blank
HANI 2026 teguhkan gerakan Ananda Bersinar. Foto: Dok/Humas

BNN RI mengajak orang tua, satuan pendidikan, komunitas, dan seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

Sebagai implementasi tema HANI 2026, BNN RI terus memperkuat program Ananda Bersinar (Anak Negeri Indonesia Generasi Bersinar) sebagai gerakan nasional pencegahan narkotika yang melibatkan sekolah, keluarga, perguruan tinggi, pesantren, komunitas, serta pemerintah daerah.

Melalui program ini, generasi muda dibekali pengetahuan, karakter, keterampilan hidup (life skills), serta kemampuan menolak penyalahgunaan narkotika sehingga tumbuh menjadi generasi yang sehat secara fisik, cerdas dalam mengambil keputusan, dan kuat menghadapi berbagai pengaruh negatif.

“Kalau anak-anak kita kuat, bandar narkotika tidak akan memiliki pasar,” katanya.

BNN RI meyakini bahwa Indonesia Emas 2045 hanya dapat diwujudkan apabila bangsa ini memiliki sumber daya manusia yang sehat, cerdas, produktif, dan terbebas dari ancaman narkotika.

Momentum HANI 2026 menjadi ajakan bagi seluruh komponen bangsa untuk memperkuat sinergi dalam upaya P4GN melalui edukasi, rehabilitasi, pemberdayaan masyarakat, dan penegakan hukum terhadap jaringan peredaran gelap narkotika.

BNN RI mengajak seluruh elemen bangsa, pemerintah, TNI-Polri, dunia pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, media massa, dunia usaha, dan masyarakat—untuk terus memperkuat gerakan P4GN sebagai tanggung jawab bersama.

Ning S