blank
Tampil memimpin apel gelar pasukan, Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, memberikan pengarahan bahwa usai Operasi Lilin Candi dilanjutkan dengan menggelar KRYD untuk mengamankan liburan Nataru.(Dok.Humas Polres Wonogiri)

WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Operasi Lilin Candi 2025 secara resmi berakhir Jumat Tanggal 2 Januari 2026. Namun demikian, berdasarkan perintah pimpinan, kegiatan pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) dilanjutkan dengan menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasi Humas Polres AKP Anom Prabowo, menyatakan, upaya melanjutkan pengamanan melalui KRYD akan dilakukan sampai Minggu (4/1/26) besok. Berkaitan ini, semua anggota telah diberikan pengarahan langsung dari Kapolres, melalui gelar apel di halaman Mapolres Wonogiri yang dipimpin langsung Kapolres AKBP Wahyu Sulistyo.

Iktu hadir dalam apel, para Pejabat Utama (PJU) Polres Wonogiri bersama para personel Polres. Pertimbangan memperpanjang pengamanan Nataru melalui KRYD, demi untuk menyikapi peningkatan kegiatan aktivitas maryatakat. Termasuk mengamankan arus lalu lintas, khususnya arus balik pasca liburan akhir tahun.

Dalam arahannya, Kapolres, menyampaikan bahwa Operasi Lilin Candi 2025 secara resmi berakhir pada Tanggal 2 Januari 2026. Namun demikian, berdasarkan perintah pimpinan dan laporan situasi dari Satlantas Polres Wonogiri, kegiatan pengamanan Nataru akan
dilanjutkan melalui KRYD hingga hari Minggu besok (4/1/26).

“Laporan dari Satlantas menunjukkan adanya peningkatan arus lalu lintas, baik menuju obyek wisata maupun arus balik liburan Tahun Baru. Oleh karena itu, pengamanan tetap kita lanjutkan melalui KRYD,” tegas Kapolres.

Kapolres juga menekankan bahwa pengamanan obyek wisata masih menjadi prioritas, khususnya di kawasan Waduk Gajah Mungkur serta destinasi wisata pantai di wilayah Kecamatan Paranggupito. Yang diprediksi setelah Natal, masih ramai dikunjungi masyarakat berkaitan dengan liburan akhir tahun.

Bencana

Selain aspek pengamanan, Kapolres mengingatkan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam mengingat curah hujan yang masih tinggi di wilayah Kabupaten Wonogiri. Utamanya terhadap bencana jenis hidrometeorologi, yang ditimbulkan oleh adanya hujan deras, seperti puting beliung, banjir dan tanah longsor.

Kepada semua personel kepolisian, diserukan untuk tetap dalam kesiapsiagaan dan peka terhadap situasi lingkungan. Yakni dalam mengantisipasi kemunculan bencana hidrometeorologi.

Pada bagian lain pengarahannya, Kapolres juga menegaskan pentingnya menjaga kondisi kesehatan dan kesiapan personel di tengah meningkatnya intensitas tugas. Ia mengingatkan, agar setiap anggota yang memiliki kepentingan pribadi supaya mengajukan izin kepada pimpinan, serta memastikan kejelasan keberadaan anggota, guna menghindari permasalahan di luar wilayah tugas.

Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, menambahkan, Polres Wonogiri berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Itu dilakukan dengan mengedepankan profesionalisme dan humanisme.

Disamping fokus menjaga kelancaran arus lalu lintas dan pengamanan Nataru, juga memberikan perhatian terhadap keselamatan pengunjung objek wisata dan wasapda terhadap kemunculan dampak dari adanya cuaca ekstrem. Berikut, tetap waspada menghadapi potensi gangguan Kamtibmas, utamanya pada kemunculan ancaman tindak krimininalitas.(Bambang Pur)