SURAKARTA (SUARABARU.ID) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri, mendukung sepenuhnya upaya pencapaian target ketahanan pangan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026. Berkaitan ini, Wakil Bupati Wonogiri Imron Rizkyarno, turut menandatangani komitmen bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi beserta semua Bupati/Wali Kota se-Jawa Tengah.
Bagian Prokopim Pemkab Wonogiri, Kamis (15/1/26), mengabarkan, upacara penandatangan komitmen dukungan bersama tersebut digelar di The Sunan Hotel, Surakarta, Rabu (14/1/26). Penandatanganan komitmen ini, menjadi langkah penting dalam mewujudkan Jawa Tengah sebagai provinsi penopang swasembada pangan nasional pada Tahun 2026.
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, menegaskan, target tersebut hanya bisa tercapai melalui sinergi kuat antara Pemerintah Provinsi bersama seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota. Juga oleh dukungan instansi vertikal, seperti Kodam IV/Diponegoro, Polda Jateng dan BPS (Biro Pusat Statistik).
Berkaitan itu, Gubernur mencanangkan beberapa target besar yang antara lain untuk produksi padi sebesar 10,5 juta ton Gabah Kering Giling (GKG). Kemduian untuk produksi jagung 3,7 juta ton dan produksi tebu 4,4 juta ton. Bersama itu, dilakukan upaya penguatan sektor peternakan, perikanan dan kelautan.
Berbagai langkah strategi telah disiapkan, mulai dari intervensi daerah, prioritas sentra pangan, optimalisasi Balai Pertanian, hingga larangan tegas alih fungsi lahan pertanian menjadi permukiman. “Dengan kebersamaan dan gotong royong, Jawa Tengah siap tinggal landas menuju kedaulatan pangan,” tandas Gubernur.
Terkait hal itu, Pemerintah Kabupaten Wonogiri berkomitmen untuk secara penuh mendukung kebijakan tersebut. Yakni dengan upaya penguatan sektor pertanian lokal, peningkatan produktivitas petani, serta menjaga keberlanjutan lahan pangan.(Bambang Pur)













