blank
Satlantas Polres Wonogiri, memasang lagi polisi tidur di perlintasan sebidang rel KA Wonogiri-Solo, yang lokasinya di Lingkungan Pancuran, Kelurahan Kaliancar, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Jajaran Satlantas Polres Wonogiri Pimpinan Kasatlantas AKP Subroto, memasang lagi kelengkapan fasilitas  speed bump atau polisi tidur di perlintasan rel Kereta Api (KA) yang tidak berpalang pintu. Kali ini, di perlintasan sebidang yang berlokasi di Lingkungan Pancuran, Kelurahan Kaliancar, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri.

Speed bump adalah gundukan atau rintangan buatan, yang dipasang melintang di permukaan jalan. Fungsinya, untuk memperlambat kecepatan kendaraan, agar lebih aman dan tertib. Ini untuk memaksa para pengendara mengurangi kecepatannya.

Tujuannya pemasangan polisi tidur, untuk menghindarkan resiko kecelakaan di area perlintasan sebidang KA, terlebih yang tanpa palang pintu dan tidak dijaga petugas.

Seperti pernah diberitakan (Sabtu, 16/8/25), dua orang meninggal dan empat orang lainnya menderita luka, ketika sebuah mobil ketabrak KA Batara Kresna. Tragedi maut ini terjadi perlintasan sebidang Dusun Ngaliyan, Desa Gemantar, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Apresiasi 

Terkait tragedi maut itu, Anggota Komisi-3 DPRD Kabupaten Wonogiri Wawan Arifianto, mendesak agar pemerintah dalam hal ini Pemda atau PT KAI, harus secepatnya melakukan tindakan pencegahan supaya tidak terjadi lagi korban meninggal di lintasan sebidang KA. Kalau kemudian yang sekarang peduli membangun polisi tidur dari Polres, ini wajib diberikan apresiasi.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, semalam, menyatakan,  pemasangan speed bump yang kedua kalinya ditangani oleh Kanit Gakkum dan Kanit Kamsel SatlantasPolres Wonogiri.

Harapannya, itu untuk mencegah terjadinya korban sia-sia, sebagaimana pada Medio Bulan Agustus 2025 lalu, pernah terjadi pada kasus mobil tertabrak KA Batara Kresna di perlintasan sebidang yang berlokasi di Dusun Ngaliyan, Desa Gemantar, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri.

Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, menyatakan, bersama masyarakat berinisiatif memasang speed bump di lintasan rel KA, tujuannya untuk mengurangi potensi terjadinya kecelakaan. Yakni dengan cara mencegah, demi menghindarkan resiko terjadinya fatalitas kecelakaan lalu lintas (Laka lantas) di lintasan sebidang rel KA. Harapannya, pasca pemaasangan polisi tidur, tidak ada lagi tragedi maut adanya korban mati sia-sia di lintasan rel KA.

Bersamaan itu, kepada masyarakat diimbau untuk berhati-hati, dengan senantiasa memperhatikan rambu dan mengurangi kecepatan saat melintas di perlintasan rela KA. ”Ini penting dilakukan demi keselamatan,” tegas AKP Anom Prabowo.(Bambang Pur)