blank
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo didampingi Bripka Abah Eko Julianto (berpeci pegang mikropun), menandatangani prasasti peresmian Masjid Tri Brata di Ponpes Santri Manjung.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Menyambut peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tanggal 22 Oktober 2025, Kapolres AKBP Wahyu Sulistyo meresmikan Masjid Tri Brata di Pondok Pesantren (Ponpes) Santri Manjung, di Desa Manjung, Kecamatan Wonogiri Kota, Kabupaten Wonogiri.

Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mengabarkan, upacara peresmian Masjid Tri Brata dilaksanakan Selasa (21/10/25). Ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Kapolres AKBP Wahyu Sulistyo. Ikut hadir mendampingi Kapolres, Wakapolres Kompol Parwanto bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres. Acara ini diikuti oleh sekitar 150 santri di bawah asuhan Bripka Eko Julianto yang populer dipanggil Abah Eko yang sekaligus sebagai pendiri Ponpes Santri Manjung.

“Terima kasih kepada Abah Eko yang telah memberikan teladan luar biasa,” tandas Kapolres AKBP Wahyu Sulistyo. Keteladanan Abah Eko, tidak hanya diwujudkan sebagai anggota Polri, tetapi juga sebagai pengasuh pesantren, yang mendidik generasi muda dengan nilai-nilai keagamaan dan moral. ”Semoga Allah SWT memberikan kemudahan, rezeki, serta keselamatan bagi Abah dan keluarga,” tandas Kapolres.

Kapolres, mengatakan, keberadaan Masjid Tribrata di lingkungan pesantren, diharapkan menjadi sumber keberkahan dan mempererat hubungan antara Polri, santri dan masyarakat.

Sementara itu, Bripka Abah Eko Julianto, selaku Pengasuh Ponpes menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan dukungan dari Polres Wonogiri. “Terima kasih atas kehadiran Bapak Kapolres dan jajaran dalam momentum Hari Santri Nasional ini,” kata Abah Eko.

Dakwah

Bagi saya, tandas Abah Eko, berdakwah bukan hanya profesi, tetapi menjadi kewajiban dalam kapasitas sebagai umat. ”Profesi apapun, termasuk sebagai anggota Polri, bisa menjadikan pekerjaan kita sebagai ladang dakwah,” tutur Abah Eko.

Pondok Pesantren Santri Manjung merupakan salah satu pesantren binaan Polres Wonogiri, dengan jumlah santri dan santriwati sekitar 500 orang. Pesantren ini, berdiri atas inisiatif dan kepedulian Bripka Eko Julianto, yang merupakan anggota Polres Wonogiri, yang aktif mengembangkan kegiatan pendidikan agama dan pembinaan karakter di wilayah Wonogiri.

Dengan diresmikannya Masjid Tribrata, diharapkan semangat sinergi antara Polri dan dunia pesantren semakin kuat. Hal ini memiliki arti penting dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, serta kehidupan masyarakat yang berakhlak mulia.

Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, menyatakan, jajaran kepolisian di Wonogiri berkomitmen memperkuat kemitraan dengan lembaga keagamaan dan pesantren. Ini dilakukan melalui program pembinaan serta kegiatan sosial keagamaan. Langkah ini, sejalan dengan semangat Polri Presisi yang humanis dan religius, dalam mendukung terciptanya masyarakat yang aman, damai dan berakhlak.

Peresmian Masjid Tribrata menjadi wujud nyata bahwa Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turut menanamkan nilai spiritual dan moral bagi generasi muda, khususnya para santri di Kabupaten Wonogiri.(Bambang Pur)