WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Komandan Kodim (Dandim) 0728 Wonogiri Letkol (Inf) Edi Ristriyono, ikut mendorong angkong untuk mengusung material pasir, koral dan Portland Cement (PC). Ini dilakukan, saat meninjau pembangunan pisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2025.
Penerangan Kodim (Pendim) 0728/Wonogiri, Pelda Indra, mengabarkan, pembangunan pisik TMMD kali ini mengerjakan betonisasi rabat jalan di Dusun Mipitan-Dusun Mesu, di Desa Boto, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri. Memiliki volume panjang 230 Meter (M), lebar 2,7 M, tebal 0,12 M.
Pembangunan prasarana infrastruktur jalan dusun ini, dilengkapi fasilitas gorong -gorong dan bangunan talud penguat lereng tebing sepanjang 6,4 M. Juga dibangun fasilitas pelengkap jembatan di Dusun Mesu, Desa Boto Volume dengan ukuran panjang 5,80 M, lebar 5 M dan tinggi 4,8 M.
Bersama itu, juga dibangun talud sayap penguat sisi tebing jembatan sebelah kanan sepanjang 10,6 M, lebar 3 M dan tinggi 2 M. Talud sayap sisi kiri jembatan sepanjang 7 M, lebar 3 M dan tinggi 3 M. Mengerjakan betonisasi rabat jalan Dusun Mesu Desa Boto sepanjang 725 M, lebar 3 M dengan ketebalan 0,12 M. Berikut pembangunan pelengkap berupa gorong-gorong dan talud di 4 titik, masing-masing sepanjang 5 M, 10 M dan dua diantara sepanjang 15 M.
Meski cuaca begitu terik, Dandim 0728 Letkol (Inf) Edi Ristriyono tidak segan ikut turun langsung berbaur bersama warga, bergotong royong kerja mengusung material untuk dimasukkan ke dalam mesin molen. Yang kemudian diteruskan mengangkut adonan beton dengan menggunakan kereta dorong jenis angkong. Kiprah orang pertama TNi di Wonogiri ini, memacu semangat kerja bagi semua yang terlibat dalam pembangunan pisik TMMD.
Tepat Waktu
Dandim memastikan, pekerjaan pisik TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2025, dapat berjalan lancar, berkualitas dan tepat waktu dalam penyelesaiannya serta tepat dalam pemanfaatannya.
Menurutnya, program TMMD akan memberikan kontribusi nyata yang terintegrasi serta merupakan wujud kerjasama TNI bersama instansi pemerintah. Juga berkolaborasi dengan melibatkan komponen masyarakat, untuk mengedukasi warga dalam upaya mengembangkan desa, sebagai kiita meningkatkan kesejahteraan.
Dandim, berharap, progres pelaksanaan TMMD berjalan baik sesuai tahapannya, tanpa menemui kendala dan hambatan, agar proses pengerjaan lancar. Dia mengapresiasikan kerja keras anggota dan dukungan penuh dari masyarakat. ”Kami berharap dan memastikan semua program kegiatan TMMD dapat berjalan sesuai rencana, selesai tepat waktu dan berkualitas serta dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” tandas Dandim.
Menurut Dandim, momentum pelaksanaan TMMD menjadi sarana untuk membangun hubungan emosional jajaran TNI dengan masyarakat. Ini demi mewujudkan kemanunggalan tentara dengan warga semakin kuat, dalam menjaga persatuan dan kesatuan. ungkapnya.(Bambang Pur)













