Kepala Dishub Wonogiri, Waluyo, dan Kabid Lalu Lintas Dishub Joko Pramono, Selasa (30/12/25), menyatakan, prinsip pengaturannya sama seperti setiap kali Alun-alun Giri Krida Bakti dipakai untuk menggelar event besar. Yakni dilakukan penutupan ruas Jalan Ir Soekarno sejak Bangjo (traffic Light) Ponten ke arah timur.
Penutupan ruas jalan juga akan dilakukan di barat Jembatan Juranggempal ke arah barat. Arus lalu lintas dari arah Wonogiri timur, termasuk yang datang dari Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, diarahkan belok ke kiri, untuk menyusuri ruas Jalan Murtipranoto. Kemudian belok ke selatan sejak depan Gereja Katolik Santo Johanes Rasul, melewati Kampung Kajen dan Kampung Kedungringin, belok ke kanan di Jalan Ir Sutami.
Tiba di Bangjo Simpang Empat Gudangseng, bagi yang akan ke Sukoharjo-Solo, dapat langsung belok ke kanan menyusuri ruas jalan protokol Jalan Jenderal Sudirman. ”Di Bangjo Gudangseng, kita pasang rambu portabel tambahan sebagai petunjuk yang belok ke kanan dapat jalan terus,” tambah Joko Pramono.
Tiga ruas jalan di Kota Wonogiri, saat ini dipakai untuk pasar darurat sejak pasca-kebakaran Pasar Kota Wonogiri. Terdiri atas Jalan Cipto selatan Kantor Pegadaian, bersama ruas Jalan Pelem I dan Jalan Pelem II.
Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mengabarkan, Kapolres AKBP Wahyu Sulistyo melalui Satlantas Polres Wonogiri Pimpinan Kasatlantas AKP Subroto, telah menurunkan 3 tim urai Satgas Preventif Operasi Lilin Candi 2025, untuk melakukan pengaturan ke sejumlah titik rawan. Tugasnya, melaksanakan tindakan mengurai arus lalu lintas, demi menghindarkan keruwetan.
Pacitan
Sementara itu, arus lalu lintas dari Pacitan, Jatim, dapat memanfaatkan Jalan Lingkar Kota (JLK) yang berpangkal dari Bulusulur, Wonogiri, tembus ke simpang empat Pencil, belok ke utara sampai Polres Wonogiri, belok ke kiri tanpa melewati jalan Kota Wonogiri, tembus ke Terminal Induk Krisak, Selogiri di Kilometer 5 ruas jalan raya Wonogiri-Solo.
Demikian juga arus lalu lintas dari Gunungkidul Yogyakarta yang melalui Pracimantoro-Eromoko-Wuryantoro, dapat melewati ruas JLK yang berpangkal dari Taman Raden Mas Said depan Polres Wonogiri, kemudian belok ke barat, tembus ke Krisak, Selogiri. Tanpa harus melewati dalam Kota Wonogiri.
Berikut arus lalu lintas yang datang dari arah utara (Sukoharjo-Solo) yang bertujuan ke Ponorogo dan Pacitan, Jawa Timur, dapat langsung ke arah timur sejak Bangjo Klampisan Tugu Adipura, dekat Pabrik Jamu Air Mancur. Yakni menyusuri JLK sisi utara di Perkampungan Wonokarto, Kota Wonogiri, tembus ke Alas (Hutan) Ketu ke ruas Jalan Salak V. Selanjutnya belok ke kiri (timur) di Ruas Jalan Diponegoro.
Dishub bersama Satlantas Polres Wonogiri, akan melakukan penutupan Ruas Jalan A Yani, sejak Simpang Tiga Metro di Kerdukepik, Giripurwo, Kota Wonogiri. Semua arus lalu lintas dari arah utara, akan dibelokkan kiri ke ruas Jalan Gunung Giri, tembus Alas Ketu dan Jalan Salak V.
Kepala Dishub Wonogiri Waluyo dan Kabid Lalu Lintas Dishub Joko Pramono, menyatakan, rekayasa arus lalu lintas dalam menyambut malam old and newa year 2026 ini, akan diberlakukan Rabu sore besok (31/12/25) mulai Pukul 17.00. Pada titik-titik penutupan jalan dan pengalihan arus lalu lintas, akan dijaga oleh aparat Dishub bersama personel dari kepolisian.
Penutupan dan pengalihan arus lalu lintas, diberlakukan sampai batas waktu yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi keramaian yang berlangsung. Manakala siatuasinya sudah landai, maka akan dikembalikan pada pengaturan normal.(Bambang Pur)













