WONOGIRI (SUARABARU.ID) – Sebanyak 21.321 siswa, Selasa (16/9/25), menerima seragam sekolah gratis dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri. Upacara penyerahannya dilakukan Bupati Setyo Sukarno, di Pendapa Kabupaten Wonogiri.
Bagian Prokopim Pemkab Wonogiri, mengabarkan, seragam sekolah gratis tersebut dibagikan kepada para siswa Kelas 1 di jenjang pendidikan SD/MI dan Kelas 7 para siswa SMP/MTs di Kabupaten Wonogiri. Total penerima seragam sekolah secara cuma-cuma di Tahun 2025 sebanyak 21.321 siswa, dengan anggaran keseluruhan sebesar Rp10,285 miliar lebih.
Pemkab Wonogiri, telah menggulirkan bantuan seragam sekolah gratis sejak Tahun 2020. Program ini, menjadi salah satu kebijakan unggulan Pemkab Wonogiri. Dalam upacara penyerahan, dihadiri pula perwakilan para orang tua dan wali murid. Juga disaksikan lebih dari 3.000 peserta secara daring melalui kanal YouTube Dinas Pendidikan. Mereka terdiri dari para Kepala Sekolah (Kasek) bersama para Guru dan Pengawan Pendidikan serta perwakilan orang tua.
Tujuannya, tidak hanya untuk mencegah anak putus sekolah atau drop out, tapi menjadi wujud nyata keberpihakan Pemkab Wonigiri dalam melaksanakan pembangunan di bidang pendidikan. Agar semua anak bersekolah, dan tidak ada lagi yang drop out.
Penyerahan seragam sekolah gratis ini, dilakukan oleh Bupati Wonogiri Setyo Sukarno dan Wakil Bupati Imron Rizkyarno. Ikut menyerahkan, Kapolres AKBP Wahyu Sulistyo. Ikut hadir Dandim 0728 Letkol (Inf) Edi Ristriyono, Ketua DPRD Kabupaten Wonogiri, Sriyono, bersama jajaran Forkompinda, Kepala Dikbud Sriyanto dan para Pimpinan Perangkat Daerah.
Keberlanjutan
Seragam sekolah gratis yang diberikan kepada para siswa SD/MI terdiri atas seragam merah putih, batik dan seragam Pramuka. Sementara itu, untuk para siswa SMP/MTs, menerima seragam warga biru putih, batik dan seragam Pramuka. “Ini adalah bentuk nyata konsep keberlanjutan yang dilaksanakan di Wonogiri. Yang nilai manfaatnya sudah dirasakan seluruh warga masyarakat,” tandas Bupati Setyo Sukarno.
Program seragam sekolah gratis di Kabupaten Wonogiri, dipastikan terus berlanjut. Bahkan mulai tahun depan, giliran anak-anak di jenjang pendidikan Taman Kanak-kanak (TK) dan di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) juga akan diberikan seragam gratis. “Tahun depan, kita lanjutka, dengan ditambah seragam gratis bagi siswa TK dan PAUD,” tambah Bupati Wonogiri Setyo Sukarno.
Untuk merealisasikan program seragam sekolah gratis ini, Pemkab Wonogiri menyiapkan anggaran sekitar Rp 5 miliar khusus untuk pengadaan seragam batik dan olahraga bagi peserta didik jenjang TK dan PAUD. Bupati Setyo Sukarno, mengatakan, program ini merupakan upaya nyata Pemkab Wonogiri dalam meringankan beban orang tua, sekaligus untuk mendukung wajib belajar (Wajar) bagi semua anak usia sekolah.
Di tengah berbagai kesulitan yang dihadapi para orang tua atau wali siswa, Pemkab Wonogiri menghadirkan program seragam sekolah gratis, sebagai bentuk meringankan biaya pendidikan dan mendukung amanat mencerdaskan kehidupan bangsa. Sekaligus memberikan perhatian khusus di sektor pendidikan.
“Setiap penggunaan APBD harus cermat, memberi manfaat nyata bagi masyarakat, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai aturan hukum. Itulah prinsip yang kami pegang,” imbuh Bupati Setyo Sukarno.(Bambang Pur)













