blank
Kapolsek Selogiri AKP Setiyono (berdiri di mimbar) menyampaikan pesan pentingnya menjaga Kamtibmas dan waspada terhadap kemunculan kriminalitas.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Warga masyarakat diajak untuk meningkatkan ibadah, dan waspada terhadap kemunculan gangguan kriminalitas di Bulan Ramadhan. Dua hal ini, Selasa malam (3/3/26), disampaikan kepada para jamaah ibadah Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Darul Munajad, Dusun Melikan RT 02/RW 03, Desa Keloran, Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri.

Tarling dihadiri Kapolsek Selogiri AKP Setiyono bersama jajaran Forkopimcam Selogiri. Juga hadir perwakilan dari Kantor Urusan Agama (KUA) Selogiri, Aris Satriawan, perwakilan Kecamatan Selogiri, Sumanto, Kepala Desa (Kades) Keloran, Sumaryanto bersama para Perangkat Desa, Takmir Masjid beserta umat muslim setempat. Dalam kesempatan tersebut, diserahkan santunan kepada anak yatim oleh Forkopimcam Selogiri.

Dalam sambutannya, Kapolsek Selogiri AKP Setiyono, menyatakan, Tarling bukan sekadar agenda ibadah, melainkan menjadi sarana memperkuat sinergi antara ulama dan umaro, serta mempererat hubungan aparat dengan masyarakat.

Kepada selutuh warga diminta untuk meningkatkan iman dan takwa di bulan suci Ramadhan. Juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan lingkungan. ”Karena berdasarkan evaluasi, potensi kriminalitas cenderung meningkat saat Ramadhan,” ujar AKP Setiyono.

Warga masyarakat, diajak untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Termasuk segera melaporkan setiap informasi sekecil apa pun kepada pihak kepolisian, khususnya melalui Bhabinkamtibmas di desa.

Bermedsos

Selain pesan Kamtibmas, dalam kultum yang disampaikan perwakilan KUA Selogiri, Aris Satriawan, jamaah diajak memperkuat keimanan, menjaga ukhuwah Islamiyah, serta bijak bermedia sosial (bermedsos) agar tidak menimbulkan dampak negatif.

Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, menyampaikan bahwa kegiatan Tarling menjadi bagian dari strategi preventif Polri dalam menjaga stabilitas Kamtibmas selama Ramadhan.

Kata AKP Anom Prabowo, Polri hadir tidak hanya dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga melalui pendekatan humanis dan keagamaan. Melalui Tarling, dilakukan upaya memperkuat komunikasi dengan masyarakat, sekaligus menyampaikan imbauan Kamtibmas secara langsung.

Kepada seluruh elemen masyarakat, diajak untuk menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif. Juga diimbau agar menghindari penyebaran informasi hoaks, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya kepada anak yatim dan warga kurang mampu.(Bambang Pur)