WONOSOBO (SUARABARU.ID)- Lomba Cipta Menu Anti Stunting bertajuk “KOLABORASA”, kolaborasi antara Radio Pesona, TP PKK Kabupaten Wonosobo, dan Komunitas Teratai, menyemarakkan rangkaian peringatan HUT ke-57 Radio Pesona FM, di Hotel Horison Dieng.
Kegiatan yang diikuti TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Wonosobo ini, menjadi ruang kreativitas bagi para kader PKK untuk menghadirkan inovasi menu sehat, bergizi, dan terjangkau guna pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi keluarga.
Ketua TP PKK Kabupaten Wonosobo, Dyah Afif Nurhidayat, menegaskan bahwa stunting masih menjadi tantangan serius bangsa, termasuk di Kabupaten Wonosobo.
Dia menekankan bahwa stunting bukan hanya urusan tinggi badan saja tapi juga terkait kualitas generasi masa depan dari sisi kesehatan, kecerdasan, hingga produktivitas.
“TP PKK sebagai mitra strategis pemerintah memiliki peran penting dalam menggerakkan keluarga agar lebih peduli terhadap pola konsumsi bergizi, dimulai dari dapur masing-masing,” ungkapnya.
Melalui Lomba Cipta Menu “KOLABORASA”, para peserta menampilkan berbagai kreasi menu yang mengangkat bahan pangan lokal namun tetap memenuhi standar gizi seimbang.
Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu upaya mendorong kesadaran masyarakat untuk membangun budaya makan sehat sebagai salah satu langkahs trategis menekan angka stunting di Wonosobo.
Informasi Membangun

Dyah juga memberikan apresiasi kepada Radio Pesona FM yang selama 57 tahun konsisten memberikan kontribusi pemberdayaan masyarakat melalui informasi dan edukasi yang membangun.
Radio Pesona FM mampu bertahan di tengah gempuran media sosial. Ini modal besar bagi radio untuk terus menjadi sahabat masyarakat dan menyuarakan hal-hal positif.
“Semoga di usia ke-57, Radio Pesona FM semakin sukses dan tetap menjadi suara inspiratif bagi masyarakat Wonosobo,” tambahnya.
Pemkab Wonosobo menyambut baik sinergi antara Radio Pesona FM, TP PKK dan komunitas masyarakat ini sebagai bagian dari gerakan bersama mewujudkan generasi Wonosobo yang sehat, cerdas dan berdaya saing.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Wonosobo, Khristiana Dhewi, menyampaikan, sebagai lembaga penyiaran milik daerah, Radio Pesona FM senantiasa mendukung berbagai program pemerintah.
Dukungan tersebut dilakukan melalui penyebarluasan informasi, edukasi publik dan literasi digital bagi masyarakat.
“Kami bersyukur Radio Pesona FM bertahan hingga usia 57 tahun. Tidak mudah bagi sebuah radio tetap diminati di era digital seperti sekarang,” katanya.
Ke depan, pihaknya berharap Radio Pesona FM semakin maju, adaptif, dan mampu bersaing dengan media lainnya tanpa meninggalkan karakter khasnya sebagai media yang dekat dengan masyarakat.
Muharno Zarka













