blank
Peserta didik ikuti uji kecakapan PMR tingkat Mula, Madya dan Wira, Minggu, 16 November 2025. Foto: Kudnadi Saputro Blora

BLORA (SUARABARU.ID) — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Blora menyelenggarakan uji kecakapan bagi anggota Palang Merah Remaja (PMR) dari berbagai tingkatan, di markas Batalyon Infanteri 410/Alugoro Blora, Minggu, 16 November 2025.

Kegiatan ini diikuti 102 peserta didik, yang terdiri atas perwakilan PMR Mula, PMR Madya, dan PMR Wira. Ketua PMI Kabupaten Blora Ir. H. Sutikno Slamet menyampaikan bahwa uji kecakapan ini bertujuan untuk mengukur dan memvalidasi pengetahuan serta keterampilan para anggota PMR, setelah mereka mengikuti serangkaian materi pembinaan.

Dari 102 peserta, rinciannya adalah 21 siswa PMR Mula dari 21 sekolah berbeda, 36 siswa PMR Madya dari 24 sekolah berbeda, dan 45 siswa PMR Wira dari 27 sekolah yang berbeda.

“Uji kecakapan ini mencakup tujuh materi pokok yang menjadi landasan pengetahuan bagi anggota PMR, yaitu Gerakan Kepalangmerahan, Ayo Siaga Bencana, Kepemimpinan, Kebersihan Remaja, Kebersihan dan Sanitasi, Ayo Donor Darah, serta Pertolongan Pertama,” jelas Sutikno Slamet.

Bagi siswa yang dinyatakan lulus, lanjut Sutikno Slamet, dan memenuhi standar uji kecakapan, mereka berhak menerima pin sebagai tanda kompetensi.

“Pemberian pin ini menjadi simbol pengakuan atas kesiapan mereka dalam mengaplikasikan ilmu kepalangmerahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ungkap Sutikno Slamet.

Masih kata Sutikno Slamet, selain agenda utama uji kecakapan untuk peserta didik, kegiatan kali ini juga dimanfaatkan untuk memberikan materi pemantapan bagi para pembina PMR.

“Sesi khusus pembina PMR ini ditujukan untuk menyegarkan kembali wawasan dan strategi dalam mendampingi serta membina anggota PMR di sekolah masing-masing, memastikan kualitas pembinaan tetap terjaga dan relevan,” tandas Sutikno Slamet.

Kudnadi Saputro