KEBUMEN (SUARABARU.ID) – Bupati Kebumen Lilis Nuryani meresmikan Gedung Dakwah Muhammadiyah Center Puring, Minggu (14/9).
Dengan peresmian itu kini Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Puring di Desa Krandegan telah memiliki gedung dakwah sendiri. Peresmian ini juga menandai pencapaian besar bagi PCM Puring yang selama ini belum memiliki fasilitas permanen.
Yang menarik, bangunan yang berdiri kokoh di seberang kantor PCM Puring di Kebuemn selatan itu dibangun sepenuhnya dari donasi masyarakat.
“Donasi dari warga yang mewakafkan tanah demi kemajuan Muhammadiyah. Termasuk material juga donasi dari warga sekitar. Bahkan luar pulau Jawa,”ucap Kasiman SPd, Ketua PCM Puring.

Menurut Kasiman, proses pembangunan dimulai sejak 4 Agustus 2024 dan memakan waktu sekitar 5 bulan. Selama masa pembangunan, PCM Puring dibantu 445 donatur. Yang membanggakan, hingga peresmiannya, PCM dan panitia pembangunan tidak memiliki utang sama sekali.
“Dengan adanya peresmian gedung dakwah Muhammadiyah ini, syiar Islam bisa berkembang dengan lancar baik di Kecamatan Puring dan sekitarnya. Juga, untuk meningkatkan kualitas ilmu dan ibadah. Mudah-mudahan Allah selalu memberikan yang terbaik bagi kita,”terang dia.
Hadir Bupati Kebumen Lilis Nuryani, Ketua Majelis Ekonomi Bisnis dan Pariwisata PWM Jawa Tengah Ir . Muhammad Yahya Fuad SE yang juag suami Lilis, pimpinan OPD, Forkopimcam Puring, Kepala Desa Krandegan, Ketua PDM dan PDA Kebumen, Rektor Unimugo, Direktur Rumah Sakit PKU Muhammadiyah se-Kabupaten Kebumen, serta masyarakat Kecamatan Puring.
Bupati Lilis Nuryani dalam sambutannya menuturkan, gedung yang megah ini adalah simbol keberhasilan, wujud nyata semangat kebersamaan, gotong royong, dan keikhlasan warga Muhammadiyah serta seluruh masyarakat.
“Saya meyakini, dengan adanya Muhammadiyah Center ini, kegiatan dakwah, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan umat akan semakin berkembang. Pemerintah Kabupaten Kebumen memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan siap bersinergi dalam berbagai program yang bermanfaat bagi umat,”tutur Lilis.
Menurut Bupati, sesuai tujuan pendirian gedung ini adalah sebagai pusat dakwah, pendidikan, dan persyarikatan. Gedung ini juga diharapkan menjadi pusat pembinaan akhlak, penguatan ukhuwah, dan benteng moral di tengah masyarakat.
“Mari jaga semangat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta bijak dalam menyikapi berbagai isu,”tandas Lilis.
Kepala Desa Krandegan Muhrojin Ragil Saputra menyebutkan bahwa desa ini bisa dikatakan sebagai miniatur Kebumen.
“Alhamdulillah Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah bisa berdampingan hidup dengan harmonis. Kami di sini saling mendukung, bahkan sebagian donatur mungkin ada dari Nahdlatul Ulama,”jelas Muhrojin menyoroti kerukunan antarorganisasi Islam di wilayahnya.
Selain itu, Kades juga mengucapkan selamat atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Kebumen di bawah kepemimpinan Bupati Lilis.”Selamat atas prestasi yang diraih yakni angka kemiskinan Kebumen turun menjadi 13,58% dari yang tahun 2024 15,71%,” ungkap Muhrojin.
Di tempat yang sama, Ketua Pimpan Daerah Muhammadiyah PDM Kebumen Joko Purnomo mengumumkan akan memberikan hibah senilai Rp 50 juta kepada PCM Puring.
“Mudah-mudahan ini jadi cikal bakal keberlangsungan dan kemuliaan Muhammadiyah di Kecamatan Puring,”ucap Joko seraya menambahkan, dengan syarat minimal lima ranting terbentuk.
Acara peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Lilis Nuryani dan tausiah dari Muhammad Yahya Fuad yang membahas pentingnya rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.
Komper Wardopo













