WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Personel Fire Fighter Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Wonogiri, memberikan pertolongan mencopot cincin yang manjing (melekat erat) pada jari manis tangan seorang lanjut usia. Proses pencopotan berlangsung menegangkan, karena cincin itu terlanjur manjing. Tidak dapat dilepas dengan cara ditarik.
Untuk mencopotnya, personel Damkar Pemkab Wonogiri, melakukan pemotongan paksa lingkar cincin. Ini dilakukan menggunakan gerinda, dan harus dilakukan sangat berhati-hati. Agar pusaran gerinda pemotongnya, jangan sampai nyenggol (menyentuh) jari tangannya.
Kepala Satpol-PP Kabupaten Wonogiri Joko Susilo dan Kabid Damkar Joko Prayitno melalui Koordinator Lapangan Sriyanto Kemb0. Jumat (13/3/26) menyatakan, lansia tersebut adalah Nenek Sukanti (80). Yang bersangkutan adalah warga Dusun Kalikatir RT 1/RW 6, Desa Nambangan, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri.
Proses pencopotan cincin berlangsung sekitar 0,5 jam. Ditangani oleh Regu-2 di bawah Komandan Regu (Danru) Suparno, dengan personel Mulyanto, Arie, Dwiky dan Aldaka. Pencopotan cincin tersebut, dilakukan Damkar Pemkab Wonogiri, setelah sebelumnya ada permintaan dari pihak keluarga. Itu dilakuka, setelah pihak keluarga kesulitan mencopotnya, meski telah dilakukan dengan berbagai cara.
Sriyanto Kembo, menyatakan, sesuai tugas pokok fungsi (Tupoksi) Damkar memberikan pertolongan pada pemadaman kebakaran. Tapi selalu ada warga yang memohon bantuannya untuk hal-hal di luar pemadaman api kobongan. Seperti mencopot cincin, mengundhuh lebah yang keberadaan sarangnya membahayakan warga. Juga menangkap satwa liar seperti ular dan biawak, menolong orang yang jarinya kejepit mesin penggiling sambal. Di sisi lain juga pernah diminta pertolongannya untuk mengevakuasi korban meninggal di bangunan bertingkat, mengambil kucing dan kambing yang tercebur sumur.(Bambang Pur)













