JEPARA (SUARABARU.ID) – Camat Mayong Umrotun, S.Sos, MH. melakukan Launching Program Platform digital terintegrasi di web resmi Kecamatan Mayong di Pendopo Kecamatan, Kamis 4 September 2025. Acara ini dihadiri oleh Forkopimcam, UPT kecamatan yang terkait, Pemerintahan Desa, tokoh Masyarakat, mitra bisnis atau CSR, dan para pelaku UMKM yang ada di Kecamatan Mayong.
Platform digital dalam web kecamatan Mayong ini merupakan bentuk inventarisasi terintegrasi UMKM yang tersebar di 18 desa di Kecamatan Mayong. Platform ini merupakan bentuk ikhtiar untuk memajukan UMKM agar naik kelas dengan diberi nama “Kampung Remitan” singkatan dari Kolaborasi Aplikasi Marketing UMKM Naik Kelas. Platform digital dalam web ini berisi seluruh data informasi UMKM yang meliputi jenis produk, harga, dan Lokasi usaha.

Menurut Umrotun S.Sos, M.H. tujuan dari platform digital terintegarasi ini adalah sebagai bentuk usaha membangun Aplikasi Pemasaran Digital Lintas Desa untuk menyatukan potensi UMKM, mendorong kolaborasi antar desa, dan menjawab tantangan pemasaran di era digital. Program ini akan diimplementasikan untuk mengakomodir UMKM yang tersebar di 18 desa dalam wilayah administratif Kecamatan Mayong untuk berproses serta bertransformasi dalam bentuk penguatan ekonomi lokal.
“Melalui platform ini, seluruh UMKM secara bertahap terintegrasi dan mudah diakses oleh Masyarakat. Diharapakan UMKM dapat naik kelas serta pangsa pasarnya semakin dikenal luas tidak hanya di tingkat lokal, tapi juga di tingkat regional dan nasional,” ujarnya

Upaya pemasaran produk UMKM terintegrasi dalam satu platform ini sebagai model menyatukan secara berbagai jenis produk UMKM yang terdaoat di berbagai desa agar mudah dikenal dan diakses oleh para konsumen. Platform ini diharapkan terintegrasi sehingga dalam satu klik di web Kecamatan Mayong, masyarakat dapat memperoleh informasi berbagai jenis produk yang tersebar di seluruh desa di wilayah kecamatan ini.
“Melalui platform digital ini para pelaku UMKM diharapkan akan mendapatkan manfaat diantaranya akses pasar yang lebih luas, peningkatan pendapatan dan daya saing, peningkatan keterampilan bisnis digital dan kapasitas manajerial, memiliki basis data UMKM, Menguatkan ekonomi lokal yang berkelanjutan dan menciptakan lapangan kerja, serta Meningkatkan citra desa sebagai sentra produk unggulan,” ujar Camat Mayong Umrotun, S.Sos, MH.
Hadepe













