blank
Relawan SAR bersama aparat siaga bencana dari BPBD Kabupaten Wonogiri, melakukan evakuasi terhadap temuan orang meninggal di dalam toilet di Klinik Dokter Praktik yang berlokasi di Jatirejo, Wonoboyo, Wonogiri.(Dok.SAR Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Tim Search And Rescue (SAR) Wonogiri, Rabu (27/8/25), mengevakuasi orang meninggal di toilet Klinik Dokter Praktek di Wonogiri. Korban dikenali sebagai seorang perantau yang tengah mudik dari Jakarta, bernama Tumino (45), warga Dusun Kembang Kidul  RT 02/RW 04, Desa Sedeng, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Lokasi kejadiannya berlangsung di toilet Klinik Praktek Dokter Indra Putranta di Jalan Pahlawan Nomor: 06, Lingkungan Jatirejo RT 03/RW VI, Kelurahan Wonoboyo, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

Ketua SAR Kabupaten Wonogiri, AKP Setiyono, menyatakan, kronologinya diawali saat Satpam di Klinik Praktek Dokter Indra melihat pintu toilet lama tertutup. Pintunya diketuk beberapa kali, tidak ada suara dari dalam toilet. Pintu toilet tidak bisa dibuka, karena terkunci dari dalam. Disaksikan para saksi, kemudian dilakukan upaya untuk mengintip ke dalam toilet, dengan bantuan pijakan kursi.

Ketika itu, terlihat ada seorang laki-laki tergeletak dengan posisi tengkurap miring. Temuan ini, kemudian dilaporkan ke Polsek Wonogiri Kota. Selanjutnya personel Polsek beserta unit identifikasi, unit kesehatan dari Puskesmas Wonogiri-1, mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Bersama para relawan SAR dan aparat siaga bencana dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, kemudian dilakukan tindakan evakuasi.

Selanjutnya Tim medis melakukan pemeriksaan luar. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Diduga, dia meninggal mendadak karena mengalami serangan jantung. Itu terjadi saat berkepentingan pagi ke dalam toilet. Jenazah pria tersebut, kemudian dikirim ke RSUD Dokter Soediran Mangun Sumarso Wonogiri untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Personel yang melakukan evakuasi korban terdiri atas 4 orang relawan SAR Wonogiri, terdiri atas Eko Susanto, Agus Setyawan, Ridwan Markawadi dan Faris Kurniawan. Evakuasi dilakukan bersama aparat siaga bencana dari BPBD Kabupaten Wonogiri, personel Polsek Wonogiri Kota, Tim Ident Polres Wonogiri dan tenaga medis dari Puskesmas-1 Wonogiri.

Kepada petugas, pihak keluarga menyatakan, korban dari Jakarta hendak pulang mudik ke Pacitan. Tapi mampir untuk periksa dulu di Klinik Dokter Indra di Kabupaten Wonogiri. Dia terakhir kontrol ke Klinik Dokter Indra Tanggal 21 Juli 2025. Diagnosis klinis menyebutkan Cardiomegali, Hipertensi, DM, batu ginjal kiri dan gastritis.(Bambang Pur)