKM., MMKes, memberikan apresiasi atas sinergi lintas sektor yang terbangun di Desa Clering dan Kecamatan Donorojo. Ia menegaskan bahwa STBM merupakan fondasi penting dalam pembangunan kesehatan masyarakat.
“STBM merupakan perubahan perilaku yang berkelanjutan. Kami mendorong agar desa-desa yang sudah lolos dapat menjaga konsistensi dan menjadi role model, sehingga target Jepara Sehat dapat tercapai secara merata,” tegasnya.
Dengan lolosnya Desa Clering, Kecamatan Donorojo kini menjadi salah satu kecamatan di Jepara yang 100 persen desa STBM, menandai langkah maju dalam mewujudkan lingkungan sehat mempercepat terwujudnya Jepara mulus, bersih, sehat, mandiri, dan berdaya saing.
Hadepe – Asrori













