blank
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara Hadi Sarwoko, S.KM. MMKes. M.M. saat berdialog dengan petugas kesehatan. Foto: Asrori

JEPARA (SUARABARU.ID) – Menyambut arus mudik Lebaran 2026, Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara bersama lintas sektor terkait menggelar Pemeriksaan Kesehatan Pengemudi dan Ramp Check/Inspeksi Keselamatan Kendaraan sebagai langkah preventif demi menjamin keselamatan para pemudik.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (3/3/2026) pukul 09.00 WIB di PO Setia Alam Transindo, Ngabul, Tahunan, Jepara, ini melibatkan kolaborasi antara Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Polres Jepara, Dinas Perhubungan Kabupaten Jepara, BPTD Jawa Tengah, serta Puskesmas Tahunan (Tim CKG).

blank
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara Hadi Sarwoko, S.KM. MMKes. M.M. bersama tim lintas sektor. Foto: Asrori

Selain ramp check dan tes Napza, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi seluruh kru kendaraan angkutan Lebaran. Layanan CKG meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, pemeriksaan umum kondisi fisik, hingga konsultasi kesehatan guna memastikan para pengemudi dan kru berada dalam kondisi prima sebelum melayani perjalanan jarak jauh.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan oleh tim Puskesmas Tahunan, tes Napza oleh Polres Jepara, sementara inspeksi keselamatan kendaraan atau ramp check dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan bersama Polres dan dihadiri tim BPTD Jawa Tengah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Hadi Sarwoko, S.KM., MMKes., MM., memantau langsung jalannya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kesehatan menjadi faktor utama dalam menjamin keselamatan perjalanan mudik. “Sebagai langkah preventif untuk keselamatan pemudik, kesehatan adalah faktor utama. Pengemudi harus dalam kondisi prima agar mampu mengemudikan kendaraan secara aman dan bertanggung jawab,” ujar Hadi.

blank
Tes NAPZA oleh Polres Jepara disaksikan langsung Katimker Kesehatan Lingkungan Dinkes Jepara. Foto: Asrori

Menurutnya, keselamatan mudik bukan hanya soal kelayakan kendaraan, tetapi juga kesiapan fisik dan mental pengemudi. Pemeriksaan ini, lanjut dia, menjadi bagian dari upaya deteksi dini risiko yang dapat membahayakan perjalanan.

Sementara itu, tuan rumah, H. Hanafi dari PO Setia Alam Transindo, menyampaikan kesiapan pihaknya dalam mendukung penuh kegiatan tersebut serta memastikan armada dan kru dalam kondisi terbaik menghadapi arus mudik.

Kepala Bidang Transportasi Dinas Perhubungan Kabupaten Jepara, Heru, menyatakan bahwa pihaknya memastikan kendaraan dan kru telah dipersiapkan sesuai standar keselamatan. Ramp check dilakukan untuk memastikan aspek teknis kendaraan, mulai dari sistem pengereman, lampu, hingga kelengkapan administrasi.

Di sisi lain, Kanit Kamsel Polres Jepara, IPDA Haryono, menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh lima perusahaan otobus, yakni Bus Mujijaya Putra Mandiri, Mujijaya Putra Gemilang, PO Sahala, PO Senja Furnindo, PO Setia Alam Transindo, dan PO Bejeu. “Kegiatan ini murni langkah preventif. Tidak ada penindakan jika ditemukan kekurangan. Justru kami mengingatkan untuk segera dibenahi demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Ia menambahkan, dalam menghadapi mudik Lebaran, seluruh pihak diminta menyiapkan diri secara menyeluruh: kesehatan pengemudi, kesehatan kendaraan, dan kenyamanan serta keselamatan penumpang.

Melalui langkah preventif yang terkoordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Jepara menegaskan komitmennya bahwa keselamatan pemudik adalah prioritas utama. Mudik bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi juga perjalanan yang harus dijamin keamanannya hingga tiba di tujuan dengan selamat.

Hadepe – Asrori