blank
Seorang pekerja di penambangan pasir Gunung Merapi terjebak banjir Sungai Senowo, Selasa (3/3/26) sore. Foto: dok

KOTA MUNGKID (SUARABARU.ID) – Hujan lebat di lereng gunung Merapi wilayah Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, pada Selasa (3/3/26) sore mengakibatkan terjadi banjir di aliran Sungai Senowo. Bahkan meluapnya aliran sungai membawa dampak sampai wilayah Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang.

Di wilayah Kecamatan Dukun, air dengan arus deras menghantam area penambangan pasir. Berdasarkan informasi yang berhasil dirangkum, tiga unit truk yang sedang antri memuat pasir, terseret arus sungai. Sejumlah truk lainnya sempat terjebak material dan tidak dapat keluar.

Beberapa pekerja mengalami luka-luka dan dikabarkan ada yang belum ditemukan.

Luapan air sungai di wilayah Kecamatan Mungkid sampai melewati permukaan jembatan Srowol, Desa Progowati. Padahal di dekat jembatan tersebut ada beberapa rumah makan.

“Waktu itu di rumah makan Raja Kosek pas ada acara berbuka puasa bersama. Air sungainya banjir sampai ke warung,” tutur Widodo warga setempat, hari ini (Rabu, 4/3/26).

Pada waktu itu ada sejumlah mobil milik pembeli warung Raja Kosek yang parkir di atas jembatan Srowol. Celakanya sopir mobil sedan warna putih yang parkir paling depan, tidak segera memindahkan mobilnya. Akibatnya beberapa mobil yang parkir di belakang mobil itu tidak bisa dipindahkan.

Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Bambang Hermanto, ketika diminta konfirmasinya siang ini menyebutkan, masih dilakukan pencarian terhadap sejumlah orang yang dikabarkan hilang. Pencariannya dimotori Basarnas.

“Informasi yang kami terima, ada tiga orang yang sudah ditemukan, dalam keadaan meninggal,” jelasnya.

Eko Priyono