WONOSOBO (SUARABARU.ID)– Komunitas Jurnalis Wonosobo (KJW) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) setempat menggelar kegiatan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Desa Binangun, Watumalang, Wonosobo, Rabu (4/2/2026).
Rangkaian kegiatan HPN diawali dengan touring dari Pendopo Bupati menuju Jalan Lingkar Binangun (Jalibi) Watumalang. Touring diikuti oleh Bupati Afif Nurhidayat bersama jajaran Forkopimda, forum BUMD, pimpinan OPD, anggota KJW dan PWI.
Meski sempat diguyur hujan, hal tersebut tidak menyurutkan semangat peserta touring dari start di Pendopo Bupati hingga finish di Jalibi. Rombongan menyusuri jalur alternatif, sebagai bagian dari upaya mengenalkan akses jalan baru yang punya view menarik di wilayah tersebut.
Setibanya di lokasi Jalibi, di Dusun Klepu Desa Binangun Watumalang rombongan berhenti untuk melakukan aksi penanaman pohon. Penanaman pohon di bawah jalan sebagai upaya menjaga alam dan melestarikan lingkungan di sekitarnya.
Sebanyak 1.000 bibit pohon ditanam di sepanjang jalan lingkar Binangun sebagai langkah mitigasi bencana, mengingat kondisi geografis wilayah tersebut yang rawan longsor. Bibit tersebut merupakan bantuan dari Jagat Tunas Bumi (Jatubu).
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mengatakan, penanaman pohon keras sangat penting untuk menjaga kelestarian alam di wilayah Wonosobo yang sebagian besar berupa lahan terasering.
“Di kanan kiri ada tanaman kentang, kubis dan lain sebagainya. Wonosobo tanahnya terasering, kalau kita tidak tanami dengan pohon-pohon yang keras, kita khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan. Tanah longsor,” tuturnya.
Dia pun mendorong masyarakat untuk mulai menanam pohon keras di berbagai lokasi, baik di kebun, pekarangan rumah, maupun di pinggiran sawah guna mencegah potensi longsor dan kerusakan lingkungan.
“Temen-temen wartawan ini menginisiasi kita, menyemangati kita. Saya titip Pak Kades Binangun agar ini dirawat. Ini hanya simbolis, nanti selanjutnya bibit pohon bisa ditanam secara langsung oleh warga setempat,” ungkapnya.
Setelah kegiatan penanaman pohon, acara dilanjutkan dengan pembagian bantuan sosial kepada masyarakat. KJW dan PWI menyalurkan sebanyak 400 paket sembako kepada warga yang membutuhkan.
Selain itu, bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) senilai Rp 20 juta juga diberikan kepada salah satu warga Kampung Singkir, Kelurahan Jaraksari Wonosobo.
Tak hanya itu, masyarakat juga mendapatkan layanan donor darah serta cek kesehatan gratis. Bantuan sosial berupa sembako diberikan oleh Baznas dan PMI. Sedangkan bantuan beras berasal dari PT Cebong Imelindo.
Bentuk Sinergitas

Antusiasme warga terlihat tinggi, bahkan sejumlah warga tampak terharu dan berkaca-kaca saat menerima bantuan paket sembako. Mereka berterima kasih pada pemerintah daerah dan pemberi bantuan yang lain.
Ketua KJW Agus Supriyadi mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan HPN 2026 dapat terlaksana dengan baik. Semua itu tentu atas dukungan Pemkab Wonosobo dan steakholder yang lain.
“Alhamdulillah kegiatan dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional dapat terlaksana. KJW dan PWI tidak mau memperingati HPN sendiri. Tapi butuh berkolaborasi dengan berbagai pihak dan melakukan kegiatan yang berdampak bagi masyarakatnya,” ujar dia.
Agus menambahkan, kegiatan di Desa Binangun Watumalang merupakan bagian dari rangkaian acara HPN 2026 yang masih akan berlanjut. Rangkaian HPN sudah dimulai dari awal Januari pertengahan Februari 2026.
“Masih ada rangkaian kegiatan, dua hari lagi kita ada pertandingan sepak bola di Stadion Kolodete, dan diakhiri dengan pelantikan KJW di Yogyakarta masih dalam bulan ini,” katanya.
Menurutnya, Desa Binangun dipilih sebagai lokasi kegiatan karena wilayah tersebut menjadi perhatian KJW dan PWI, terutama terkait potensi bencana longsor dan potensi titik ekonomi baru di wilayah Watumalang.
“Kita lakukan tanam pohon karena di sini rawan longsor. Kita tanami tanaman keras agar bisa mencegah adanya longsor. Penanaman pohon juga sebagai ikhtiar menjaga alam dan kelestariannya lingkungan,” pungkasnya.
Dia berharap di setiap kegiatan peringatan HPN, KJW dan PWI akan selalu memberikan kontribusi untuk kesejahteraan masyarakat. Setidaknya, kegiatan HPN yang digelar rutin tiap tahun sekali bisa memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Binangun Ari Umaryadi menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan oleh anggota KJW dan PWI kepada masyarakat desanya. Posisi jurnalis sangat strategis bagi kemajuan desa.
“Kami mengucapkan terima kasih, semoga kegiatan ini bermanfaat bagi masyarakat. Sinergitas antara pemerintah desa dengan para wartawan dan steakholder yang lain, sangat penting untuk memajukan desa,” ujarnya.
Dia berharap kegiatan sosial yang dilakukan oleh KJW dan PWI dapat terus berlanjut secara rutin setiap tahun. Banyak potensi desa yang masih tersembunyi yang perlu dipublikasikan oleh teman-teman media,” harapnya.
“Semoga teman-teman jurnalis di Wonosobo semakin sukses dan bisa menjadi pers yang tidak hanya menulis, tapi juga peduli dengan masyarakat. Bisa menyampaikan informasi yang inspiratif dan bermanfaat bagi masyarakat,” tandasnya.
Muharno Zarka













