blank
Menteri PPN/Kepala Bappenas RI terima pejabat Blora Jawa Tengah, Rabu, 19 Juni 2025. Foto: Humas Blora

BLORA (SUARABARU.ID) — Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI, Rachmat Pambudy tandaskan Blora bisa menjadi kabupaten percontohan pembangunan di Provinsi Jawa Tengah.

Hal tersebut diungkapkannya saat menerima kunjungan sejumlah pejabat di jajaran Pemerintah Kabupaten Blora yang dipimpin Bupati Blora, Arief Rohman didampingi Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini dan Sekretaris Daerah Komang Gede Irawadi serta jajaran OPD terkait, pada Kamis, 19 Juni 2025.

“Dengan gagasan pembangunan kawasan yang dilakukan Pemkab Blora yang dipimpin Bupati Arief, Blora bisa menjadi role model pembangunan di Jawa Tengah,” kata Rachmat Pambudy.

Lebih lanjut, Rachmat Pambudy menyampaikan bahwa membangun Indonesia harus dilaksanakan dengan berkolaborasi antar daerah, sebagaimana yang dilakukan Blora bersama daerah sekitarnya, bahwa membangun Indonesia harus dilaksanakan bersama-sama.

“Pembangunan yang terintegrasi harus terus dilaksanakan terus kedepan, pembangunan berbasis kebersamaan,” tandas Rachmat Pambudy.

Pada kesempatan itu, Bupati Blora, Arief Rohman menyampaikan beberapa hal terkait percepatan pembangunan Kabupaten Blora. Mulai DBH Migas, infrastruktur hingga pengembangan kawasan Cepu Raya serta pengembangan sektor pertanian dan pangan.

“Kami berharap Bappenas bisa membantu kami dalam pembangunan daerah, terutamanya menyelesaikan perumusan formula pembagian DBH Migas,” ucap Bupati Blora.

blank
Menteri PPN/Kepala Bappenas RI terima pejabat Blora Jawa Tengah, Rabu, 19 Juni 2025. Foto: Humas Blora

Bupati Blora juga menyampaikan, saat Menko PMK, Praktikno pulang kampung di Bojonegoro baru-baru ini, Bupati Blora sempat berdiskusi mengenai wilayah aglomerasi antara Kecamatan Cepu di Kabupaten Blora dan Kecamatan Padangan di Kabupaten Bojonegoro bisa menjadi ‘Kawasan Cepu Raya’. Terutama kawasan sektor migas.

“Kolaborasi kami lakukan dengan Pemkab Bojonegoro saat pembangunan jembatan Terusan Bojonegoro – Blora (TBB) di sungai Bengawan Solo yang menghubungkan antara Desa Luwihaji Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dan Desa Medalem, Kecamatan Kradenan Kabupaten Blora, Jawa Tengah,” imbuh Bupati Blora.

Selain itu, Bupati Blora menyampaikan pembangunan jalan Randublatung (Blora) yang menghubungkan jalan Banjarejo (Ngawi) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Ngawi. Sehingga jalan yang puluhan tahun tidak dibangun itu bisa tersambung.

Terkait potensi pertanian dan peternakan Kabupaten Blora, disampaikan berdasarkan data tahun 2024 Blora memiliki populasi sapi 220.718 ekor dan potensi tebu 25.813 ton yang diserap pabrik tebu GMM pada tahun 2023.

”Prinsip, kami siap jika menindaklanjuti apa yang menjadi arahan Pak Menteri untuk percepatan pembangunan Kabupaten Blora,” ujar Bupati Blora.

Kudnadi Saputro