blank
Sosialisasi pemilihan Ketua OSIS SMPN 2 Mayong. Foto: Dok

JEPARA (SUARABARU.ID) – Pendidikan demokrasi perlu ditanamkan sejak dini pada anak-anak. Mereka butuh mengenal konsep-konsep demokrasi yang diajarkan dalam aspek-aspek kehidupan yang berakar dari Pancasila dan pendidikan kewarganegaraan.

SMPN 2 Mayong atau biasa dikenal dengan nama Spenduma, selama sepekan lebih memberikan pendidikan demokrasi pada siswanya dalam kegiatan Kokurikuler Pilkatos dengan tema “Kita pasti bisa”. Kegiatan Kokurikuler yang mengusung nilai komunikasi, kolaborasi, dan kewarganegaraan dalam dimensi profil lulusan ini dilaksanakan untuk seluruh tingkat kelas, kelas VII, VIII, dan IX. Kegiatan ini dimulai pada hari Senin, 13 Oktober dan berakhir pada hari Senin, 20 Oktober 2025.

Menurut koordinator kegiatan, Mustajib Soffan, bahwa kegiatan kokurikuler ini dilaksanakan dengan konsep pembelajaran interdisipliner mata pelajaran. Selama tiga hari seluruh siswa mendapatkan pembekalan materi sesuai mata pelajaran masing-masing yang berkaitan dengan tema pendidikan demokrasi atau Pemilu OSIS. Sebelum rangkaian kegiatan kokurikuler tersebut dilaksanakan terlebih dahulu dibentuk Komisi Pemilihan OSIS atau disingkat KPO yang terdiri dari unsur pengurus OSIS periode sebelumnya.

Dalam kesempatan apel pagi di hari Senin, 13 Oktober 2025 KPO menyosialisasikan program kegiatan kokurikuler Pemilu OSIS kepada seluruh warga sekolah. Setelah itu KPO membuka bursa bakal calon secara langsung kepada warga sekolah khususnya siswa kelas VIII dan VII. Sementara itu siswa kelas IX dipersiapkan sebagai penyelenggara atau panitia pelaksana Pemilu OSIS.

blank
Guru menyematkan tanda panitia pemilihan Ketua OSIS SMPN 2 Mayong. Foto: Dok

Seleksi bakal calon dilakukan melalui tes tertulis dan wawancara dari 35 bakal calon yang masuk pada pendaftaran bursa bakal calon. Pada hari keempat KPO menetapkan hasil seleksi tertulis dan wawancara yang menghasilkan tiga pasangan bakal calon yang akan maju bersaing di pemilu OSIS tahun ini. Pasangan itu adalah Pinkan Valen dan Kharirotun sebagai pasangan calon nomor satu, Nadia Zahra dan Azzahra Aulia sebagai pasangan calon nomor dua serta widyanti Rahayu dan Vanessa ayu sebagai pasangan calon nomor tiga.

Dalam kesempatan penetapan pasangan calon ketua dan wakil ketua OSIS ini, Kepala SMPN 2 Mayong, i Setyo Ningsih, S.Pd. berpesan agar para calon belajar dengan baik tentang materi kepemimpinan. Selain itu, ia juga berpesan agar siswa yang lain belajar menjadi pemilih pemula yang selektif dan tidak asal pilih.

Sementara itu pembekalan materi pendidikan demokrasi dan kepemimpinan dalam penyusunan visi misi calon disampaikan dalam pembelajaran secara umum guru di dalam kelas. Pada hari keempat dan selanjutnya siswa kelas VII dan VIII mendapatkan materi pembekalan lintas mapel sesuai dengan kebutuhan materi Pemilu OSIS. Selain pengenalan visi misi dan program siswa kelas VII dan VIII juga mendalami peran dan kedudukannya sebagai pemilih. Di samping itu mereka juga dikenalkan alur saat pemungutan suara di TPS.

blank
Panitia pemilihan Ketua OSIS SMPN 2 Mayong siap menggelar pesta demokrasi. Foto: Dok

Materi lintas mapel juga disampaikan pada siswa kelas IX sebagai penyelenggara atau kepanitiaan KPPS, Panitia Pengawas dan Tim Sukses pasangan calon. Masing-masing kelas membentuk kelompok petugas KPPS, tim pengawas, dan Tim sukses. Sebagai petugas, kelas IX juga mempersiapkan logistik pemilu, seperti membuat bilik suara, kotak suara, dan papan meja.

Pada hari kelima hari Jumat, KPO melaksanakan kampanye dan debat pasangan calon ketua dan wakil ketua OSIS. Kegiatan kampanye dan debat paslon dilaksanakan di lapangan sekolah diikuti oleh seluruh warga sekolah. Kampanye diisi dengan penyampaian visi misi dan program masing-masing pasangan calon.

Acara dilanjutkan dengan debat pasangan calon dengan menjawab beberapa pertanyaan yang telah disediakan dan diundi untuk masing-masing calon. Dari barisan penonton atau hadirin tim sukses memberikan tepuk tangan dan yel-yel pada pasangan calon yang diunggulkan. Usai mengikuti kampanye siswa kelas IX mempersiapkan TPS untuk kegiatan pemungutan suara dan penghitungan suara besok pagi.

Esok harinya Sabtu, 15 Oktober 2025 yang merupakan puncak dari kegiatan kokurikuler pesta demokrasi, Pemilu OSIS, warga SMPN 2 Mayong melaksanakan pemungutan suara dan penghitungan suara. Pagi itu, siswa kelas IX telah mempersiapkan diri menjadi petugas KPPS di TPS. Dalam pelaksanaannya, Pemilu OSIS 2025 tahun ini dibentuk tiga TPS. Setelah mendapatkan pengetahuan dalam pembekalan selama dua hari sebelumnya, petugasKPPS dari siswa kelas IX melaksanakan tugasnya dan perannya di TPS masing-masing. Seperti dalam praktik Pemilu Pilkada atau Pilpres, KPPS terbagi atas delapan personil. Ketua, sekretaris, dan enam orang anggota.

Sebelum acara pemungutan suara dimulai, KPPS membuka jalannya sidang pemungutan suara dan berdoa. Kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama. Selanjutnya KPPS mengecek dan menghitung logistik TPS yang telah disiapkan oleh KPO. Setelah kebutuhan logistik dirasa cukup selanjutnya ketua KPPS memanggil para pemilih yang hadir untuk memberikan suaranya dengan mencoblos gambar pasangan calon di surat suara.

Dengan dipandu bapak ibu guru petugas KPPS melaksanakan tugasnya sesuai dengan peran dan fungsinya. Sementara itu siswa kelas VII dan VIII sebagai pemilih juga dipandu dan oleh guru yang mendampingi pembelajarannya mengikuti prosesi pemungutan suara. Pukul 10.00 pagi prosesi pemungutan suara telah dilaksanakan oleh ketiga TPS.

Usai melaksanakan pemungutan suara pukul 10.30 masing-masing TPS melanjutkan penghitungan suara dipimpin oleh ketua KPPS bersama anggota KPPS yang lain. Dengan didampingi bapak ibu guru proses penghitungan suara dilaksanakan. Ada yang bertugas membacakan surat suara yang sah, ada yang bertugas mencatat di kertas Plano, ada yang melipat surat suara yang telah dibaca dan dikelompokkan, ada yang mencatat hasil perhitungan pada lembar C1, serta ada saksi-saksi yang menyaksikan jalannya penghitungan suara. Sekitar pukul 11.00 prosesi penghitungan suara dari ketiga TPS telah selesai dilaksanakan oleh KPPS.

KPPS memeriksa dan mencatat hasil penghitungan suara pada berita acara. Hasil dari penghitungan suara di KPPS selanjutnya direkap oleh KPO untuk mengetahui hasil akhir dari perolehan suara tiga pasangan calon yang berkompetisi. Hasil rekapitulasi penghitungan suara pasangan calon dalam pemilu OSIS dan telah direkap oleh KPO dan akan diumumkan pada pekan berikunya menutup kegiatan kokurikuler pendidikan demokrasi melalui Pilkatos di SMPN 2 Mayong.

Pada kegiatan apel pagi hari Senin, 20 Oktober 2025, KPO menyampaikan hasil penghitungan akhir pasangan calon terpilih yaitu, Nadia Zahro dan Azahra Aulia sebagai ketua dan wakil ketua OSIS periode 2025-2026. Selanjutnya kepala sekolah menetapkan kedua pasangan tersebut sebagai ketua dan wakil ketua OSIS periode 2025-2026. Di akhir sesi apel pagi tersebut ditutup dengan orasi kemenangan pasangan Nadia Zahro dan Azzahra Aulia yang akan menahkodai OSIS perioode 2025-2026. KPO memberikan ucapan selamat kepada ketua dan wakil ketua terpilih. KPO mengakhiri masa tugasnya dan dibubarkan oleh kepala sekolah.

Hadepe – Mustajib Soffan